Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Hentikan Perdagangan Global Sirip Hiu
Kompas.id dan harian Kompas melaporkan, Balai Karantina Hewan
Ikan dan Tumbuhan Lampung menggagalkan pengiriman ratusan sirip ikan hiu di
Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (5/3). Kepala Satuan Pelayanan Pelabuhan
Bakauheni Akhir Santoso mengungkapkan, awalnya petugas mendapatkan laporan ada
pengiriman paket sirip ikan hiu asal Medan, Sumut, di Pelabuhan Bakauheni. Saat
pemeriksaan, petugas mendapati paket 180 sirip hiu seberat 20 kg. Paket sirip
ikan hiu tersebut dikirim dengan cara dititipkan pada bus antarkota
antarprovinsi menuju Jatim. Sopir bus tidak dapat menunjukkan dokumen syarat pengiriman
satwa antarpulau. Santoso menjelaskan, pengiriman sirip hiu tersebut ilegal
karena tidak disertai sertifikat kesehatan dari balai karantina.
Hal itu melanggar UU No 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan,
Ikan, dan Tumbuhan. Selain itu, dokumen surat izin pemanfaatan jenis ikan yang
diterbitkan oleh Perizinan Terpadu Satu Pintu KKP juga tidak ada. Dokumen lain
yang tidak ada adalah surat angkut jenis ikan yang diterbitkan Unit Pelaksana
Teknis Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut atau Balai/Loka
Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut. Penggagalan pengiriman sirip hiu ini
menjadi bukti bahwa penangkapan hiu untuk diambil siripnya sungguh terjadi di Indonesia.
Di Indonesia, sirip hiu masih diperdagangkan bebas, seperti dapat kita lihat di
aplikasi perdagangan daring.
Sirip hiu dijual mulai Rp 300.000 hingga Rp 660.000 per 50
gram. Di tingkat global, sejumlah negara telah menghentikan pedagangan sirip
hiu walaupun tidak banyak, antara lain Kanada, Inggris, dan AS. Kita mendukung
pemerintah mengontrol perdagangan sirip hiu ilegal. Namun, hal itu tidak cukup.
Kita mendorong kebijakan penghentian perdagangan sirip hiu. Hiu adalah predator
puncak di laut. Berkurangnya populasi hiu akan mengganggu keseimbangan
ekosistem laut. Namun, solusi berkelanjutan tetap perlu, yang mencakup
pendidikan masyarakat, keterlibatan komunitas lokal, dan alternatif ekonomi bagi
mereka yang bergantung pada perdagangan sirip hiu. (Yoga)
Sepinya Angkutan Umum di Tengah Kemacetan Kota Bandung
Banyaknya kendaraan pribadi menjadi penyebab kemacetan di
Bandung. Kualitas dan kuantitas angkutan umum di Bandung perlu ditingkatkan
agar semakin banyak warga yang mau menggunakannya. Rabu (28/2) pagi, lalu
lintas di kawasan Antapani, Kota Bandung, padat seperti biasanya didominasi
kendaraan pribadi, mobil atau motor. Hanya secuil angkutan umum yang melintas, tapi
tak banyak yang menjadi penumpang di angkutan umum itu. Apabila beruntung, ada
angkutan kota (angkot) yang membawa 1-2 penumpang. Namun, tidak sedikit angkot
yang terjebak kemacetan tanpa membawa satu penumpang pun. Angkot berwarna
kuning jurusan Antapani-Ciroyom yang dikemudikan Kurniawan (27) terlihat kesulitan
mencari penumpang.
Ngetem di dekat SPBU Antapani tidak ada penumpang yang
berhasil digoda angkot yang cat dan bodinya tidak mulus lagi itu. Kurniawan
tidak ingat lagi kapan terakhir angkot berkapasitas maksimal 13 orang itu
terisi penuh. Dalam sehari, Kurniawan paling banyak mendapat kurang dari 30
penumpang atau setara Rp 100.000-Rp 150.000. Setelah dikurangi ongkos bensin
dan setoran kepada pemilik mobil, ia hanya membawa pulang Rp 50.000-Rp 75.000
per hari. ”Jumlah itu terus turun setiap tahun,” kata Kurniawan, lulusan SMP
yang sudah lima tahun jadi sopir angkot. Ardian Maulana (22), sopir angkot yang
ditemui di Terminal Antapani, juga mengalami hal serupa. Angkot tidak lagi jadi
pilihan. Argi (35), warga Padasuka, Kota Bandung, sudah lama tidak tertarik menggunakan
angkot.
Penyebabnya beragam, mulai dari tubuh angkot yang penuh
karat, panas karena pendingin udara yang rusak, hingga sopir yang tidak ragu
merokok saat mengemudi. Ditambah pengemudi yang berhenti seenaknya, ”Kalau
tidak berubah, angkot akan semakin ditinggalkan,” katanya. Sepi di dalam angkot
juga terasa di dalam bus umum. Bus Trans Metro Pasundan (TMP) yang dinaiki Aji
(24) dari Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menuju Jalan Mohamad Toha, Kota
Bandung, juga sepi, pada Selasa (5/3) pagi. Menempuh perjalanan 30 km, Aji
hanya 1 dari 10 penumpang. Sebanyak 20 kursi lainnya tidak terisi. ”Naik bus
sebenarnya enak. Ongkos dari Sumedang ke Kota Bandung hanya Rp 4.900 per orang
dan bisa masuk tol. Namun, di jalur arteri tetap terjebak macet. Ini membuat
waktu tempuh sulit diperkirakan,” katanya.
Kondisi itu membuat Aji masih ragu bergantung sepenuhnya pada
TMP. Sehari-hari, ia lebih banyak menggunakan sepeda motor. ”Lagi pula tidak semua
tempat di Bandung bisa dijangkau dengan kendaraan umum,” katanya. Dosen Teknik
Sipil ITB, Sony Sulaksono Wibowo, berpendapat, Peran angkot sebagai moda transportasi
publik di Kota Bandung juga perlu menjadi perhatian. Menurut Sony, publik
enggan menggunakan angkot sehingga perlu diperbaiki, padahal moda ini dinilai
sesuai dengan kondisi jalan-jalan di Bandung yang cenderung sempit dan kecil. Pengubahan
rute dan perbaikan moda angkutan ini juga perlu diiringi peningkatan kesadaran
masyarakat. (Yoga)
Kreativitas Warga Metro Menghidupi Cagar Budaya
Di tangan anak-anak muda, tempat-tempat bersejarah di Kota Metro,
Lampung, difungsikan menjadi ruang kreatif. Bangunan cagar budaya menjadi ikon
baru kota itu. Semangat merawat sejarah lahir dari rasa cinta warga pada kotanya.
Suasana di Rumah Asisten Wedana, salah satu bangunan cagar budaya di Kota
Metro, Provinsi Lampung ramai pengunjung, Sabtu (24/2) siang. Sejumlah orang
bersantai menikmati suguhan makanan dan minuman yang dijual di Wedana Space. Ruang
publik yang berada dalam bangunan cagar budaya itu lahir dari kreativitas anak-anak
muda. Salah satunya Reyza Pribadi Lukita (25), pemuda yang membantu
merealisasikan Rumah Asisten Wedana menjadi ruang kreatif. Luki, lulusan
jurusan arsitektur ITB itu mencurahkan ide secara sukarela membuat
desain interior Rumah Asisten Wedana, berkonsultasi dengan Tim Ahli Cagar
Budaya Kota Metro.
”Saya tidak boleh sembarangan karena ini adalah bangunan cagar
budaya. Jangan sampai desain yang dibuat mengubah bentuk asli atau merusak
struktur bangunannya,” kata Luki. Ruang utama bangunan bersejarah itu dijadikan
tempat untuk menyambut pengunjung. Di tempat itu terdapat beberapa kursi kayu dan
meja yang ditata saling berhadapan. Beberapa foto sejarah transmigrasi di Kota Metro
terpasang di dinding. Di tempat itu terdapat sembilan gerai UMKM yang menjual
berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, hingga suvenir. Ada juga ruang
belajar untuk komunitas. Ruang gerak diatur agar pengunjung nyaman berkeliling
dan bisa mampir ke semua gerai. Sebagai warga Kota Metro, Luki terpanggil untuk
berkontribusi merawat dan melestarikan bangunan cagar budaya. Kini, ia bersama
dua rekannya, yakni M Riananda Pratama (27) dan Prasedo Fajar Utomo (25),
menjadi pengelola Rumah Asisten Wedana.
Rumah Asisten Wedana hanyalah satu dari tujuh bangunan atau
benda bersejarah yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah
Kota Metro. Mayoritas merupakan bangunan peninggalan kolonial Belanda. Rumah
Asisten Wedana merupakan rumah tinggal sekaligus pusat pemerintahan resmi
Asisten Kawedanan Metro (setingkat camat). Tempat itu didirikan sebagai bagian
dari pembangunan pusat kota oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1935. Bangunan
cagar budaya lain di Kota Metro adalah Rumah Dokter atau Dokterswoning yang
dibangun pada 1939. Kala itu, bangunan tersebut difungsikan sebagai tempat tinggal
bagi dokter-dokter Belanda yang bertugas di Metro. Sekarang, bangunan cagar
budaya itu difungsikan menjadi Rumah Informasi Sejarah Kota Metro yang ramai
dikunjungi anak-anak sekolah. Bangunan lain yang menjadi cagar budaya adalah
Klinik Santa Maria (1938), Health Center (1958), dan Menara Masjid Taqwa Kota
Metro (1967). (Yetede)
Hasil Audit Proyek Menara BTS Dikondisikan
Anggota BPK nonaktif, Achsanul Qosasi, didakwa memintaRp 40
miliar ke Dirut Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika atau Bakti
Kemenkominfo Anang Achmad Latif, untuk pengondisian hasil audit BPK atas proyek
pembangunan menara BTS (base transceiver station) 4G. Jaksa penuntut umum dari Kejaksaan
Agung, Imron Mashadi, mengungkapkan, Achsanul menyalahgunakan kekuasaannya
untuk memperoleh uang 2,64 juta USD atau Rp 40 miliar. Uang itu diterima Achsanul
dari Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera Windi Purnama dengan sumber
uang dari Komisaris PT Solitech Media Sinergy Irwan Hermawan atas perintah
Dirut Bakti Anang Achmad Latif.
”Dengan maksud supaya terdakwa Achsanul Qosasi membantu mengkondisikan hasil audit pekerjaan BTS 4G 2021 yang dilaksanakan Bakti Kemenkominfo supaya
mendapatkan hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan tidak menemukan kerugian
negara dalam pelaksanaan proyek BTS 4G 2021,” kata jaksa penuntut umum Imron di
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (7/3). Imron mengungkapkan,
hasil Pemeriksaan dengan Tujuan Tertentu (PDTT) 2021 BPK menemukan, proses
perencanaan, pemilihan jenis kontrak, dan pelaksanaan kontrak proyek penyediaan
BTS 4G serta infrastruktur pendukungnya belum sepenuhnya sesuai ketentuan.
Selain itu, nilai antara kontrak pembelian juga berbeda dengan kontrak payung pembangunan
BTS 4G tahun 2021 untuk Paket 1-3.
Hasil pemeriksaan itu juga menemukan potensi pemborosan atas
komponen biaya dalam daftar kuantitas kontrak payung sebesar Rp 1,5 triliun. Lokasi
lahan pembangunan BTS juga belum seluruhnya memperoleh IMB dan didukung surat perjanjian
pinjam pakai lahan. Hal lainnya, ada potensi keterlambatan penyelesaian pekerjaan
proyek BTS 4G dan potensi pengenaan denda keterlambatan pada Paket 1Tahap 1A
dan Paket 2 Tahap 1A. Jaksa mengatakan, Anang memberikan uang tersebut karena
ketakutan BPK akan memberikan penilaian yang merugikan proyek BTS 4G, seperti
kemahalan harga, kelebihan spesifikasi, dan inefisien apabila permintaan
tersebut tidak dipenuhi. (Yoga)
Duel Sengit AS Versus China dalam Teknologi
Perang teknologi antara AS dan China memanas, terutama di
ranah kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kedua negara itu
berusaha saling memblokir dengan alasan keamanan. Kasus di perusahaan teknologi
AS, Google, menjadi contoh terkini. Departemen Kehakiman AS resmi menggugat
Ding Linwei (38), warga China dan mantan insinyur di Google, atas tuduhan
mata-mata dan pencurian teknologi. Ia dituduh mencuri 500 berkas rahasia
mengenai komputasi super dan pengembangan teknologi AI di perusahaan itu. Ia
ditangkap di California, AS, Kamis (7/3) pagi waktu Indonesia.
”Kami dengan keras melindungi teknologi sensitif yang dikembangkan
di AS agar tak jatuh ke tangan yang tidak berhak,” ujar Jaksa Agung AS Merrick
Garland. Direktur FBI Christopher Wray menyatakan, penangkapan Ding membuktikan
perusahaan yang berbasis di China menghalalkan segala cara untuk memperoleh
informasi inovasi teknologi AS. ”Pencurian teknologi inovatif dan rahasia-rahasia
perdagangan dari perusahaan-perusahaan AS bisa berdampak pada hilangnya
lapangan pekerjaan serta berdampak besar pada ekonomi dan keamanan nasional,”
ujar Wray.
Ding bekerja di Google sejak tahun 2019. Melalui posisinya
sebagai insinyur teknologi informasi, ia memiliki akses terhadap berbagai
berkas sensitif dan rahasia Google. Pada 26 Desember 2023, ia mengundurkan
diri. Tiga hari kemudian, Ding telah diangkat menjadi salah satu direktur di
sebuah perusahaan teknologi di China yang focus mengembangkan AI. Google pun
menyelidiki Ding. Mereka menemukan bukti Ding mengunggah berbagai berkas
rahasia mengenai AI ke akun komputasi awan sejak tahun 2022. ”Kami segera
melapor ke aparat penegak hokum bahwa terjadi pencurian rahasia perusahaan dan
teknologi yang sensitif,” kata juru bicara Google, Jose Castaneda.
Berdasarkan dakwaan, pada Juni 2022, Ding didekati CEO
Beijing Rongshu Lianzhi Technology Co, perusahaan rintisan teknologi China. Ia
ditawari jabatan pemimpin bagian teknologi (chief technology officer) dengan
gaji 14.800 USD atau Rp 231,5 juta per bulan. Menjelang Mei 2023, Ding
mendirikan perusahaan sendiri di China, Shanghai Zhisuan Technology Co. Ia
menetapkan diri sebagai CEO. Dakwaan Departemen Kehakiman AS menyebutkan, Ding
tidak pernah memberi tahu Google soal afiliasinya dengan Rongshu atau Zhisuan. Jika
terbukti bersalah di pengadilan, Ding dapat diganjar hukuman penjara maksimum
10 tahun dan denda hingga 250.000 USD (Rp 4 miliar) per dakwaan. (Yoga)
China Mencari Jalan Baru
Saat perekonomian China stagnan, tak ada cara lain selain mencari
jalan baru. Pencarian ini membutuhkan waktu, tetapi harus ditempuh. China
menetapkan target pertumbuhan 5 %untuk 2024. Ditengah kondisi ekonomi China
yang lesu, target ini terbilang ambisius. Presiden China Xi Jinping dan pemerintahannya
menyadari hal ini. Kini, tantangan China adalah menemukan jalan baru untuk
memulihkan perekonomian. Salah satu caranya dengan membangun industri yang
penting bagi daya saing masa depan, mulai dari kecerdasan buatan hingga
eksplorasi ruang angkasa (Kompas.id, 5/3/2024). Target pertumbuhan China ini
tergolong rendah selama satu dekade terakhir, tapi, angka 5 5 cukup optimistis
pada saat kondisi sejumlah sektor di China tengah bermasalah, mulai dari
properti hingga ekspor mereka.
Secara keseluruhan, China mengakui bahwa fondasi ekonomi mereka
sangat rapuh. Salah satu cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mereka
tidak lagi bergantung pada cara-cara lama. Pejabat China telah memahami masalah ini
dengan mengatakan, pemerintah akan mengubah model pembangunan China. Pertumbuhan
ekonomi yang dipatok 5 % hanya untuk menjaga lapangan kerja dan kemungkinan
risiko ekonomi. Mereka masih berambisi untuk kembali membuat loncatan. Dalam
rumus pertumbuhan ekonomi, pergerakan yang dalam waktu cepat bisa dilakukan
adalah meningkatkan konsumsi masyarakat.
Rencana ekonomi baru yang diumumkan Senin (4/3) bertujuan
untuk meningkatkan belanja konsumen dengan mengatasi tantangan demografis
negara tersebut, termasuk kebijakan yang mendesak masyarakat untuk memiliki
lebih banyak anak karena populasi menua di Tiongkok menghadirkan risiko struktural
terhadap prospek ekonomi jangka panjang. Kebijakan lebih banyak anak akan
menjaga pasar pada masa depan. Rencana tersebut juga mencakup menghilangkan
pembatasan investasi asing di bidang manufaktur dan membuat komitmen baru untuk
bersaing secara global dalam teknologi, seperti komputasi kuantum, mahadata,
dan kecerdasan buatan, serta eksplorasi ruang angkasa. Melihat rencana itu,
China sangat serius dengan pengembangan teknologi digital sebagai sumber pengembangan
ekonomi masa depan. (Yoga)
Bantu Pendidikan Mahasiswa
Sebagian mahasiswa penerima program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul
(KJMU) terancam putus kuliah karena dikeluarkan dari daftar penerima bantuan
pendidikan itu. Kondisi ini terjadi seiring penurunan alokasi anggaran program KJMU.
Selama ini bantuan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga miskin itu menjadi
salah satu cara memutus rantai kemiskinan di DKI. Data BPS tahun 2023
menunjukkan, angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi 31,45 %. Di Provinsi
DKI Jakarta, APK perguruan tinggi terus naik dari 33,5 % pada 2016 menjadi
40,05 % pada 2021. Artinya 40 dari 100 warga di usia 18-25 tahun sedang kuliah.
Membaiknya APK perguruan tinggi di DKI Jakarta tak lepas dari adanya bantuan
pendidikan.
Pemprov DKI Jakarta
memiliki program KJMU sejak 2016, yakni bantuan pendidikan bagi mahasiswa
berupa dana Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester. Sasarannya
adalah pelajar DKI Jakarta dari keluarga miskin yang terdaftar dalam Data
Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pada 2023 tercatat 23.958 penerima. Namun, tahun ini Pemprov DKI Jakarta hanya menganggarkan
KJMU Rp 180 miliar atau setengah dari anggaran tahun lalu yang mencapai Rp 360
miliar (Kompas, 7/3/2024). Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta memastikan tak mencabut
penerima KJMU yang sudah berjalan.
Kebijakan yang ditetapkan adalah pemadanan data kesejahteraan
sosial agar penerima manfaat tepat sasaran, tapi, validasi data itu menimbulkan
keluhan karena sebagian mahasiswa dikeluarkan dari daftar penerima program. Saat
ini bantuan pendidikan di Indonesia oleh pemerintah menjadi harapan bagi para mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk dapat mengakses layanan pendidikan
tinggi. Mengingat, meningkatnya biaya pendidikan tinggi makin memberatkan
warga, bahkan tak terjangkau keluarga miskin, juga sebagian masyarakat dari
kelas menengah. Namun, mereka kesulitan mengakses berbagai skema beasiswa atau
bantuan pendidikan dari pemerintah karena dinilai tidak memenuhi syarat. (Yoga)
Tak Lapor SPT Pajak Bisa Kena Denda
Menjadi wajib pajak (WP) di Indonesia memang cukup pelik.
Urusan pajak tidak berhenti sampai kewajiban membayar Pajak Penghasilan (PPh)
yang dipotong dari gaji setiap bulan. Jika seseorang bertahun-tahun tidak
melapor pajak atau mengurus surat pemberitahuan tahunan (SPT), ada sanksi berupa
denda sampai pidana kurungan yang bisa menanti. Itulah yang pernah dirasakan
Dinda (43), bukan nama sebenarnya, pekerja swasta yang berdomisili di Jakarta. Pada
suatu hari di tahun 2018, rumah orangtuanya di Jateng tiba-tiba kedatangan ”surat
cinta” dari kantor pajak setempat. Isinya mengingatkan bahwa Dinda sudah lama
tidak melapor pajak. Dinda pun dikenai sanksi denda Rp 500.000 karena tercatat
lima tahun tidak mengurus SPT.
Dinda yang saat itu merantau di luar kota kaget, tidak menyangka
ia akan dikejar-kejar kantor pajak karena ”bolong” melaporkan SPT tahunan. ”Karena
tidak mau berpanjang-panjang, langsung saya urus. Untungnya masih relative kecil
dan saya masih sanggup. Tidak terlalu susah juga, langsung bayar di ATM di
kantor pajak, selesai tidak lebih dari dua jam,” katanya, Rabu (6/3). Dinda
bukannya sengaja mengabaikan laporan SPT selama bertahun-tahun. Hanya saja, ia
kesulitan mengurus administrasi pajak karena ia masih tercatat sebagai WP di Jateng,
sementara ia sudah merantau sejak awal bekerja. Seingatnya, dulu pelaporan SPT
hanya bisa secara luring ke kantor pajak tempatnya terdaftar sebagai WP.
Saat awal-awal SPT bisa diurus daring pun, ia tetap harus
pulang untuk mengurus kode EFIN (Electronic Filing Identification Number) agar
bisa melapor secara daring. Sejak peristiwa itu, Dinda lebih rajin melapor
pajak demi menghindari denda. Sistem saat ini pun, menurut dia, sudah lebih mudah
karena bisa diurus secara daring. Sejauh ini, ia baru satu kali absen mengurus
SPT, yaitu pada 2023 karena kesibukan kerja. Yusuf (31), pekerja swasta asal
Tangerang yang sudah tiga tahun tidak melapor pajak karena lupa kode EFIN dan
password, juga mempertanyakan aturan denda itu. ”Saya sudah bayar pajak.
Kecuali tidak bayar, didenda tidak apa-apa. Kenapa masih harus diribetin urusan
denda juga,” ujarnya. Apalagi, menurut dia, masyarakat sehari-hari sudah terkena
berlapis-lapis pajak.
”Kita kena double kill pajak. Ada PPh, pajak beli barang, pajak
makan, pajak beli tiket pesawat. Sementara orang pajak digaji gede dan dapat remunerasi.
Denda justru bisa membuat orang kesal dan semakin malas mengurus SPT,” tuturnya.
Urusan denda bagi WP yang tidak melapor SPT memang diatur dalam Pasal 7 UU No
28 Tahun 2007 tentang Syarat dan Ketentuan Umum Terkait Tata Cara Perpajakan
(UU KUP). Denda yang harus dibayarkan WP yang telat melaporkan SPT tahunan PPh
adalah Rp 100.000 untuk setiap keterlambatan/kealpaan melapor SPT PPh WP orang
pribadi. Sementara untuk SPT PPh WP badan, dendanya adalah Rp 1 juta. Denda
pajak yang masuk ke kas negara itu akan dilaporkan sebagai penerimaan
perpajakan dan dilaporkan dalam realisasi APBN oleh Kemenkeu. Sanksi itu
merupakan bagian dari sistem pengawasan pajak untuk mendorong kepatuhan WP
melaporkan SPT. (Yoga)
Pemerintah Siapkan Skema Bagi Hasil hingga Hibah
Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan, pemerintah menyiapkan
sejumlah skema pembiayaan konkret untuk mendukung ekonomi kreatif, termasuk
promotor musik dan penyelenggara event lainnya. Skemanya bervariasi, mulai dari
bagi hasil sampai hibah. ”Polanya bisa hibah atau dana bergulir. Bisa juga
co-investment, tidak dipinjamkan, tetapi bagi keuntungan. Bisa pula dana
pendampingan yang dikaitkan dengan dampak ekonomi yang terjadi. Saya melihat,
kreativitas ini tidak ada batasnya untuk menghadirkan pendanaan-pendanaan
inovatif,” kata Sandiaga dalam wawancara eksklusif dengan Kompas di Jakarta,
Rabu (6/3).
Soal skema mana yang ditetapkan pemerintah untuk suatu
proyek, menurut Sandiaga, bergantung pada sejumlah variabel, antara lain
karakter proyek. Untuk perhelatan konser musik, misalnya, pertimbangannya, merujuk
pada kebutuhan penyelenggara, permintaan artis, dan keperluan manajer. ”Negara
harus hadir, harus bisa mendampingi dalam konsep PPP (public-private
partnership). Dan kita harus mencapai kesepakatan yang konsepnya dunia usaha
memimpin, negara hadir memfasilitasi. Jadi, di sinilah sinergi dengan konsep
Indonesia incorporated,” katanya.
Dasar hukum fasilitas pembiayaan ekonomi kreatif dari pemerintah
ke swasta yang dimaksud Sandiaga itu adalah perpres yang mengatur Indonesia
Tourism Fund (ITF), yang sedianya diterbitkan Maret 2023. Sebagaimana pernah
disampaikan Sandiaga sebelumnya, perpres itu efektif berlaku mulai triwulan
II-2024. Sebagai dana awal, pemerintah
mengalokasikan dana Rp 2 triliun ke ITF. Pengelolanya, menurut Sandiaga, kemungkinan
akan diserahkan ke badan negara yang sudah ada. (Yoga)
Harga Bitcoin Diprediksi Terus Meroket
Jumlah investor aset kripto di Indonesia per Januari 2024 mencapai
18,83 juta orang. Masyarakat diimbau untuk selalu mengingat prinsip utama dalam
berinvestasi, yaitu memahami risiko dan memiliki literasi memadai. Kenaikan harga
aset kripto terpopuler, bitcoin, hingga ke level tertinggi sepanjang sejarahnya
terjadi menjelang momen empat tahunan, bitcoin halving. Masyarakat diingatkan
untuk tetap bijak dalam berinvestasi seiring tren kenaikan harga atau bullish yang
diprediksi masih akan berlanjut. Berdasarkan situs CoinMarketCap, harga bitcoin
(BTC) pada Kamis (7/3) berada di level 66.000 USD atau Rp 1,03 miliar, naik 5 %
dalam sepekan.
Koreksi harga sempat terjadi setelah rekor terbentuk di angka
69.000 USD pada Selasa (5/3). Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan titik
puncak sebelumnya pada 12 November 2021 di level 64.400 USD. ”Pasar kripto
telah melewati masa bearish (tren penurunan harga) dan optimisme masyarakat
menjelang bitcoin halving juga meningkat,” kata Kepala Biro Pembinaan dan
Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi, Bappebti, Tirta Karma Sanjaya
dalam keterangannya, Kamis. Bitcoin halving adalah momen pembatasan hadiah untuk
para penambang bitcoin yang berlangsung empat tahun sekali dan jatuh pada tahun
ini. Aktivitas menambang dalam konteks ini adalah serangkaian proses untuk
mengeruk aset kripto baru menggunakan keahlian serta seperangkat komputer khusus
yang terhubung ke jaringan internet.
Saat ini, menambang aset kripto, seperti bitcoin, bahkan bisa
dilakukan dengan aplikasi ponsel yang lebih sederhana. Mengutip Buletin
Bappebti 2023, di momen halving, hadiah dari aktivitas menambang bitcoin
tersebut akan dibagi dua setiap penambahan 210.000 blok baru dalam rantai blok (blockchain)
sampai mencapai batas maksimum kapasitas bitcoin, yaitu 21 juta bitcoin. Adanya
halving dimaksudkan untuk mengurangi kecepatan penambahan bitcoin baru dan menjaga
aset yang tengah beredar. Semakin sulit bitcoin didapat, semakin mahal juga
harga bitcoin. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









