Hentikan Perdagangan Global Sirip Hiu
Kompas.id dan harian Kompas melaporkan, Balai Karantina Hewan
Ikan dan Tumbuhan Lampung menggagalkan pengiriman ratusan sirip ikan hiu di
Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Selasa (5/3). Kepala Satuan Pelayanan Pelabuhan
Bakauheni Akhir Santoso mengungkapkan, awalnya petugas mendapatkan laporan ada
pengiriman paket sirip ikan hiu asal Medan, Sumut, di Pelabuhan Bakauheni. Saat
pemeriksaan, petugas mendapati paket 180 sirip hiu seberat 20 kg. Paket sirip
ikan hiu tersebut dikirim dengan cara dititipkan pada bus antarkota
antarprovinsi menuju Jatim. Sopir bus tidak dapat menunjukkan dokumen syarat pengiriman
satwa antarpulau. Santoso menjelaskan, pengiriman sirip hiu tersebut ilegal
karena tidak disertai sertifikat kesehatan dari balai karantina.
Hal itu melanggar UU No 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan,
Ikan, dan Tumbuhan. Selain itu, dokumen surat izin pemanfaatan jenis ikan yang
diterbitkan oleh Perizinan Terpadu Satu Pintu KKP juga tidak ada. Dokumen lain
yang tidak ada adalah surat angkut jenis ikan yang diterbitkan Unit Pelaksana
Teknis Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut atau Balai/Loka
Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut. Penggagalan pengiriman sirip hiu ini
menjadi bukti bahwa penangkapan hiu untuk diambil siripnya sungguh terjadi di Indonesia.
Di Indonesia, sirip hiu masih diperdagangkan bebas, seperti dapat kita lihat di
aplikasi perdagangan daring.
Sirip hiu dijual mulai Rp 300.000 hingga Rp 660.000 per 50
gram. Di tingkat global, sejumlah negara telah menghentikan pedagangan sirip
hiu walaupun tidak banyak, antara lain Kanada, Inggris, dan AS. Kita mendukung
pemerintah mengontrol perdagangan sirip hiu ilegal. Namun, hal itu tidak cukup.
Kita mendorong kebijakan penghentian perdagangan sirip hiu. Hiu adalah predator
puncak di laut. Berkurangnya populasi hiu akan mengganggu keseimbangan
ekosistem laut. Namun, solusi berkelanjutan tetap perlu, yang mencakup
pendidikan masyarakat, keterlibatan komunitas lokal, dan alternatif ekonomi bagi
mereka yang bergantung pada perdagangan sirip hiu. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023