Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Bayang-bayang Rugi Asuransi Kerugian
Sebagaimana perusahaan asuransi jiwa yang sedang dipusingkan dengan kinerja loyo produk unit-linked, kalangan pelaku bisnis asuransi kerugian juga masih waswas dengan kinerja premi. Pasalnya, segmen utama penyokong pendapatan premi relatif belum stabil. Apalagi, jika berkaca pada situasi ketidakpastian ekonomi dunia yang turut menggelayuti domestik. Merujuk data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), hingga akhir tahun lalu, lini asuransi kerugian terkonsentrasi ke tiga segmen yakni properti dengan porsi premi 25,5%, asuransi kredit 21,5%, dan kendaraan bermotor 18,8%. Premi ketiga segmen itu mencapai 65,8% dari total premi industri sepanjang 2023 yang tercatat Rp103,87 triliun. Ketiga segmen tersebut yakni kendaraan bermotor, properti, dan kredit sangat erat kaitannya dengan volatilitas business cycle. Perihal kondisi ketiga segmen utama itu sejatinya tecermin dari nilai klaim yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi umum sepanjang tahun lalu. Dari total klaim sebesar Rp46,13 triliun, komposisi terbesar dibayarkan untuk segmen asuransi kredit yakni Rp16,88 triliun, disusul kendaraan bermotor Rp7,04 triliun, properti Rp6,84 triliun, dan kesehatan senilai Rp6,36 triliun. Klaim asuransi kredit memang kian mendominasi dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut tak lepas dari kualitas kredit dari sejumlah sektor yang masih belum prima pascapandemi. Apalagi ada kebijakan restrukturisasi. Amat mungkin situasi tersebut berlanjut, lantaran kinerja penyaluran kredit perbankan tahun ini yang juga menantang. Dari perspektif regulator, situasi tersebut harus cermat diperhatikan, agar tak berkembang menjadi persaingan yang tidak sehat dan menabrak aturan main. Terlebih sudah muncul suara-suara sumir perihal perang premi yang kontraproduktif. Agar itu tak meluas, dibutuhkan aturan main yang baik dan efektif. Demikian pula dengan pengaturan secara umum, dibutuhkan untuk menjaga perkembangan industri ini. Contohnya dengan implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 tentang kontrak asuransi mulai tahun depan. Penerapan PSAK 117 bertujuan agar dapat membandingkan laporan keuangan perusahaan asuransi baik antarperusahaan maupun antarindustri. Adapun, dari sisi mitigasi risiko, penerapan PSAK 117 juga diharapkan membuat perusahaan asuransi dapat mengelola risikonya secara terstruktur dan sistematis. Ya, perkembangan pesat industri asuransi membutuhkan aturan yang mumpuni untuk mengimbanginya. Layanan asuransi kerugian memiliki peran yang krusial dalam menjaga perekonomian nasional. Perlindungan yang diberikan, menjadi salah satu bantalan dalam mengamankan gerak ekonomi melalui berbagai transaksi bisnis.
IPO Sektor Perdagangan Karbon
Sektor perdagangan karbon mengalami kemajuan yang pesat pada beberapa tahun terakhir. Diawali dengan terbitnya Peraturan Presiden No. 98/2021 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon untuk Pencapaian Target Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca dalam Pembangunan Nasional, dan selanjutnya diikuti dengan beberapa aturan di tingkat peraturan menteri dan puncaknya terbitnya POJK No. 14/2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon. Dengan terbitnya serangkaian peraturan tersebut maka memastikan optimisme investor bahwa upaya penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sekaligus merupakan potensi ekonomi yang besar bagi Indonesia, mengingat Indonesia memiliki salah satu sumber terbesar di sektor hulu pada industri ini. Demikian juga telah adanya aturan yang solid mengenai mekanisme perdagangan sertifikat penurunan gas rumah kaca (SPE-GRK) yang sering disebut sebagai perdagangan karbon. Dalam perspektif pasar modal, terbitnya mekanisme registrasi melalui sistem registrasi nasional (SRN) dan mekanisme otorisasi perdagangan unit karbon dalam mekanisme perdagangan sertifikat penurunan gas rumah kaca (SPE-GRK) telah menguatkan aspek fundamental dari perdagangan karbon sebagai sebuah industri, baik pada aspek hulu maupun aspek hilir. Penguatan pada aspek fundamental ini juga turut dipengaruhi oleh hasil pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden 2024. Dukungan pemerintah pada industri ini, misalnya, pada saat reshuffle terakhir di 2024 Presiden Joko Widodo juga menyebut untuk memberi prioritas pada sektor perdagangan karbon. Demikian juga dengan hasil pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang tampaknya berpihak pada industri perdagangan karbon dan penghilirannya. Dengan potensi tingginya perdagangan unit karbon pada sertifikat penurunan gas rumah kaca menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu leading sector pada Industri ini. Demikian pula dengan besarnya pasar yang akan menjadi pembeli dari unit SPE GRK yang dimiliki oleh perusahaan yang mengelola sektor perdagangan karbon di Indonesia. Banyaknya negara yang terlibat dan meratifikasi COP menunjukkan potensi ‘demand’ sehingga pada analisis permintaan dan penawaran maka industri ini akan mengalami tren positif terutama menjelang 2029.
Akhir 2024 hingga awal 2026 merupakan momentum yang tepat bagi calon emiten yang bergerak di bidang perdagangan karbon masuk bursa. Pertimbangannya adalah stabilitas politik dan regulasi baru setelah Oktober 2024 untuk melihat apakah ada faktor yang dapat menjadi sentimen negatif pada valuasi harga saham emiten. Pada 2025 hingga 2026 dipandang menjadi tahun yang krusial karena diperkirakan pada COP Tahun 2024 dan COP Tahun 2025 akan terdapat isu global mengenai perdagangan karbon disamping kondisi transisi energi setiap sektor pada masing-masing negara peserta COP akan terlihat hasil dan kebutuhannya terhadap offset penurunan gas rumah kaca sehingga arus transaksi perdagangan saham dan perdagangan karbon akan meningkat karena telah terbentuk pasar yang sempurna. Kinerja bursa saham pada indeks harga saham hijau cenderung membaik, hal ini terlihat dari ‘green’ emiten terakhir yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia pada Oktober 2023. BREN adalah emiten yang berfokus pada kinerja clean energi dan penurunan emisi gas rumah kaca yang mengalami oversubscription pada IPO. Kontrak jangka panjang perdagangan unit karbon merupakan faktor yang signifikan karena akan menunjukkan sisa volume unit karbon yang dimiliki oleh emiten itu dalam jangka panjang sehingga dapat diperkirakan aset dan arus kas emiten itu. Pada industri sektor perdagangan karbon yang disebut sebagai aset utama adalah volume unit karbon yang dapat diperdagangkan oleh emiten yang akan melakukan penawaran umum perdana beserta pembeli unit karbon yang telah terikat kontrak jangka panjang maupun jangka pendek pembeli jangka pendek dengan transaksi spot.
LPG 3 KILOGRAM : SIASAT MATANG PEMBENAHAN DISTRIBUSI GAS BERSUBSIDI
Persiapan matang untuk mengatur distribusi liquefied petroleum gas atau LPG tabung 3 kilogram terus dilakukan oleh pemerintah dan PT Pertamina (Persero) sebagai badan usaha yang menyalurkannya agar bisa memastikan komoditas bersubsidi itu lebih tepat sasaran. Setidaknya sudah ada 77,2% konsumen yang terdata dalam Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang termasuk desil 1 sampai dengan 7 telah melakukan pembelian LPG 3 kilogram melalui merchant apps Pertamina. Angka tersebut setara dengan 39,4 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK). Adapun, 22,8% transaksi lainnya masih belum menggunakan merchant apps, karena merupakan konsumen on demand. Alfian Nasution, Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, mengharapkan bantuan pemerintah daerah agar transformasi distribusi LPG 3 kilogram berjalan lancar. Pertamina, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan kelancaran pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian LPG Tabung 3 kilogram saat ini. Pemerintah melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 6.E/MG.05/DJM/2024 memang terus memacu pelaksanaan pendataan dan pencocokan data pengguna LPG 3 kilogram agar tepat sasaran. Direktur Jenderal Migas Tutuka Ariadji menerangkan bahwa saat ini pemerintah bersama dengan Pertamina masih dalam tahap I proses transformasi pendistribusian LPG 3 kilogram tepat sasaran.
Sejak 1 Maret 2023, telah dilakukan proses pendataan dan pencocokan data pengguna komoditas yang dikenal dengan gas tabung melon itu. Seiring dengan penerapan kebijakan wajib daftar tersebut, Kementerian ESDM juga tengah mengkaji pengurangan porsi penyaluran LPG 3 kilogram ke pengecer menjadi paling banyak 5%—10% untuk mendukung program subsidi tepat. Usulan itu bakal diterapkan secara bertahap, meski relatif sulit diterapkan untuk kawasan terpencil. Adapun, aturan saat ini memberikan akses jual LPG 3 kilogram kepada pengecer maksimal 20%. Porsi yang lebih besar dikerjakan oleh pangkalan penyalur. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan bahwa pemerintah secara keseluruhan mengalokasikan anggaran subsidi energi 2024 sebesar Rp189,1 triliun yang mencakup subsidi Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT), LPG 3 kilogram, dan listrik. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp25,8 triliun dialokasikan untuk subsidi JBT, sedangkan LPG 3 kilogram dijatah sebanyak Rp87,4 triliun. Sementara itu, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyarankan pemerintah untuk mulai menyusun regulasi yang mengatur pembatasan pembelian LPG 3 kilogram. Kepala Center of Food, Energy, and Sustainable Development Indef Abra Talattov berpendapat bahwa pendataan yang saat ini dilakukan Pertamina belum efektif untuk membatasi penjualan tabung gas subsidi itu di tengah masyarakat.
GUGATAN HASIL PEMILU : MK JADI ‘LEBIH SIBUK’ TAHUN INI
Perselisihan hasil pemilihan umum atau PHPU pada penyelenggaraan pemilihan umum kali ini diprediksi bakal lebih banyak dibandingkan dengan 2019. Gugatan sengketa pemilihan legislatif masih akan mendominasi persidangan di Mahkamah Konstitusi. Mahkamah Konstitusi mencatat setidaknya sudah ada 265 permohonan PHPU hingga Minggu (24/3) pukul 15.00 WIB. Dari jumlah tersebut, dua permohonan di antaranya adalah PHPU Pemilihan Presiden, 10 permohonan PHPU Pemilihan Legislatif DPD, dan 253 permohonan PHPU Pemilihan legislatif DPR. Ketua Mahkamah Konstitusi Suhartoyo memprediksi jumlah gugatan sengketa pemilu atau PHPU 2024 meningkat dari jumlah gugatan pada saat Pemilu 2019. “Kalau secara jumlah, masih banyak sekarang. Dulu [Pemilu 2019] kan 262 perkara. Ini prediksinya bisa lebih,” katanya saat mengecek loket pendaftaran PHPU 2024, dilansir Antara, Minggu (24/3). Suhartoyo menjelaskan bahwa pihaknya hingga Minggu siang masih melakukan penginputan data gugatan yang masuk untuk dicatat ke laman resmi Mahkamah Konstitusi (MK). MK, kata dia, masih menghitung pendaftaran yang diajukan oleh perseorangan dan partai politik. Dalam kesempatan itu, dia juga menduga masih ada pihak yang mendaftarkan gugatan, kendati telah mengetahui jadwal pendaftarannya sudah tutup. Hal itu, kata Suhartoyo, pernah terjadi pada PHPU Pemilu sebelumnya. MK akan tetap menerima pendaftaran itu, karena lembaga peradilan tidak bisa menolak perkara. Tim Pemenangan Nasional (TPN) pasangan calon nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD menyiapkan 30 saksi dan 10 saksi ahli untuk menghadapi sidang gugatan hasil Pemilihan Presiden 2024 di MK. Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan saksi dari banyak daerah.
Hal itu disampaikan olehnya usai resmi mendaftarkan PHPU ke MK pada Sabtu (23/3).
Sementara itu, kubu paslon capres-cawapres nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar langsung melakukan pendaftaran sebagai pemohon dalam gugatan sengketa Pilpres 2024 pada Kamis (21/3) dini hari, atau 3 jam setelah penetapan hasil Pemilu 2024 oleh KPU. Faktor pendorong Timnas Amin mendaftarkan gugatan sengketa Pilpres di MK, salah satunya adalah unsur tidak percaya lagi kepada Bawaslu yang tidak pernah memproses laporannya.
Dari gugatan PHPU Pemilihan Legislatif (Pileg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mengajukan permohonan gugatan untuk anggota legislatif DPR ke MK pada Sabtu (23/3).
“Kami diperkuat oleh 23 tim lawyer untuk dalam mengajukan gugatan, khususnya terkait dengan suara PPP yang patut diduga hilang di sejumlah pemilihan, sehingga menyebabkan angka kami di dalam rekapitulasi KPU itu hanya menembus angka 3,87%, artinya di bawah ambang batas,” kata Ketua DPP PPP Achmad Baidowi.
Namun, berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan nasional di KPU, Rabu (20/3), PPP diumumkan hanya meraup suara 5.878.777 suara. PPP, lanjut Baidowi, sudah mengantongi alat bukti yang kini masih dilengkapi dalam waktu 3x24 jam. Bukti-bukti itu sudah diajukan ke MK ketika mendaftar.
Di sisi lain, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan menerima hasil Pemilu 2024.“Sudah pasti enggak akan lolos ke Senayan, tetapi balik lagi saya mewakili teman-teman PSI di sini mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat. Kami akan tetap berjuang dengan cara kami,” ujar Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Manisnya Nostalgia dalam Kudapan Lebaran
Pajak Petisah, Roma Sitorus (51) menyebut Pasar Petisah di
Medan, Sumut, tujuannya membeli bahan makanan persiapan Lebaran. Pepaya dan
kolang-kaling menjadi yang wajib dibeli untuk diolah menjadi manisan atau
halua. ”Biasanya biar cantik dia,
dibiarkan 14 hari kalau pepaya. Warnanya jadi cantik, rasanya meresap,” ungkap
Roma, Rabu (20/3). Halua atau halwa yang merupakan serapan dari Bahasa Arab,
berarti manis, merupakan penganan yang wajib ada di rumah Roma saat Idul Fitri.
Kudapan ini khas di kawasan Medan Langkat yang terpengaruh budaya Melayu,
sampai di Kisaran, Asahan, Sumut, tempat keluarga besar Roma berasal.
Untuk membuat manisan pepaya, Roma membutuhkan 2,5 kg pepaya
mengkal, untuk menghasilkan 4 stoples sedang manisan yang lalu ia bagikan kepada
mertua dan adik iparnya. Sisanya merupakan jatah di rumah, untuk dimakan keluarga
atau disuguhkan kepada tamu. Manisan kolang-kaling, pembuatannya jauh lebih cepat
dan tak butuh banyak gula. Kekhasannya justru ada pada rendaman sirop Kurnia
yang menjadi favorit orang Medan.
Di Makassar, Sulsel, bagi Eppy Ashariyati Salam (48) Lebaran
adalah barongko. Menyajikan barongko di hari Lebaran untuk Eppy dan saudara-saudaranya
serupa menghadirkan bapak yang sudah berpulang sejak tahun 2000. ”Bapak suka
sekali makan barongko. Setiap Lebaran selalu minta dibuatkan. Dulu jika sibuk,
kadang kami buat, kadang tidak. Namun, sejak bapak meninggal, kue ini kami hadirkan
setiap Lebaran. Bahkan, jika tak membuat sendiri, kami akan pesan khusus,” katanya.
Barongko adalah kue basah terbuat dari pisang.
Daging bagian luar pisang diambil dan dihaluskan, lalu
dicampur gula dan telur, dibungkus daun pisang dan dikukus. Barongko lebih
nikmat saat disajikan dingin sehingga biasanya disimpan di lemari pendingin.Makanan
khas Lebaran, dari kue hingga manisan, kian lama kian langka juga karena proses
pembuatannya yang relatif sulit. Terlebih, tak banyak lagi generasi sekarang
yang mau atau belajar membuat. Kalau membeli, harganya cukup mahal. Sebungkus
barongko, misalnya, bisa dijual hingga Rp 8.000. Biji nangka bahkan sampai Rp
10.000 per buah. Begitu pula manisan pepaya yang bisa mencapai Rp 80.000-Rp
100.000 per kg di musim Lebaran. (Yoga)
KONFLIK SATWA, Lima Petani Suoh Jadi Tersangka Pembakaran
Polisi menetapkan lima petani asal Kecamatan Suoh, Lampung
Barat, yakni AF, S, T, B, dan M, sebagai tersangka pembakaran Kantor Balai
Perlindungan dan Pelestarian Alam Resort Suoh Taman Nasional Bukit Barisan Selatan,
Lampung. Hingga Sabtu (23/3) petugas gabungan masih mencari harimau sumatera
yang menerkam tiga warga di Lampung Barat. Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi
Fadillah Astutik mengatakan, mereka ditetapkan sebagai tersangka pembakaran
kantor itu setelah polisi menggelar serangkaian penyelidikan. Kelima petani
tersebut kini ditahan di rumah tahanan Polres Lampung Barat. Kepada polisi,
para tersangka mengaku membakar secara spontan setelah mendengar adanya warga
yang diserang harimau sumatera.
Mereka emosi karena petugas belum bisa menangkap harimau yang
menerkam warga. Padahal, sudah dua warga tewas dan satu orang lainnya terluka
karena serangan harimau. Hal itu yang membuat para pelaku nekat merusak dan
membakar kantor milik pemerintah tersebut. Pembakaran kantor Resort Suoh Taman
Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di Kecamatan Bandar Negeri Suoh itu
terjadi pada Senin (11/3) sore. Peristiwa bermula ketika seorang warga Pekon
(Desa) Sukamarga, Kecamatan Suoh, bernama Samanan (41) diserang harimau saat
beraktivitas di kebun yang masuk dalam kawasan hutan TNBBS. Samanan adalah
korban ketiga yang diserang harimau. Sebelumnya, dua warga Lampung Barat tewas
diterkam harimau selama Februari 2024. Akibat serangan itu, Samanan luka di
bagian kepala dan dibawa ke puskesmas.
Massa yang marah kemudian bergerak menuju kantor Resort Suoh
TNBBS dan membakar kantor milik pemerintah tersebut. Masih dicariKepala Balai
Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu Hifzon Zawahiri menyatakan,
petugas gabungan masih berupaya mencari harimau yang telah menerkam warga di
Lampung Barat. Pencarian tersebut dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari
memasang kandang jebak dan kamera trap hingga menggunakan drone sejak 8 Februari
2024 saat pertama kali ada korban tewas. BKSDA Bengkulu mengerahkan dua tim
yang bekerja bergantian. Saat ini, tim kedua yang terdiri dari petugas BKSDA,
TNBBS, bersama aparat TNI dan Polri berupaya menangkap harimau sumatera
tersebut. (Yoga)
Jebakan di Ujung Jari, THR Ludes hingga Terlilit Utang
Tunjangan hari raya (THR) sudah cair? Kalaupun belum,
berderet kebutuhan hari raya menunggu dipenuhi. Ditambah kebutuhan rutin, daftar
belanja bertambah panjang. Walau masih bayangan, bakal segera belanja menerbitkan
rasa senang tersendiri. Selain ke mal dan supermarket, belanja daring telah menjadi
kebiasaan yang makin lama makin memikat. Sekali mengetik nama atau jenis barang
di lokapasar, berbagai pilihan muncul. Harga bersaing dan tinggal memilih
teknis pengiriman, barang diterima sesuai harapan. Sesuai hasil riset, belanja
daring seperti halnya berjalan-jalan dan berbelanja di mal, sama-sama mujarab untuk
mengurangi kesedihan.
Majalah Time, Maret, menyuguhkan ulasan tentang mengapa orang
menghabiskan banyak uang untuk berbelanja. Sebab, sekarang, belanja dan membayar
apa pun secara daring makin minus hambatan. Mulai dari memesan kamar hotel,
berbagai jasa di tempat wisata, belanja baju, sampai beras dan tisu tinggal
ketuk di layar ponsel. Terlebih ada pilihan buy now pay later dan cicilan. Yuqian
Xu, peneliti metode pembayaran tanpa menggesek, menyatakan, membayar melalui
ponsel hanya butuh 29 detik. Membayar dengan kartu kredit butuh 40 detik. Kecepatan
dan kenyamanan itu mengakselerasi pengeluaran uang seseorang. Semakin nyaman
berbelanja secara digital, maka secara umum akan semakin mudah menghamburkan
uang.
Dari data OJK, piutang pembiayaan produk beli sekarang bayar
nanti (buy now pay later/BNPL) sebesar Rp 5,54 triliun pada Januari 202, meningkat
21,66 % (YOY) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 4,56 triliun. Banyak
kejadian besaran utang rumah tangga lebih besar dari pendapatan dan berujung
terlilit utang. Pada akhirnya, yang terjadi setiap bulan terjebak mencicil
utang yang terus membengkak karena bunga berbunga. Dalam hitungan hari, THR tahun
ini bagai oase baru tambahan pendapatan yang bisa meringankan berbagai beban keuangan.
Mengendalikan nafsu di ujung jari yang berselancar di layar ponsel menjadi kunci
agar tidak makin terbelit utang setelah berhari raya. (Yoga)
Aku Kirim Kue, maka Aku Ada
Kue kering menjelma menjadi kiat modern masyarakat untuk
bersilaturahmi. Mereka memesan lalu mengungkapkan afeksi dengan mengirim hamper
atau parsel. Tanpa tatap muka, penerima tetap merasakan kehangatan interpersonal.”Kalau
lihat banyaknya pesanan, sekarang saja sudah mepet,” ujar pemilik Goyantie
Baked Store, Goyantie (46), di Duri Kosambi, Jakarta, Kamis (21/3). Sehari
sebelumnya, pesanan hamper sudah distop, menyusul kue dalam stoples, pekan
lalu. Yantie, demikian sapaannya, bakal dikejar tenggat hingga 8 April sebelum
meliburkan para pekerjanya. Konsumen individu dari kue-kue yang telah
diproduksi sejak tahun 1993 itu digenapi perusahaan swasta, BUMN, hingga
multinasional.
Sekitar 180 stoples kue diproduksi per hari, jauh lebih banyak
dibandingkan jumlah setiap minggu saat normal, 120 stoples. Nastar dan
kastengel paling disukai konsumen dengan harga Rp 220.000 dan Rp 230.000 per
stoples isi 700 gram. ”Pemesan kirim ke Sabang sampai Merauke. Ada juga yang
dibawa ke luar negeri, seperti AS, Jepang, dan Taiwan,” tuturnya. Saat ini,
Yantie menerima order rata-rata dari 10 pemesan per hari. Sekitar 70 persen kue
dipesan untuk dikirim kepada handai tolan, keluarga, sampai mitra bisnis.
”Hanya sebagian kecil yang dikonsumsi sendiri. Memang, sudah
makin tren kue yang dikirim, jadi semacam pengganti pertemuan,” ujarnya.
Sejarawan Departemen Sejarah dan Filologi Unpad, Fadly Rahman, memaparkan,
tukar-menukar kue saat Lebaran sudah terjadi sejak masa kolonialisme. Meminjam
pandangan filsuf Perancis, Rene Descartes, diadaptasi pada zaman kekinian, ”Jadinya,
aku kirim kue, maka aku ada, karena kehadiranku sudah diwakili kue,” ujar
Fadly. (Yoga)
2.495 Keluarga di Jatim Terdampak Gempa Bawean
Rentetan gempa bumi yang terjadi di Laut Jawa di sebelah
barat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jatim, berdampak kepada sedikitnya 2.495
keluarga di sejumlah kota/kabupaten di Jatim. Gresik menjadi wilayah dengan
jumlah keluarga dan infrastruktur terdampak paling banyak akibat gempa
tersebut. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Sabtu (23/3) pukul 14.00 WIB, tercatat
2.495 keluarga terdampak. Dari jumlah tersebut, 2.473 keluarga atau 99 % berada
di Kabupaten Gresik.
Sisanya tersebar di Tuban, Lamongan, Surabaya, Pamekasan, dan
Sidoarjo. Untuk infrastruktur, khusus di Gresik, tercatat 304 rumah warga rusak
berat, 835 unit rusak sedang, dan 1.334 rumah rusak ringan. Selain itu, 11
fasilitas pendidikan rusak sedang dan 39 fasilitas pendidikan lainnya rusak
ringan. BNPB juga mendata 7 fasilitas ibadah rusak berat, 8 unit rusak sedang,
dan 72 unit rusak ringan. Delapan gedung perkantoran turut rusak akibat gempa
tersebut. Rentetan gempa itu terjadi sejak Jumat (22/3) pukul 11.22.
Gempa pertama bermagnitudo 6 dengan kedalaman 10 km.
Lokasinya 132 km ditimur laut Kabupaten Tuban, Jatim, atau sekitar 30 km dari
pesisir barat Pulau Bawean. Sampai Jumat tengah malam, tercatat 84 gempa
susulan, dua di antaranya bermagnitudo 5,3 dan 6,5. Berdasarkan data BMKG, pada
Sabtu (23/3) sejak pukul 00.12 sampai pukul 07.49, terjadi 10 kali gempa
tektonik di barat Pulau Bawean. Gempa-gempa itu terdata bermagnitudo 3,3-4,1. Sumbernya
di kedalaman 8-14 km dengan lokasi 119- 67 km di timur laut Tuban atau di barat
Pulau Bawean. ”Kami trauma, sampai kapan berakhir, ya, Pak?” ujar Riyan Adi, warga Sawah Mulia, Kecamatan
Sangkapura, Pulau Bawean. (Yoga)
Ainun Murwani, Angkat Kampung Bantaran Sungai
Kumuh, padat, kotor, serta rawan bencana dan penyakit adalah
bayangan yang kerap melekat pada permukiman bantaran sungai di kota besar.
Ainun Murwani (47) bergerak untuk mengubah kondisi tersebut. Melalui Paguyuban
Kalijawi yang didirikan 12 tahun lalu, Ainun dan para anggota, yang sebagian
besar perempuan, membangun mimpi bersama untuk menciptakan keamanan bermukim.
Komunitas itu menyatukan tekad dan upaya warga bantaran Sungai Winongo dan
Gajahwong, Yogyakarta, agar tempat tinggal mereka bisa layak huni. Gerakan ini
bermula dari aktivitas Arkom Indonesia, LSM, yang melakukan pemetaan
kampung-kampung urban di bantaran dua sungai besar yang melintasi Yogyakarta
itu pada 2011. Dari situ, diperoleh daftar permasalahan dari 14 kampung.
”Hasil pemetaan itu permasalahannya sama, yakni status lahan,
rumah tak layak huni, sanitasi, sampah, dan air bersih,” ujar Ainun yang
ditemui pada Kamis (21/3). Kala itu, kampung-kampung tersebut tidak dapat
mengakses bantuan pemerintah karena status lahannya yang tak memenuhi syarat legalitas.
Dari kondisi itulah, warga menyadari persoalan ini harus diselesaikan secara
kolektif. ”Juli 2012, dibentuklah Paguyuban Kalijawi ini,” ujar Ainun, yang
merupakan salah satu warga Kampung Notoyudan, Yogyakarta, kampung di bantaran
Sungai Winongo. Ia bergerilya menggencarkan sosialisasi dan konsolidasi ke kampung-kampung.
Langkah awal paguyuban adalah menjawab permasalahan paling
mendesak, yakni perbaikan rumah tak layak huni. Arkom Indonesia turut
menyalurkan dana hibah program renovasi rumah, namun, kurang. Setelah berembuk
dengan semua anggota di 14 kampung, disepakati setiap anggota yang mayoritas perempuan
menabung Rp 2.000 per hari dan dibagi dalam kelompok kecil beranggotakan 10-15
orang untuk mengelola tabungan. Setiap anggota dibekali kapasitas untuk
menghitung sendiri kebutuhan material renovasi, desain, hingga rencana anggaran.
Dari tabungan itu, dalam dua bulan, setiap kelompok terkumpul dana Rp 1,2 juta.
Dengan tambahan hibah dari Arkom sebesar Rp 1,8 juta, setiap rumah
mendapat dana Rp 3 juta. Dalam waktu dua tahun, Paguyuban Kalijawi berhasil
merenovasi 165 rumah. Ketika program itu selesai pada 2014, paguyuban memiliki
sisa dana tabungan sebesar Rp 126 juta. Ainun mengatakan, dana itu kemudian
digulirkan kembali dalam mekanisme simpan-pinjam untuk para anggota. Dana yang bisa
diakses anggota juga bisa untuk modal usaha, ekonomi, kesehatan, hingga
pendidikan. Paguyuban membentuk koperasi simpan-pinjam bernama Sesarengan
Mangayu Bagya, yang berarti meraih kebahagiaan bersama, Seiring waktu, dana
yang bergulir kian besar hingga kini total asset koperasi mencapai Rp 1 miliar.
(Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









