Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Ada Uang Jasa Titip Anak di Kartu Keluarga
Dibalik praktik titip anak dalam kartu keluarga atau KK dengan keterangan status ”famili lain” untuk kepentingan penerimaan peserta didik baru, ternyata ada transaksi uang sebagai gantinya. Fakta ini terjadi bertahun-tahun di sejumlah provinsi di Pulau Jawa. Di Provinsi DI Yogyakarta, Kompas menelusuri dua KK yang memuat anak dengan status famili lain. Anak-anak yang dititipkan berstatus famili lain itu berhasil lulus di sekolah favorit lewat jalur zonasi. Dari pengecekan terhadap nama-nama anak titipan itu di situs resmi arsip.siap-ppdb.com, diketahui sejumlah anak berhasil melenggang ke sejumlah sekolah, seperti SMPN 5 Yogyakarta, SMPN 1 Yogyakarta, dan SMAN 3 Yogyakarta. KK yang dipakai anak-anak titipan itu beralamat di RT 008 RW 002 Jalan Wardani I Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta. Saat Kompas mendatangi alamat tersebut, Jumat (7/6/2024), rumah itu ternyata berada di dalam kawasan SMPN 5.
Pintu dan jendela rumah itu tertutup, tampak kusam seperti sudah lama tidak dihuni. Dari bangunan rumah yang luasnya 3 x 3 meter itu, mustahil jika banyak anak yang berstatus famili lain tadi tinggal dalam satu rumah. Informasi dari guru dan pegawai sekolah, rumah itu sudah tak lagi ditempati selepas ramai kasus titip anak tahun lalu. Dua dokumen KK yang beralamat di JalanWardani I itu tercatat atas nama P (60) dan AN (41) sebagai kepala keluarga. Kompas menemukan alamat AN di wilayah Gondokusuman, Yogyakarta. AN mengakui tahun lalu menerima anak titipan atas rekomendasi pengurus warga dan kenalan guru di sekolah setempat. AN dan P menerima amplop uang dari orangtua yang menitipkan anak ke KK milik mereka dari Rp 250.000, Rp 300.000, hingga Rp 500.000. Dia mengaku hanya membantu dan tidak memasang tarif. ”Saya terima (uangnya), kalau ini pemberian, hadiah, atau sedekah. Kalau saya tolak,
Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori mengatakan, masalah titip anak sebagai ”famili lain” dalam KK telah menjadi atensi bersama tahun lalu. Tahun ini, atas kesepakatan terbaru, regulasi terkait itu diperketat dalam petunjuk teknis PPDB. ”Sekarang itu diperketat, yaitu calon peserta didik diharuskan dalam satu KK dengan orangtua atau wali. Dan, sekarang ada pernyataan ke- benaran data,” ucap Budi. Dalam Pergub DI Yogyakarta No 25 Tahun 2024 yang merevisi petunjuk teknis PPDB tahun 2023, terdapat ketentuan Pasal 18 yang diubah terkait aturan jalur zonasi. Disebutkan, calon peserta didik baru terdaftar dalam satu KK dengan orangtua/wali calon peserta didik, dengan ketentuan status hubungan dalam keluarga calon peserta didik baru yakni anak atau cucu. Selain itu, nama orangtua/wali dan calon peserta didik baru tercantum sebagai anggota keluarga pada KK. (Yoga)
Perbenihan Padi Unggul dan Risiko Swasembada Beras
Benih padi penentu atas keberhasilan swasembada beras. Ironisnya, di tengah tingginya ancaman iklim ekstrem dan pemanasan global, riset terkait varietas unggul baru (VUB) padi justru nyaris terhenti tiga tahun terakhir. BRIN sebagai lembaga penelitian yang berwenang belum berbuat banyak untuk itu. Peneliti, termasuk pemulia tanaman, di BRIN disibukkan mengejar tulisan untuk publikasi internasional yang harus terbit satu naskah setiap tahun. Jika tak mampu, ancamannya banyak dan bermuara ke pemangkasan tunjangan. Perbenihan padi, seperti perbenihan serealia yang lain, tak dapat terpisahkan dari pemulia tanaman, yang ditopang oleh lembaga penelitiannya, yang menyediakan infrastruktur yang memadai. Mereka harus dibuat senyaman mungkin bekerja sebagai pemulia karena kerja mereka tanpa henti. Jika ada yang berhenti, misalnya karena purnatugas, harus ada penerus yang ikut aktif sebagai pemulia minimal 4-5 tahun bersama menekuni bidang yang sama.
Prof (riset) Sumarno, salah seorang pemulia tanaman dari APPERTANI, mengatakan, penelitian perbenihan berbeda dengan penelitian agronomi, sosial ekonomi, atau lainnya. Penelitian itu harus dilakukan terus-menerus tanpa putus waktu, dalam jangka panjang. Pemuliaan padi telah dilakukan tak putus-putus sejak zaman Belanda, awal kemerdekaan, zaman Pelita, zaman reformasi, dan sekarang. Ironisnya, pekerjaan itu berhenti atau setidaknya redup sejak beralih ke BRIN. Pemerintah baru yang akan segera dilantik sebaiknya memikir ulang perbenihan padi. Jangan dibiarkan petani bergantung pada benih padi abal-abal danrisiko tinggi pencapaian swasembada. Salah satu solusi lebih cepat adalah para pemulia tanaman yang masih ada di BBPSI Padi difungsikan secara optimum sebagai perekayasa Varietas Unggul Benih padi. Dengan dukungan dana publik yang mencukupi, pemanfaatan infrastruktur pendukung pemulia tanaman bisa dioptimalkan. Jangan gara-gara pisah lembaga membuat infrastruktur pemuliaan tanaman padi yang ”telah kuat” jadi mubazir. (Yoga)
Daya Saing Meningkat, tetapi Perlu Diwaspadai
Pemerintah mengklaim kenaikan ranking daya saing Indonesia. Namun, fundamental ekonomi Indonesia dinilai pengamat masih tak meningkat signifikan. Presiden Jokowi dengan gembira menyebutkan kenaikan daya saing Indonesia dalam pemeringkatan daya saing yang dikeluarkan Institute for Management Development (IMD). Dari 67 negara, Indonesia berada di posisi ke-27 mengalahkan Inggris di peringkat ke-28, Malaysia di urutan ke-34, Jepang di nomor 38, Filipina di posisi ke-52, dan Turki di urutan ke-53. Dalam situs IMD, imd.org, peringkat teratas tetap Singapura yang diikuti secara berturut-turut Swiss, Denmark, Irlandia, Hong Kong, Swedia, Uni Emirat Arab, Taiwan, Belanda, dan Norwegia. Adapun Thailand ada di posisi ke-25.
”(Posisi) Jepang turun karena pelemahan mata uang dan penurunan produktivitas. Malaysia (turun) karena pelemahan mata uang dan stabilitas politik. Artinya, stabilitas politik penting, stabilitas mata uang penting, peningkatan produktivitas juga penting,” tutur Presiden Jokowi dalam pengantar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/6). Presiden menilai kenaikan daya saing Indonesia karena pemerintahan, dunia usaha, dan ekonomi Indonesia dinilai baik. ”Karena UU Cipta Kerja, kita mengalami peningkatan, karena dunia bisnis kita semakin kompetitif, tenaga kerja dan produktivitas kita naik 6,” katanya.Namun, beberapa indikator yang dinilai masih lemah adalah kesehatan, pendidikan, sains, dan teknologi. Seusai sidang kabinet, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan kondisi ekonomi tidak menentu di tengah kondisi geopolitik saat ini masih panjang.
Penguatan dollar AS dan suku bunga di negara maju yang masih dipertahankan tinggi masih akan terjadi. Karena itu, depresiasi nilai tukar di seluruh dunia, termasuk rupiah, masih terjadi. Harga beberapa komoditas yang naik, seperti CPO, nikel, dan tembaga, diharapkan dapat mendongkrak nilai ekspor Indonesia. Ekonomi Indonesia sendiri tumbuh di 5,11 %. Adapun kredit restrukturisasi akibat Covid-19 seharusnya jatuh tempo pada Maret 2024. Presiden, kata Airlangga, mengarahkan supaya diusulkan ke OJK melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan Gubernur BI supaya diundurkan ke 2025. Langkah lainnya, kata Airlangga, Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan penerbitan Sistem Pembayaran BI (SPBI) dan Sekuritas Rupiah BI (SRBI) disinkronkan dengan penerbitan Surat Berharga Negara dari Kemenkeu. ”Dari segi fundamental ekonomi kita dibandingkan negara lain relatif baik,” ujar Airlangga. (Yoga)
LIBURAN SEKOLAH, Jasa Wisata Antisipasi Lonjakan Kunjungan
Libur sekolah menjadi momentum bagi para pelaku jasa pariwisata, baik taman rekreasi maupun perusahaan agen perjalanan, meraih targettahunan. Pemerintah memprediksi akan ada kenaikan tingkat kunjungan masyarakat sebesar 10-20 % pada liburan sekolah tahun ini dibanding kondisi normal. PT Taman Impian Jaya Ancol, misalnya, menambah program-program khusus bagi seluruh anggota keluarga, yang berlangsung 22 Juni 2024 hingga 7 Juli 2024. Perusahaan rekreasi itu menargetkan jumlah pengunjung menyentuh angka 700.000 pada periode tersebut. ”Kalau melihat tren kunjungan pada minggu lalu, sudah terlihat ada peningkatan di Ancol. Pada hari kerja biasanya 10.000-15.000 kunjungan per hari, tetapi minggu lalu ada yang mencapai 20.000 kunjungan sehari,” ujar Kepala Humas Ancol Ariyadi Eko Nugroho saat dihubungi dari Jakarta, Senin (24/6). Pada Sabtu (22/6), kunjungan ke Ancol sebanyak 53.800, kemudian menyusut tipis menjadi 45.900 kunjungan pada Minggu (23/6).
”Bisa dibilang sudah menjadi kebiasaan atau tradisi bagi beberapa masyarakat. Kalau momen libur sekolah banyak rombongan dari sekolah luar kota, sedangkan Idul Fitri lebih ke keluarga,” kata Ariyadi. Tren serupa dialami PT Panorama Sentrawisata Tbk. Permintaan wisata meningkat saat musim libur sekolah, terutama untuk perjalanan domestik. Begitu pula dengan belanja komponen wisata tiket pesawat atau hotel. Namun, Corporate Strategy Panorama Group AB Sadewa mengatakan, Panorama juga banyak memproses perjalanan luar negeri (outbound) dalam jarak pendek dengan durasi menginap 4-6 hari. Beberapa di antaranya Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Sadewa mengatakan, masa cuti orangtua berpengaruh pada lama liburan. ”Karena pada tengah tahun, aktivitas bisnis sulit ditinggal. Jadi, anak-anak banyak berlibur dengan teman-temannya. Kalau akhir tahun, (permintaan) Natal dan Tahun Baru, permintaan wisata jauh lebih tinggi karena satu keluarga yang jalan. Ibu, bapak cuti, anak libur,” kata Sadewa. (Yoga)
Wayan Wardika, Bapak Kunang-kunang dari Taro
Dari sebuah laboratorium kecil, I Wayan Wardika (46) membangun mimpi, agar cahaya kunang-kunang kembali menyinari kawasan Desa Taro dan sekitarnya di Kabupaten Gianyar. Berbekal impiannya itu, Wardika memberikan sebagian kehidupannya untuk mengonservasi dan membiakkan kunang-kunang di Rumah Konservasi Kunang-kunang di Tegal Dukuh Camp, Desa Taro. ”Karena kunang-kunang adalah cahaya semesta,” kata Wardika kala bersua di Tegal Dukuh Camp, Gianyar, Bali, Senin (17/6). ”Semasa saya kecil, di desa belum ada listrik. Hampir tak ada cahaya buatan kecuali cahaya bulan, lampu (minyak) sentir, dan kunang-kunang,” ujar alumnus D4 Pariwisata Universitas Udayana, Bali, itu. Kunang-kunang menjadi bahan karya tulis ilmiah kelompok Wardika, yang mengantarkan Wardika dan timnya memenangi lomba karya tulis ilmiah inovatif produktif yang diadakan Ditjen Pendidikan Tinggi di Jakarta tahun 2000.
Wardika dan timnya mengangkat tema tentang pemanfaatan kunang-kunang sebagai atraksi wisata alternatif untuk mendukung ekoturisme di Ubud, Gianyar. Menurut Wardika, ketertarikan mengangkat kunang-kunang sebagai atraksi wisata alami dalam karya tulisnya itu juga didukung antusiasme turis Jepang terhadap keberadaan kunang-kunang di seputaran Jalan Raya Andong, Peliatan, Ubud, yang masih asri saat itu. ”Lomba karya tulis itu menjadi titik awal saya mengenalkan kunang-kunang,” ujar anak pertama dari lima bersaudara itu. Adanya kunang-kunang di sekitar kita, menandakan ekosistem masih bagus dan lingkungan setempat berkualitas sangat baik. Dalam buku Bring Back the Light, Perjalanan Hidup Pelestarian Kunang-kunang sebagai Cahaya Semesta, yang ditulis Wardika dan diluncurkan di Tegal Dukuh Camp, Minggu (9/6) disebutkan, kunang-kunang juga dikenal sebagai serangga karismatik karena memiliki kemampuan menghasilkan cahaya sendiri atau bioluminesensi.
Wardika menjadi Ketua Pokdarwis Desa Wisata Taro, Tegallalang, mulai 2019. Berbekal pengalaman dan pemahamannya tentang pariwisata, Wardika menguatkan pembangunan wisata desa berbasis ekoturisme di Desa Taro yang berada di kawasan Ubud. Desa Taro meraih berbagai penghargaan sebagai desa wisata. ”Astungkara, Desa Wisata Taro menjadi salah satu Desa Wisata Terbaik yang diakui UNWTO (Organisasi Pariwisata Dunia PBB) sejak 2023,” kata Wardika. Wardika menginisiasi wisata konservasi kunang-kunang di desa tersebut dengan melibatkan warga desa setempat dan memanfaatkan area sawah yang masih asri. Wardika juga memanfaatkan lahan milik keluarganya di Tegal Dukuh dengan membangun fasilitas kemah bernuansa alam, yakni Tegal Dukuh Camp.
Wardika mengupayakan konservasi kunang-kunang dengan membuat fasilitas pembiakan dan menjalankan riset tentang kunang-kunang. Wardika dan tim penelitinya membuat 8terarium dan kotak-kotak kaca sebagai tempat berbiak kunang-kunang dan bertumbuhnya larva di laboratorium Tegal Dukuh Camp. Wardika juga membuat PT Wisesa Inti Semesta (Wise Organic) dan melibatkan keluarganya untuk menjalankan aktivitas ekowisata dengan memanfaatkan sumber daya lokal, misalnya membuat gula aren, minyak kelapa, dan virgin coconut oil(VCO), karena di desaitu masih banyak pohon aren dan juga kelapa. ”Mimpi saya itu, dan selalu menjadi energi saya setiap pagi, suatu saat nanti alam kita kembali dipenuhi kunang-kunang. Setiap hari kami bisa melepasliarkan banyak sekali kunang-kunang,” kata Wardika. (Yoga)
Berantas Judi Online dari Hulu Hingga Hilir
Aktivitas judi online (judol) di Indonesia dinilai sudah berada pada taraf yang mengkhawatirkan, sehingga membutuhkan penanganan yang serius, hulu hingga hilir. Dari tahun ke tahun, dana masyarakat yang tersedot oleh aktivitas haram tersebut terus membengkak hingga mencapai ratusan persen dan melibatkan kelompok masyarakat miskin dan anak-anak di bawah umur. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analis Transaksi Keuangan (PPATK), pada 2017, nilai transaksi dari aktivitas judi online di Indonesia diperkirakan baru sebesar Rp 2,01 triliun. Namun, angka itu terus bertambah menjadi Rp 3,98 triliun (naik 98%) pada 2018, Rp 6,18% triliun (55,3%) pada 2019, Rp 15,77 triliun (155,2%) pada 2020, Rp 57,91 triliun (267,2%) pada 2021, Rp104,42 triliun (80,3%) pada 2022, Rp 327 triliun triliun (80,3%) pada 2022, Rp327 triliun (213,2%) pada 2023, dan Rp 100 triliun selama kuartal I-2024 saja. Dari total sekitar 2,37 jutaan pemain judi online di Tanah Air, sekitar 2,1 juta antaranya merupakan kalangan anak muda dan usia produktif. (Yetede)
Prabowo Berkomitme Jaga Defisit, Pasar Finansial Menguat
Pasar finansial merespon positif komitmen Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjaga defisit APBN 2025 dibawah 3% sekaligus penetapan anggaran makan bergizi gratis Rp 71 triliun. Kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) naik 0,13% ke level 6.889. Asing beli bersih (net buying) saham Rp 242 miliar. Mereka memborong saham BBCA dengan net buying Rp206 miliar, BRIS Rp 43 miliar, TLKM Rp 30 miliar, AMMN Rp 21 miliar, dan FILM Rp 18 miliar, merujuk data RTI. Sementara itu, rupiah menguat 0,37 ke level Rp16.380, setelah sebelumnya terempas hingga level Rp16.441 per dolar AS. Ini terjadi setelah muncul keraguan dari pelaku pasar terhadap keberlanjutan fiskal tahun 2025. Mereka menganggap program makan siang gratis Prabowo bakal membebani APBN 2025. Jauh sebelum itu, bank investasi global Morgan Stanley juga mengkhawatirkan keberlanjutan fiskal Indonesia, seiring berjalannya program makan siang gratis. Ini berujung pada aksi penurunan rekomondasi pasar saham Indonesia menjadi underweight. (Yetede)
Sinyal Positif Pasar Modal di paruh Kedua 2024
Memasuki paruh kedua tahun ini, prospek pasar modal diyakini masih memiliki masa depan cerah. Sinyal positif tersebut datang dari penerbitan surat utang korporasi yang akan lebih semarak dan kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) yang berpeluang bangkit hingga menyentuh Rp7.400 pada akhir tahun mendatang. Head of Fix-income Research PT Sinarmas Sekuritas Aryo Perbongso berpandangan, penerbitan surat utang korporasi pada semesnter kedua tahun ini bakal lebih semarak dengan nilai proyeksi di kisaran Rp 60-80 triliun. Angka tersebut lebih besar dari corporate bond pasar semester I-2024 yang sebesar Rp 39 triliun. "Faktornya, karena tingginya nilai jatuh tempo di semester dua tahun ini yang membuat korporasi membutuhkan refinancing. Selain itu, juga dengan adanya pemangkasan suku bunga di kuartal IV-2024, maka korporasi akan berbondong-bondong menerbitkan bond semester I-2024 ini," jelas Aryo. (Yetede)
KLHK: Karbon Harus Dikuasai Negara
PEMERINTAH menetapkan target ambisius untuk memenuhi komitmen Perjanjian Paris 2015. Dalam dokumen Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (NDC) terbarunya, Indonesia menjanjikan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89 persen dengan upaya sendiri dan 43,20 persen melalui dukungan internasional pada 2030. Pemerintah juga berikrar mencapai karbon netral atau net zero emissions pada 2060, sepuluh tahun lebih lambat dibanding negara-negara lain. Upaya meredam emisi karbon dilakukan pada lima sektor utama, yakni energi, pertanian, sampah dan limbah, proses industri dan penggunaan produk (IPPU), serta pemanfaatan hutan dan penggunaan lahan (FOLU). Seabrek aksi mitigasi iklim dirancang di setiap sektor tersebut, termasuk di antaranya pemberlakuan mekanisme perdagangan karbon melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK).
Dalam hal penyelenggaraan NEK tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bertanggung jawab membangun wadah untuk mengelola data serta informasi ihwal rencana aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim nasional. Wadah tersebut, yang bernama Sistem Registri Nasional-Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI), kini tersedia untuk mencatat laporan rencana setiap pelaku usaha dan penyelenggara NEK lainnya dalam pengendalian serta pemanfaatan karbon. Hingga saat ini, sedikitnya 3.810 entitas telah mendaftarkan 13.063 aksi perubahan iklim di SRN-PPI. Masalah muncul belakangan. Dengan dalih penertiban, KLHK mencabut izin restorasi ekosistem PT Rimba Raya Conservation dan PT Global Alam Lestari. Kementerian juga dikabarkan membekukan rencana kerja sejumlah pemegang izin restorasi ekosistem lainnya, seperti PT Rimba Makmur Utama. Para pemegang izin restorasi ekosistem tersebut, sebagian di antaranya merupakan pionir perdagangan karbon pada pasar sukarela, dituding tak memenuhi aturan main yang muncul belakangan. (Yetede)
Jokowi: Transisi Pemerintahan Harus Mulus Tanpa Turbulensi Politik
Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya memastikan transisi kekuasaan dari Pemerintahan Jokowi-Ma'aruf Amin ke Prabowo-Gibran berjalan mulus. Untuk itu turbulensi politik tidak oleh terjadi karena bakal memengaruhi kondisi stabilitas politik di Tanah Air. "Secara khusus, yang harus menjadi perhatian kita yaitu satbilitas politik, ini penting agar jangan sampai ada turbulensi plotiik, agar transisi pemerintahan sekarang ke pemerintahan betikut mulus dan baik. Itu yang selalu dilihat dunia internasional," kata Presiden. Kepala negara juga menyampaikan agar jajaran kementerian juga lembaga berhati-hati mengenai isu-isu yang berkembang setiap hari. Ia menekankan pentingnya menyampaikan isu-isu yang baik agar pasar menjadi yakin dan optimistis terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang sebetulnya memang berada dalam posisi baik. Dia mencontohkan ditengah inflasi dunia yang meningkat dan depresiasi nilai tukar menekan ekonomi semua negara, daya saing Indonesia tahun 2024 dapat naik signifikan. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









