;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

Sindikat Internasional Pencurian Modul BTS Melibatkan Warga China

15 Oct 2024
Sindikat internasional pencurian modul stasiun pancar-terima dasar (base transceiver station/BTS diungkap. Lima tersangka ditangkap dan sejumlah barang bukti hasil pencurian pun disita. Aksi ini didalangi penadah berkebangsaan China berinisial SJ yang hingga kini masih diburu. Akibat pencurian ini, perusahaan penyedia jasa telekomunikasi merugi hingga Rp 120 miliar. Lima tersangka yang ditangkap adalah MJ (31), AL (31), TY (34), RCH (25), dan AB (49). Sementara polisi juga menyita 227 modul dan 13 palet yang dicuri dari sejumlah stasiun pancar-terima dasar yang tersebar di beberapa wilayah. ”Satu modul BTS baru dihargai sekitar Rp 90 juta. Dengan pencurian ini, kerugian yang dialami perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi mencapai Rp 120 miliar,” kata Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro, Senin (14/10/2024). Dia menerangkan kasus ini terungkap setelah polisi menangkap MJ di sebuah hotel yang berada di kawasan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Minggu, 1 September 2024. 

Di sana petugas menemukanpakaian wearpack yang digunakan MJ untuk mengelabui petugas saat mencuri modul BTS. ”Dia berpura-pura menjadi teknisi agar bisa masuk ke area menara BTS,” kata Susatyo. Dari keterangan MJ, ter-bongkarlah sindikat itu. MJ menunjukkan gudang tempat modul BTS hasil curian disimpan, yakni di kawasan Serpong, Tangerang Selatan. Di sana, petugas menemukan 227 modul BTS dan menangkap empat tersangka lain, yakni AL yang merupakan tangan kanan penadah modul BTS berinisial SJ alias Jason. TY, RCH, dan AB bertugas mengemas modul BTS. Sebelum dikirim ke Hong Kong, semua perangkat BTS hasil curian ini disimpan di sebuah gudang yang ada di Cilincing, Jakarta Utara. Dari keterangan kelima tersangka, sindikat ini tidak hanya beraksi di wilayah Jabodetabek, tetapi juga merambah hingga keprovinsi lain di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. ”Hanya (BTS) di Papua saja yang belum terjamah,” kata Susatyo. Perkenalan para tersangka dengan SJ diketahui dimulai dari interaksi di media sosial. 

Sejak awal SJ menawarkan pekerjaan untuk mencari modul BTS, di mana setiap modul hasil curian dihargai sekitarRp 3 juta sampai Rp 7,5 juta. Kemudian modul itu direkondisi untuk kemudian dijual kembali ke pasar internasional. Kasus ini menjadi perhatian lantaran pencurian tersebut tak hanya merugikan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi,tetapi juga merugikan warga yang pada zaman sekarang ini sangat bergantung pada jaringan telekomunikasi. ”Kami tidak akan berhenti di sini, kami telah bekerja sama dengan Divisi Hubungan Internasional Polri untuk mengejar SJ,” kata Susatyo. Kepala Polsek Metro Menteng Komisaris Bayu Marfiando menambahkan, awalnya jajarannya menerima laporan pencurian modul BTS di sekitar Kantor Kementerian ESDM dan di wilayah Pegangsaan, Jakarta Pusat. Namun setelah dikembangkan, ternyata sindikat ini melakukan aksinya sejak lama tepatnya di tahun 2020. "Saat itu masih pandemi Co- vid-19 sehingga mereka (tersangka) memanfaatkan kelengangan ini untuk mencuri modul BTS,” katanya. (Yoga)

Perkara Dugaan Korupsi dalam Tata Kelola Sawit

15 Oct 2024

PERKARA dugaan korupsi dalam tata kelola sawit di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membuktikan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja sama sekali tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi, sebagaimana pernah diklaim oleh Presiden Joko Widodo pada Oktober 2020. Sebaliknya, omnibus law Cipta Kerja justru menjadi pintu masuk bagi korupsi sekaligus ancaman terhadap kelestarian lingkungan hidup. Salah satu akar masalahnya terletak pada Pasal 110A dan 110B yang mengatur penyelesaian izin berusaha di kawasan hutan. Pemerintah mengklaim bahwa dua pasal tersebut merupakan solusi atas ruwetnya masalah tata kelola dan perizinan di kawasan hutan. Namun, sejak awal, pemerintah terlihat tidak berniat menghukum perusahaan perkebunan dan pertambangan yang beroperasi secara ilegal di dalam kawasan hutan. Pasal-pasal ini lebih mengutamakan sanksi administratif ketimbang pidana, yang pada akhirnya justru menjadi bentuk pemutihan atau pengampunan bagi pengusaha yang melanggar aturan.

Kebijakan pengampunan terhadap pengusaha yang melakukan kejahatan di kawasan hutan telah lama berlangsung. Pada 2012 dan 2015, pemerintah menerbitkan dua peraturan mengenai tata cara perubahan peruntukan kawasan hutan. Regulasi ini memberi kelonggaran waktu bagi perusahaan yang beroperasi di dalam kawasan hutan untuk mengurus persyaratan administrasi. Akibatnya, perusahaan yang sebelumnya beroperasi secara ilegal di dalam hutan bisa memperoleh legalitas melalui izin pelepasan kawasan hutan. Skema sanksi administratif ini memungkinkan perusahaan yang melakukan deforestasi secara ilegal demi membuka lahan sawit menikmati impunitas. Mereka tak tersentuh oleh hukum. Padahal, menurut data Kementerian Lingkungan Hidup, korporasi-korporasi tersebut telah merambah sekitar 3,37 juta hektare kawasan hutan untuk ditanami sawit—jumlah ini hampir 20 persen dari total luas perkebunan sawit di Indonesia. (Yetede)

Kabinet Baru Prabowo Melibatkan Kabinet Lama Diharapkan Positif

15 Oct 2024

Presiden Terpilih Prabowo Subianto memanggil sejumlah calon menteri ke kediamannya di kartanegara, Jakarta, Senin (14/10/2024). Mereka terdiri atas perwakilan partai politik pendukung, dan profesional, dan menteri pemerintahan saat ini. Pelaku pasar merespon positif kabinet sementara prabowo, terutama terkait kembalinya Sri Mulyani Indrawati sebagai menteri keuangan (Menkeu). Sri Mulyani hadir memenuhi panggilan Prabowo. Selain Sri Mulyani, para Menteri kabinet Presiden Joko Widodo yang turut masuk kabinet Prabowo antara lain Budi Gunaidi Sadikin, Erick Thohir, Agus Gumiwang Kartasamita, Agus Harimurti Yudhoyono, Bahlil Lahadahlia, Tito Karnavian, Partikno, Sakti Wahyu Trenggono, Meutya Hafid, dan Rosan Roeslani. Sementara itu, pelaku usaha merespon positif kabinet sementara Prabowo. Sebab, reputasi sebagian calon menteri sudah tidak diragukan lagi. Dunia usaha berharap kabinet Prabowo mampu mengatasi berbagai tantangan global, seperti ketidakpastian geopolitik dan dinamika perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. (Yetede)

Fujifilm: Inovasi Teknologi untuk Deteksi Dini Penyakit

14 Oct 2024

Fujifilm, yang dikenal sebagai perusahaan fotografi sejak berdiri pada tahun 1934, telah bertransformasi menjadi perusahaan multisektor dengan fokus utama di bidang kesehatan. Di bawah kepemimpinan Presiden dan CEO Teiichi Goto, Fujifilm mengusung group purpose “Giving our world more smiles” sebagai komitmen untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat global. Transformasi ini melibatkan Fujifilm dalam berbagai inisiatif kesehatan, termasuk mengembangkan peralatan diagnostik canggih dan teknologi kesehatan yang terjangkau.

Salah satu upaya signifikan Fujifilm adalah penanggulangan tuberkulosis (TB) melalui inovasi teknologi, seperti sistem X-ray portabel dan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk deteksi dini TB, yang membantu meningkatkan efisiensi diagnosis di daerah dengan keterbatasan fasilitas. Di Indonesia, Fujifilm bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Zero TB Yogyakarta dalam program “jemput bola” untuk meningkatkan skrining TB secara masif, serta menyediakan alat diagnostik cepat TB LAM, yang efektif mendeteksi TB pada penderita HIV dan anak-anak dengan keterbatasan pengumpulan sampel dahak.

Komitmen Fujifilm dalam kesehatan dan kesejahteraan masyarakat tercermin dalam visi menciptakan dunia yang lebih bahagia dan sehat. Dengan teknologi canggih dan dedikasi terhadap kesejahteraan global, Fujifilm mewujudkan visi “more smiles” melalui setiap diagnosis yang tepat waktu dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Cagub Malut Meninggal: Partai Bersiap Cari Pengganti Benny Laos

14 Oct 2024

Rencana partai politik pendukung pasangan calon gubernur Maluku Utara, Benny Laos dan Sarbin Sehe, untuk mengusulkan nama pengganti setelah kematian tragis Benny Laos akibat insiden kebakaran speedboat Bella 72 saat kampanye di Pulau Taliabu. Muksin Amrin, juru bicara pasangan tersebut, mengungkapkan bahwa nama-nama pengganti akan dibawa ke Jakarta untuk disetujui oleh istri almarhum, Sherly Tjoanda, dan keluarga.

Menurut Muksin, usulan nama pengganti harus disampaikan sebelum 27 Oktober 2024 agar memenuhi ketentuan yang berlaku. Benny Laos, yang merupakan kader Partai Demokrat, didukung oleh delapan partai koalisi, termasuk PKB, PAN, dan Partai NasDem. Selain itu, jenazah Benny yang berusia 52 tahun telah diterbangkan dari Luwuk, Sulawesi Tengah, menuju Jakarta untuk dikebumikan. Kepergian Benny Laos menjadi kehilangan besar bagi komunitas politik Maluku Utara, mengingat dedikasi dan perannya sebagai mantan Bupati Pulau Morotai.

Royalti, Hak Musisi yang Masih Belum Terlindungi

14 Oct 2024
Tahun 2021 ketika pandemi melanda, Endah Widiastuti, personel Endah N Rhesa, kehilangan sebagian besar pemasukan dari panggung. Ia juga lebih banyak berada di rumah. Saat itulah ia berpikir untuk mencari sumber pendapatan lain. ”Panggilan manggung enggak ada, lalu aku berpikir soal potensi uang dari penjualan karya atau royalti,” ujarnya. Endah pun memikirkan regulasi yang ada soal hak cipta dan royalti, baik yang berlaku di Indonesia maupun global. ”Setelah dipelajari, ternyata rumit banget,” katanya sambiltertawa Kamis (3/10/2024). Dia pelan-pelan mempelajari berbagai aturan itu sambil bertanya kepada teman-temannya. Akhirnya, ia paham juga secara garis besar. Pemahaman itu sangat berguna ketika dia memilih dan berhadapan dengan penerbit.  

Sejauh ini, Endah telah meluncurkan lima album. Album itu, antara lain, diterbitkan oleh penerbit administratif yang tugasnya hanya mencatat pendapatan dari lagu-lagunya di platform nondigital. Untuk digital, Endah memanfaatkan jasa agregator yang mengelola, memungut, dan membagikan royalti di ranah digital. Dari situ, ia mendapat royalti dalam jumlah banyak. Catatannya juga sangat rinci. ”Sampai sekarang aku dapat mechanical royalties dari publisher administration dan agregator dari lima album. Cukup gede,” ucap Endah yang sempat memperlihatkan sisa royalti lagu yang belum dia cairkan lewat sebuah situs. Jumlahnya setara dengan bayaran manggung Endah N Rhesa untuk 6-7 kali. Itu sisanya, lho. Endah dan Rhesa menikmati royalti yang cukup besar karena mereka adalah pencipta lagu, penyanyi, sekaligus produser lagu lagunya sendiri.

Sejauh ini, Endah justru belum menggali potensi royalti performance yang bisa ia peroleh di dalam negeri. Lagu-lagunya kebetulan kerap dimainkan di kafe. ”Aku belum daf tar ke LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) di Indonesia meski lagu-lagu aku dimainin di kafe. Jadi belum dapat performance,” tutur Endah. Soal royalti memang rumit. Apalagi bagi mereka yang semula hanya fokus pada kreativitas. Ini, misalnya, diutarakan vokalis band Efek Rumah Kaca (ERK), Cholil Mahmud. Di awal perjalanan kariernya, Cholil tak mau tahu-menahu soal perkembangan industri. Dia fokus kepada gelombang alternatif atau independen. Musisi dan band indie, sebutan untuk mereka yang melakukan segala aktivitas dari hulu ke hilir secara independen, seperti ERK, punya sistem sendiri untuk menjual karyanya. (Yoga)


Transaksi Judi Daring Berkembang, dari Perbankan Hingga Melalui Minimarket dan Dompet Elektronik

14 Oct 2024
Beragam bentuk transaksi judi daring semakin berkembang, mulai dari isi ulang melalui rekening perbankan hingga pembayaran melalui minimarket dan dompet elektronik. Beragam bentuk ini memudahkan judi daring menyasar ke masyarakat kelas menengah bawah. ”Di pasar tradisional, misalnya, pengemudi ojek pangkalan hingga pedagang main slot judi daring. Ini memprihatinkan. Apalagi, kondisi perekonomian secara umum sedang tidak baik,” ujar pendiri Siber Sehat Indonesia, Ibnu Dwi Cahyo, saat dihubungi, Minggu (13/10/2024), di Jakarta. Menurut Ibnu, selain transaksi yang semakin beragam,konten judi daring pun semakin mudah ditemukan, mulai dari menyusup ke laman resmi instansi hingga muncul dalam permainan tertentu.

”Judi daring memberikan efek domino yang besar sehingga semestinya pemberantasan judi daring menjadi program nasional yang berkelanjutan,” katanya. Praktisi keamanan siber, Alfons Tanujaya, saat dihubungi terpisah, memandang, pemberantasan judi daring semestinya tidak melulu di bawah koordinasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), tetapi dibutuhkan lembaga yang lebih besar. Pasalnya, isu judi daring melibatkan lembaga keuangan, aparat penegak hukum, pendidikan, dan lembaga informasi digital, seperti Kemenkominfo. ”Permasalahan judi daring bukan semata-mata masalah di ruang siber. Ada masalah keuangan, penegakan hukum, dan edukasi masyarakat (literasi digital danfinansial).Apalagi, modus pelaku judi daring semakin berkembang,” ucap Alfons.

Dompet elektronik Pada Jumat (11/10), Menkominfo Budi Arie Setiadi merilis lima daftar penyelenggara sistem elektronik (PSE) dompet elektronik yang diduga masih dipakai untuk transaksi judi daring. Kelimanya adalah PT Espay Debit Indonesia Koe (Dana), PT Visionet Internasional (OVO), PT Dompet Anak Bangsa (GoPay), PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja), serta PT Airpay International Indonesia (ShopeePay). Total nominal transaksi dari lima dompet elektronik tersebut mencapai lebih dari Rp 5,7 triliun. Menurut Budi, temuan itu berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Jika diperinci, di urutan teratas adalah PT Espay Debit Indonesia Koe (Dana) dengan nominal transaksi Rp 5,371 triliun dan 5,7 juta transaksi. Urutan kedua ialah PT Visionet Internasional (OVO) dengan nominal transaksi Rp 216,62 miliar dan jumlah transaksi 836.095 transaksi. (Yoga)

Pamor Kecantikan Yang Berdampak Buruk

14 Oct 2024
Industri kecantikan tengah tumbuh subur. Banyak jenama baru, bahkan lokal, bermunculan. Mereka berlomba-lomba menawarkan produk dengan iklan yang memukau. Mereka tidak lagi hanya menyasar perempuan, tetapi juga laki-laki. Frekuensi acara-acara kecantikan yang kerap dihelat di kota-kota besar bertambah. Promosi produk dilakukan dalam skala besar. Toko-toko kosmetik juga melakukan promosi meski dengan skala lebih kecil. ”Event kecantikan itu lagi marak banget. Kalau dulu pada 2022-2023, dalam per setengah tahun di Yogyakarta biasanya ada satu event kecantikan. Masuk 2024, sepanjang Januari-Oktober ini saja sudah ada sekitar empat beauty event di Yogyakarta,” ujar Shella

Herviana (28), penyedia jasa titip (jastip) asal Yogyakarta, saat dihubungi, Jumat (11/10/2024). Animo masyarakat pun cukup tinggi setiap kali pameran produk kecantikan digelar di Yogyakarta. Konsumen yang menggunakan jastip yang ia tawarkan membeludak. Mereka berasal dari beragam daerah, bahkan hingga Kupang, Nusa Tenggara Timur. Dalam sekali rangkaian festival kecantikan yang rerata diselenggarakan 2-4 hari, Shella bisa membeli 400-500 produk kecantikan demi para pelanggan jastipnya. Shella pun perlu membawa koper untuk menampung produk-produk kecantikan yang dibelinya. Untuk membeli barang-barang itu, ia bisa menggelontorkan dana hingga Rp 42 juta. Skincare dan lipstik menjadi produk yang paling banyak diminati. 

Kosmetik dalam negeri juga makin diminati. Hal ini tidak terlepas dari berkembangnya produk cosmeuticals. Cosmeuticals adalah produk yang memiliki efek kosmetik serta terapeutik yang berdampak positif bagi kesehatan dan kecantikan kulit. Selain itu, inovasi produk dan desain kemasan juga semakin menarik sehingga meningkatkan penjualan. Sertifikat halal melengkapinya. Tren positif itu terjadi secara global. Dalam laporan McKinsey & Company berjudul ”The State of Fashion Beauty” pada Mei 2023, industri kecantikan diprediksi menghasilkan sekitar 460 miliar dollar AS atau sekitar Rp 7.180,14 triliun tahun ini. Adapun pada 2027, penjualan ritel produk kecantikan diproyeksikan tembus angka 580 miliar dollar AS atau Rp 9.053,22 triliun. (Yoga)

Mafia BBM di NTT Diminta untuk Diselidiki Mabes Polri

14 Oct 2024
Pemecatan Inspektur Dua Rudy Soik oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, setelah Rudy menyelidiki mafia bahan bakar minyak bersubsidi, kini mendapat sorotan dari sejumlah pihak. Muncul dorongan agar Mabes Polri menyelidiki mafia BBM subsidi di daerah itu. ”Yang mencuat sekarang adalah Rudy berhadapan dengan institusinya, yakni Polda NTT. Oleh karena itu, yang bisa mengatasi hal ini adalah Mabes Polri. Kami minta Mabes Polri perlu turun ke NTT,” kata Gabriel Goa dari Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia, Minggu (13/10/2024).

Menurut Gabriel, lewat intervensi Mabes Polri, kasus mafia BBM bersubsidi di NTT dapat diungkap secara terang. Jika ada oknum di Polda NTT yang terlibat, mereka harus segera diproses. Harapannya, jaringan mafia BBM bersubsidi di NTT terbongkar. Jika Mabes Polri tidak memberi atensi terhadap polemik ini, lanjut Gabriel, publik akan mempertanyakan keseriusan Polri memberantas mafia BBM bersubsidi. Pemberantasan dimaksud menjadi perhatian pemerintah pusat. Keputusan pemecatan diambil dalam sidang Komisi Kode Etik Polri yang berlangsung di Polda NTT pada Jumat (11/10). Sidang dipimpin oleh Komisaris Besar Robert Antoni Sormin dengan wakil Komisaris Yan Kristian Ratu serta anggota Komisaris Nicodemus Ndoloe.

Pelanggaran kode etik profesi Polri berupa ketidak profesionalan dalam penyelidikan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Bentuknya, pemasangan garis polisi di lokasi milik Ahmad Anshar dan Algajali Munandar di Kota Kupang. Atas perbuatan itu, Rudy dinyatakan melanggar Pasal 13 Ayat 1 dan Pasal 14 Ayat (1) Huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 5 Ayat (1) Huruf b, c, dan Pasal 10 Ayat (1) Huruf a Angka1 dan Huruf d Perpol 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Polri (Kompas.id, 11/10/2024). (Yoga)

Para Musisi Ramai-ramai Belajar Aturan Royalti

14 Oct 2024
Persoalan royalti lagu/musik di Indonesia masih seperti pita kaset yang kusut. Mesti diurai satu per satu. Sejauh ini, regulasi soal royalti lagu sudah ada, tetapi ruang lingkupnya masih terbatas dan pelaksanaannya di lapangan masih terkendala. Harian Kompas edisi Minggu (13/10/2024) mengangkat kisah pencipta lagu  dangdut pantura era 1980-an hingga 2000-an, Carli Nuryaman (85), yang hidup sengsara di hari tua. Lima tahun terakhir tubuhnya digerogoti penyakit. Kini, ia hanya bisa terbaring lemah di rumahnya yang beratap terpal di Indramayu, Jawa Barat. Tak punya uang untuk berobat. Carli menghasilkan puluhan lagu dangdut selama 1980-an hingga awal 2000-an. Sebagian lagu ciptaannya populer dan masuk dapur rekaman di Jakarta. Namun, lagu-lagu itu tak menghasilkan royalti karena dulu ia menjualnya dengan sistem pembayaran sekali putus (flat pay) kepada label.

Lagu-lagunya masih kerap ditampilkan di panggung komersial dan media sosial sampai sekarang. Di Youtube, lagu ciptaannya, ”Awan Abang” dan ”Jam Siji Bengi”, yang dinyanyikan orang lain sudah dilihat ratusan ribu kali. Namun, tak sepeser pun uang mengalir ke kantongnya. Kisah Carli hanya satu dari sekian banyak kisah serupa yang menimpa pencipta lagu dan penampil. Indra Lesmana, pencipta dan penyanyi top Indonesia yang berkarier sejak 1978, menyaksikan dan mengalami sendiri ketidakadilan seperti itu. Dia menilai, urusan pembagian hak ekonomi bagi pencipta karya musik dari dulu sampai sekarang tidak beres-beres. ”Sepertinya (urusan royalti) ini sengaja dibuat ruwet. Indonesia sudah sangat terlambat mengatasi masalah ini,” kata Indra sebelum tampil dalam sebuah acara di Jakarta Selatan, Minggu (13/10).

Sumber ketidakberesan itu, pada 1980-an, lanjut Indra, adalah pembajakan. Dia menceritakan, salah satu album tenarnya, Aku Ingin, keluaran tahun 1990, dibungkus dengan sampul khusus agar tidak dibajak. Ternyata, album dengan cetakan biasa juga dijual di toko kaset resmi. Ia juga pernah mendapati albumnya dijual dalam kaset bekas. Persoalan lainnya, perusahaan rekaman atau label tidak transparan soal penjualan album. ”Label rekaman paling membiayai ongkos produksi di awal. Setelah jadi kaset atau CD, aku enggak pernah tahu persis berapa albumku yang terjual. Royalti juga enggak dihitung secara transparan. Ini sam kami (musisi) dibajak oleh label sendiri,” katanya. Mirisnya, label rekaman menguasai master album Indra. Dengan begitu, label berkuasa penuh atas pemanfaatan hak ekonominya. (Yoga)