Fujifilm: Inovasi Teknologi untuk Deteksi Dini Penyakit
Fujifilm, yang dikenal sebagai perusahaan fotografi sejak berdiri pada tahun 1934, telah bertransformasi menjadi perusahaan multisektor dengan fokus utama di bidang kesehatan. Di bawah kepemimpinan Presiden dan CEO Teiichi Goto, Fujifilm mengusung group purpose “Giving our world more smiles” sebagai komitmen untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat global. Transformasi ini melibatkan Fujifilm dalam berbagai inisiatif kesehatan, termasuk mengembangkan peralatan diagnostik canggih dan teknologi kesehatan yang terjangkau.
Salah satu upaya signifikan Fujifilm adalah penanggulangan tuberkulosis (TB) melalui inovasi teknologi, seperti sistem X-ray portabel dan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk deteksi dini TB, yang membantu meningkatkan efisiensi diagnosis di daerah dengan keterbatasan fasilitas. Di Indonesia, Fujifilm bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Zero TB Yogyakarta dalam program “jemput bola” untuk meningkatkan skrining TB secara masif, serta menyediakan alat diagnostik cepat TB LAM, yang efektif mendeteksi TB pada penderita HIV dan anak-anak dengan keterbatasan pengumpulan sampel dahak.
Komitmen Fujifilm dalam kesehatan dan kesejahteraan masyarakat tercermin dalam visi menciptakan dunia yang lebih bahagia dan sehat. Dengan teknologi canggih dan dedikasi terhadap kesejahteraan global, Fujifilm mewujudkan visi “more smiles” melalui setiap diagnosis yang tepat waktu dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023