;
Kategori

Ekonomi

( 41054 )

Presiden Raih Komitmen Investasi Exxon Mobil Rp232 Triliun

17 Nov 2023
JAKARTA,ID-Presiden jokowi mengantongi komitmen investasi menilai US$ 15, miliar atau sekitar Ro232 triliun dari ExxonMobil untuk pembangunan kilang petrokimia hijau berikut pembangunan karbon capture storage (CCS). Jika rencana investasi ini terealisasi, fasilitas CCS itu akan menjadi  yang terbesar di Asia Tenggara. bahkan, kila petrokimia ExxonMobil bakal menjadi salah satu yang tercanggih di dunia. "Saya apresiasi rencana kerja sama untuk pembangunan kilang petrokimia hijau dan carbon capture storage (CCS) dengan nilai mencapai US$ 15 miliar," ujar Presiden dalam pertemuan itu itu. Disebutkan bahwa sebelum gelarab  KTT APEC 2023, Jokowi melobi CEO ExxonMobil Darren Woods untuk berinvestasi di Tanah Air. Di tempat terpisah, Presiden ExxonMobil Indonesia, Carole Gall, mengatakan kerja sama ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan untuk mendorong peralihan ke masa depan dengan emisi yang lebih rendah. (Yetede)

Hilirisasi, 'Jalan Ninja' Menggenjot Kinerja Ekspor

17 Nov 2023
JAKARTA,ID. Pemerintah secara konsisten memacu geliat hilirisasi komoditas ekspor sumber daya alam sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya normalisasi harga komoditas . Tekanan perekonomian global membawa dampak terhadap fluktuasi harga komoditas, sehingga hilirisasi diharapkan turut menjadi bantalan untuk kinerja perdagangan Indonesia dengan seluruh mitra negara dagang. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Bidang Perekonomian Ferry Irawan mengatakan, sejak awal tahun 2023, pemerintah telah menyadari dan mengantisipasi bahwa tahun ini ekspor Indonesia akan mengalami penurunan yang pada akhirnya  akan mempersempit surplus perdagangan. "Ke depan hilirisasi akan terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan ekspor Indonesia, dan untuk menghasilkan produk ekspor bernilai tambah tinggi," kata Ferry kepada Investor Daily pada kamis (16/11/2023). (Yetede)

Tak Terpengaruh Pemilu, Kerja Sama Ekonomi RI-China Tetap Kuat

17 Nov 2023
JAKARTA,ID-Indonesia dan China  akan terus meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi. Kerja sama bilateral antara kedua negara akan tetap erat dan tidak perlu diragukan  lagi meski Indonesia di bawah kepemimpinan presiden berikutnya. "Kami percaya apapun hasil dari pemilu, sebagian besar masyarakat Indonesia dan para pemerintahnya merasa bahwa hal yang paling utama adalah pembangunan. Fokus pada pembangunan," ucap Lu Kang kepada B Universe disela-sela 2023 Indonesia-China Media Forum di Jakarta,  Rabu, (15/11/2023). Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, (13/11/2023), menetapkan tiga bakal calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 20234. Hasil pengundian dan penetapan nomor urutan peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

RI-Australia Perkuat Kerja Sama Pengembangan EV dan Pangan

17 Nov 2023
JAKARTA,ID-Meneteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Senator Australia Don Farrel membahas penguatan Comprehenshive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang berfokus dalam pengembangan kendaraan listrik (EV), perdagangan gandum dan daging sapi. Senator Don farrel melihat adanya potensi bagi kedua belah pihak dalam bidang tersebut. "Kami telah berkunjung ke salah satu industri tepung terigu terbesar Indonesia di Makasar yang sebagian besar bahan baku gandumnya berasal dari Australia. Ini menunjukkan tingginya kebutuhan gandum di indonesia," kata Don Farrel. Hal ini dikarenakan adanya ancaman fenomena El Nino yang tengah membayangi sektor pangan nasional. Bahkan fenomena alam tersebut secara tak langsung akan menyebabkan inflasi untuk harga-harga pangan. "Namun, dengan adanya kerja sama perdagangan yang erat antara Indonesia dan Australia, akan dapat meminimalkan risiko tersebut," ujar Menko Airlangga. (Yetede)

B-Universe dan BEI Kolaborasi Tingkatkan Pertumbuhan Investor Pasar Modal

17 Nov 2023
JAKARTA,ID-B-Universe dan Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal menuju target penambahan dua juta investor  baru pada tahun depan. B-Universe juga memperkenalkan IDTV sebagai siaran televisi yang akan menghadirkan informasi seputar ekonomi dengan data akurat. Executive Chairman B-Universe Anggartiasto Lukito menyampaikan bahwa B-Universe baru saja meluncurkan Investor Daily TV (IDTV) yang secara khusus akan membahas isu-isu ekonomi, termasuk didalamnya pasar modal. "Kami melihat dari berbagai negara maju, salah satu indikator gejolak ekonomi, pertumbuhan ekonomi dan sebagainya, kami melihat dari pasar modal. "Kami melihat dari berbagai negara maju, salah satu indikator gejolak ekonomi, pertumbuhan ekonomi dan sebagainya, kami melihat dari pasar modal  dan Indonesia juga sudah menjurus ke arah situ," kata Enggar di Main Hall BEI, Kamis. (Yetede)

Rencana Kolaborasi TikTok Shop dan Pemain Lokal

17 Nov 2023
JAKARTA - TikTok disebut tengah gencar melakukan penjajakan dengan sejumlah platform e-commerce Indonesia untuk digaet sebagai mitra dalam pengembangan layanan e-commerce TikTok Shop. Manajemen TikTok Indonesia dan induk usahanya, ByteDance, sebelumnya dikabarkan tengah menyiapkan TikTok Shop sebagai platform e-commerce khusus dan terpisah dari aplikasi TikTok.

Namun kabar terbaru menyebutkan TikTok membuka peluang kolaborasi dengan pelaku industri e-commerce dalam negeri. Hal ini menyusul penghentian operasi layanan TikTok Shop pada 4 Oktober lalu, merujuk pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

Aturan itu menyebutkan media sosial dilarang digunakan sebagai penyelenggara jual-beli langsung sehingga hanya dapat digunakan untuk media promosi selayaknya iklan pada media televisi. Sementara itu, TikTok hingga kini belum memiliki izin sebagai penyelenggara e-commerce ataupun social commerce. (Yetede)

Angin Segar Saham GoTo

17 Nov 2023
JAKARTA – Angin segar tengah menghampiri saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Pada sepekan terakhir, kinerja saham perseroan melejit 14,67 persen ke level Rp 86 per lembar hingga masuk ke jajaran top gainers di Bursa Efek Indonesia. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengungkapkan salah satu sentimen yang mendorong kenaikan harga saham adalah kabar penjajakan kemitraan antara GoTo Group dan TikTok.

“Rencana ini memberikan persepsi positif di mata investor karena dinilai potensial untuk meningkatkan kinerja GoTo, khususnya dari sisi pendapatan pos e-commerce,” ujarnya kepada Tempo, kemarin. Informasi mengenai kerja sama tersebut disampaikan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki. “TikTok telah berbicara dengan platform e-commerce Tanah Air,” ucap Teten. Di antaranya dengan Bukalapak, Blibli, Lazada, serta GoTo yang paling santer dikabarkan dalam beberapa waktu terakhir.

Saham GOTO pada layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan Nafan mengungkapkan gestur perbaikan saham GoTo berpotensi terus berlanjut, didorong oleh tren perbaikan kondisi perekonomian domestik, khususnya dari sisi konsumsi masyarakat. “Stabilitas perekonomian dan tren konsumsi yang meningkat akan mengerek transaksi perusahaan menjadi positif,” katanya. (Yetede)

Kampanye dan Natal Memutar Roda Ekonomi

17 Nov 2023
Momentum perayaan Natal dan Tahun Baru bakal memoles laju perekonomian Indonesia pada akhir tahun 2023. Jika melihat kelaziman di masa lalu, peredaran uang di periode tersebut selalu moncer. Di saat yang sama, peredaran uang juga berpotensi membanjiri pasar yang dipicu aktivitas kampanye Pemilu 2024. Tim Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kemenko Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir memperkirakan uang beredar masih akan tumbuh. "Dampak tahun ini kemungkinan lebih besar dari tahun lalu. [Pertumbuhan uang beredar] di kisaran 5%-7% daripada tahun lalu akibat kombinasi Natal dan Tahun Baru, serta pengeluaran pada pemilihan presiden/legislatif," kata dia kepada KONTAN, kemarin. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menghitung uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2023 akan bertambah sekitar Rp 120 triliun, atau sekitar 6% bila dibandingkan dengan posisi Desember 2022. Hasil hitungan Bank Syariah Indonesia (BSI) juga memperkirakan uang beredar untuk tiga bulan ke depan berpotensi tumbuh pada kisaran 6,1% secara tahunan. Senior Quantitative Analyst BSI Institute, Kurniawati Yuli Ashari mengatakan pertumbuhan uang beredar ditopang dari perayaan Natal dan Tahun Baru, ekspansi pemerintah pada akhir tahun serta dampak kenaikan aktivitas dari hajatan pemilu 2024. Di sisi lain, Josua menyebutkan, dampak pengeluaran pilpres/pileg akan berkontribusi sekitar 0,2% terhadap produk domestik bruto (PDB) tahun 2023. Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman mengalkulasi, adanya momentum Natal dan Tahun Baru, serta kegiatan kampanye pada akhir tahun ini akan menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional. Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Sarman Simanjorang  juga meyakini, momen Natal dan Tahun Baru akan mendongkrak daya beli masyarakat sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2023. Biasanya selama periode ini, jasa travel, transportasi, destinasi wisata, restoran dan hotel di daerah akan ramai.

Asing Mulai Aksi Beli Tapi Masih Hati-Hati

17 Nov 2023
Investor asing mulai kembali mencatatkan aksi beli bersih (net buy) meskipun nilainya belum besar. Dua hari terakhir, asing mencetak net buy Rp 1,08 triliun. Kendati begitu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nampak sulit menanjak karena masih ada sejumlah ketidakpastian. Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Rio Febrian mengatakan, selama ini, capital outflow investor asing dipicu oleh sentimen geopolitik dan kebijakan moneter global, khususnya bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) pada kuartal III-2023. Memasuki pertengahan November ini, situasi yang lebih kondusif berpotensi mendorong IHSG dan menarik capital inflow. Salah satu faktor penting adalah sinyal dari The Fed soal arah kebijakan yang tak terlalu agresif lagi hingga 2024. Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih menambahkan, sentimen eksternal memang mendorong capital inflow ke pasar Indonesia. Katalis penting masih bersumber dari AS yang melaporkan inflasi di tingkat konsumen secara tahunan di level 3,2% pada Oktober 2023. Angka ini lebih rendah dari bulan sebelumnya di posisi 3,7%. Equity & Economics Analyst KGI Sekuritas Indonesia, Rovandi mengamini, perkembangan di AS juga memompa capital inflow di emerging market kawasan Asia, termasuk Indonesia. "Dengan inflasi di AS mulai melemah dan terlihat arus dana masuk kembali ke Asia. Jadi sentimen positif buat IHSG di bulan ini," ujar Rovandi. Meski tidak signifikan, tapi Rio mencermati bahwa momentum rebalancing Indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) ikut memberikan kontribusi. Hal ini mempertimbangkan sebagian investor asing yang berinvestasi di pasar Indonesia menggunakan jasa manajer investasi. Namun, investor tetap harus waspada, lantaran sumbatan bagi capital inflow masih ada. Rio mengingatkan potensi capital outflow masih terbuka lebar menimbang masih adanya risiko ketidakpastian, terutama akibat kondisi geopolitik. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas menimpali, potensi net buy akan berlanjut sampai tutup tahun 2023. Tapi secara akumulasi lebih berpeluang tetap membukukan net sell. Sukarno pun menyoroti sentimen pemilu. Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto ikut mengamati, biasanya IHSG juga cenderung stagnan menjelang pilpres. Dia lantas mengingatkan capital inflow yang kembali mengalir dalam dua hari terakhir belum bisa dikatakan sebagai titik balik.

ENERGI BARU TRANSISI ENERGI

17 Nov 2023

Upaya pemerintah melaksanakan transisi energi mendapatkan tambahan tenaga setelah Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Amerika Serikat. Pascabertemu Presiden Joseph R. Biden, Indonesia dipastikan membawa pulang komitmen investasi miliaran dolar AS untuk salah satu aksi penanggulangan perubahan iklim tersebut.Kementerian Luar Negeri menyampaikan setidaknya ada enam dokumen kerja sama antarpemerintah (government-to-government/GtG) yang disepakati, termasuk kesepakatan pembentukan comprehensive strategic partnership, kerja sama di bidang kesehatan, ESDM, maritim, dan kebudayaan.Khusus untuk dunia bisnis, ada kesepakatan kerja sama dengan total nilai US$25,85 miliar guna mempercepat transisi energi melalui investasi pembangunan fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS), pengembangan kilang petrokimia, pengolahan nikel untuk baterai kendaraan listrik, serta pembangunan modul dan panel surya di Tanah Air. Bahkan, Pemerintah Amerika Serikat (AS) juga memastikan percepatan realisasi pendanaan Just Energy Transition Partnership (JETP) yang sudah disepakati sejak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 di Bali. Kemitraan tersebut nantinya bakal memobilisasi pendanaan hingga US$20 miliar dari publik dan swasta. Presiden Jokowi pun merasa senang dengan komitmen ExxonMobil mengembangkan fasilitas CCS dan kilang petrokimia di Indonesia. Saat bertemu dengan Chairman ExxonMobil Corporation Darren Woods, Jokowi berharap investasi tersebut bisa membantu Indonesia memenuhi target net zero emission. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan pemerintah akan memfasilitasi rencana investasi ExxonMobil di Indonesia, karena perusahaan asal Negeri Paman Sam itu juga ingin mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) dan infrastruktur hijau di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.Dalam pengembangan fasilitas CCS, ExxonMobil menggandeng PT Pertamina (Persero) agar bisa mengoptimalkan potensi di Laut Jawa dengan potensi penyimpanan CO2 hingga 3 giga ton. Jack P. Williams, Senior Vice President ExxonMobil Corporation berharap kerja sama yang dilakukan oleh pihaknya dan Pertamina bisa mengurangi emisi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan seluruh kawasan.Hal senada disampaikan Presiden ExxonMobil Indonesia Carole Gall yang menyebut rencana kerja sama itu bakal meningkatkan pertumbuhan industri domestik, serta kapasitas penangkapan karbon di Asia Pasifi k. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, proyek tersebut berpeluang untuk menyimpan CO2 di wilayah strategis, dengan pengembangan CCS Hub di wilayah Jawa yang dekat dengan lokasi industri. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengingatkan pentingnya kepastian kebijakan dan regulasi dalam proses realisasi investasi AS di Indonesia yang biasanya dilakukan untuk jangka panjang.