Adu "Balap” Produksi dan Impor Beras di Tahun Politik
Adu balap produksi dan impor beras bakal mewarnai tahun politik
2024. Tahun depan, Kementan menargetkan produksi beras nasional sebanyak 35
juta ton. Di tahun yang sama, pemerintah juga mengalokasikan impor beras
sebanyak 2 juta ton Pada tahun ini, produksi beras nasional diperkirakan
berkurang 650.000 ton menjadi 30,9 juta ton akibat dampak La Nina dan El Nino.
Di tahun yang sama, pemerintah telah menambah alokasi impor beras dari 2 juta ton
menjadi 3,5 juta ton. Target produksi beras 35 juta ton dikemukakan Mentan Andi
Amran Sulaiman dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR di Jakarta, Rabu (8/11). Target
tersebut lebih tinggi dibandingkan target tahun lalu sebanyak 31 juta ton. Untuk
mengejar target itu, Kementan menggulirkan sejumlah upaya, mulai dari percepatan
tanam yang dimulai tahun ini, pemberian insentif bagi petani yang melaksanakan program
percepatan tanam, hingga merealokasi dan meminta tambahan anggaran.
Menurut Amran, Kementan telah menggulirkan gerakan nasional
percepatan tanam padi di 10 provinsi seluas 569.374 hektar (ha). Per 4 November
2023, realisasi luas tanam mencapai 430.235 ha. Produksi gabah kering giling
diperkirakan sebanyak 3 juta ton atau setara 1,5 juta ton beras. Kementan juga
akan memberikan insentif berupa bantuan benih padi dan pupuk bagi petani yang
melakukan percepatan tanam pada November dan Desember 2023. Hal itu tentu saja
dengan mempertimbangkan ketersediaan air dan juga hujan yang mulai terjadi sejak
akhir Oktober 2023. Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pemerintah telah menugasi
Bulog mengimpor beras 2 juta ton pada 2024. Impor beras itu baru berupa penugasan,
jadi tidak serta-merta akan dilakukan Bulog. ”Kalau tahun depan ada produksi
gabah atau beras dari dalam negeri, kami akan serap sehingga tidak perlu impor
sebanyak itu. Namun, kami butuh jaminan atau kepastian produksi (gabah atau
beras) di dalam negeri,” kata Budi. (Yoga)
Postingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023