Reorganisasi yang Tak Kunjung Selesai
Walt Disney Co telah menjadi tempat reorganisasi
terus-menerus alias konstan selama beberapa tahun terakhir. Tantangan bisnis
baru, secara khusus pengaliran konten video, menjadi alasan mereka. Mereka
ingin menemukan bentuk organisasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar bisnis
konten ini. Perombakan terbaru terjadi pada Senin pekan ini ketika Disney
merekrut vice chairman dan chief financial officer (CFO) dari PepsiCo, yaitu
Hugh Johnston, untuk menggantikan CFO lama Christine McCarthy, yang
mengundurkan diri pada akhir Juni lalu. Christine sempat digantikan sementara
oleh Kevin Lansberry, CFO Disney Park. Langkah ini akan terus terjadi seiring
upaya Disney dan perusahaan hiburan lainnya untuk mendapatkan struktur
organisasi yang tepat dalam mengatasi perubahan industri yang disebabkan
meningkatnya bisnis pengaliran konten video. Februari lalu, Disney mengumumkan
rincian restrukturisasi strategisnya yang akan memfokuskan kembali organisasi
pada kreativitas, memberdayakan para pemimpin kreatif, dan memastikan mereka
bertanggung jawab atas semua aspek bisnis secara global.
Mereka ingin menempatkan bisnis pengaliran konten pada jalur
menuju pertumbuhan dan profitabilitas yang berkelanjutan. Perusahaan ini
kemudian memecah menjadi tiga segmen bisnis inti yang dalam pernyataannya
diharapkan menjadi lebih kolaboratif, yaitu Disney Entertainment, ESPN, dan Disney
Parks Experiences and Products. Para pemimpin di setiap segmen bisnis tersebut
akan memiliki kendali penuh atas operasi dan tanggung jawab keuangan untuk pengembangan kreativitas, pemasaran,
teknologi, penjualan, dan distribusi. Mereka juga bertanggung jawab mendorong
efisiensi bisnis secara global. Dengan maraknya platform seperti Netflix, Hulu
(sebagian sahamnya juga dimiliki Disney), dan Amazon Prime Video, konsumen kanal
pengaliran konten kini memiliki beragam pilihan dalam memilih tontonan. Lonjakan
popularitas ini juga menyebabkan meningkatnya persaingan antar layanan pengaliran
konten video. Dari sejumlah perkiraan, bisnis pengaliran konten pada tahun ini
bernilai 117 miliar USD dan akan naik menjadi 127 miliar USD pada tahun 2029. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023