;

Reorganisasi yang Tak Kunjung Selesai

Ekonomi Yoga 10 Nov 2023 Kompas
Reorganisasi yang
Tak Kunjung Selesai

Walt Disney Co telah menjadi tempat reorganisasi terus-menerus alias konstan selama beberapa tahun terakhir. Tantangan bisnis baru, secara khusus pengaliran konten video, menjadi alasan mereka. Mereka ingin menemukan bentuk organisasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar bisnis konten ini. Perombakan terbaru terjadi pada Senin pekan ini ketika Disney merekrut vice chairman dan chief financial officer (CFO) dari PepsiCo, yaitu Hugh Johnston, untuk menggantikan CFO lama Christine McCarthy, yang mengundurkan diri pada akhir Juni lalu. Christine sempat digantikan sementara oleh Kevin Lansberry, CFO Disney Park. Langkah ini akan terus terjadi seiring upaya Disney dan perusahaan hiburan lainnya untuk mendapatkan struktur organisasi yang tepat dalam mengatasi perubahan industri yang disebabkan meningkatnya bisnis pengaliran konten video. Februari lalu, Disney mengumumkan rincian restrukturisasi strategisnya yang akan memfokuskan kembali organisasi pada kreativitas, memberdayakan para pemimpin kreatif, dan memastikan mereka bertanggung jawab atas semua aspek bisnis secara global.

Mereka ingin menempatkan bisnis pengaliran konten pada jalur menuju pertumbuhan dan profitabilitas yang berkelanjutan. Perusahaan ini kemudian memecah menjadi tiga segmen bisnis inti yang dalam pernyataannya diharapkan menjadi lebih kolaboratif, yaitu Disney Entertainment, ESPN, dan Disney Parks Experiences and Products. Para pemimpin di setiap segmen bisnis tersebut akan memiliki kendali penuh atas operasi dan tanggung jawab keuangan untuk  pengembangan kreativitas, pemasaran, teknologi, penjualan, dan distribusi. Mereka juga bertanggung jawab mendorong efisiensi bisnis secara global. Dengan maraknya platform seperti Netflix, Hulu (sebagian sahamnya juga dimiliki Disney), dan Amazon Prime Video, konsumen kanal pengaliran konten kini memiliki beragam pilihan dalam memilih tontonan. Lonjakan popularitas ini juga menyebabkan meningkatnya persaingan antar layanan pengaliran konten video. Dari sejumlah perkiraan, bisnis pengaliran konten pada tahun ini bernilai 117 miliar USD dan akan naik menjadi 127 miliar USD pada tahun 2029. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :