;

Penghasilan dan Belanja Kelas Menengah Melorot

Ekonomi Hairul Rizal 10 Nov 2023 Kontan (H)
Penghasilan dan Belanja Kelas Menengah Melorot
Ekonomi masyarakat kelas menengah dalam kondisi berat. Jika ini terus berlanjut,  kondisi ini bisa membuat tekanan atas performa ekonomi Indonesia yang mayoritas ditopang konsumsi di kelas menengah ini. Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada Oktober 2023 menjadi alarm penting bagi pemerintah. Hasil survei BI, Indeks Penghasilan Saat Ini tercatat 116,4. Indeks ini turun 1,2 poin dari bulan sebelumnya. Penurunan cukup dalam terjadi pada kelompok masyarakat menengah. Dari data yang sama, indeks penghasilan pada kelompok masyarakat dengan penghasilan Rp 4,1 juta-Rp 5 juta turun 11,5 poin ke 129,5. Lalu, indeks penghasilan masyarakat dengan penghasilan lebih dari Rp 5 juta juga turun 12 poin ke level 128. Sementara rerata porsi pendapatan masyarakat yang digunakan untuk membayar utang atau cicilan alias debt to income ratio naik 0,3% poin menjadi 8,8%. Juga pendapatan masyarakat yang ditabung atau saving to income ratio naik 0,5% poin menjadi 15,7%, terutama pada responden dengan pengeluaran Rp 3,1 juta-Rp 4 juta per bulan. Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P. Sasmita melihat, indeks penghasilan maupun konsumsi masyarakat berpenghasilan lebih dari Rp 4 juta yang dibarengi dengan kenaikan tabungan, menunjukkan kecemasan kelompok menengah terhadap kondisi perekonomian ekonomi ke depan. Oleh sebab itu, "Mereka memperkuat dana cadangan di tabungan," kata Ronny, kemarin. Ekonom Bank Syariah Indonesia Kurniawati Yuli Ashari melihat menurunnya optimisme konsumen terhadap penghasilan tak berdampak besar terhadap ekonomi. Sebab, penurunan indeks penghasilan terjadi pada kelompok usia 41 tahun hingga 50 tahun. "Konsumsi rumah tangga kami perkirakan masih tumbuh solid sejalan daya beli yang terjaga karena inflasi rendah dan momentum Natal," kata dia. Adapun Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual melihat, tren penurunan persepsi terhadap penghasilan kemungkinan berlanjut hingga beberapa waktu ke depan.  Sebab, belum ada tanda-tanda peningkatan harga komoditas kembali yang akan mempengaruhi penghasilan masyarakat. "Akan membantu jika harga komoditas kembali naik," kata David, Rabu (8/11). 
Tags :
#Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :