;
Kategori

Ekonomi

( 40487 )

2024, LPS Proyeksi Simpanan Perbankan Tumbuh 7%

10 Nov 2023
BANDUNG,ID-Perbankan nasional pada tahun depan diprediksi mengandalkan penghimpunan dana masyarakat sebagai sumber pendanaan utama.Sementara kondisi likuiditas dinilai masih memadai (ample) pada saat pesta demokrasi dan mampu mendukung perekonomian melalui penyaluran kredit. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkirakan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada tahun politik 2024 masih stabil meski tumbuh single digit. "Perkiraan kami 2024 masih stabil  di kisaran antara 6% sampai dengan 7%. Hal ini dikatalisasi oleh aktivitas perekonomian yang telah pulih dan tambahan dorongan konsumsi LNPRT (Lambaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga) pada pesta demokrasi," jelas Direktur Grup Riset LPS Herman Saheruddin kepada Investor Daily. Meski pertumbuhan simpanan 2024 tumbuh single digit, Herman menegaskan bahwa perbankan tidak akan mengalami kesulitan likuiditas. "Oh tidak. Kondisi likuiditas perbankan masih akan ample  seperti saat ini. Pertumbuhan DPK per September 2023 kan juga sebesar 6,54% (yoy)," sambung dia. (Yetede)

Barito Pacific Terbitkan Obligasi Rp 1 Triliun

10 Nov 2023
JAKARTA,ID-PT Barito Pacific Tbk (BRPT) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan III tahap II tahun 2023 senilai Rp 1 triliun untuk pembiayaan kembali (refinancing) utang perseroan. Obliasi tersebut merupakan bagian dari penawaran  umum berkelanjutan (PUB) obligasi berkelanjutan III Barito Pacific dengan target dana Rp 3 triliun. Manajemen Barito Pacific dalam prospektus yang diterbitkan Kamis (9/11/2023) mengungkapkan, obligasi senilai Rp 1 triliun akan ditawarkan dalam dua seri, yakni Seri A sebesar Rp 700 triliun dengan tingkat bunga tetap 8,5% per tahun dan berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi. Sementara Seri B senilai Rp 300 triliun ditawarkan dengan tingkat bunga tetap 9,5% per tahun, berjangka dalam waktu lima tahun. Emiten petrokimia dan energi milik konglomerat Prajogo Pangestu ini akan memulai penawaran umum obligasi berkelanjutan III tahap II tahun 2023 pada 21-23 November 2023, disusul tanggal penjatahan pada 24 November  2023, tanggal pengembalian uang pemesanan dan tanggal distribusi obligasi secara elektronik pada 28 November 2023, serta pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia pada 29 November 2023. (Yetede)

PLTS Cirata untuk Transisi Menuju Energi Hijau

10 Nov 2023

Presiden Jokowi meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS Terapung Cirata, Jabar, Kamis (9/11). PLTS yang menghasilkan listrik 192 megawatt peak itu diharapkan bisa mewujudkan mimpi Indonesia untuk membangun energi baru dan terbarukan terbesar di Asia Tenggara. Presiden Jokowi bertolak dari Monas, Jakpus, menggunakan helikopter menuju Purwakarta sekitar pukul 07.20. Tiba di kawasan PLTS Cirata, Presiden ditemani Menteri Negara Urusan Perdagangan Luar Negeri Uni Emirat Arab Thani bin Ahmed Al Zeyoudi serta pejabat pusat dan daerah lainnya. ”Mimpi besar kita untuk membangun energi baru terbarukan dalam skala besar akhirnya bisa  terlaksana. Kami berhasil membangun salah satu pembangkit listrik terapung yang terbesar di Asia Tenggara dan nomor tiga di dunia,” ujar Presiden saat memberikan sambutan pukul 09.00.

PLTS terapung di Waduk Cirata merupakan kolaborasi PLN dengan perusahaan energi asal Uni Emirat Arab, Masdar. Berada di areal seluas 200 hektar, PLTS dengan 13 pulau modul ini berkapasitas 192 megawatt peak (MWp). Energi yang dihasilkan mencapai 245 juta kilowatt jam (kWh) per tahun atau dapat memasok listrik untuk 50.000 rumah tangga. Nilai investasi PLTS Cirata mencapai 145 juta USD. Thani bin Ahmed Al Zeyoudi menyambut baik kerja sama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab dalam penyediaan energi hijau ini. Dia mengatakan, PLTS Terapung Cirata menjadi batu loncatan untuk hubungan yang lebih baik dan membantu Indonesia mewujudkan penggunaan energi hijau. (Yoga)

Hidup Tak Layak Para Pekerja Pabrik Pembuat Baju Mahal

09 Nov 2023

Setidaknya dua  buruh perempuan tewas dan beberapa orang cedera pada Rabu (8/11). Korban jatuh setelah polisi melepas tembakan ke arah pekerja industri garmen yang berunjuk rasa di Gazipur, Bangladesh. Pabrik-pabrik di Bangladesh memasok banyak jenama terkemuka, seperti H&M, Gap Inc, Levi’s, Walmart, Zara, Marks and Spencer, Primark, Aldi Inditex, Bestseller, Hugo Boss, dan Lululemon. Meski jenama itu mendapat omzet besar, para pembuatnya hidup tak layak di Bangladesh. Karena itu, sepekan terakhir ada pemogokan dan unjuk rasa. Pekerja minta naik gaji. Sejak 2019, gaji pekerja industri garmen Bangladesh tidak naik. Pekan lalu, puluhan pabrik dijarah para pekerja dan ratusan pabrik lain ditutup pemilik untuk menghindari perusakan.

”Banyak pabrik besar memproduksi pakaian untuk hampir semua jenama dan pengecer besar Barat,” kata Presiden Federasi Pekerja Garmen dan Industri Bangladesh Kalpona Akter. Asosiasi Produsen dan Eksportir Garmen Bangladesh hanya menawarkan kenaikan upah 25 %. Adapun Pemerintah Bangladesh setuju upah minimum naik 56,25 % menjadi 114 % atau Rp 1,8 juta per bulan. Kenaikan berlaku mulai 1 Desember 2023. Pemerintahan PM Sheikh Hasina juga berjanji, gaji bisa naik 5 % setiap tahun. Buruh menolak, sebab inflasi saja 9,5 %. Mereka minta upah minimum menjadi 209 % per bulan. Sekarang, upah minimum industri itu hanya 75 dollar AS. Studi biaya hidup komprehensif yang dilakukan Institut Studi Perburuhan Bangladesh menunjukkan, pekerja membutuhkan minimum 23.000 taka atau Rp 4,3 juta untuk bisa hidup di atas garis kemiskinan. Sementara dalam laporan Center for Policy Dialogue, sebagaimana dikutip Deutsche Welle (DW), disimpulkan bahwa pekerja garmen Bangladesh mendapatkan upah paling rendah dibandingkan pekerja industri sejenis di China, Kamboja, India, dan Vietnam. (Yoga)

Ketimpangan Hambat Lompatan Ekonomi

09 Nov 2023

Ketiga kandidat calon presiden sepakat bahwa Indonesia memerlukan lompatan ekonomi dalam beberapa tahun ke depan agar dapat keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah. Masalah ketimpangan menjadi pekerjaan rumah tiap kandidat dalam memformulasi strategi ekonomi untuk mencapai pertumbuhan yang konsisten. Hal tersebut disampaikan ketiga bakal calon presiden, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo dalam gelaran Sarasehan 100 Ekonomi bertema ”Akselerasi Menuju Ekonomi Indonesia yang Hijau, Inklusif, dan Unggul” di Jakarta, Rabu (8/11). Anies Baswedan mengingatkan,”Pertumbuhan ekonomi kita belum berhasil menyelesaikan pengangguran, tetapi (juga) ketimpangan yang ada ini menjadi pekerjaan rumah yang sesungguhnya,” kata Anies. Perekonomian Indonesia yang konsisten tumbuh di kisaran 5 % hanya dinikmati oleh sedikit golongan.

Ganjar Pranowo menilai, pendidikan dan bunga kredit modal usaha yang murah menjadi solusi untuk menekan ketimpangan dan kemiskinan di sejumlah wilayah di Indonesia. Akses pendidikan hingga jenjang tertinggi akan diperluas. Setelah itu, lulusan perguruan tinggi akan didorong menjadi pengusaha dengan adanya bunga kredit modal kerja yang rendah. Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa masalah sistemik yang menyebabkan Indonesia begitu lama terjebak menjadi negara berpenghasilan menengah adalah tidak optimalnya hilirisasi dalam pengelolaan sumber daya alam nasional. ”Apa yang bisa bikin kita jadi negara maju? yaitu kekayaan sumber daya alam. Ini modal kita yang harus kita gunakan. Masalahnya adalah selama ini bangsa Indonesia kurang pandai untuk menjaga dan mengelola kekayaan tersebut,” kata Prabowo. ”Kuncinya adalah hilirisasi untuk menciptakan lapangan kerja, menyerap tenaga kerja, dan ujungnya adalah menghilangkan kemiskinan,” ujar Prabowo. Ekonom senior pendiri Center of Reform on Economics (CORE), Hendri Saparini, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengamini bahwa ketimpangan yang kian melebar dapat menjadi momok para bakal calon presiden untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. (Yoga)

Saham Tiga Pendatang Baru Kompak Naik

09 Nov 2023
Pada hari perdana, ketiga pendatang baru menikmati kenaikan harga saham-saham mereka. Pendatang baru yang dimaksud meliputi PT Kian Santang Muliatama Tbk, PT Mastersystem Infotama Tbk, dan PT Ikapharmindo Putramas Tbk. Saham ketiga emiten itu kompak menguat pada pencatatan Rabu (8/11/2023). Dengan tambahan tiga perusahaan itu, kini total jumlah perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 901 emiten. Hingga akhir tahun ini, setidaknya 26 perusahaan bersiap menyusul. (Yoga)

Seimbangkan Bisnis, Insentif Pun Dikurangi

09 Nov 2023

Para pelaku usaha e-dagang, pesan-antar makanan, dan transportasi berbasis aplikasi di Asia Tenggara masih mengurangi jumlah insentif dan promosi yang ditawarkan kepada konsumen. Hal ini dilakukan untuk menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dan profitabilitas yang ingin diraih. Laporan ”E-Conomy SEA 2023” yang dirilis Google, Bain & Company, dan Temasek baru-baru ini menyebutkan, dari sisi lokapasar, pendapatan para pemainnya terakselerasi melalui tingginya biaya komisi transaksi yang  dibebankan kepada konsumen ataupun mitra penjual, biaya pasang iklan kepada mitra penjual, dan biaya logistik. Pungutan biaya komisi transaksi, secara khusus, berdampak 28 % terhadap pendapatan. Laporan itu juga menyebutkan, tarif komisi yang sekarang berlaku di Asia Tenggara sudah mendekati standar tertinggi di China. Kenaikan tarif komisi transaksi yang dibebankan ke konsumen ataupun mitra penjual berkisar 30-40 %.

Para pelaku ekonomi digital, seperti e-dagang lokapasar, juga menjual layanan tambahan. Misalnya, asuransi atas belanja barang tertentu. Cara ini sekarang semakin umum terlihat. Tujuannya adalah meningkatkan pendapatan per pesanan yang akhirnya berdampak terhadap pertumbuhan pendapatan secara keseluruhan. Untuk Indonesia, laporan ”E-Conomy SEA 2023” menyebutkan, pengurangan insentif dan promosi yang dilakukan oleh perusahaan e-dagang, pesan-antar makanan, dan transportasi berbasis aplikasi akan membuat pertumbuhan jumlah konsumen di perusahaan-perusahaan sektor  tersebut jadi melambat. Konsumen mereka yang sensitif terhadap harga akan mencari pilihan alternatif. Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf dalam konferensi pers paparan laporan ”E-Conomy SEA 2023”, Selasa (7/11) di Jakarta, mengatakan, hal terpenting yang harus dilakukan oleh para pelaku usaha e-dagang, khususnya, adalah menjaga loyalitas konsumen bernilai tinggi (high value user) atau konsumen yang biasa mengadopsi layanan digital. Mereka mau belanja lebih banyak. Konsumen seperti ini kurang sensitif terhadap harga. Mereka mengutamakan kenyamanan dibanding harga. (Yoga)

Nestapa Lumbung Ikan Jangan Terlupakan

09 Nov 2023

Perairan Maluku surga bagi pemburu ikan, 37 % sumber daya ikan nasional ada di sana. Namun, kemiskinan yang menjerat ribuan rumah tangga nelayan di sekitarnya menggambarkan nestapa kehidupan warga di lumbung ikan yang terlupa. Puluhan kapal besi teronggok di Pulau Maikor, Benjina, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Jumat (22/9). Bodi kapal-kapal itu berkarat. Tidak ada anak buah kapal yang beraktivitas di sana. Gedung di dekat dermaga yang pernah dioperasikan PT Pusaka Benjina Resources (PBR) juga terbengkalai. Dulu, Benjina menjadi jantung perekonomian Kepulauan Aru. Industri perikanan di sana menyerap lebih dari 1.000 pekerja. Akan tetapi, terungkapnya kasus perbudakan ratusan nelayan asing oleh perusahaan perikanan pada 2015 telah mengubah keadaan di Benjina. Perusahaan itu ditutup. Aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan industri perikanan pun lumpuh.

Hingga 2015, PT PBR mengoperasikan 80 kapal pukat harimau (trawl) eks asing. Perusahaan itu mempekerjakan 300 orang Indonesia dan 1.800 warga asing, 90 persen di antaranya dari Thailand. ”Sebelum perusahaan ditutup, suasana Benjina ramai karena banyak orang yang bekerja di sini. Namun, sekarang keadaannya berbeda,” ujar Mat Sarif (49), warga Benjina. Setelah PT PBR ditutup, banyak pekerja meninggalkan Benjina. Pekerja dari pulau itu beralih menjadi pekerja kapal transportasi, bercocok tanam, dan nelayan. ”Setelah perusahaan ditutup, warga mencari penghidupan masing-masing. Padahal, potensi ikan di sini melimpah. Industri dibutuhkan untuk mengelolanya. Namun, tentu dengan cara-cara yang baik,” katanya. (Yoga)

TARGET KUNJUNGAN WISATAWAN ASING TERLAMPAUI

09 Nov 2023

Kunjungan wisatawan asing ke Indonesia terus bertumbuh. Pada September 2023, jumlah turis asing yang dating mencapai 1,07 juta kunjungan atau tumbuh 52,76 % dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2022. Namun, jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan bulan sebelumnya (Agustus 2023), terjadi penurunan sebanyak 5,51 %. Meski sedikit turun, jumlah kunjungan turis asing ini masih terjaga di angka satu juta orang per bulan. Sejak Juni 2023, jumlah kunjungan turis asing ajek di angka satu juta per bulan. Dengan tren ini, sepanjang tahun ini (Januari-September) total turis asing sudah mencapai 8,51 juta orang. Jumlah tersebut melebihi total turis asing tahun 2022 yang hanya mencapai 5,89 juta orang. Bahkan, jumlah tersebut sudah melampaui target turis asing yang ditetapkan sebanyak 7,4 juta orang untuk tahun 2023.

Jika jumlah kedatangan turis asing tetap konstan minimal 1 juta orang per bulan, hingga akhir tahun secara kumulatif bisa mencapai 12 juta orang. Total kumulatif berpeluang mencapai lebih dari 12 juta mengingat terdapat sejumlah event internasional yang digelar di Indonesia sepanjang Oktober hingga Desember 2023. Beberapa di antaranya ialah penyelenggaraan MotoGP di Mandalika Lombok (Oktober) dan Piala Dunia FIFA U-17 (November-Desember). Juga ada sejumlah gelaran sport tourism di bulan November, seperti IFG Labuan Bajo Marathon dan Borobudur Marathon. Pertumbuhan yang tinggi ini menggambarkan pemulihan ekonomi pascapandemi yang sesuai rencana, bahkan di luar perkiraan. Masyarakat dunia dahaga bepergian setelah pergerakannya dibatasi karena pandemi. Kesejahteraan pun mungkin bagi sebagian orang mengalami peningkatan sehingga ada dana yang dapat dialokasikan untuk kebutuhan tersier. (Yoga)

Menjala Bonus Akhir Tahun dari Emiten

09 Nov 2023
Menjelang tutup tahun, emiten yang memberi bonus akhir tahun berupa dividen interim masih semarak. Per Rabu (8/11),, paling tidak 10 emiten yang akan membagikan dividen interim. Teranyar, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) siap menebar dividen interim sebesar Rp 1,63 triliun. Setiap pemegang saham CPIN memperoleh Rp 100 setiap saham. Manajemen CPIN menjelaskan pembagian dividen ini merupakan keputusan sirkular direksi CPIN pada 3 November 2023 dan keputusan sirkular dewan komisaris pada 6 November 2023. Mayoritas para emiten pembagi dividen interim menawarkan dividend yield di bawah 2%. Saat ini, dividend yield terendah diberikan oleh PT Trisula International Tbk (TRIS). Kendati begitu, Direktur Utama Trisula International, Widjaya Djohan menyampaikan pembagian dividen ini mengacu pada pencapaian kinerja Grup Trisula per kuartal III-2023. Di sisi lain, dividend yield tertinggi diberikan oleh  PT Trans Power Marine Tbk (TPMA). Dengan harga penutupan Rabu (8/11) di Rp 30 per saham, dividend yield TPMA mencapai 4,44%. Nafan Aji Gusta, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas mencermati, mayoritas emiten yang membagikan dividen berasal dari golongan small cap hingga mid cap. Ini akan mempengaruhi risiko investor. Equity Analyst Phintraco Sekuritas, Rio Febrian menyarankan bagi investor  orientasi jangka panjang, membeli atau menambah porsi saham saat ini bisa menjadi pilihan.