;

MUSIM LIBURAN AKHIR TAHUN : PERHOTELAN MEMACU MOMEN PEMULIHAN

Ekonomi Hairul Rizal 11 Nov 2023 Bisnis Indonesia
MUSIM LIBURAN AKHIR TAHUN : PERHOTELAN MEMACU MOMEN PEMULIHAN

Kalangan perhotelan bersiap menyambut musim puncak pada masa liburan akhir tahun yang diyakini dapat mendongkrak kembali tingkat penghunian kamar (TPK) pada level tertingginya. Musim liburan tersebut pun menjadi momentum untuk memacu masa pemulihan sepenuhnya industri hospitality pascapandemi Covid-19. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan bahwa tingkat okupansi hotel pada momentum liburan akhir tahun diproyeksikan memang bakal mengalami peningkatan. Berkaca pada momen liburan tahun sebelumnya, puncak peningkatan reservasi hotel biasanya terjadi pada pekan ketiga Desember. Namun, proyeksi tersebut juga masih bergantung dengan destinasi yang memiliki daya tarik bagi wisatawan. Beberapa di antaranya termasuk daerah wisata seperti Bali, Bandung, Yogyakarta, serta daerah Banten. Sementara itu, General Manager Umana Bal by LXR Hotels & Resorts Serpil Guney menyebutkan, biasanya vila menjadi pilihan akomodasi pada akhir tahun karena bisa memberikan tingkat kenyamanan, privasi, hingga eksklusivitas yang lebih bagi pasangan atau keluarga. Pelanggan juga banyak mencari latar belakang akomodasi yang eksotik, ukuran kamar yang besar, serta desain unik dan fasilitas lengkap. Pihaknya pun akan menjadikan Desember sebagai momentum memperkenalkan banyak fasilitas baru, mulai dari yang bersifat kelokalan hingga pengalaman luxurious. Sementara itu, Manager of Public Relations Hotel Tentrem Yogyakarta Adventa Pramushanti menyebut, saat ini segmentasi penginap makin ramai didominasi dari kalangan keluarga. Namun kalangan pebisnis hingga karyawan masih banyak menginap saat hari biasa (weekdays). Sementara itu, pengamat pariwisata Chusmeru mengatakan, jelang akhir tahun memang biasa terjadi peningkatan okupansi hotel secara fluktuatif di setiap provinsi. Tingkat hunian tertinggi ada di Bali, Kalimantan Timur, dan Yogyakarta. Menurutnya, permintaan okupansi hotel yang tinggi dari Bali dan Yogyakarta karena ada banyak pilihan kelas hotel dengan beragam harga. Sedangkan, Kalimantan Timur tinggi karena dimulainya aktivitas pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN). Dosen dari Universitas Jenderal Soedirman itu juga memprediksi pemesanan kamar hotel diprediksi akan meningkat menjelang akhir tahun beriringan dengan momen prapesta demokrasi, selain bebarengan dengan momen libur pelajar dan mahasiswa. Menurutnya, peningkatan pemesanan kamar hotel akan banyak terjadi di daerah karena adanya kampanye.

Tags :
#Perhotelan
Download Aplikasi Labirin :