Ekonomi
( 40733 )PENGHILIRAN SUMBER DAYA MINERAL : Gerak Cepat Tangani Kebakaran Smelter
Juru bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif memastikan pemerintah akan turun tangan langsung menangani insiden di smelter nikel miliki Indonesia Tsingshan Stainless Steel. “Pelaksanaan K3 harus menjadi prioritas bagi dunia usaha. Kami mengajak dan mendorong sektor industri agar budaya K3 melekat pada setiap individu di perusahaan,” katanya, dikutip Senin (25/12). Febri menjelaskan, nantinya tim yang akan dikirim ke Morowali akan melakukan inspeksi dan investigasi agar mengetahui penyebab insiden tersebut, sekaligus mengevaluasi operasional perusahaan. Adapun Kementerian Ketenagakerjaan juga mengirimkan tim pengawas untuk memastikan penanganan korban bisa dilakukan dengan baik. Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan Haiyani Rumondang memastikan para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang luka-luka akan mendapatkan manfaat jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.
JELAJAH EV 2023 : MENGGAPAI PENGHILIRAN SECARA BERKELANJUTAN
Keberlanjutan menjadi prinsip penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi melalui optimalisasi peran nikel di Tanah Air. Pemerintah pun menekankan pentingnya melaksanakan prinsip pertambangan yang berkelanjutan agar produk olahan nikel nasional bisa melenggang ke pasar global. PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) yang juga dikenal sebagai Harita Nickel mencoba menerapkan prinsip berkelanjutan tersebut melalui sejumlah upaya pada kegiatan operasionalnya di Pulau Obi Maluku Utara. Salah satu langkah yang dilakukan Harita Nickel adalah dengan pemanfaatan teknologi penangkap panas dan sistem pengolahan yang bisa digunakan kembali dalam proses manufaktur agar bisa lebih esien dalam pemanfaatan energi.Head of Technical Support Harita Nickel Rico Windy Albert mengatakan bahwa beberapa smelter yang dioperasikan perusahaan telah menggunakan teknologi yang lebih esien dalam pemanfaatan energi.Dia mencontohkan smelter rotary kiln electric furnace (RKEF) yang dioperasikan oleh salah satu entitas usahanya, yakni PT Halmahera Jaya Feronikel yang memanfaatkan panas dari peleburan bijih nikel di tungku pembakaran elektrik bakal ditangkap dan dimanfaatkan untuk proses kalsinasi di rotary kiln.
Secara terpisah, Environmental Superintendent Harita Nickel Indra Maizar menjelaskan bahwa perusahaan memang memiliki sistem pengelolaan air khusus untuk kepentingan aktivitas produksi nikel. Menurutnya, Harita Nickel memiliki dua kolam khusus yang berfungsi untuk menampung air hujan dan air bekas aktivitas produksi dari smelter.Air hujan yang telah ditampung pada kolam tersebut dalam prosesnya akan dipompa ke fasilitas smelter perusahaan untuk digunakan dalam proses produksi. Sementara itu, air yang sudah digunakan untuk proses produksi nikel akan dialirkan kembali pada kolam yang berbeda untuk ditampung. Prinsip pertambangan yang berkelanjutan memang telah menjadi komitmen Harita Nickel dalam memanfaatkan nikel secara terintegrasi di Pulau Obi. Hal itu juga yang mendasari perusahaan untuk selalu patuh terhadap prinsip pertambangan ramah lingkungan atau green mining yang diatur oleh pemerintah.Direktur Operasional NCKL Younsel Evand Roos mengatakan bahwa salah satu kunci utama dalam melakukan bisnis berkesinambungan adalah menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan regulasi-regulasi yang berlaku. Salah satu contoh batasan yang diatur oleh pemerintah dalam aspek lingkungan, kata Younsel, adalah terkait dengan baku mutu air limbah pengolahan nikel. Dia berkata, perusahaan pun telah memiliki sistem pengelolaan air (water management) untuk mengelola air hasil aktivitas industri nikel sebelum dilepas ke lautan.
Selain itu, Harita Nickel juga gencar melaksanakan reklamasi pada lahan-lahan eks tambang yang telah selesai diproses. Dia menjelaskan bahwa perusahaan menutup kembali lubang-lubang bekas tambang dengan menggunakan lapisan tanah top soil yang kemudian dilanjutkan dengan penanaman beragam tumbuhan.Selain itu, Harita Nickel juga terus menerapkan prinsip environmental, social, and governance (ESG) dalam kegiatan operasi dan bisnisnya. Bahkan, perusahaan telah memiliki sertikasi ISO 14001 terkait dengan sistem manajemen lingkungan, serta ISO 45001 untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Kementerian Perindustrian menilai bahwa praktik yang mengusung ESG menjadi penting dalam upaya mewujudkan pembangunan industri nasional yang berdaya saing global. Langkah tersebut juga sebagai salah satu faktor kunci dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). “Dengan mengembangkan kinerja pembangunan berkelanjutan dan memperluas kebijakan ESG, daya tarik sektor industri bagi para investor bisa ditingkatkan,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Septian Hario Seto, Deputi Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, mengatakan bahwa produsen besar nikel di Indonesia akan didorong untuk mendapatkan sertikasi dari entitas global, seperti the Initiative for Responsible Mining Assurance agar bisa memastikan praktik lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan dalam melaksanakan kegiatan pertambangannya.
Harita Nickel pun menargetkan mampu mengirimkan produk nikel sulfat ke pasar global sebanyak 240.000 ton dalam setahun, sesuai dengan kapasitas produksi pabrik.“Ke depan, perusahaan akan berusaha mengirimkan kurang lebih sebanyak empat kapal untuk memenuhi target permintaan produksi nikel sulfat tersebut,” kata Direktur Utama Harita Nickel Roy A. Arfandy.
Di sisi lain, stok persediaan nikel jenis saprolite milik NCKL saat ini ada sekitar 3,8 juta metrik ton. Jumlah tersebut digunakan untuk memasok dua entitas anak perusahaan yang mengolah bijih saprolite menjadi feronikel, yaitu PT Halmahera Jaya Feronikel dan PT Megah Surya Pertiwi.
Selain itu, perusahaan juga bersiap untuk masuk ke IUP yang dimiliki entitas anak lainnya, yaitu PT Jikodolong Megah Pertiwi. Dia menuturkan bahwa pihaknya sedang menunggu perizinan dari pemerintah untuk dapat mengeksekusi IUP yang dimiliki oleh perusahaan.
PENANAMAN MODAL : MENANTI TUAH ANDAL KEK KENDAL
Koridor manufaktur Jawa Tengah bagian selatan yang mulai meredup membawa angin baru bagi sejumlah kawasan industri di pesisir pantai utara, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal. Sejumlah perwajahan dan fasilitas yang diselesaikan pada 2023, diharapkan menjadi pengungkit inventasi di jantung Pulau Jawa itu pada tahun depan. Sektor manufaktur di Indonesia pada pengujung 2023 masih berada pada fase ekspansif. Hal tersebut terlihat dari laju pertumbuhan sektor industri pengolahan yang mencapai angka 5,20% secara tahunan (yaer-on-year/YoY) pada kuartal III/2023. “Saya juga ingin menyampaikan data lain yang memperkuat bahwa Indonesia sedang mengalami ekspansi dari sektor industri manufakturnya, yakni hasil Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang dirilis oleh Kementerian Perindustrian pada November 2023 menunjukkan angka sebesar 52,43 [poin], atau meningkat 1,73 poin dibandingkan dengan Oktober 2023,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Sayangnya, kinerja cemerlang itu tak begitu terasa di Jawa Tengah yang jadi salah satu motor manufaktur Pulau Jawa. Sinyal pelemahan manufaktur Jawa Tengah terlihat dari konsumsi listrik pada sektor industri yang turun 4,75% sepanjang tahun ini. Alhasil, laju pertumbuhan sektor manufaktur juga masih terhambat. Pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah hingga kuartal III/2023, laju pertumbuhan sektor usaha industri pengolahan secara kuartalan masih tertahan di bawah angka 1,50 poin secara kuartal (quarter-to-quarter/QtQ).Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat bahwa secara YoY, laju pertumbuhan atas dasar harga konstan sektor tersebut berkisar di angka 3,9—4,9 poin. Sedikit lebih baik, mengingat laju pertumbuhan tahunan pada 2022 hanya 3,88 poin YoY. Pada 2019, tepatnya dengan terbitnya PP No. 85/2019, Kawasan Industri Kendal (KIK) ditunjuk sebagai KEK pertama di Pulau Jawa dan digadang-gadang mampu mendatangkan investasi dalam jumlah besar ke Jawa Tengah.KIK sendiri punya luas lahan hingga 2.200 hektare, meski saat ini yang telah dikembangkan pada fase pertama pembangunan baru mencapai 1.000 hektare.
Harapannya, 70% dari keseluruhan produksi di KIK dapat dilepas ke pasar ekspor usai disematkannya status KEK oleh pemerintah. “KIK siap menerima para investor yang ingin merelokasi pabriknya ke Indonesia. Apalagi KIK telah ditetapkan sebagai KEK yang tentunya memberikan lebih banyak keuntungan kepada para investor, berupa pemberian insentif dan fasilitas tax holiday, tax allowance, kepabeanan, serta yang terpenting jaminan ketersediaan infrastruktur untuk menunjang kegiatan industri,” kata Didik Pambudi, Executive Director KIK, pada awal 2023. “Sekitar sebulan lalu, diresmikan auto gate yang merupakan pelayanan satu pintu, sehingga setiap pemasukan barang itu terdata,” kata Cahya Nugraha, Kepala Seksi Humas Kantor Perwakilan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah-DI Yogyakarta, kepada Bisnis, pekan lalu. Sebagai informasi, pada tahun ini hampir di setiap bulan nilai ekspor nonmigas Jawa Tengah berada di bawah kinerja 2022, dengan pengecualian pada Mei dan Oktober 2023. BPS mencatat pada Mei 2023, nilai ekspor nonmigas berada di angka US$955,46 juta. Sementara itu, di Oktober 2023, nilainya US$858,27 juta.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji bahkan mengungkapkan bahwa toll fee atau biaya pengangkutan gas melalui pipa Cisem-1 menjadi lebih rendah, hanya sekitar US$0,3 per MMBTu.Dampak positifnya, imbuhnya, industri di KIK akan mendapatkan harga gas yang lebih murah, sehingga produktivitas dan daya saing industri meningkat, terjadi peningkatan investasi, serta penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat.
KIK juga tidak tinggal diam. Pengelola aktif berjejaring dan mempromosikan kawasan itu di berbagai kesempatan, misalnya dengan mengikuti gelaran Hannover Messe 2023 di Jerman pada awal tahun ini.
Bupati Kendal Dico Mahtado Ganinduto bahkan menyempatkan diri untuk menjemput investor ke Hong Kong demi mendatangkan proyek pengolahan limbah plastik ke KIK.Dari berbagai usaha tersebut, Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi dalam bentuk penghargaan Resilience & Sustainable Industry 2023 kepada KIK sebagai pengelola kawasan, serta Pemerintah Kabupaten Kendal sebagai pemerintah daerah.
DKI: Relaksasi Biaya Sewa Rusun sampai Juni 2024
Pemprov DKI Jakarta menggratiskan biaya sewa rumah susun
sederhana sewa atau rusunawa hingga Juni 2024. Payung hukum terkait penundaan
penerapan tarif sewa rusun itu masih disiapkan. Penarikan biaya sewa rusun
secara otomatis melalui autodebet Bank DKI untuk Desember ini dialihkan untuk
pembayaran Juli 2024. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta akan menormalkan biaya
sewa rusun setelah gratis selama pandemi Covid-19. Keputusan ini tercantum
dalam Pergub No 36 Tahun 2023 tentang Pemberian Penghapusan Sanksi
Administratif Berupa Bunga Terlambat Bayar kepada Wajib Retribusi dalam Rangka
Pemulihan Ekonomi Pascapandemi Covid-19, yang diundangkan 14 November 2023 dan
berlaku mulai 21 November 2023. Tapi, kebijakan menormalkan biaya sewa rusun itu
dikeluhkan sejumlah penghuni yang rata-rata berpendapatan rendah.
Seiring keluhan penghuni rusun, Pemprov DKI Jakarta dan
Komisi D DPRD DKI Jakarta, dalam rapat kerja yang berlangsung pekan lalu,
sepakat menggratiskan biaya sewa rusun hingga Juni 2024. Pj Gubernur DKI
Jakarta Heru Budi Hartono memastikan hal tersebut, Minggu (24/12) malam. Biaya
sewa rusunawa gratis hingga Juni 2024 sesuai permintaan warga karena kondisi
ekonomi belum sepenuhnya pulih dari dampak pandemi Covid-19. ”Retribusi rusun
tidak ditarik dulu. Sudah dipenuhi seperti permintaan masyarakat. Relaksasi
sampai tahun depan,” ujar Heru. Kepala Unit Pengelola Rusunawa II Marunda,
Jakut, Uye Yayat Dimiati menyatakan belum memulai sosialisasi kepada 2.352
keluarga yang menempati 24 blok rusun karena masih menunggu aturan hukum
penundaan penerapan tarif sewa rusun. ”Penundaan retribusi belum dijalankan
karena harus ada aturan legalnya. Otomatis pembayaran autodebet bulan ini juga
berjalan. Nanti kami sesuaikan pembayaran itu dengan aturan legalnya,” kata
Uye, Senin (25/12). (Yoga)
Capres Kembali Sapa Pemilih di Wilayah Basis Dukungan
Ketiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden
kembali menyapa pemilih di wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi penyumbang
suara. Daerah-daerah itu, antara lain, menjadi basis suara partai politik
pengusung, basis suara pada pemilu presiden sebelumnya, dan memiliki kantong-kantong
komunitas pendukung yang kuat. Pada Sabtu-Senin (23-25/12) pasangan calon presiden
dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar,
memulai kampanye di Jateng. Muhaimin berkampanye di Kudus, Demak, Kabupaten
Semarang, dan Kota Semarang, sedangkan Anies berkampanye di Brebes, Kabupaten
Semarang, Kota Semarang, dan Rembang. Anies-Muhaimin juga mendapatkan dukungan pengasuh Popes Lirboyo,
Kediri; Ponpes Al Falah Ploso, Kediri; Ponpes Asrama Perguruan Islam Tegalrejo,
Magelang; dan Ponpes Ma’hadul ’Ulum Asy-Syar’iyyah Rembang.
Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, berkampanye
pula di Jateng, khususnya di SoloRaya. Ganjar menghadiri apel siaga kader PDI-P
di Surakarta, Minggu (24/12). Mantan Gubernur Jateng itu juga menggelar
pertemuan dengan tim pemenangan cabang, calon anggota legislatif, partai
koalisi, dan sukarelawan se-Sragen, Senin (25/12). Calon presiden-calon wakil
presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, tidak melakukan
kampanye dua hari terakhir. Seusai debat cawapres, Gibran berkampanye di DKI
Jakarta dan Manado, Sabtu (23/12). Sementara itu, Prabowo diagendakan kampanye
di Aceh, Selasa (26/12), salah satu wilayah yang memenangkannya di Pilpres
2019. Dalam pidatonya di Sragen, Ganjar meminta pendukungnya untuk
mempertahankan suara pemilih di Solo Raya guna mendukung kandidat yang diusung
PDI-P. Seluruh pengurus, kader, dan simpatisan diminta mengunci ”kandang
banteng” bersama parpol koalisi.
Pada Pemilu 2019, PDI-P menjadi parpol pemenang di Jateng
dengan raihan 5,8 juta suara, diikuti PKB yang menempati urutan kedua dengan
raihan 2,7 juta suara. Anies mengatakan, suara pemilih Jateng tak hanya didominasi
satu parpol. PKB yang menjadi salah satu parpol pengusung Anies-Muhaimin (AMIN)
juga memiliki kekuatan yang tak kalah dengan PDI-P di Jateng karena berada di
urutan kedua. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Juri Ardiantoro, mengatakan, semua daerah ingin
dikunjungi karena memiliki prioritas yang sama. Namun, ada keterbatasan waktu
kampanye yang singkat dan tugas negara yang masih dijalankan Prabowo-Gibran. (Yoga)
”Sek-sek”... Kami Hidup dan Berguru dari Tenun
Tenun tidak hanya menopang ekonomi, tetapi juga jadi
pegangan hidup warga Pringgasela Selatan. Pada motif indahnya tersirat pesan
kehidupan yang berharga. Tonggak budaya itu terus diwariskan secara
turun-temurun dan dijaga bersama-sama. Kalimat ”Mun Ndek Ta Belajar Lekan
Nengka, Punah Tenun Ta” (jika tidak belajar dari sekarang, punah tenun kita)
tertulis pada spanduk di dinding rumah di Dusun Gubuk Lauk, Desa Pringgasela
Selatan, Kabupaten Lombok Timur, NTB, Minggu (17/12). Di bawahnya, Halwa (10) dan
belasan anak perempuan antusias belajar menenun. Suara ”sek-sek” yang terdengar
saat Halwa mengentakkan belida bercampur riuh suara anak-anak. Ada yang
berdiskusi dengan teman, bertanya kepada guru, hingga mencoba berbagai proses
menenun. Para guru yang juga petenun senior dengan sabar mendampingi, jika ada
kesalahan, mereka memberi solusi dan menunjukkan teknik yang benar. Sekolah
tenun itu diinisiasi oleh Kelompok Nina Penenun (perempuan petenun) sejak 2017.
”Tak mungkin orang-orang tua yang umurnya sudah 60-70 tahun
terus kita harapkan untuk menenun. Jadi, kalau bukan dari kita yang regenerasi,
tenun ini tidak ada yang meneruskan, pasti akan punah,” kata Sri Hartini (45),
Kepala Sekolah sekaligus Ketua Kelompok Nina Penenun Pringgasela Selatan. Saat ini,
sudah ada 25 siswa di Sekolah Tenun Kelompok Nina Penenun. Mereka adalah
anak-anak Pringgasela Selatan yang rata-rata masih duduk di bangku SD hingga
SMP. Sekolah tenun berlangsung dua kali seminggu dari pukul 14.00 sampai 17.00.
Saat ini, ada 700 petenun di desa yang berada 40 km timur Mataram, ibu kota
NTB, itu. ”Saya sedang menenun ragi (motif) Bayanan,” kata Raehan (48), warga
Gubuk Lauk, Pringgasela Selatan, Selasa siang.
Selain menenun sendiri, petenun di Pringgasela Selatan mulai
tergabung dalam Kelompok Nina Penenun yang dibentuk sejak 2017. Berkat kelompok
ini, mereka semakin mendapat akses ke pasar sehingga produk mereka semakin
bernilai. Sebelumnya, mereka harus melepas tenunnya dengan harga murah karena
kebutuhan hidup. Bahkan sampai terjerat rentenir. Harga tenun bisa jatuh hingga
Rp 150.000 per lembar. Kini, tenun mereka bernilai Rp 400.000 hingga jutaan
rupiah per lembar. Pesan kehidupan yang tergambar di motif tenun Pringgasela
Selatan adalah warisan berharga yang harus dijaga, sama seperti menjaga tenun
itu sendiri. Ini adalah ikhtiar agar tenun Pringgasela Selatan yang menjadi
sumber ekonomi dan pegangan hidup tidak punah. Dari tenun, mereka hidup dan
berguru. (Yoga)
Ketika Pringgasela Selatan Bangkit dari Tidur
Setelah puluhan tahun tertidur, Desa Pringgasela Selatan
bangkit. Lewat tangan-tangan anak mudanya, berbagai kekayaan yang dulu pernah
terkubur dibangunkan lagi untuk kembali ke identitas sejati warga sebagai
penjaga budaya. Pringgasela Selatan berada di kaki Gunung Rinjani yang subur.
Masyarakatnya mayoritas petani dengan hasil panen tiga kali setahun. Kekayaan
yang melimpah cukup bagi warga untuk hidup sejahtera. Kenyataannya, desa yang
berada di Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, NTB, ini lebih kaya dari itu.
Desa yang dihuni tiga trah besar, yakni Tanaq Gadang, Sumbawa atau Rempung, dan
Masbage, ini memiliki sejarah dan tradisi kuat. Nizar Azhari (39), pemuda asli
Pringgasela Selatan yang mengenyam pendidikan di Yogyakarta, menemukan kisah
ini saat menggali kembali kekayaan lokal desanya. Nizar adalah daya desa atau
pendamping kebudayaan desa. Ia dan kawan-kawannya dari daya warga dengan
dukungan Kemendikbudristek mencoba menggali kisah lalu Pringgasela Selatan.
Pringga berarti prajurit, Sela berarti batu atau bisa berasal dari kata
Selaparang, nama kerajaan di Lombok.
Leluhur desa ini, lanjut Nizar, dikenal sebagai penjaga,
tetapi bukan penjaga kerajaan, melainkan tanah tempat hidup mereka. Mereka
melawan berbagai invasi, termasuk penjajah yang hendak menguasai wilayah itu.
Kisah heroik mereka diabadikan di sebuah tugu penanda jalan desa. Kuda-kuda
pacu jadi warisan yang pernah ada di desa-desa tersebut. ”Dulu ada banyak kuda
di sini. Setelah kami pelajari sejarah desa, kuda-kuda itu ternyata bagian dari
pasukan kavaleri desa,” kata Nizar. Sayangnya, keberadaan kuda-kuda kavaleri
itu sudah hilang tergeser alat transportasi lain. Pringgasela Selatan juga memiliki
tradisi blanjakan atau bertarung di tengah sawah berlumpur seusai panen padi. Blanjakan
mengandalkan ketangkasan adu kaki, mirip olahraga muay thai. Dari
kepingan-kepingan sejarah itu, para pemuda desa mencoba untuk merekonstruksi
kekayaan lampau mereka. Mereka menemukan musik sejenis gamelan yang dikenal dengan
nama klenang nunggal.
Amak Maisur, sesepuh Pancur Kopong yang ahli bermusik dan sesepuh
lain merangkai melodi menjadi alunan gending dari 23 klenang yang berhasil ditemukan.
Tenun Pringgasela tetap terawetkan hingga kini. Masih ada 600-700 penenun di
Desa Pringgasela Selatan. Temuan-temuan lama dan berbagai kekayaan budaya itu
diangkat dalam Festival Dongdala atau pelangi yang digelar 19-21 Desember.
Festival ini membangkitkan kebanggaan warga Pringgasela Selatan akan kekayaan
budaya mereka. Puncak festival yang berupa pawai Nyiru Jaja Bejangkongan, Rabu
(20/12) mergambarkan semanga warga berpartisipasi dalam mengangkat kekayaan
budayanya. Ribuan orang tanpa diminta turut datang mengikuti pawai memakai baju
terbaiknya untuk tampil. Nizar dan rekan-rekannya masih punya banyak pekerjaan rumah.
Hingga kini, proses temu dan kenali kebudayaan Pringgasela Selatan masih
berjalan, begitu pula pengembangan dan pemanfaatannya. Mereka tak hanya
menggali, tetapi juga menjaga budaya desanya. Jika berhasil, Pringgasela Selatan
bisa menjadi desa yang mandiri dan berdaya. (Yoga)
Menunggu Suara Peluit di Pasar Barter Wulandoni
Suatu pagi pertengahan Agustus 2023 di Lamalera. Matahari
mulai naik saat perjalanan sejauh 7 km melewati jalan rusak menyisir jalan di
pinggir pantai menuju Pasar Barter Wulandoni, Kabupaten Lembata, NTT. Puluhan
pedagang dari pegunungan mempersiapkan dagangan berupa hasil bumi, seperti
pisang, singkong, umbi-umbian hutan, kacang-kacangan, dan jagung. Sementara
istri-istri nelayan mempersiapkan ikan segar di ember plastik. Sebagian
menggelar ikan belelang, ikan kering yang berbentuk seperti gelang yang terbuat
dari paus, lumba-lumba, ataupun pari manta. Lapak beton yang melingkar mulai
penuh terisi dagangan. Kosmas Dua (64) ditemani seorang petugas linmas mulai
memungut retribusi berupa sedikit hasil bumi dan ikan asin. Retribusi yang
dimasukkan ke karung tersebut akan dilelang setelah penutupan pasar untuk kas
desa. Kosmas mengitari pasar, memastikan semua pedagang sudah siap. Tepat pukul
10.00, peluit ditiup.. pritttt, prittttt.
Suara peluit dijadikan penanda kegiatan pasar barter bisa
dilakukan. Istri nelayan menyerbu lapak, menukar ikan dengan hasil bumi.
Tawar-menawar hanya menunjukkan barang. Kalau kesepakatan pertukaran disetujui
bersama, maka barang akan segera berganti pemilik. Pasar Wulandoni hanya buka
sepekan sekali setiap hari Sabtu. Pasar barter terbesar di Pulau Lembata yang
sudah ada sejak tahun 1830-an ini mempertemukan orang-orang pesisir dan
pegunungan yang saling membutuhkan. Semua hasil barter untuk kebutuhan hidup
sehari-hari, bukan untuk dijual kembali. Pasar barter tak hanya ajang menukar
barang. Selain memangkas rantai pasok, pasar juga mempertemukan dan
mengakrabkan orang-orang pesisir yang sebagian besar Muslim dan orang-orang
gunung yang mayoritas Kristen. Pasar Barter Wulandoni melibatkan warga dari
puluhan kampung yang tersebar dan lebih dari 100 orang dalam transaksi barter
tiap hari Sabtu. (Yoga)
NATAL BERSAMA KELUARGA, SEDERHANA DAN BERMAKNA
Pilihan aktivitas masyarakat untuk merayakan libur Natal dan
Tahun Baru terekam dalam hasil jajak pendapat Kompas 7-9 Desember. Hasilnya,
berkumpul bersama keluarga menjadi kegiatan favorit pengisi libur akhir tahun.
Pengumpulan pendapat dilakukan melalui telepon. Sebanyak 514 responden dari 34
provinsi berhasil diwawancara. Tim Litbang memilih responden secara acak sesuai
proporsi jumlah penduduk di tiap provinsi. Menggunakan metode ini, pada tingkat
kepercayaan 95 %, margin of error penelitian ± 4,35 % dalam kondisi penarikan
sampel acak sederhana. Sebagian besar responden (34,1 %) berencana menjalani
momen Natal ber sama keluarga. Salah satu agenda yang disiapkan ialah menonton
acara hiburan khusus.
Sebanyak 5,1 % responden berencana berlibur ke luar kota
atau ke tempat wisata di sekitar tempat tinggal mereka. Pilihan untuk merayakan
libur Natal dengan sederhana ini terjadi merata di masyarakat, baik yang
tinggal di perkotaan maupun di perdesaan. Kesederhanaan dalam merayakan Natal
juga tercermin dari biaya yang disiapkan oleh masyarakat. Sekitar 22 % responden
menyiapkan dana di bawah Rp 1 juta untuk merayakan Natal. Namun 12 % responden
menyiapkan biaya cukup besar hingga di atas Rp 3 juta. Pilihan publik merayakan
Natal dan akhir tahun bersama keluarga dalam momen kesederhanaan tidak lepas
dari tekanan situasi ekonomi. Kenaikan harga barang-barang, terutama bahan
kebutuhan pokok, membuat publik menghitung ulang dampak daya belinya. (Yoga)
”Pesta Rasa” di Ujung Lidah Bersama RujakNatsepa dan Ikan Asar Pantai Maluku
Pantai Natsepa berada di kawasan Suli, Kabupaten Maluku
Tengah, terkenal sebagai tujuan wisata. Sepanjang jalan dekat pantai ini,
berdiri puluhan kios, menawarkan buah dan kudapan rujak Natsepa yang jadi
kudapan wajib dinikmati di pinggir pantai. Rujak natsepa berisi potongan nanas,
mangga, jambu diguyur saus kacang yang dicampur gula aren, tapi ada yang beda
dengan rujak ini. Pada Rabu (20/12) Ellen Sitanala (42), salah satu penjual,
mengatakan, pembeda utama rujak asal Maluku ini adalah buah tomi-tomi (Flacourtia
inermis) atau lobi-lobi. Rasa kecut dari tomi-tomi menambah kekayaaan rasa
rujak natsepa. Rasa manis mangga ditambah rasa asam tomi-tomi bikin mata ”merem
melek”. Rujak Natsepa juga menggunakan pala dan cengkeh di dalam sambal. Ivona
Tanlain (26), pengunjung Pantai Natsepa asal Langgur, Maluku Tenggara,
menjelaskan, rujak natsepa menjadi salah satu kesukaanya karena berbeda dengan
rujak lain yang hanya mengandalkan manis dan pedas saja. Harganya terjangkau di
kisaran Rp 20.000-Rp 30.000 per porsi. Ke Pantai Natsepa, pelancong bisa
menggunakan transportasi umum atau daring, dari Bandara Internasional Pattimura
dapat ditempuh dalam 20-30 menit.
Selain mencicipi kudapan, Ikan asar jadi favorit di Ambon.
Makanan berbahan dasar ikan cakalang atau tuna ini merupakan ikan yang diasap hingga
kering di atas kayu bakar selama 2-3 jam. Lamanya proses pengasapan untuk
menurunkan kadar air sehingga tekstur ikan menjadi kering tetapi tetap empuk di
bagian dalam. Penjual ikan asar, Stela Sopacua (45), menyebut, kadar air yang
hilang dari ikan membuat makanan ini bisa bertahan 3-4 hari atau bisa lebih
lama apabila disimpan di lemari pendingin. Makanan ini lezat disantap langsung.
Pengunjung juga bisa hanya membeli sambal atau bumbu lainnya. ”Dimakan langsung
sudah enak, tanpa bahan pengawet,” ucap Stela yang berjualan di kawasan Pusat
Oleh-oleh Galala, Ambon, Maluku. Harga ikan asar bervariasi sesuai ukuran dan harga
beli ikan di pasar. Jika ikan sedang murah, satu ikan Asar dijual mulai Rp 90.000
hingga Rp 100.000 per porsi, atau Rp 30.000 per potong. Wisatawan bisa membeli ikan
asar di Pusat Oleh-oleh Galala, Ambon, ataupun di kawasan Batu Meja, Ambon.
Jarak tempuh dari tengah Kota Ambon ke dua lokasi ini hanya 5-10 menit. Ikan
ini jadi oleh-oleh karena bisa bertahan beberapa hari. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









