Ekonomi
( 40600 )Tiktok Shop-Tokopedia: Siapa Untung, Siapa Buntung?
“Investor didorong untuk bekerja sama, berpartner dengan pengusaha-pengusaha nasional, pengusaha daerah, seberapa besarpun sahamnya yang penting pengusaha nasional ada” Arahan Presiden Joko Widodo yang disampaikan pada Peresmian Pembukaan Rakornas Investasi 2023 tersebut dirasa sangat relevan dengan apa yang terjadi pada lanskap ekonomi digital baru-baru ini. Di mana raksasa digital Tiktok berinvestasi ke raksasa e-commerce lokal, Tokopedia. Tak berlebihan memang, ketika pemerintahan di sebuah negara berusaha keras untuk mengembangkan dan membesarkan “local champion” sebagai motor pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja dan tentu saja kebanggaan bangsa. Komitmen kuat pemerintah dalam melindungi industri dalam negeri sangat bisa dirasakan dengan berbagai kebijakan yang bertujuan untuk penghiliran di berbagai sektor. Termasuk di antaranya melindungi UMKM dalam negeri. Adapun di sektor UMKM, visi besar pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Koperasi dan UMKM diwujudkan dalam tiga komitmen besar, yakni melindungi UMKM dalam negeri, melindungi konsumen dalam negeri, dan melindungi e-commerce dalam negeri. Kehadiran Tiktok Shop yang menjadi perhatian publik beberapa bulan lalu direspons dengan sangat cepat dan tepat oleh pemerintah. Permendag Nomor 31 berhasil menata Tiktok Shop & para pemain e-commerce lainnya untuk mempromosikan produk lokal, membuka kesempatan pada pelaku usaha kecil dan menghentikan praktik predatory pricing. Mengutip data dari berbagai sumber, saat ini Shopee memegang sekitar 40% market share, dan secara agresif terus meningkatkan pengeluaran untuk mengembangkan pangsa pasarnya. Shopee merupakan e-commerce asing yang 100% sahamnya dimiliki Sea Ltd. Sedangkan Sea adalah perusahaan publik yang tercatat di NYSE di mana salah satu pemegang saham terbesarnya adalah Tencent, China.
Lalu bagaimana dengan Tokopedia? Sebagai local champion kebanggaan bangsa, Tokopedia harus fokus pada growth yang menguntungkan di saat persaingan pasar yang sangat menantang dengan keterbatasan modal jika dibandingkan dengan para pesaingnya. Di sisi lain, Tiktok shop merupakan pendatang baru dengan pertumbuhan yang sangat pesat. Sang induk perusahaan menghasilkan pendapatan lebih dari US$ 85 miliar serta EBITDA pada FY22 senilai US$25 miliar. Ditambah cadangan cash pada kuartal II/ 2023 senilai US$51 miliar, menjadi pesaing yang sangat berat bagi Shopee, perusahaan yang sepenuhnya dimiliki asing yang telah bertahun-tahun meraup cuan dari pasar Indonesia. Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, memahami betul proses bersatunya Tiktok Shop-Tokopedia memerlukan integrasi sistem teknologi yang tidaklah mudah. Belum lagi, upaya keduanya untuk tetap patuh pada aturan yang berlaku di Indonesia memerlukan waktu penyesuaian. Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah akan memberikan masa percobaan selama 3—4 bulan untuk penggabungan TikTok Shop dengan Tokopedia. Siapa (B)Untung?. Berpartner dengan perusahaan lokal, menjadi pilihan Tiktok shop untuk kembali mengembangkan bisnis UMKM dalam negeri dan memberikan kemudahan kepada para konsumen di Indonesia. Pemilihan Tokopedia sebagai local partner juga tepat setelah sebelumnya tiktok menjalin komunikasi dengan sejumlah pemain e-commerce dalam negeri. Selain itu, untuk masuk ke industri e-commerce yang sudah perang promo atau diskon seperti sekarang, hampir mustahil bisa meningkatkan pangsa pasar atau market share. Maka, Tiktok Shop bergabung ke Tokopedia merupakan solusi lebih murah dan realistis. TikTok punya keunggulan dalam live sales-nya. Sementara Tokopedia memiliki market share yang besar, bisa digabungkan expertise masing-masing platform. Ini win win solution.
RAYUAN PEMERINTAH GAET INDUSTRI HILIR
EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK : Rayuan Pemerintah Gaet Industri Hilir
Pemerintah Indonesia merayu perusahaan asal Jepang untuk membangun industri hilir ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air untuk melengkapi kebijakan penghiliran yang terus dikencangkan.Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, beroperasinya dua smelter katoda tembaga yang dibangun oleh PT Freeport Indonesia dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara pada tahun depan menjadi peluang emas yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku industri yang terkait dengan ekosistem kendaraan listrik.Dia pun mendorong sejumlah perusahaan asal Jepang untuk mendirikan pabrik kabel listrik dan baterai electric vehicle (EV) di Indonesia, sehingga bisa memanfaatkan katoda tembaga yang dihasilkan oleh dua smelter baru. Pembangunan pabrik hilir ekosistem kendaraan listrik memang menjadi pekerjaan rumah yang sedang diselesaikan pemerintah. Harapannya, pengusaha yang ingin membangun smelter bisa memperoleh kepastian pangsa pasar di dalam negeri.Khusus smelter tembaga, saat ini sebenarnya sudah ada pabrik foil tembaga yang dibangun oleh Hailian Group di Gresik.Secara terpisah, Indonesia Mining Association (IMA) mencatat serapan produk hasil penghiliran di dalam negeri hanya 20%—25%.
“Kami jadi khawatir mau diapakan produk-produk [penghiliran] ini. Jangan sampai ada regulasi baru muncul yang malah membebani penambang, karena sebenarnya itu bukan beban dari penambang,” kata Ketua Umum IMA Rachmat Makkasau, beberapa waktu lalu.
INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI : INVESTOR GARAP KA CEPAT KE SURABAYA
Pemerintah merancang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung-Surabaya sepanjang 900 kilometer menggunakan skema pembiayaan kreatif atau creative financing dengan menggandeng investor.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan skema pembiayaan kreatif tepat untuk mendanai proyek pembangunan infrastruktur transportasi seiring dengan keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).“Artinya akan ada investor yang menghubungkan kereta cepat dari Jakarta sampai Surabaya,” katanya dalam acara Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Perhubungan di Jakarta, Rabu (20/12).Pada tahap awal, Budi Karya menyatakan pemerintah akan menggelar perancangan desain struktur atau design engineeringbersama investor pemrakarsa. Selanjutnya, pemerintah bakal membuka tender untuk menentukan pemenang kontrak pembangunan perpanjangan kereta cepat Bandung—Surabaya.
Sejak awal, visi Presiden Joko Widodo adalah meraih Indonesia Emas 2045 dan menjadi lima besar dunia. “Effort kami sangat besar untuk menyukseskan creative financing,” kata Budi Karya. Selama kurun waktu 10 tahun terakhir, tren pagu APBN makin menurun. Berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) Kemenhub 2020—2024 mencapai Rp1.288 triliun dan kemampuan APBN hanya 20%.Menhub mengungkapkan terdapat 12 proyek KPBU dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp53,6 triliun, di antaranya Pelabuhan Patimban, Kereta Api Makassar–Parepare, Proving Ground Bekasi, serta Bandara Dhoho Kediri.
Terkait dengan proyek kereta cepat hingga Surabaya, Budi Karya optimistis bisa berprogres dengan baik. Alasannya, Indonesia telah memiliki pengalaman dalam membangun dan mengoperasikan Kereta Cepat Jakarta—Bandung bernama WHOOSH.
Rencananya, trase Bandung-Surabaya melalui pantai selatan (pansela) Jawa. Namun, prastudi kereta cepat Jakarta-Bandung-Surabaya dibuat dengan trase melalui jalur pantai utara (pantura) Jawa.
Sejauh ini, Kereta Cepat WHOOSH diklaim setara dengan moda transportasi sejenis di negara lain seperti Shinkansen di Jepang atau TGV di Prancis. “Kalau kita jalan ke Singapura, Malaysia, atau Thailand, mereka bertanya WHOOSHnya gimana, sama populernya dengan Shinkansen dan TGV,” jelas Budi Karya.Budi Karya menegaskan Kereta Cepat WHOOSH menjadi sebuah kebanggan bagi masyarakat Indonesia. “Tidak ada orang yang mengatakan kok ini WHOOSH jelek. Sekarang tinggal kita kawal saja agar ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Manager Corporate Communication PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Emir Monti menyatakan KCIC menyediakan lebih dari 20.000 tiket per harinya guna mendukung operasional selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024.
IKN Kebanjiran Minat Investor
Kuartal IV, Penyaluran Kredit Baru Melambat
Lima Tahun Freeport Indonesia Berlisensi IUPK
BI Diperkirakan Tahan Suku Bunga Acuan di Akhir 2023
BPS: Remitensi Pekerja Migran Indonesia Turut Berperan Tekan Angka Kemiskinan
Transaksi TEI 2023 Capai US$ 30,5 Miliar
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









