Ekonomi
( 40478 )JALAN TENGAH EKSPOR KONSENTRAT
Progress positif pembangunan smelter tembaga yang dicapai PT Freeport Indonesia dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara tidak serta-merta membuat kedua perusahaan itu tenang menjalankan bisnisnya di dalam negeri. Perkara produksi smelter yang harus melalui peningkatan secara bertahap atau ramp-up hingga mencapai kapasitas penuh menjadi ganjalan bagi Freeport Indonesia dan Amman Mineral. Pasalnya, keduanya mesti memikirkan monetisasi konsentrat tembaga yang telah diproduksi, tetapi belum bisa diolah di smelter tersebut. Pemerintah dan kedua perusahaan tersebut perlu segera mencari jalan tengah agar penumpukan konsentrat yang belum bisa diolah tidak menimbulkan dampak luas bagi pendapatan negara dan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, perpanjangan izin ekspor konsentrat tembaga yang disertai dengan penyesuaian bea keluar bisa menjadi solusi yang diambil pemerintah untuk menjaga keberlangsungan industri hulu pertambangan mineral nasional. Menurut Kementerian ESDM, izin ekspor konsentrat tembaga Freeport Indonesia dan Amman Mineral hanya berlaku mulai Juli 2023 hingga Mei 2024. Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia Rizal Kasli berpendapat, pemerintah perlu memberikan tambahan waktu bagi Freeport Indonesia dan Amman Mineral Nusa Tenggara untuk mengekspor konsentrat tembaga hingga smelter yang dibangun oleh kedua perusahaan tersebut mencapai kapasitas produksi maksimal. Saat ini, sebenarnya sudah ada Peraturan Menteri Keuangan No. 71/2023 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Keluar.
Berdasarkan aturan yang ditandatangani pada 12 Juli 2023 itu, tarif bea keluar untuk konsentrat tembaga bagi perusahaan dengan progres smelter 70%–90% dikenakan sebesar 7,5% pada periode 17 Juli–31 Desember 2023, dan naik menjadi 10% pada periode 1 Januari–31 Mei 2024. Sementara itu, untuk perusahaan dengan progres smelter di atas 90%, bea keluar yang dikenakan sebesar 5% pada periode 17 Juli–31 Desember 2023, dan naik menjadi 7,5% pada periode 1 Januari–31 Mei 2024. Di sisi lain, VP Corporate Communication Amman Mineral Nusa Tenggara Kartika Octaviana menjelaskan bahwa hingga kini perusahaan berupaya mengakselerasi pengerjaan smelternya agar bisa mencapai target pemerintah. Sementara itu, Freeport McMoran sejak jauh-jauh hari telah menyoroti perkara izin ekspor konsentrat tembaga yang bakal berakhir pada Mei 2024 dan bertepatan dengan tenggat perampungan smelternya. Dalam conference call yang dilakukan perusahaan, Presiden Freeport-McMoRan Inc. Kathleen Quirk mengatakan pihaknya masih perlu mengekspor konsentrat tembaga dalam jumlah tertentu saat periode ramp-up smelter Manyar di Gresik hingga akhir tahun depan. Di tempat terpisah, Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas sempat berharap Pemerintah Indonesia mengerti dengan kondisi pembangunan smelter di lapangan, sehingga mau mengabulkan permintaan perusahaan untuk memperpanjang izin ekspor konsentrat tembaga hingga akhir 2024. Anggawira, Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batu Bara, berharap ada win win solution terkait dengan persoalan ekspor konsentrat tembaga selepas 2024. Adapun, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengaku belum pernah melihat langsung permintaan perpanjangan izin ekspor tembaga dari Freeport Indonesia maupun Amman Mineral Nusa Tenggara. Hal itu membuat pemerintah enggan memberikan komentar lebih jauh terkait dengan hal tersebut.
FASILITAS KREDIT BANK : EMITEN PERTEBAL MODAL KERJA
Menjelang akhir 2023, sejumlah emiten meracik strategi untuk memenuhi kebutuhan likuiditas pada tahun depan. Fasilitas pinjaman perbankan menjadi opsi yang ditempuh sejumlah emiten kendati dibayangi oleh tren suku bunga tinggi.
Berdasarkan catatan Bisnis, sedikitnya sembilan emiten menandatangani perjanjian fasilitas kredit bank dalam sebulan terakhir. Mayoritas berencana menggunakan dana segar dari perbankan untuk modal kerja. Teranyar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) meraih fasilitas pinjaman dengan plafon US$197 juta dari PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA). Fasilitas tersebut dijamin a.l. dengan aset perseroan. Susan Chandra, Sekretaris Perusahaan Dian Swastatika Sentosa, mengatakan fasilitas pinjaman yang ditandatangani pada 18 Desember 2023 itu rencananya akan digunakan untuk membiayai keperluan umum emiten energi Grup Sinar Mas tersebut. Kebutuhan itu mencakup untuk modal kerja perusahaan dan entitas anak.“Penerimaan fasilitas pinjaman ini dapat menyebabkan rasio utang terhadap ekuitas perseroan meningkat sebesar 12,4%,” paparnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (19/12). Masih di Grup Sinar Mas, anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) juga menarik pinjaman bank pada akhir November 2023. Sekretaris Perusahaan GEMS Sudin SH mengatakan fasilitas pinjaman diraih PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Lebih terperinci, PT Borneo Indobara (BIB) mengantongi fasilitas kredit modal kerja dengan limit Rp1,95 triliun dan PT Barasentosa Lestari (BSL) meraih fasilitas modal kerja maksimal Rp225 miliar.
Sekretaris Perusahaan TAPG Joni Tjeng menyampaikan fasilitas kredit modal kerja diraih 14 anak usaha perseroan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) senilai Rp200 miliar. Sementara itu, Direktur Keuangan JARR Temmy Iskandar menjelaskan perseroan melakukan adendum perjanjian kredit investasi senilai Rp500 miliar dengan Bank Mandiri setelah pelaksanaan merger antara PT Jhonlin Agro Lestari dengan perseroan.
Fasilitas kredit bernilai jumbo juga baru-baru ini digenggam oleh emiten tambang batu bara milik Prajogo Pengestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN). Adalah tiga bank jumbo, yakni Bank Mandiri, BCA, dan BNI menyalurkan kredit sindikasi kepada CUAN. Direktur Utama Petrindo Jaya Kreasi Michael mengungkapkan perseroan bersama dengan entitas anak yaitu PT Mareta Persada dan kreditur telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit berjangka dan revolvingsindikasi dengan nilai fasilitas maksimal Rp3,51 triliun dan tenor 72 bulan. Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan biaya yang harus dikeluarkan emiten untuk menggalang dana lewat emisi surat utang maupun kredit bank saat suku bunga masih tinggi akan sangat besar.
EKSPLORASI MINERAL : PESONA TEMBAGA PAPARAN SUNDA
Paparan Sunda yang mencakup Sumatra, Jawa, dan Kalimantan masih menyimpan potensi emas dan tembaga yang cukup signifi kan. Sejumlah eksplorasi dari perusahaan multinasional dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup apik. Cebakan Trenggalek dan Wonogiri kini menjadi primadona baru.
Sebagai komoditas prime mineral, sumber daya dan cadangan tembaga seringkali diikuti dengan penemuan produk-produk mineral ikutan lainnya seperti emas dan perak. Acapkali, pada aktivitas eksplorasi mineral emas juga ditemukan tembaga.Tak ayal, Suwarnadwipa atau Pulau Sumatra yang berarti Pulau Emas pun menyimpan potensi mineral tembaga, di samping mineral emas yang menjadi prioritas perburuan para penambang.Hal ini didukung oleh laporan aktivitas eksplorasi para penambang multinasional yang melakukan perburuan mineral di sekitar Sumatra Utara dan Aceh.Setidaknya ada tiga perusahaan yang melakukan eksplorasi emas dan tembaga di Pulau Sumatra, Sihayo Gold Limited, Baru Gold Corporation, dan Far East Gold Ltd.
Dalam laporan aktivitas eksplorasi kuartal III/2023, manajemen Sihayo Gold Limited berencana melakukan eksplorasi lanjutan pada area prospek ini setelah mengantongi izin akses kegiatan eksplorasi di lahan kehutanan yang diperkirakan dapat diraih pada paruh pertama 2024.Laporan itu juga menunjukkan bahwa hasil emas dan tembaga yang sangat menggembirakan itu mendukung prospektivitas kawasan. Bahkan, deposit untuk tembaga emas bermutu tinggi. Oleh karena itu, kegiatan pengeboran lanjutan akan dilakukan pada tahun depan.Executive Chairman Sihayo Gold Limited Colin Moorhead mengungkapkan bahwa kru lapangan selama kuartal III/2023 secara sistematis memetakan dan mengambil sampel dua wilayah target prioritas tertinggi perusahaan di luar area prospek Sihayo.
Sementara itu, Asiamet Resources Limited juga melakukan perburuan mineral di Pulau Sumatra lewat aset kaya tembaga mereka di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.Ada tiga area prospektif pada tambang Beutong yakni Beutong East Porphyry (BEP), Beutong West Porphyry (BWP), dan Beutong Skarn (BSK).
Chief Executive Officer ARS Darryn McClelland mengungkapkan bahwa proyek Beutong akan dikembangkan dalam tiga tahapan.Pertama, meningkatkan sumber daya baik measured resources dan indicated resourcessebanyak 90 juta ton dengan kadar tembaga 0,61%, kadar emas 0,12 gram per ton (gr/t), dan kadar perak 1,92 gr/t, menjadi cadangan sebanyak 65 juta ton dengan kadar tembaga 0,68%.Kedua, memperluas sumber daya di kedalaman 500 meter di bawah permukaan tanah sehingga memungkinkan dilakukannya tambang terbuka.Ketiga, pengeboran pada area prospek bawah tanah untuk memastikan potensi bijih berkualitas tinggi, dan melakukan perencanaan pengembangan jangka panjang.
Chairman Far East Gold Ltd. Paul Walker mengungkapkan bahwa perusahaan saat ini menggenggam kepemilikan sebesar 51% pada aset Woyla.
Di sisi lain, Far East Gold Ltd. juga terus melakukan perburuan emas dan tembaga di Pulau Jawa yang masih tergabung dalam Sunda Arc yang kaya akan mineral.
Dalam laporan aktivitas eksplorasi yang dipublikasikan pada awal Desember, Far East Gold Ltd. menemukan potensi tembaga pada proyek Trenggalek.
JALAN TOL : Astra Bakal Layani 7,2 Juta Mobil
PT Astra Tol Nusantara memprediksi volume volume lalu lintas pada delapan ruas tol milik Astra Infra Group bisa menembus 7,2 juta kendaraan selama periode Natal dan Tahun Baru 2023/2024 atau melonjak 8,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. CEO Astra Infra Firman Yosafat Siregar mengatakan bahwa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024 menjadi momentum meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. “Untuk mengantisipasi hal ini, kami bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan Korlantas Polri sudah menyiapkan sejumlah skema, salah satunya memberlakukan contra flow dan penambahan pasukan,” katanya dalam Media Gathering Astra Infra Group, Selasa (19/12). Secara terperinci, Ketua Gugus Tugas Nataru Astra Infra 2023 Rinaldi menambahkan volume kendaraan terbanyak bakal terjadi di Tol Tangerang-Merak sebanyak 174.000 unit kendaraan melintas pada 22 Desember 2023. Khusus di jalan tol Cipali, dia menyiapkan Salah satu langkah yang dilakukan dengan melakukan pelebaran jalan di Tol Cipali menjadi tiga lajur. Rinaldi menjelaskan bahwa telah melakukan pelebaran jalan menjadi 3 lajur di sepanjang 13 kilometer (km) Jalan Tol Cipali. Menurutnya, total kendaraan yang melintasi Jalan Tol Cipali selama momentum libur Nataru bisa mencapai 1,08 juta kendaraan.
ANGGARAN PEMILU, PENGELUARAN ATAU INVESTASI NEGARA?
Secara pragmatis, anggaran pemilu disebut pengeluaran karena sekali pesta demokrasi usai, semua akan menjadi catatan sejarah. Namun, sudut pandang idealis menilai, anggaran pemilu adalah investasi yang menjamin stabilitas politik dan ekonomi di Indonesia dalam jangka panjang. Setiap lima tahun se- kali dalam dua decade terakhir, anggaran yang besarnya 10 % anggaran belanja pendidikan nasional secara rutin dikeluarkan pemerintah untuk penyelenggaraan pemiu di Indonesia. Untuk penyelenggaraan pemilu pada 14 Februari 2024, Kemenkeu mengalokasikan anggaran Rp 71,3 triliun dari usulan Rp 76,66 triliun. Sebagai perbandingan, anggaran pendidikan tahun 2023 sebesar Rp 608,3 triliun. Kompas mencatat, anggaran untuk Pemilu 2024 mulai di- salurkan sejak jauh-jauh hari, 20 bulan sebelum pemilu terselenggara. Pada tahun 2022, pemerintah mengalokasikan Rp 3,1 triliun. Tahun 2023, alokasinya bertambah menjadi Rp 30 triliun. Pada 2024, alokasinya naik lagi menjadi Rp 38,2 triliun, untuk membiayai berbagai kebutuhan teknis operasional penyelenggaraan pemilu, mulai dari pemutakhiran data pemilih, pengadaan serta pengelolaan logistik, dan lain sebagainya, termasuk mengantisipasi jika pemilu berjalan dua putaran.
Dirjen Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatawarta menganalogikan alokasi anggaran jumbo itu sebagai investasi untuk tatanan kehidupan demokrasi di Indonesia. Ia mengklaim keberhasilan Pemilu 2024 akan menghasilkan suksesi kepemimpinan nasional dan stabilitas politik. Hal ini menggaransi keberlanjutan pembangunan nasional di berbagai sektor. Dari sisi penyelenggaraannya, pesta demokrasi akan merangsang sektor produksi dan distribusi karena adanya kebutuhan pengadaan logistik serta barang dan jasa. Kegiatan kampanye dari para peserta pemilu juga akan turut memutar roda perekonomian masyarakat. ”Jadi, yang akan ikut bergeliat adalah semua sektor kehidupan masyarakat, tidak hanya sektor sosial dan politik, tetapi juga sektor ekonomi,” ujarnya dalam konferensi pers APBN edisi Oktober 2023. Mantan Ketua KPU yang juga Guru Besar Perbandingan Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, Surabaya, Ramlan Surbakti, mengatakan, besarnya biaya politik, dana kampanye, dan peningkatan aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan kampanye politik turut memberi sumbangsih pada perekonomian. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Teuku Riefky, mengatakan ”Stabilitas politik yang dihasilkan pemilu menciptakan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang dapat membawa sentimen positif bagi masyarakat dan dunia usaha.” (Yoga)
Kemacetan di Tol pada Akhir Tahun Diantisipasi
Pergerakan angkutan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru berlipat ganda dibandingkan periode sebelumnya. Pemerintah mengantisipasi dengan berbagai upaya. Menhub Budi Karya Sumadi menjelaskan, pergerakan Natal dan Tahun Baru kali ini didominasi warga dengan tujuan wisata. Dari hasil identifikasi dan survei, ia melihat jalan tol hingga pelabuhan rawan kemacetan. Berdasarkan survei daring potensi pergerakan masyarakat pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yang dilaksanakan Badan Kebijakan Transportasi (BKT), pergerakan masyarakat mencapai 107,63 juta orang atau meningkat 43 % dari tahun lalu. Rinciannya, mobil pribadi yang menjadi moda transportasi favorit 35,6 %, diikuti sepeda motor 17,9 %. Transportasi umum mengikuti, dengan kereta api 13,2 %, pesawat 11,9 %, bus 10,9 %, kapal penyeberangan 6 %, dan kapal laut 3,4 %.
”Pergerakan libur Natal dan Tahun Baru adalah fenomena sosial budaya dan keagamaan. Jadi, ini ujian semester kedua. Semester pertamanya adalah mudik Lebaran. Kita harus sama siaganya dengan saat Lebaran. Kita sudah mengantisipasi lonjakan-lonjakan dan kita juga mengevaluasi angkutan Natal dan Tahun Baru 2022/2023,” kata Budi di sela pembukaan Posko Terpadu Angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, di Kemenhub, Jakarta, Selasa (19/12). Posko terpadu, lanjut Budi, memiliki fasilitas command center untuk koordinasi secara daring dengan petugas di lapangan dari daerah-daerah. Posko mampu memantau pergerakan arus penumpang di simpul-simpul transportasi, meliputi 48 terminal, 16 pelabuhan penyeberangan, 50 bandara, 51 pelabuhan, 9 daerah operasi (daops) kereta api, 4 divisi regional (divre) kereta api, dan pergerakan kendaraan di sejumlah jalan nasional (tol dan nontol).
Ketua Gugus Tugas Natal dan Tahun Baru Astra Infra Group Renaldi mengatakan, lokasi-lokasi yang rawan kemacetan ialah Serang Timur dan Merak. Potensi arus kendaraan yang tinggi diantisipasi dengan pelebaran lajur ketiga, mulai dari Cikande sampai Serang Timur. ”Sudah diselesaikan tahun ini. Teknisi dan satgas juga bersiaga di gerbang-gerbang untuk mengurangi kepadatan,” ujarnya. Dari pantauan Kompas pada Jumat-Minggu (15-17) jalan tol yang menghubungkan Jakarta hingga Cirebon, Jabar, relatif masih lengang. Namun, pengelola jalan mulai berbenah dan meningkatkan sejumlah fasilitas. (Yoga)
TANGKAP CUAN RELI SAHAM
Peluang cuan di pasar saham kian menjanjikan. Apalagi, pasar saham melaju di teritori hijau menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024. Belakangan investor memang kembali berburu saham blue chips bervaluasi atraktif untuk mempercantik portofolionya sebelum tutup buku.Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,55% sepanjang 1-18 Desember 2023 dan parkir di level 7.119,52 pada Senin (18/12). IHSG kompak menghijau bersama sejumlah bursa utama dunia.Secara month-to-date (MtD), indeks Dow Jones naik 3,77%, S&P 500 menguat 3,31%, Nasdaq memantul 4,13%, dan FTSE 100 meningkat 2,03%. Kinerja positif juga dicetak indeks komposit di Asia, seperti Kospi 1,25%, PSEi Filipina 4,05%, dan FTSE Straits Time yang naik 1,31%.Penguatan pasar saham menjelang libur Natal dan Tahun Baru itu kerap dikaitkan dengan "Santa Claus rally" dan window dressing. Aksi itu biasanya dimotori oleh investor institusi yang memanfaatkan momentum akhir tahun untuk memoles kinerja portofolio efeknya dan memantik pandangan bullish para investor ritel.
Bursa Efek Indonesia mencatat sahamblue chips masuk dalam jajaran top leaders indeks komposit sepanjang bulan ini, seperti TPIA, BRPT, BBRI, TLKM, BBCA, ASII, dan BMRI. Tiga saham pendorong utama IHSG Desember, yakni TPIA yang melesat 72%, BRPT naik 40,2%, dan BBRI menguat 4,3%.Secara umum, Presiden Direktur Kiwoom Sekuritas ChangKun Shin menuturkan pasar saham cenderung menguat pada kuartal IV. Kecenderungan itu juga terjadi pada tahun ini karena faktor peningkatan aktivitas perdagangan menjelang akhir tahun, meningkatnya optimisme investor terhadap prospek ekonomi pada 2024, dan kecenderungan penarikan dana dari pasar saham untuk keperluan liburan.
Pendapat senada disampaikan Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus. Menurutnya, euforia mewarnai pasar saham pada akhir tahun ini. Meski begitu, arah IHSG tetap dibayangi kebijakan moneter The Fed, Bank of Japan, dan Bank Indonesia.Sinyal kuat Santa Claus rally juga diamini oleh Head of Research Team Mirae Asset Sekuritas Indonesia Robertus Hardy. Dia memperkirakan saham blue chipsberpotensi menjadi motor penguatan IHSG yang diteropong mampu menembus kisaran 7.200—7.300 pada akhir tahun ini.
Dari kacamata Mirae Asset Sekuritas, beberapa saham blue chips yang menarik untuk dicermati investor, yakni ASII, TLKM, EXCL, dan AKRA. ASII dinilai memiliki valuasi PER yang terus turun mendekati level Maret 2020, meskipun valuasi return on equity (ROE) merangkak naik.Robertus juga menilai harga saham dan valuasi TLKM juga membaik, serta rasio harga per nilai buku (price to book value/PBV) EXCL telah turun ke bawah satu kali.
Secara teknikal, Analyst Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora mengatakan pelaku pasar perlu mewaspadai adanya koreksi jangka pendek pada IHSG seiring dengan Santa Claus rally ini. Risiko koreksi akibat profi t taking diproyeksi bakal membayangi saham fenomenal seperti CUAN, BREN, TPIA, dan BRPT yang turut berkontribusi terhadap penguatan IHSG.
Menangguk Cuan Saham di Akhir Tahun
Seperti halnya akhir tahun-tahun sebelumnya, kalangan analis makin mencermati dan terus membahas peluang terjadinya aksi window dressing emiten yang menjadi modal dasar bagi indeks harga saham gabungan untuk memperkuat tren perbaikan pada 2024.Bukan tanpa sebab. Harapan perbaikan prospek indeks tersebut sejalan dengan berkurangnya kekhawatiran terjadinya kenaikan suku bunga global di tengah tekanan geopolitik yang belum mereda. Begitu pula dengan tekanan yang berasal dari kenaikan harga minyak dunia yang berangsur menurun seiring dengan bertambahnya pasok dan stabilnya permintaan.Secara umum, aksi window dressing merupakan hal lazim dilakukan korporasi untuk mempercantik diri dengan cara memoles laporan keuangan agar terlihat lebih baik sebelum dipublikasikan. Adapun, tujuan window dressing ini bertujuan untuk memberikan headlightatas hasil bisnis yang lebih menjanjikan.Strategi window dressing tersebut merupakan tindak lanjut dari fenomena Santa Claus Rally atau Reli Sinterklas yang menggambarkan kondisi peningkatan nilai pasar saham selama pekan terakhir bulan Desember. Bahkan tanda-tanda penguatan itu bisa saja terjadi jauh sebelum itu seperti halnya yang terjadi pada laju IHSG saat ini.
Beberapa analis melihat Santa Claus Rally sebagai preview kinerja pasar selama setahun penuh pada berikutnya. Optimisme bullish menunjukkan kepercayaan investor serta ekspektasi yang kuat atas prospek pasar. Meskipun asumsi ini masih harus dibuktikan kebenarannya, peluang indeks untuk berkinerja lebih baik sangat beralasan apalagi The Fed telah mengisyaratkan untuk memangkas suku bunga sebanyak tiga kali di tahun depan.
Badan Pusat Statistik mencatat inflasi tahunan pada November 2023 mencapai 2,86% atau berada dalam kisaran 3% ± 1%. Level inflasi yang relatif rendah ini menunjukkan harga komoditas pangan dalam negeri yang masih stabil dan dalam kendali.Realisasi inflasi yang stabil ini merupakan bekal kuat bagi Tanah Air untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan. Tingkat inflasi terkendali menjadi salah satu faktor penting bagi laju ekspansi konsumsi yang menjadi salah satu penggerak produk domestik bruto.Selain itu, Purchasing Managers Index manufaktur yang berada dalam level ekspansif, belanja masyarakat yang meningkat serta indeks penjualan riil yang tumbuh.
Bullish IHSG yang dimaksud jika AS dipastikan tidak mengalami resesi, harga komoditas turun lebih dalam, perekonomian Indonesia masih tumbuh di atas 5% serta presiden terpilih sesuai dengan keinginan pelaku pasar.Alhasil, potensi window dressing atau Santa Claus Rallymembuka kesempatan bagi para investor kembali berburu saham-saham unggulan. Sejumlah analis memperkirakan saham-saham blue chips dengan valuasi terdiskon menarik untuk dicermati.
ATURAN FREE FLOAT : RACIK TAKTIK TAMBAH SAHAM PUBLIK
Emiten perbankan yang belum memenuhi kewajiban pemenuhan porsi saham publik atau free float sebesar 7,5% ancang-ancang untuk menyesuaikan dengan regulasi tersebut. Berbagai strategi disiapkan agar porsi saham yang beredar makin besar dan likuid.
Ketentuan mengenai kewajiban perusahaan tercatat dapat memiliki saham free float paling sedikit 50 juta saham dan porsi 7,5% paling lambat 2 tahun sejak aturan diberlakukan pada 21 Desember 2021.Kendati demikian, otoritas bursa memberi kesempatan bagi emiten untuk mengajukan permohonan agar pemegang saham tertentu dapat dikategorikan sebagai pemegang saham free float, tetapi dengan ketentuan kepemilikan berupa portofolio investasi dengan penerima manfaat investor publik.Dari sisi pergerakan harga saham sepanjang tahun berjalan, emiten perbankan yang bakal memenuhi ketentuan pemenuhan saham publik sebesar 7,5% mencatatkan performa yang kurang apik.Hanya saham PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) yang harga sahamnya sepanjang tahun berjalan bergerak naik lebih dari 40%.
Menurut Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan, pihaknya sedang menjalankan tahapan pemenuhan ketentuan free float sesuai dengan arah dari regulator.
Dalam kesempatan sebelumnya, Direktur Compliance Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei menuturkan bank sedang dalam proses memenuhi ketentuan tersebut dengan menggelar private placement. Aksi private placement tersebut direncanakan sebanyak-banyaknya 10,59 juta saham dengan nilai nominal sebesar Rp50 per saham. Sementara itu, PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) yang tengah berupaya untuk memenuhi ketentuan free float, bakal mengalami perubahan komposisi pemegang saham.Direktur Kepatuhan Bank Oke Efdinal Alamsyah menyatakan pemegang saham pengendali yakni APRO Financial Co. Ltd. sudah berbicara dengan beberapa investor potensial, yang tertarik untuk membeli sebagian saham dari pengendali.
Menurutnya, transaksi jual-beli saham DNAR itu akan dilaksanakan pada akhir tahun ini.
Sementara itu, PT Bank BTPN Tbk. (BTPN) melaporkan telah memenuhi ketentuan free float 7,5% saham publik menyusul Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) melepas kepemilikan sahamnya di BTPN sebanyak 200 juta lembar.Berdasarkan keterbukaan informasi pada Selasa (12/12), SMBC menjalankan transaksi pelepasan jumlah saham BTPN yang digenggamnya sebanyak 200 juta lembar dengan harga penjualan Rp2.600 per saham.
Alhasil, sebanyak 2,45% porsi saham SMBC di BTPN ini merosot seiring dengan upaya BTPN memenuhi ketentuan free float dari otoritas bursa.Demikain halnya dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) yang melaporkan telah memenuhi porsi saham publik.Manajemen BNII melaporkan adanya transaksi penjualan kepemilikan saham UBS AG London sebanyak 13,95 miliar lembar saham dengan harga Rp252 per lembar kepada Multi Dynamic Fund, Global Agility Fund, dan Vital Solution Fund.
SUMBER DAYA MINERAL : Menguak Potensi Logam Tanah Jarang di Samudra
Kementerian ESDM langsung tancap gas melakukan survei terhadap potensi mineral yang ada di laut, setelah Peraturan Pemerintah No. 80/2023 yang membuka peluang kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya lepas pantai terbit.Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan (BBSPGL) Kementerian ESDM memburu potensi logam tanah jarang di perairan Indonesia, karena banyak diburu untuk dijadikan bahan baku produk kendaraan listrik maupun elektronik lainnya.“Kami sudah memperoleh data, tetapi survei yang kami lakukan masih mencakup 10% dari total seluruh wilayah Indonesia. Artinya, pekerjaan rumahnya masih banyak,” kata Kepala BBSPGL Hadi Wijaya, dikutip Senin (18/12).Dalam survei tersebut, lembaga itu melakukan pemetaan terhadap 1.820 sampel dari 12 komoditas di 30 lokasi perairan Indonesia. Sampel itu juga diambil dari sedimen dasar laut hingga kedalaman lebih dari 500 meter.
Secara terpisah, Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia Rizal Kasli mengakui, laut memiliki potensi mineral yang sekarang juga menjadi fokus negara lain.Hanya saja, penambangan bawah laut dalam merupakan hal yang baru di Indonesia. Padahal, beberapa negara telah mengembangkan teknologi untuk melakukan eksploitasi mineral di dasar laut dalam.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









