Ekonomi
( 40478 )Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Kian Mahal Harga Tiket Pesawat
Wisatawan Mulai Serbu Hotel, Okupansi Membaik
Wisatawan mulai menyerbu hotel di sejumlah daerah untuk
libur Natal dan Tahun Baru. Okupansi atau tingkat keterisian berbagai hotel pun
membaik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain tidak adanya pembatasan
mobilitas, program diskon hingga berbagai acara juga turut mendorong warga
berlibur. May Yani Efendi (26), karyawan swasta di Kota Padang, Sumbar,
misalnya, sudah memesan kamar di pusat kota untuk 25-26 Desember 2023. Ia
mengajak ibu dan kedua adiknya yang berdomisili di Kabupaten Limapuluh Kota
untuk berlibur ke Padang. ”Orang kota, kan, liburannya ke kabupaten. Kalau
kami, orang kabupaten, liburannya ke kota,mencari suasana berbeda daripada
biasanya,” kata May, Rabu (20/12). Ia sudah memesan kamar hotel via platform
pencarian tiket dan hotel secara daring dua hari lalu. Reservasi kamar jauh-jauh
hari itu untuk menghindari kenaikan harga mendekati hari libur. May juga
berburu diskon kamar yang mencapai separuh harga normal agar meringankan biaya
liburannya. ”Saya pesannya malam-malam. Cari-cari harga diskon. Akhirnya dapat
harga khusus promo,” ujarnya.
Nurul Rusdiansyah (28), warga Sukabumi, Jabar, juga berencana
memesan kamar hotel untuk liburan di Jakarta. Pengajar ini mengincar hotel di
sekitar Monas. Ia pun sudah melihat beberapa opsi di aplikasi daring. ”Sepertinya,
orang-orang akan lebih memilih pergi ke luar
Jakarta sehingga di Jakarta tidak akan terlalu padat. Buat kami, akses ke sana
menjadi lebih mudah,” ujarnya. Martha Thomas, Marketing Communication Manager
Corporate Jambuluwuk Hotels and Resorts, mengatakan, okupansi di hampir semua
hotel Jambuluwuk yang tersebar di sejumlah kota kini telah mencapai 90 %. Peningkatan
itu tercatat sejak pertengahan bulan ini. ”Sejak 15 Desember lalu, kami sudah
kewalahan menangani back to back kamar, keluar-masuk. Artinya, tidak pernah
kosong,” ucapnya. Martha memprediksi,tingkat hunian kamar hotel akan mencapai
100 % dalam waktu dekat. Bahkan, ia optimistis okupansi hotel akhir tahun ini melebihi
tahun 2019 atau masa sebelum pandemi Covid-19. Menurut Martha, wisatawan yang
memesan hotel di Jakarta mempertimbangkan lokasi acara Tahun Baru. Mereka akan lebih
dulu mencari kegiatan menarik saat malam Tahun Baru, lalu menentukan tempat
menginap. (Yoga)
Kebaikan dari Kebun
Nila Sari (51) memanen bayam brasil lalu memasukkannya ke
keranjang di halaman belakang Gedung Karya Pastoral Gereja Kim Tae-gon, Senin (18/12).
Ia bersama sejumlah warga juga memetik terong dan kacang panjang. Di lahan
seluas 800 meter persegi itu, tampak pula tanaman lainnya, seperti kangkung,
sawi, cabai, kemangi, nangka, cempedak, jambu, sukun, anggur, dan melon. ”Hasil
kebun sebagian kami sumbangkan ke warteg dan ibu tukang jual pecel. Kami
bagikan cuma-cuma. Buah dan sayur juga kami peruntukkan ke pastoran. Biar romo-romo
di sini makan sayur dan tambah sehat,” kata Nila. Sebagian lagi hasilnya dijual
untuk umat dengan harga yang lebih murah. Bayam brasil, misalnya, dibanderol Rp
5.000 seikat. Harga sayuran sejenis di pasaran bisa lebih dari 15.000 per ikat.
”(Sayuran) ini fresh dari kebun, tanpa pestisida,” ucapnya. Beginilah hasil
kebun Gereja Katolik Santo Andreas Kim Tae-Gon.
Tidak hanya menghasilkan aneka sayuran dan buah, kebun itu
juga membantu warga lanjut usia dalam kegiatan Gerakan Layani Orangtua atau Gelora
di paroki gereja. Kegiatan yang dimulai tahun 2022 setiap Senin dan Kamis itu
mengajak para lansia berkumpul, bernyanyi, senam, berdoa, dan makan siang bersama.
Menu makannya pun dari kebun gereja. ”Ini bentuk perhatian pada (warga) lansia
yang kebanyakan, saat anak cucunya sudah beraktivitas, mereka sendirian,” kata
Yuli, salah seorang anggota ibun. ”Oma-oma itu sangat senang makan dari hasil
kebun. Senang jika hal sederhana yang kami lakukan di kebun ini membuat mereka
bahagia,” kata Yuli.
Tidak hanya sayuran, kebun itu juga dimanfatkan untuk beternak
ikan lele, nila, dan ayam. Hasilnya, ada yang dijual kepada umat, seperti telur
ayam seharga Rp 3.000 per butir. ”Saat panen ikan lele, biasanya kami bagikan
ke kelurahan. Ini sebagai tambahan makanan untuk penanggulangan stunting (tengkes),”
kata Nila. Lurah Pegangsaan Dua, KelapaGading, Jakut,Vera Fitria mengatakan,
hasil panen kebun gereja bisa dimanfaatkan warga. ”Sayur dan ikan akan diberikan
kepada kami untuk penanganan (anak) balita stunting. Dan untuk lelenya diolah warga
menjadi abon dan nugget lele,” katanya. Hubungan baik warga dan komunitas
gereja ini menjadi contoh baik hidup bermasyarakat. Ia pun berusaha selalu
hadir jika pengurus kebun gereja menggelar acara. Selain menjaga hubungan sesama
manusia, kebun itu juga menjadi jalan untuk merawat lingkungan. Sebab, pengurus
kebun menggunakan ecoenzyme sebagai pupuk dan pestisida alami. (Yoga)
Baru 17,5 Persen Industri Ikut Proper
Pemerintah memberikan penghargaan Proper kriteria emas
kepada 79 perusahaan dan kriteria hijau kepada 196 perusahaan terkait
pengelolaan usaha ataupun limbahnya. Namun, baru 3.694 atau 17,5 % dari
keseluruhan industri di Indonesia yang ikut penilaian ketaatan pengelolaan lingkungan
ini. Ketua Dewan Pertimbangan Proper Sudharto P Hadi, Rabu (20/12) di Jakarta,
menyebutkan,tahun 2022 sekitar 15 % industri di Indonesia yang mengikuti
Proper. Tahun ini kisarannya bertambah menjadi 17,5 %. Wakil Menteri Lingkungan
Hidup dan Kehutanan Alue Dohong berharap, ke depan, semakin banyak perusahaan yang
menyadari pentingnya Proper dan nilai yang diperoleh perusahaan. ”Kita, kan, ingin
kesadaran, jadi bukan legally binding atau diwajibkan,tapi beyond comply (dalam
ketaatan pengelolaan lingkungan) ini karena sadar lingkungan itu berarti
efisiensi, (mendapatkan) nilai ekonomi sosial dan ada social return on investment,
ada banyak nilai positif yang bisa dikembangkan perusahaan,” tuturnya.
Dalam penyerahan Anugerah Lingkungan Proper 2023 oleh Wapres
Ma’ruf Amin, Rabu, perusahaan yang mendapatkan kriteria emas dan biru berarti
sudah melampaui dari kewajiban pengelolaan limbah dan lingkungan. Bahkan, kata
Sudharto, kategori emas berarti perusahaan menerapkan analisis daur hidup
(eko-inovasi) sehingga menghasilkan efisiensi energi, mengurangi emisi, mengurangi
timbulan limbah, dan mengurangi dampak lingkungan. Tahun ini, perusahaan
berkategori emas juga harus melakukan eko-inovasi social yang indikatornya
diukur dengan social return on investment (SROI). SROI terkait dengan alokasi
dana yang dibelanjakan dibandingkan dampak yang diterima oleh masyarakat.
Perusahaan yang menerapkan analisis dampak lingkungan dan
rencana pengelolaan lingkungan secara baik mendapat kategori biru. Adapun yang
sudah melakukan usaha, tetapi masih perlu perbaikan mendapat kriteria merah. Tahun
2023, sebanyak 2.131 perusahaan mendapat kriteria biru. Sebanyak 1.077 industri
di kategori merah. Tidak ada perusahaan di kriteria hitam, tetapi 211
perusahaan ditunda pemeringkatannya. Wapres Amin meminta agar Proper menjadi
platform bagi perusahaan untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan
berkelanjutan, terutama mencegah kerusakan lingkungan dan pencemaran akibat
aktivitas industri yang dilakukan. Perusahaan dengankategori emas dan hijau
bisa memiliki gengsi lebih tinggi serta mendapatkan nilai lebih di mata
konsumen, apalagi semakin banyak konsumen dan negara yang concern dengan produk
”hijau”. (Yoga)
Kementerian Perhubungan Bidik Pembiayaan Kreatif
Guna menekan kesenjangan antara Indonesia barat dan timur,
proyek-proyek pembangunan terus digenjot pemerintah. Skema pembiayaan kreatif mendominasi
pengerjaan proyek-proyek perhubungan di Indonesia. ”Bagaimana kita menciptakan
konektivitas, tetapi juga membuat Indonesia sentris dan tidak bicara tentang
Jawa saja,” ujar Menhub Budi Karya Sumadi dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2023, di
Jakarta, Rabu (20/12). Isu nasional pada sector transportasi selama ini
berkutat pada konektivitas dan integrase antarmoda. Selain itu, peningkatan dan
pengembangan transportasi massal perkotaan juga masih menjadi tantangan. Mobilitas
cerdas dan ramah lingkungan sekaligus transportasi berkelanjutan juga merupakan
pekerjaan rumah Kemenhub. Budi mengatakan, Presiden memerintahkan Kemenhub
memperhatikan daerah tertinggal, terluar, terdepan, dan perbatasan (3TP).
Bentuknya diwujudkan dalam pelaksanaan tol laut serta pembangunan
bandara dan pelabuhan di pelosok daerah. Dalam pembangunan proyek-proyeknya,
mayoritas memanfaatkan skema pembiayaan kreatif yang mencapai 80 %. Sisanya
menjadi tanggung jawab pemerintah. Sepanjang 2020-2024, Rencana Strategis
Kemenhub mengalokasikan Rp 1.288 triliun untuk investasi pada sektor transportasi.
Proporsi terbesar, 54 %, merupakan investasi swasta. Disusul BUMN 26 %.
Pemerintah berperan menyediakan dana Rp 266,64 triliun atau 20 %. ”Melihat
tingginya kebutuhan pembiayaan tersebut, tidak akan terpenuhi apabila hanya
mengandalkan pendanaan rupiah murni (APBN). Oleh karena itu, kami terus mendorong
pendanaan kreatif non-APBN,” kata Budi. Bentuk pendanaan kreatif non-APBN, di
antaranya, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), kerja sama pemanfaatan
(KSP), peningkatan peran BUMN, surat berharga syariah negara (SBSN), badan
layanan umum (BLU), serta investasi swasta murni. Proyek transportasi didanai
melalui skema KPBU adalah Pelabuhan Patimbang dengan nilai investasi Rp 18,93
triliun. (Yoga)
TEI 2023 Bukukan Transaksi Rp 472,93 Triliun
RI Ikut Berebut Wisatawan
Pascapandemi banyak negara berusaha untuk membenahi ekonominya.
Pariwisata menjadi cara paling cepat untuk membangun kembali ekonomi. Pemerintah
Indonesia berencana memberikan bebas visa kepada warga negara di 20 negara yang
berpotensi mendorong wisata berkualitas, terutama wisatawan dari negara dengan pendapat
per kapita yang tinggi. Meski pengusaha mendukung wacana ini, sejumlah pihak
mengingatkan rencana ini jangan sampai menciptakan masalah baru. Pemerintah
tengah mengkaji regulasi bebas visa bagi 20 negara yang dianggap berkontribusi
menyumbang pariwisata berkualitas di Republik Indonesia (RI). Pariwisata
berkualitas yang dimaksud adalah wisatawan asing yang tinggal lebih lama dan
membelanjakan uang lebih banyak. Pariwisata jenis ini akan berdampak bagi
ekonomi di daerah tujuan wisata (Kompas.id, 19/12). Kebijakan yang bersifat
selektif ini sangat baik bagi penerimaan negara dan juga para pelaku wisata. Pemasukan
devisa dalam jumlah besar diharapkan karena yang datang wisatawan berkualitas.
Di sisi lain, pelaku usaha wisata lebih merasa nyaman dengan
kehadiran mereka. Beberapa kasus belakangan, yang diakibatkan perilaku wisatawan
asing yang tidak tertib, membuat para pelaku bisnis wisata trauma. Apabila
kelak wisatawan yang datang benar-benar berkualitas, mereka bisa melayani
dengan perasaan aman. Akan tetapi, Indonesia juga bersaing dengan negara lain. Mereka
juga memperbaiki layanan bagi para wisatawan, baik dari urusan imigrasi maupun
layanan wisata, contohnya, Jepang sudah lama membuka diri dengan mempermudah
layanan imigrasi untuk sejumlah negara dan mereka juga membangun pariwisata
halal karena mengincar pasar negara-negara berpenduduk Muslim, karena pasar ini
sangat besar. Di Eropa, penerbangan dan juga tempat-tempat wisata dipenuhi
pengunjung sejak beberapa bulan lalu. Karena itu, rencana pemberian bebas visa
harus ditindaklanjuti dengan layanan pariwisata yang prima, mulai dari penerimaan
di bandara yang kadang dikeluhkan hingga penginapan dan juga layanan lainnya. Tanpa
persiapan yang memadai, kita sangat boleh jadi bakal kalah dalam mendapatkan
wisatawan asing. (Yoga)
Isu Ekonomi Kerakyatan Paling Ditunggu
Dalam debat calon wakil presiden, Jumat (22/12) dengan tema
besar seputar ekonomi, sebagian besar masyarakat paling ingin mengetahui
gagasan ketiga cawapres terkait ekonomi kerakyatan, infrastruktur, dan ekonomi
digital. Terkait dengan hal itu, ketiga cawapres menyatakan siap menyampaikan
ide sekaligus mendalami gagasan kandidat lain di depan publik. Persiapan juga
dilakukan untuk mendalami tema debat. Debat pada 22 Desember adalah debat kedua
dari lima kali debat capres-cawapres yang terdiri atas tiga kali debat antar capres
dan dua kali debat antar cawapres. Debat kedua ini merupakan debat antar cawapres
dengan tema ekonomi kerakyatan dan digital, keuangan, investasi pajak, serta
perdagangan. Selain itu, ada pula tema pengelolaan APBN / APBD, infrastruktur,
serta perkotaan.
Hasil jajak pendapat Litbang Kompas pada 18-20 Desember2023
dengan melibatkan 509 responden di 34 provinsi menunjukkan, 58,9 % responden
menantikan gagasan cawapres terkait ekonomi kerakyatan, kemudian diikuti infrastruktur
(9.5 %) dan ekonomi digital (7,4 %). Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional
(TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Dradjad Wibowo, Rabu (20/12), menyatakan
telah mempersiapkan Gibran untuk memperdebatkan semua tema yang telah
ditentukan penyelenggara. Sejumlah isu terkait juga disebut sudah dipahami
Gibran mengingat latar belakangnya sebagai pengusaha yang kini juga menjabat
Wali Kota Surakarta, Jateng.
Asisten Pelatih Timnas AMIN (Tim Pemenangan Nasional Anies
Baswedan-Muhaimin Iskandar), Jazilul Fawaid, menuturkan, dalam debat, Muhaimin
juga akan lebih banyak bicara mengenai kebijakan negara di bidang ekonomi.
Kendati tema debat meliputi sejumlah isu, itu semua dinilai berpangkal pada
kebijakan nasional yang diputuskan pemerintah nantinya. Salah satu materi yang
bakal disampaikan Muhaimin, kata Jazilul, ialah penyaluran dana desa, bagian
dari program Anies-Muhaimin jika memenangi Pilpres 2024. Mahfud MD mengatakan, Tim
Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD juga telah mempersiapkan
materi debat bidang ekonomi. Mereka menyiapkan dokumen untuk dipelajarinya. Menurut
Mahfud, dirinya juga mendapat masukan dari sejumlah ahli di bidang tersebut. (Yoga)
Terancam Gempor Gara-Gara Beleid Impor
Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 36/2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor masih menuai kontroversi. Aturan yang diklaim kian memperketat impor ini tetap dinilai oleh beberapa kalangan pengusaha tidak berpihak bagi pebisnis dalam negeri.
Sebagai bentuk protes, sejumlah asosiasi pengusaha memberikan catatan terhadap ketentuan terbaru impor yang merevisi Permendag No 25/2022 ini. Misalnya, pemerintah memberikan kelonggaran bagi impor tekstil dan produk tekstil batik dan motif batik untuk keperluan lembaga atau kementerian dan kepentingan umum.
Aturan itu dianggap bisa mematikan dan bikin gempor para pengusaha batik lokal yang kebanyakan merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). "Poin ini dikhawatirkan memberi celah untuk masuknya kain bermotif batik dan akan berdampak pada pengrajin batik yang mayoritas adalah IKM," ujar Jemmy Kartiwa Sastraatmaja, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), kemarin.
Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Firman Bakri juga mewanti-wanti agar aturan baru ini tidak mengganggu pelaku usaha yang sudah taat aturan atau izin selama ini.
Dari sini, Aprisindo mengharapkan aturan tersebut bisa menurunkan angka impor ilegal. "Kalau ternyata dampak terhadap industri nasional sangat kecil, maka baru bisa kita katakan kebijakan ini tidak tepat sasaran," jelas Firman.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economic (Core) Mohammad Faisal menilai beleid itu kurang tepat. Menurut dia, pemerintah seharusnya membuka akses pasar untuk para produsen dalam negeri, bukan malah memotong akses itu.
Direktur impor Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Arif Sulistyo menegaskan pihaknya akan sangat selektif memberikan izin terkait impor batik untuk kebutuhan instansi.
Analisis Perdagangan Ahli Muda Direktorat Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negari Kementerian Perdagangan Kartika Sari menyebutkan, aturan impor terbaru ini sudah menghimpun berbagai masukan, termasuk kalangan pengusaha.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









