Ulur Waktu Restrukturisasi Utang BUMN Karya
Kinerja emiten BUMN karya masih diselimuti awan kelabu. Inilah yang mendorong sejumlah emiten BUMN karya melakukan restrukturisasi utang untuk memperbaiki kinerja mereka. Terbaru, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) mengklaim sudah mengantongi persetujuan 81% kreditur terkait skema restrukturisasi utang. Artinya, sudah 17 kreditur dari 21 kreditur yang memberikan persetujuan. "Masih ada empat bank dalam proses konsolidasi internal," kata Direktur Keuangan WSKT Wiwi Suprihatno di paparan publik, Kamis (21/12). Utang WSKT saat ini bersumber dari proyek-proyek yang diteken hingga 2021. Sejak 2022, kontrak baru yang diambil sudah disesuaikan dengan transformasi yang dilakukan WSKT. Tak jauh berbeda, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menerapkan strategi serupa. Salah satu emiten BUMN karya ini minta penangguhan pembayaran pokok surat utang. Lantas memilih proyek yang memberikan uang muka dan pembayaran secara bulanan. Alhasil, WIKA telah mendapatkan restu dari 12 kreditur perbankan dari total 15 kreditur perbankan untuk melakukan restrukturisasi utang. PT PP Tbk (PTPP) juga tengah menyusun strategi untuk menurunkan tingkat utang maksimal 3% di akhir 2023. PTPP tercatat memiliki liabilitas Rp 44,21 triliun per kuartal III 2023. Perusahaan pelat merah ini tengah menata utang berbunga dengan cara divestasi. Hingga akhir tahun 2023, setidaknya ada tujuh divestasi yang ditargetkan akan dilakukan oleh PTPP. Baik itu dari perusahaan induk maupun anak usaha. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani melihat, kinerja BUMN Karya masih negatif dalam waktu dekat. Untuk itu perusahaan konstruksi pelat merah ini perlu mengubah tata kelola perusahaan. Kementerian BUMN sendiri memproyeksi, proses restrukturisasi utang BUMN karya bisa memakan waktu dua sampai tiga tahun. Ini artinya, pemegang saham publik emiten BUMN karya harus sabar menunggu melihat hasil restrukturisasi itu. Menurut hitungan Budi ada sekitar 60.000 investor publik WIKA dan hampir 100.000 investor publik yang mendekap saham WSKT saat ini.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023