PPRE Fokus di Bisnis Pertambangan
Emiten jasa kontribusi sipil dan tambang, PT PP Presisi Tbk (PPRE) membidik perolehan kontrak baru sebesar Rp 8 triliun pada tahun depan. PPRE fokus menggeber bisnis pertambangan yang dinilai akan berkontribusi signifikan terhadap kinerja perusahaan.
Direktur Utama PPRE, I Gede Upeksa Negara mengatakan, PPRE menargetkan perolehan kontrak baru pada tahun depan senilai Rp 8,26 triliun. Ia memprediksi, sekitar Rp 5,2 triliun atau 62,5% dari target kontrak baru tersebut akan disumbang dari sektor pertambangan.
Selain itu, PPRE menargetkan penjualan sebesar Rp 5,9 triliun. Perinciannya, sebesar Rp 4,3 triliun dari proyek
carry over
tahun 2023, dan Rp 1,5 triliun dari proyek baru pada tahun depan.
Gede menjelaskan, prospek bisnis pertambangan tahun depan masih terjaga dengan baik. Maka itu, PPRE tetap fokus menggenjot bisnis pertambangan. Menurut dia, jika masih berada di sektor infrastruktur yang mengandalkan APBN, maka akan terpengaruh tahun politik.
Ia menilai, permintaan komoditas tambang di pasar ekspor tetap tinggi di tahun depan. Sehingga, aktivitas pertambangan tetap akan menggeliat dan bisa berdampak positif terhadap kinerja PPRE di tahun depan.
Fokus bisnis pertambangan ini sejalan dengan program pemerintah yang mendorong hilirisasi melalui pembangunan smelter. Program ini juga tak lepas dari upaya pemerintah mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Sementara itu, untuk mendukung rencana bisnis di tahun depan, PPRE berencana menyiapkan belanja modal atau
capital expenditure
(capex) sebesar Rp 920 miliar.
Ia menjelaskan, sebagian dari capex itu bersumber dari rencana penerbitan obligasi yang akan dilakukan di tahun depan, dengan target perolehan senilai Rp 850 miliar.
Gede menambahkan, obligasi yang diterbitkan nantinya memiliki tenor jangka panjang, yakni sekitar lima tahun. Obligasi ini menjadi bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan pada 2022 dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp 1 triliun.
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023