;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

INDUSTRI ASURANSI JIWA : PRODUK TRADISIONAL JADI ANDALAN

09 Jan 2024

Sejumlah perusahaan asuransi jiwa bakal mengandalkan produk tradisional sebagai motor pertumbuhan pendapatan premi sepanjang tahun ini. Hal itu menyiratkan bahwa industri asuransi jiwa masih beradaptasi dengan aturan pengetatan unit-linked yang berlaku sejak awal 2022. Perusahaan asuransi jiwa PT Asuransi BRI Life atau BRI Life optimistis mampu menjaga pertumbuhannya pada tahun ini, meski sejumlah tantangan dari ketidakpastian perekonomian siap mengadang. Pelaksanaan pemilihan umum atau Pemilu 2024 pun diyakini bakal menggerakkan perekonomian nasional lebih kencang. Plt. Direktur Utama BRI Life I Dewa Gede Agung mengatakan bahwa pihaknya tetap menargetkan mampu tumbuh positif pada tahun ini dengan mengandalkan produk tradisional sebagai sumber premi perusahaan. “Kami juga mengharapkan bisa tumbuh positif di tahun 2024,” katanya kepada Bisnis, Senin (8/1). Apabila melihat kinerja perusahaan sepanjang 2023, perusahaan memang tercatat mampu memperbaiki komposisi portofolionya dari unit-linked ke produk tradisional. Upaya tersebut dilakukan untuk menyesuaikan produk dengan karakteristik nasabah perusahaan. Hal yang sama dilakukan oleh PT BNI Life Insurance atau BNI Life yang mengaku bakal fokus meningkatkan produk asuransi jiwa tradisional, dan premi reguler. BNI Life sendiri menargetkan mampu mengantongi pendapatan premi sebesar Rp6,41 triliun pada tahun ini, naik 19% dari pencapaian 2023. Adapun, PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) menetapkan target optimistis untuk mempertahankan tren pertumbuhan positif pada sepanjang tahun ini.

Presiden Direktur & CEO BCA Life Christine Setyabudhi mengatakan, perusahaan menetapkan proyeksi pendapatan premi sebesar Rp1,9 triliun untuk tahun ini. “Proyeksi ini mencerminkan komitmen BCA Life untuk terus meningkatkan kinerja keuangannya, dengan harapan mencapai peningkatan sebesar 15% dibandingkan dengan capaian 2023, di mana perusahaan berhasil mengumpulkan pendapatan premi sebesar Rp1,6 triliun,” ujarnya. Di sisi lain, bisnis asuransi jiwa diramal akan mulai mengalami rebound pada tahun ini, seiring dengan penyesuaian yang dilakukan oleh para pelaku industri terhadap Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 5/2022 tentang Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi atau Paydi. Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Iwan Pasila mengatakan regulator perlu memastikan pengaturan, pengawasan, dan perlindungan pemegang polis dapat dilakukan dengan baik untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi. Aspek lain, lanjut Iwan, penyelesaian terhadap beberapa permasalahan yang masih ada di industri asuransi yang harus OJK tuntaskan sesuai dengan koridor ketentuan dan hukum yang ada. Dihubungi terpisah, praktisi manajemen risiko dan Ketua Umum Komunitas Penulis Asuransi Indonesia Wahyudin Rahman memproyeksi asuransi jiwa akan tetap didominasi dari produk tradisional dibandingkan dengan produk unit-linked. Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia Togar Pasaribu menilai pendapatan premi dari produk Paydi bakal membaik tahun ini seiring dengan masifnya sosialisasi Surat Edaran OJK No. 5/2022.

JELANG PEMILU 2024 : Konveksi Perlu Rambah Digital

09 Jan 2024

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mendorong pelaku konveksi lokal memperluas akses pasar melalui sistem digital seiring dengan peningkatan permintaan selama tahun politik 2024. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Yulius menyatakan digitalisasi pemasaran bisa menaikkan volume penjualan secara drastis. Dia juga menyatakan Kemenkop UKM berencana membentuk wadah pemasaran online terpadu.“UMKM [usaha, mikro, kecil dan menengah] kita ini belum memasarkan bahan bakunya ke sistem digital, maka mereka harus beradaptasi,” ucapnya, Senin (8/1). Yulius mendapati laporan dari pelaku konveksi di sejumlah pasar mengalami penurunan penjualan atribut kampanye. Bahkan, dia menambahkan penurunan penjualan pada periode Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 anjlok hingga 40%-90% dibandingkan penjualan atribut kampanye pada ajang Pemilu pada 2019.Yulius menduga salah satu penyebab anjloknya penjualan pelaku UMKM konveksi lantaran maraknya produk serupa yang lebih murah di e-commerce. “Misalnya barang dari China, mereka gambar Garuda distempel, gambar PDIP distempel. Sebagian besar larinya ke sana, makanya salah satu penyebab berkurangnya [penjualan konveksi lokal] dari itu,” tuturnya.Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Pengusaha Konveksi Bandung (IPKB) Nandi Herdiaman mengatakan bahwa penjualan atribut kampanye pada tahun ini turun hingga 70% dibandingkan pemilu 2019. Pada kampanye pemilu 2019, dia menjelaskan usaha konveksinya bisa mendapati orderan atribut kampanye sekitar 4 juta item—15 juta item dari partai.

Adaptasi Perilaku Konsumsi-Tabungan

09 Jan 2024

Tahun 2023 yang baru saja berlalu akan dikenang sebagai tahun di mana prediksi resesi meleset (Economist, Desember [2023]). Di AS, suku bunga acuan naik, inflasi berangsur turun, tanpa perekonomian harus mengalami resesi. Pertumbuhan ekonomi triwulan III-2023 bahkan tercatat 4,9 %, didorong pengeluaran untuk jasa. Pertumbuhan ini adalah yang tertinggi sejak triwulan III dan IV-2022. Pertumbuhan berbasis sektor jasa ini didukung data Indeks PMI (Purchasing Manager Index) sektor jasa yang tetap dalam zona ekspansi, naik ke 51,3 pada Desember dari 50,8 di bulan sebelumnya. Sementara PMI sektor manufaktur tetap dalam zona kontraksi, turun dari 49,4 ke 47,9. Inflasi AS turun dari 3,2 % pada November ke 3,1 % di Desember, terendah dalam lima bulan terakhir pada 2023. Inflasi ini adalah imbas dari krisis energi dan pangan akibat konflik Rusia-Ukraina.

Hal yang menarik, adaptasi di sisi permintaan masyarakat ala Hicksian compensated demand function (Mas-Collel et.al [1995]) atau HCDF turut meminimalkan dampak inflasi. Dengan anggaran yang lebih lapang, kelas menengah dapat merealokasi porsi konsumsi dari yang inflasi relatifnya tinggi ke yang lebih rendah sehingga secara agregat momentum pertumbuhan tetap terjaga. Bank Dunia pada 2020 memperkirakan 114,7 juta orang penduduk Indonesia menuju kelas menengah, yang selama 2002 sampai dengan 2016 bertambah 7 sampai 10 % per tahun. Kelas menengah adalah warga dengan pengeluaran Rp 1,2 juta-Rp 6 juta per bulan. Semua ini turut berperan dalam perkembangan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) publikasi BI yang secara konsisten di atas 120 sejak Mei 2022.

Pengamatan pada beberapa tujuan wisata saat liburan Natal dan Tahun Baru lalu menunjukkan aktivitas konsumsi dengan mobilitas tinggi tetap tidak terlalu terganggu. Untuk konsumsi simultan barang tahan lama dan nontahan lama, adalah kombinasi pembiayaan cicilan dan mengurangi porsi pengeluaran bulanan yang biasanya disisihkan untuk ditabung (average propensity to save/APS). Perilaku ini membantu pertumbuhan manufaktur, perdagangan, transportasi, hotel-restoran, dan informasi-komunikasi, terkointegrasi dengan multiplier lintas sektor. Kelas menengah dengan adaptasi melalui HCDF membuat perekonomian lebih berdaya tahan. (Yoga)

Hilirisasi dan Upaya Menguasai Mineral Kritis

09 Jan 2024

Pemerintah berambisi meningkatkan nilai tambah produk tambang dalam negeri,termasuk nikel dan tembaga. Selain dengan mendorong pembangunan smelter yang juga bagian dari regulasi, pemerintah berniat menggenggam saham lebih besar di perusahaan tambang PT Vale Indonesia serta PT Freeport Indonesia. ”Deal” ditargetkan tercapai tahun ini. Hilirisasi berupa peningkatan nilai tambah produk pertambangan terus didengungkan pemerintah. Pada komoditas nikel, pemerintah telah melarang ekspor bijih (ore) nikel sejak 2020. Saat ini, tahapan minimal nikel untuk diekspor adalah feronikel, nickel pig iron (NPI), ataupun nickel matte yang diproduksi oleh PT Vale Indonesia (PTVI), yang telah beroperasi hampir setengah abad. Kontrak karya PTVI, yang dulu bernama PT International Nickel Indonesia (Inco), bakal berakhir pada 2025. Jika PTVI hendak melanjutkan operasi-produksi di Indonesia, kontrak perlu diperbarui menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK). Persyaratan yang harus dipenuhi ialah pelepasan saham atau divestasi kepada Indonesia.

Pemerintah Indonesia menyambut penambahan saham PTVI bagi Mind.id. Di sela-sela Konferensi KTT Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2023 di San Francisco, AS, Jumat (17/11/2023) disaksikan Presiden Jokowi, dilakukan penandatanganan perjanjian pendahuluan (heads of agreement) penambahan saham untuk Indonesia. Lewat perjanjian awal tersebut, disepakati Mind.id akan menguasai 34 % saham PTVI atau yang terbesar. Sementara Vale Canada Limited (VCL) memegang 33,9 % dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM) 11,5 %. Adapun saham PTVI yang selama ini dimiliki publik di Bursa Efek Indonesia 20,6 %. Pada komoditas tembaga, pemerintah berencana menambah saham nasional 10 % di PT Freeport Indonesia (PTFI). Itu bagian dari rencana perpanjangan IUPK PTFI, yang saat ini berlaku hingga 2041 menjadi 2061 (perpanjangan 2 x 10 tahun). Namun, perlu perbaikan regulasi untuk mewujudkan hal tersebut. Rencana peningkatan penguasaan saham Indonesia, baik di PTVI maupun PTFI, menjadi harapan agar sumber daya mineral bisa semakin dirasakan manfaatnya. (Yoga)

Pekerja Muda Enggan Bergabung ke Serikat Pekerja

09 Jan 2024

Pekerja usia muda semakin enggan bergabung menjadi anggota serikat pekerja. Disrupsi industri digital dan tren hubungan kerja yang fleksibel menjadi factor yang melatarbelakanginya. ”Semua pekerja, sesuai UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, berhak memiliki serikat pekerja/serikat buruh. Masalahnya, sistem bekerja saat ini berbeda dengan kerja konvensional. Metode perekrutan ataupun penilaian kinerja karyawan sekarang mulai dipengaruhi oleh teknologi digital,” ujar analisis Indonesia Labor Institute, Rekson Silaban, di Jakarta, Senin (8/1/2024). Penduduk bekerja usia muda yang sekarang semakin mendominasi pasar kerja, menurut Rekson, lebih menyukai hubungan kerja yang tidak mengikat. Padahal, berjalannya serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) membutuhkan pekerja yang memiliki majikan tetap agar dapat diajak berunding.

Oleh karena itu, Rekson berpendapat, SP/SB perlu mereformasi diri agar relevan dengan pasar tenaga kerja yang semakin didominasi pekerja sektor jasa dan teknologi informasi. Pertama, federasi memerlukan SP/SB khusus pekerja jasa dan teknologi informasi. Kedua, cara rekrutmen dan advokasi anggota SP/SB diubah menjadi lebih menggunakan media digital. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan, Indrasari Tjandraningsih, menyatakan, kaderisasi dari SP/SB yang ada saat ini masih lemah. ”Faktor seperti itu membuat bergabung menjadi anggota serikat kurang populer di kalangan pekerja usia muda. Hubungan kerja yang semakin fleksibel juga menuntut pekerja mementingkan terus bekerja dan mengutamakan memperoleh pendapatan (dibandingkan berserikat),” tuturnya. (Yoga)

TRANSFORMASI BISNIS, Tanggap dan Jeli Merespons Perubahan

09 Jan 2024

Jeli melihat perubahan zaman dan tren konsumsi masyarakat menjadi salah satu kunci perusahaan agar bisa bertahan dan tumbuh berkelanjutan. Menjawab kebutuhan masyarakat dan menggali potensi pasar juga menjadi bagian integralnya. Demikian, pesan yang dibagikan Dirut PLN Icon Plus Ari Rahmat Indra Cahyadi dan Wakil Presiden Direktur Asia Pulp Paper (APP) Suhendra Wiriadinata pada acara CEO Talks Kompas100 CEO Forum 2023 Powered by PLN. Masing-masing membagikan pengalamannya pada 1 Desember 2023 dan 17 November 2023. Ari menjelaskan, PT PLN Icon Plus adalah anak usaha PT PLN yang bergerak di bidang penyedia jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi digital bagi pelanggan. ”Jadi, kami punya major concern jadi value leverage ke publik dari layanan digitalisasi kelistrikan,” ujar Ari. PLN Icon Plus sudah memiliki 45 juta dari 85 juta pelanggan listrik yang telah mengunduh dan menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk menikmati layanan ini. Digitalisasi, menurut Ari, sudah menjadi tren global.

Namun, isu pemerataan akses internet masih belum dirasakan di sejumlah daerah di Tanah Air. Berbekal infrastruktur kelistrikan dari PLN, PLN Icon Plus hadir menyambung koneksi digital di daerah-daerah itu. ”Kami menjangkau masyarakat suburban dan rural,” ujar Ari. Selain memperluas akses internet ke daerah-daerah, pihaknya menggali potensi bisnis dengan mengakomodasi perubahan tren konsumsi masyarakat akan internet yang tak sekadar konten atau bermain gim, tetapi bagaimana masyarakat melihat seberapa jauh konsumsi listrik dari solar panelnya atau CCTV-nya melalui jaringan internet. Pihaknya juga bekerja sama dengan banyak perusahaan rintisan teknologi untuk menciptakan permintaan akan layanan internet.

Suhendra menyatakan, perkembangan zaman, teknologi, dan tren gaya hidup digital makin mengurangi penggunaan kertas. Ini adalah keniscayaan. ”Kita tidak bisa lari dari era digitalisasi, otomasi, dan sebagainya. Maka, kami harus merespons segala perubahan itu,” ujar Suhendra. APP memanfaatkan perkembangan teknologi dengan menggunakan otomasi mesin dari industri hulu hingga hilir. Ini meningkatkan efisiensi dan daya saing produksi. Digitalisasi menciptakan peluang baru yang dimanfaatkan perusahaan. Misalnya, seiring maraknya perdagangan digital, meningkat pula kebutuhan kertas kemasan untuk membungkus barang e-dagang. Pihaknya juga terus berinovasi menciptakan produk yang dibutuhkan masyarakat, misalnya, tisu untuk lap tangan, yang juga untuk tisu dapur dengan spesifikasi ramah lingkungan. (Yoga)

Pulau Arnavat, Tempat Wisata Baru Sekaligus Penghalau Abrasi di Demak

09 Jan 2024

Warga Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jateng, seolah mendapat hadiah berupa hamparan pasir di tengah perairan yang kemudian dinamai Pulau Arnavat, yang dikembangkan menjadi tempat wisata, sekaligus diharapkan bisa menghalau abrasi yang selama ini menggerus daratan. Matahari di atas Pulau Arnavat bersinar cerah, Jumat (5/1/2024) siang. Sukoco (54), warga setempat, sejak pagi hilir mudik menuju Pulau Arnavat untuk mengantar pengunjung dengan kapalnya. Senyum lebar menghiasi wajah Sukoco. Pria itu menjadi salah satu yang ketiban pulung dengan adanya Pulau Arnavat. Sudah lima tahun terakhir Sukoco yang ”pensiun” dari aktivitas sebagai nelayan itu menjajal usaha baru, yakni mengantar-jemput pemancing. Normalnya, Sukoco bolak-balik 3-4 kali sehari untuk mengantar pemancing.

Sejak Pulau Arnavat viral pada akhir 2023, Sukoco bisa bolak-balik delapan kali sehari. Sekali jalan, kapal bermesin tempel 8 PK milik Sukoco mengangkut tujuh penumpang. Setiap penumpang dikenai biaya Rp 10.000. ”Semoga Pulau Arnavat bisa semakin ramai dikunjungi sehingga perekonomian masyarakat di sekitar sini bisa ikut terangkat,” ucapnya. Kades Surodadi, Supriyanto, mengatakan, setahun terakhir, muncul hamparan pasir di perairan 1 kilometer dari daratan Surodadi. Pada Oktober 2023, hamparan pasir itu menetap dan terus melebar hingga 60 hektar. Sejak saat itu, sejumlah kegiatan digelar di atas hamparan pasir tersebut. Salah satunya, penanaman mangrove pada November 2023. Acara digelar pemerintah desa setempat bersama Direktorat Polairud Polda Jateng. Dari acara itu, tercetus ide untuk menamai pulau itu dengan nama Arnavat, dari semboyan Polairud, yaitu Arnavat Dharpa Mahe, karena di laut kami bangga.

”Setelah informasi terkait Pulau Arnavat ini viral, banyak masyarakat yang berkunjung. Puncak kunjungan terjadi pada Desember 2023, di mana ada ratusan orang yang berkunjung dalam sehari,” ujar Supriyanto Pada Rabu (27/12/2023), Pemkab Demak meresmikan Pulau Arnavat sebagai destinasi wisata. SK Pembentukan Desa Wisata Surodadi juga dikeluarkan oleh Pemkab Demak. Setelah menjadi destinasi wisata, jumlah pengunjung ke Pulau Arnavat meningkat pesat. Pada pergantian tahun, pengunjung di pulau itu mencapai 1.000 orang sehari. Pengunjung hanya membayar parkir Rp 3.000 per kendaraan dan biaya menyeberang menggunakan perahu untuk pergi-pulang ke Pulau Arnavat Rp 10.000 per orang. (Yoga)

Diplomasi Ekonomi Majukan Kesejahteraan Rakyat

09 Jan 2024
Pemerintah menyatakan tujuan diplomasi ekonomi Indonesia jelas, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi, memajukan kesejateraan rakyat dan meningkatkan kemandirian bangsa. Adapun diplomasi Indonesia selama satu dekade kepemimpinan Presiden Joko Widodo menghasilkan 27 perjanjian perdagangan dan ekonomi, baik dalam bentuk PTA, FTA, CEPA, maupun RCEP.  Demikian pidato Menteri Luar Negeri Retno Masudi dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2024 yang disleenggarakan di Gedung Merdeka, bandung, Senin (8/1/2024). Retno menyebut kerja sama tersebut dijalin antara lain dengan Korea Selatan, Australia, Mozambik, Uni Emirat Arab, dan Chile. "Selama hampir 10 hari terakhir diplomasi ekonomi menjadi prioritas utama. Tujuannya jelas  yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi, memajukan kesejahteraan rakyat, dan meningkatkan kemandirian bangsa," kata Retno. (Yetede)

Data Pertahanan Rahasia dan Berisiko

09 Jan 2024
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengapresiasi sikap Capres No Urut 2 Prabowo Subianto yang juga merupakan Menhan karena tidak membuka data pertahanan saat acara debat ketiga capres, Minggu (7/1/2024). Data pertahanan merupakan informasi  yang bersifat rahasia dan memiliki resiko  bagi kedaulatan negara jika disampaikan secara terbuka dihadapan publik. "Data pertahanan negara tidak bisa sembarangan dibuka. Sifatnya, rahasia negara, confidential. Hanya bisa di kalangan tertentu," kata Meutya. Sebelumnya, pada debat ketiga Pilpres 2024, Minggu (7/1/2024), Capres No Urut  1, Anies Baswedan dan Capres No Urut 3, Ganjar Pranowo mendesak Prabowo Subianto untuk membuka data terkait dengan pengadaan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dan beberapa kebijakan lain di Kementerian Pertahanan. (Yetede)

Asuransi Bumiputera Janji Bayar Klaim Rp 133,9 Miliar

09 Jan 2024
Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 akan membayarkan klaim yang tertunda  dari sejumlah pemegang polis senilai Rp113,9 miliar hingga Juni 2024. Sekretaris Task Force AJB Bumiputera 1912 Auditomo mengatakan, pihak AJB Bumiputera  akan tetap memprioritaskan  pembayaran klaim yang tertunda dari pemegang polis. "AJB Bumiputera 1912 menargetkan pembayaran klaim kepada 33.884 polis dengan nominal mencapai Rp113,98 miliar sampai dengan Juni 2024," ungkap Sekretaris Takes Force AJB Bumiputera 1912, Auditomo. Adapun selama 10 bulan terakhir ini AJB Bumiputera terus berupaya melakukan penjualan  dan optimalisasi beberapa  aset yang dimiliki. Hal ini dilakukan untuk memenuhi ketersediaan dana dalam rangka menyelesaikan klaim yang tertunda. (Yetede)