;
Kategori

Ekonomi

( 40473 )

Penarikan Utang Harus Perhatikan Perkembangan Suku Bunga Global

06 Jan 2024
Pemerintah diharapkan dapat menjalankan kebijakan penarikan utang selama tahun 2024 dengan memperhatikan dinamika perekonomian dunia. Kebijakan tahun ini, perlu dilaksanakan dengan mempertimbangkan tingkat suku bunga global yang masih berada pada tren relatif masih tinggi, karena akan berdampak terhadap harga surat utang (obligasi) yang lebih rendah dan imbal hasil yang lebih tinggi. Adapun alokasi pembiayaan utang dalam APBN 2024 sebesar Rp648,1 triliun, terbagi dalam Surat Utang Negara (SBN) sebesar Rp666,4 triliun dan alokasi pinjaman sebesar negatif Rp18,4 triliun. Sementara itu, realisasi pembiayaan anggaran tahun 2023 mencapai Rp359,5 triliun (60,1% dari target APBN 2023 atau 74,9% dari target Perpres 75/2023). Pembiayaan utang tahun 2023 mencapai Rp407,0 triliun (58,4% dari target APBN 2023 atau 96,6% dari Perpres 75/2023). (Yetede)

1,5 Juta Kendaraan Lintasi Jalan Tol Trans Sumatera

06 Jan 2024
PT Hutama Karya (Persero) mencatat lebih dari 1,5 juta kendaraan melintas di jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) atau mulai 18 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024. Jumlah tersebut mengalami peningkatan hingga 38% lebih jika dibanding volume lalu-lintas (VLL) normal dan 52% jika dibandingkan Nataru tahun 2022/2023. Angka ini merupakan total VLL dari sembilan ruas JTTS yang beroperasi penuh, yaitu Tol Terbanggi Bear-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka). Selain itu, Tol Palembang-Indralaya Prabumulih (Inpra), Tol Bengkulu-Taba Penanjung (Bengtaba), Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Tol Pekanbaru-Bangkinang (Pek-Bang), Tol Binjai-Langsa Seksi 1&2 (Binjai- Kuala Bingai), Tol Indrapura-Lima Puluh, dan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 2-6 (Seulimeu-Baitussalam).

Cuan Para Caleg di Lantai Bursa

06 Jan 2024
Sejumlah politisi yang berstatus sebagai pemilik perusahaan mempunya cara sendiri menyambut tahun 2024. Selain berebut kursi wakil rakyat, mereka memperebutkan dana investor di bursa saham. Kesuksesan mereka di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 belum bisa dipastikan. Namun, di Bursa Efek Indonesia (BEI) para politisi ini berhasil mengantongi dana jumbo lewat initial public offering (IPO) dan divestasi saham. Paling anyar adalah hajatan IPO yang digelar Sudjatmiko, calon Legislatif (caleg) DPR 2024 dari daerah pemilihan (dapil) VI Kota Bekasi-Kota Depok. Caleg nomor urut 1 ini bertarung memperebutkan kursi di Senayan lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Jumat (5/1), PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI), perusahaan milik Sudjatmiko, memulai debut di BEI sebagai pendatang baru pertama tahun 2024. Perusahaan jasa konstruksi itu menjual 1,25 miliar unit saham di harga Rp 100 per saham, atau menangguk Rp 125 miliar dari IPO. Sudjatmiko menguasai sekitar 4,34 miliar saham ASLI atau 69,52% dari modal disetor dan ditempatkan penuh usai IPO. ASLI mengerjakan proyek jalan tol di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, terutama proyek jalan tol dari Balikpapan ke IKN dengan nilai kontrak sekitar Rp 30 miliar. Kendati IPO di tengah pemilu, Sudjatmiko yang juga menjabat Direktur Utama ASLI ini menampik, IPO menjadi salah satu jalan untuk memperoleh dana kampanye. Pada 8 Januari 2024, giliran perusahaan milik politisi PDI Perjuangan manggung di BEI, yaitu PT Adhi Kartiko Pratama Tbk (NICE). Perusahaan tambang nikel itu dikendalikan Herman Herry Adranacus, anggota DPR empat periode, dari 2004 -2024. Pada Pemilu 2024, Herman tak maju sebagai caleg. Anaknya, Stevano Rizki Adranacus jadi caleg DPR PDI Perjuangan dapil Nusa Tenggara Timur 2. Stevano juga pemilik NICE bersama sang ayah. Ia memegang 15% saham PT Dwidaya Mega Investama (DMI) dan Herman memegang 85% saham. Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy mengatakan, kalaupun harga saham emiten-emiten ini terpengaruh oleh hasil pemilu, sifatnya sementara. Direktur Utama Kiwoom Sekuritas Indonesia, Chang-kun Shin mengingatkan, investor mewaspadai volatilitas tinggi saham-saham terafiliasi partai politik.

Kenaikan Cadangan Devisa Penopang Rupiah

06 Jan 2024

Cadangan devisa Indonesia pada Desember 2023 diyakini meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Mengacu data Bank Indonesia (BI), posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2023 tercatat sebesar US$ 138,1 miliar, meningkat dibandingkan posisi akhir Oktober 2023 yang sebesar US$ 133,1 miliar. Kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipicu penerbitan sukuk global dan penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta penerimaan pajak dan jasa. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan, cadangan devisa Desember 2023 sebesar US$ 140 miliar, naik dari US$ 138,1 miliar pada November 2023. "Peningkatan cadangan devisa tersebut terindikasi dari aliran modal asing di pasar keuangan domestik," terang dia kepada KONTAN, Jumat (5/1). Menurut Josua, asing di pasar keuangan dalam negeri di sepanjang tahun lalu membukukan beli neto US$ 497,1 juta di pasar saham. Sementara kepemilikan investor asing terhadap surat berharga negara (SBN) juga tercatat meningkat US$ 498,3 juta. Peningkatan aliran modal asing di pasar modal turut mendukung penguatan rata-rata nilai tukar rupiah pada akhir 2023. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengungkapkan, salah satu pendorongnya adalah kemungkinan lembaga pemeringkat global menaikkan outlook utang Indonesia usai Pemilu 2024. "Didorong fundamental ekonomi yang cukup kuat. Sehingga mendorong cadangan devisa lebih baik di 2024 dan rupiah cukup stabil," terang dia, kemarin. David juga melihat ada kemungkinan harga beberapa komoditas penting di Indonesia (batubara dan minyak sawit mentah) mulai naik karena pemulihan ekonomi di beberapa negara tujuan ekspor utama. Dengan perkembangan ini, dia memproyeksikan, nilai tukar rupiah tahun 2024 di kisaran Rp 15.000 hingga Rp 16.000 per dolar AS. Pada Jumat (5/1), nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup pada posisi Rp 15.399 per dolar AS, menguat 0,55% dari pekan sebelumnya.

Mengacu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah juga menguat tipis 0,04% dari sehari sebelumnya menjadi Rp 15.518 per dolar AS. Meski demikian, nilai tukar rupiah masih mungkin mendapat tekanan pada tahun ini. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky mengungkapkan, tekanan rupiah pada tahun ini berasal dari pasar global maupun dalam negeri. "Perlambatan permintaan global, ketidakpastian terkait potensi penurunan suku bunga acuan The Fed, juga adanya pemilu baik di Indonesia maupun negara lain," ungkap dia, kemarin. Riefky pun mewanti-wanti, tekanan rupiah yang cukup besar akan membuat pergerakan cadangan devisa tahun ini lebih fluktuatif. Ia masih yakin jika cadangan devisa masih cukup kuat dalam menjaga tekanan Mata Uang Garuda. "Dengan adanya kebijakan terkait dengan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA), juga ada kemungkinan penurunan suku bunga The Fed," tambah Riefky.

Menggali Peluang di Bisnis Solusi TI

06 Jan 2024

PT Mastersystem Infotama Tbk optimistis dengan persaingan usaha di sektor teknologi informasi (TI). Perkembangan zaman menuju era serba digital, menjadi peluang bisnis bagi emiten teknologi yang memiliki kode saham MSTI ini. MSTI menawarkan berbagai solusi Information and Communication Technology (ICT) secara komprehensif kepada pelanggan dengan mengintegrasikan berbagai komponen perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, dan komunikasi ke dalam sistem yang kohesif dan fungsional. Sehingga memungkinkan kolaborasi dan interaksi tanpa hambatan sistem teknologi yang beragam. VP Corporate Communication Mastersystem Infotama, Miranti mengatakan, MSTI yakin bahwa bisnis di industri teknologi memiliki pertumbuhan yang bagus di Indonesia seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang terus berkembang pesat. Menurut Laporan Euromonitor, pasar solusi TI Indonesia akan mengalami pertumbuhan yang kuat antara tahun 2023 hingga 2027 dengan CAGR sebesar 18,0%. Miranti meyakini, MSTI dapat terus bertumbuh dengan menggaet lebih banyak pelanggan dan memperluas kemitraan. "MSTI menargetkan pertumbuhan positif di tahun 2024, baik dari sisi penjualan maupun dari sisi laba, kata Miranti, belum lama ini. Emiten yang baru listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 November 2023 MSTI meraup dana segar Rp 637,96 miliar melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Dana IPO ini, untuk melunasi utang bank dan modal kerja. Pelanggan MSTI sebagian besar bergerak di industri jasa keuangan dan telekomunikasi. Kedua industri ini bergantung perkembangan teknologi dalam menjalankan aktivitas usaha. Sebagai contoh, industri jasa keuangan membutuhkan teknologi-teknologi terbaru untuk memperkuat keamanan (security) terhadap cyber attack dan industri telekomunikasi membutuhkan teknologi yang dapat memperkuat kecepatan akses internet. MSTI memberikan layanan menyeluruh untuk pelanggan dengan merencanakan, mendesain, mengimplementasi dan mengoptimasi infrastruktur ICT. Dalam menyediakan solusi cloud platform, MSTI memberikan jasa untuk membangun sendiri infrastruktur cloud berdasarkan spesifikasi pelanggan maupun bekerjasama dengan beberapa prinsipal, seperti Amazon, Google, VMWare, Cisco dan HP. Perusahaan ini menawarkan paket layanan purna jual berupa layanan pasca implementasi dan pemeliharaan infrastruktur TI. Kondisi pandemi merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam mempercepat transformasi digital. Preferensi dan gaya hidup konsumen beralih ke kanal online akibat pembatasan mobilitas, tercermin dari pertumbuhan kuat pada tren e-commerce dan pola kerja hybrid.

Pilih Investasi Saham dan Properti

06 Jan 2024
Pengetahuan dunia bisnis dan investasi sudah disantap Henry Mixson saat sejak di bangku kuliah. Pria yang saat ini menjabat sebagai Country Manager Igloo Indonesia itu mengenyam bangku kuliah di London School of Economics and Political Science di Inggris. Henry masuk London School of Economics and Political Science pada tahun 2005 dan lulus tahun 2008, lalu kembali ke Tanah Air di tahun yang sama. Saat itu, Henry menjabat sebagai export operation di Wilmar. Lalu, sekitar 2013, pria kelahiran tahun 1986 itu pun masuk ke industri konsultan keuangan. "Saya kemudian bergabung dengan Tolaram Group yang saat itu memutuskan membentuk bisnis online lending di Indonesia," ujarnya saat ditemui KONTAN beberapa waktu lalu. Tolaram Group lalu memutuskan mengambil alih bank untuk menjadi perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bank yang dimaksud Henry adalah Bank Amar Indonesia. Pada tahun 2020, Henry berpindah ke Aspire Financial dan diangkat sebagai Country Manager. Kemudian, pada bulan November 2022 kemarin, Henry resmi menjadi Country Manager Igloo. "Kalau 10 analis melihat IHSG bakal naik hari ini, saya akan beli saham emiten penggerak IHSG. Saat itu, masih awam dan lebih memilih untuk trading. Padahal, waktu yang dipakai untuk trading tidak sebanding dengan hasil yang didapatkan," ungkapnya. "Saat ini, saya berinvestasi untuk jangka panjang. Jadi, saya tidak lihat untung rugi di bulan ini atau bulan depan. Namun, saya melihat yang prospeknya bagus dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang," paparnya. Jika dibuat persentase porsinya, Henry saat ini menaruh 70% dana investasinya di instrumen saham dan 30% sisanya di properti. Henry mengaku pernah mengalami rugi besar saat berinvestasi di salah satu emiten sektor tekstil. Saat ini emiten tersebut sudah disuspensi. "Sudah hampir dua tahun tertahan asetnya di sana," ungkapnya.

Gagal Mencapai Target Akibat Penjualan Cupet

06 Jan 2024
Hanya sepertiga produsen mobil di China yang berhasil mencapai target penjualan di sepanjang tahun lalu. Menurut laporan Bloomberg, ini menjadi bukti persaingan penjualan mobil di pasar mobil terbesar dunia tersebut cukup memanas. Hanya empat dari 13 merek yang mengungkapkan angka penjualan tahunan berhasil mencapai target di awal tahun. Yang pertama adalah produsen kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) Li Auto. Perusahaan ini mengirimkan 376.030 unit kendaraan pada tahun 2023. Angka tersebut melebihi 25% dari target awal tahun, yang diperkirakan sebanyak 300.000 kendaraan. BYD juga sukses memenuhi target ambisiusnya melego tiga juta mobil, dengan menjual 3,01 juta mobil di tahun 2023. Angka ini menyalip penjualan Tesla dan menjadikan BYD produsen EV dengan penjualan terbesar. Selain itu, ada Geely Automobile Holdings Group. Produsen mobil tradisional ini juga memenuhi target penjualan tahunan. Namun, penjualan kendaraan listrik milik Geely, Zeekr, hanya memenuhi target setara 85%. Sementara itu perusahaan-perusahaan lain, seperti Nio, Xpeng, dan Zhejiang Leapmotor Technology, gagal mencapai target penjualan mereka. Ini menjadi tahun kedua perusahaan-perusahaan tersebut gagal menggapai target. Produsen kendaraan listrik yang lain, seperti Hozon New Energy Automobile, juga gagal memenuhi target penjualan. Tidak hanya itu, penjualan kendaraan listrik Hozon juga mencatat penurunan secara tahunan.

SIASAT ASURANSI TETAP CUAN

06 Jan 2024

Perusahaan asuransi tetap gencar berinvestasi di instrumen pendapatan tetap seperti obligasi pada tahun ini, kendati dibayangi ekspektasi penurunan imbal hasil atau yield sejalan dengan pemangkasan suku bunga bank sentral.Alokasi itu mengulang distribusi investasi tahun lalu, saat Bank Indonesia agresif menaikkan suku bunga yang diikuti dengan lompatan imbal hasil instrumen pendapatan tetap, termasuk surat utang pemerintah dan obligasi korporasi. PT BNI Life Insurance (BNI Life), misalnya, tetap akan menempatkan investasi paling besar di instrumen fixed income, sama dengan tahun lalu. Alasannya adalah perusahaan ingin memastikan keamanan investasi dan likuiditas dana, tetapi terus mengoptimalkan hasil investasi. Selain itu, perusahaan mengikuti panduan regulator agar minimal 30% investasi asuransi ditempatkan di Surat Berharga Negara (SBN).“Kami masih akan tetap berinvestasi lebih banyak di instrumen pendapatan tetap, sekitar lebih dari 80%,” kata Plt. Direktur Utama BNI Life Eben Eser Nainggolan kepada Bisnis, Jumat (5/1). Sebagian besar investasi di instrumen pendapatan tetap tersebut akan ditempatkan di obligasi pemerintah. Dengan strategi itu, Eben menyebut perseroan tahun ini menargetkan pertumbuhan hasil investasi 8,6% dibandingkan dengan target tahun lalu. Mengutip laporan keuangan BNI Life per November 2023, investasi perseroan paling banyak berada di SBN senilai Rp10,3 triliun atau 46,6% dari total investasi, diikuti reksadana Rp6,17 triliun, dan obligasi korporasi Rp2,93 triliun. 

Alokasi serupa juga dilakukan PT Asuransi BRI Life (BRI Life). Anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. ini bahkan akan menempatkan hampir 80% investasinya pada Surat Utang Negara, sama seperti tahun lalu. Sisanya ditaruh pada reksa dana dan pasar uang. Plt. Direktur Utama BRI Life I Dewa Gede Agung mengatakan komposisi itu berbeda dengan alokasi investasi oleh industri asuransi jiwa pada umumnya yang dominan menempatkan dana pada SUN dan saham. Berdasarkan laporan posisi keuangan unaudited perusahaan per kuartal I/2023, investasi BRI Life didominasi oleh SBN yang mencapai Rp8,85 triliun, disusul saham Rp2,73 triliun. Berbeda dengan asuransi jiwa anak BUMN, asuransi jiwa swasta PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia justru akan menempatkan investasinya paling banyak ke saham. Head of Investment Tokio Marine Life Insurance Indonesia Cholil Ridwan mengatakan pertimbangan perusahaan adalah karena kinerja IHSG pada tahun lalu relatif tertinggal (lagging) dari performa indeks saham Amerika Serikat dan regional. Alokasi penempatan investasi asuransi di instrumen pendapatan tetap meningkat tahun lalu di tengah suku bunga Bank Indonesia yang tinggi. Investasi asuransi jiwa di SBN per September 2023 mencapai Rp154,6 triliun atau 30,2% dari total investasi asuransi jiwa Rp511,8 triliun, obligasi korporasi Rp34,9 triliun (6,8%), dan medium term notes (MTN) Rp6,4 triliun (1,3%). Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Iwan Pasila mengatakan regulator mendorong perusahaan asuransi untuk menyesuaikan kebijakan investasinya berdasarkan karakteristik kewajiban perusahaan, durasi, dan kualitas aset yang dipilih, serta aspek likuiditas meskipun ada perubahan selera risiko di tengah prediksi penurunan suku bunga.

TABRAKAN KERETA : Pelajaran Berharga dari Cicalengka

06 Jan 2024

Ciiiittt, duoaarrr!!Suara berdecit, yang diikuti suara keras seperti bom meledak itu mengejutkan warga Cicalengka, Bandung, Jumat (5/1/2024), sekira pukul 06.03 WIB, KA Turangga bertabrakan dengan KA Commuterline Bandung Raya.“Pokoknya tadi pagi saya lagi di dalam, terdengar suara seperti decitan, terus ada kaya suara bom,” ungkap Dede (53) warga Babakan DKA, Cikuya, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1). Semula ia menduga suara decitan dari jalur kereta api adalah suara batu atau koin yang kerap disimpan warga yang iseng di jalur kereta. Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menuturkan insiden tersebut melibatkan KA Turangga (KA Plb 65A) dengan KA Commuterline Bandung Raya (KA 350) di Cikuya, Cicalengka, pada lintas Cicalengka-Haurpugur KM 181+700.KA Turangga membawa 287 orang, adapun KA Commuterline sebanyak 191 penumpang. Tidak ada korban jiwa dari penumpang. Namun, 4 orang petugas meninggal dunia, yakni masinis, asisten masinis, pramugara, dan security. Joni memastikan KAI akan memberikan kompensasi bagi penumpang terdampak, sesuai Permenhub Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api.Adapun Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengambil langkah cepat dengan menurunkan tim investigasi ke lokasi kejadian. “Investigasi berlangsung 4 hari, terhitung mulai 5 Januari 2024,” jelas Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kecelakaan ini menjadi pelajaran mahal bagi seluruh pemangku kepentingan. Dia berharap insiden ini dapat menjadi pemicu untuk meningkatkan keamanan dan pelayanan.“Marilah kita bersama-sama memperbaiki apa yang menjadi layanan kita semuanya,” jelas Budi Karya di Jakarta, Jumat (5/1).Berdasarkan data Dirjen Perkeretaapian, jumlah kecelakaan kereta api cenderung menurun sejak beberapa tahun terakhir. Tahun ini sampai dengan September, tercatat 7 kecelakaan. Adapun pada 2022 sebanyak 13 kecelakaan.

UDANG BEKU : RI Hadapi Gugatan Dumping AS

06 Jan 2024

Pemerintah siap menghadapi gugatan antidumping dan antisubsidi atas udang beku yang disampaikan American Shrimp Processors Association (ASPA). Hal tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono seusai pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jumat (5/1).Jokowi dalam arahannya meminta Trenggono dan jajarannya untuk segera menindaklanjuti gugatan tersebut.“[Arahan dari Presiden] ya dikerjakan. Kalau enggak nanti industri itu [udang] mati kita, kena antidumping, dikenai bea masuk,” kata Trenggono kepada awak media di Istana Negara, Jumat (5/1).Amerika Serikat merupakan pasar ekspor terpenting bagi udang beku Indonesia. Ekspor udang beku Indonesia pada 2022 tercatat senilai US$1,65 miliar, yang mana Amerika Serikat mengontribusi US$946,94 juta (57%). Tuduhan dumping terhadap udang beku Indonesia dilayangkan oleh ASPA melalui petisi yang disampaikan kepada Departemen Perdagangan AS pada Oktober 2023. Melansir laman resminya, Jumat (5/1), Aspa mengajukan pengenaan bea masuk antidumping atas impor udang air hangat beku asal Ekuador dan Indonesia. Presiden ASPA Trey Pearson mengatakan, pasar udang AS telah kewalahan lantaran impor udang dengan harga yang terlalu rendah dalam jumlah besar, yang mengakibatkan rendahnya harga di dermaga, penurunan pangsa pasar dalam negeri, penurunan margin keuntungan secara signifi kan, dan tingkat persediaan yang tinggi.ASPA mencatat impor dari keempat negara itu lebih dari US$6,6 miliar pada 2022, mencakup lebih dari 90% seluruh impor udang air hangat beku.