E-Commerce GOTO Menatap Profit
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bakal mendapat cuan dari kolaborasi Tiktok Shop dan Tokopedia. Yakni lewat biaya layanan e-commerce. Head Investor Relation GOTO, Reggy Susanto menyatakan, manfaat terbesar atas investasi Tiktok adalah membuat unit bisnis e-commerce menjadi profit. Lantas Grup GoTo meraup e-commerce services fee. "Tidak ada kesepakatan besaran persentase e-commerce services fee per kuartal, tapi kami punya formulanya," katanya saat ditemui KONTAN, Jumat (5/1). Sebagai gambaran, pada kuartal III-2023 GMV inti Tokopedia US$ 2,9 miliar. Dus, GOTO diperkirakan meraup biaya layanan senilai US$ 11,4 juta. Reggy bilang, dengan segmen konsumen yang berbeda, kolaborasi Tokopedia dan Tiktok Shop dapat melengkapi satu sama lain. Ujungnya bisa memperkuat pangsa pasar di industri e-commerce. Reggy menuturkan kebanyakan pelanggan TikTok Shop masih menggunakan sistem cash on delivery (COD) sebagai metode pembayaran. Selain itu, Tiktok Shop sudah tidak punya buy now, pay later. "Ini bisa menjadi peluang GoPay Later." ucap dia. Di samping itu, Tokopedia dan Tiktok Indonesia mengejar target untuk menyelesaikan transisi untuk melakukan perpindahan seluruh transaksi TikTok Shop ke Tokopedia. Billy Djaya, Research Analyst Shinhan Sekuritas Indonesia memproyeksikan, Tiktok Shop dan Tokopedia bisa menjadi penguasa pasar. Equity Analyst OCBC Sekuritas, Kevin Jonathan memproyeksi GMV inti GOTO akan meningkat 25% dalam tiga tahun depan yang didukung oleh pertumbuhan penetrasi live dan social commerce TikTok.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023