;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Restrukturisasi Bukan Solusi Emiten BUMN Karya

25 Jan 2024
Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya tengah berupaya keluar dari persoalan utang yang membelit. Upaya restrukturisasi utang  menjadi opsi utama menyehatkan kinerja BUMN karya. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mendapat angin segar dari upaya restrukturisasi utang. Pada 23 Januari 2024 kemarin, Wijaya Karya dan sebelas lembaga keuangan, yang di antaranya terdapat beberapa bank BUMN,  menyepakati Master Restructuring Agreement (MRA) dengan nilai outstanding mencapai Rp 20,58 triliun. Nilai  tersebut setara  87,1% dari total utang WIKA yang direstrukturisasi per posisi 23 Januari 2024.  

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito optimisitis, kesepakatan tersebut bisa   hal itu bisa menjadi langkah maju dalam proses restrukturisasi keuangan WIKA. Selain WIKA, BUMN karya lain juga tengah berjuang melakukan restrukturisasi utang. Salah satunya PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Dalam keterbukaan Jumat (19/1), WSKT akan melakukan rapat umum pemegang obligasi (RUPO) terhadap beberapa pemegang obligasi berkelanjutan III WSKT pada pertengahan Februari nanti. KONTAN telah menghubungi manajemen WSKT dan WIKA untuk mendapat keterangan detail restrukturisasi, namun kedua BUMN tersebut tidak memberikan keterangan lebih lanjut. 

Menurut Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani, finalisasi MRA WIKA tidak akan berpengaruh ke kinerja WIKA, terutama kinerja saham. Penyebabnya adalah karena saham WIKA hingga saat ini masih dalam status disuspensi Bursa Efek Indonesia (BEI). Nasib WIKA saat ini dinilai juga sudah mirip dengan PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Sebab, tren kinerja saham dua emiten BUMN karya ini ada kemiripan dalam waktu yang cukup lama. Arjun menilai  prospek jangka panjang emiten BUMN Karya juga masih negatif. Sebab, para emiten  tersebut  secara umum mengalami segudang masalah. 

Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia (UI), Budi Frensidy melihat, restrukturisasi hanya bisa menyelamatkan BUMN karya untuk jangka pendek. Ia menyarankan, BUMN karya perlu memperbaiki fundamental keuangan. Mulai likuiditas, beban bunga dan rasio utang untuk jangka menengah. Jika tidak, WIKA  bisa bernasib seperti WSKT.

Masih Berpotensi, Dibayangi Ekosistem

25 Jan 2024
Tahun ini bakal menjadi tantangan bagi emiten nikel. Harga komoditas logam dasar ini terus tertekan sepanjang 2024. Dikutip dari Bloomberg, harga nikel di London Metal Exchange (LME)  kontrak 3 bulan berada di level US$ 16.306 per ton  Selasa (23/1). Harga nikel sempat melemah ke level terendah sejak tahun 2021, pada Senin (22/1) yakni di  US$ 16.007 per ton. Anjloknya harga nikel mulai berdampak pada operasional perusahaan nikel global. 

Perusahaan Wyloo Metals milik pengusaha Andrew Forrest menutup operasinya di Australia Barat. Wyloo adalah sumber utama bagi smelter nikel yakni BHP yang ada di Kambalda. "Biaya telah meningkat tajam dan terus naik sementara harga jual turun seiring dengan masuknya pasokan baru ke pasar," kata Presiden BHP Nickel West Asset, Jessica Farrell. Sejumlah analis sepakat, harga nikel masih akan berat ke depan. 

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan menilai, harga nikel sulit kembali ke harga puncak di level US$ 30.000 per ton tahun ini.  Naiknya produksi nikel Indonesia menghambat pergerakan harga nikel. Mirae Asset juga mencermati adanya potensi peralihan industri baterai kendaraan listrik ke baterai lithium ferro-phosphate (LFP). Ini karena baterai jenis ini diklaim memiliki keunggulan dibandingkan nickel manganese cobalt (NMC). 

Kepala Riset RHB Sekuritas Indonesia, Andrey Wijaya menilai, sektor nikel masih dibayangi risiko dari sisi makroekonomi. Misalnya potensi pemulihan ekonomi China yang lebih lambat. Tapi sentimen ini bisa diimbangi dari ekspektasi depresiasi nilai tukar dolar AS di akhir 2024, yang bisa  berdampak langsung pada harga komoditas. 

Secara teknikal, analis Kanaka Hita Solvera William Wibowo menilai, saham ANTM, INCO, dan NKCL terkonfirmasi sedang downtrend. Mirae Asset Sekuritas menyematkan rating netral untuk sektor nikel Indonesia. Mirae Asset menyukai saham ANTM karena transformasi bisnisnya menjadi produsen baterai kendaraan listrik berbasis nikel yang terintegrasi. Emiten pelat merah ini juga memiliki kebijakan dividen yang besar, minimal dividen payout ratio (DPR) 30%.

Dolar AS Makin Perkasa, Mata Uang Global Tertekan

25 Jan 2024
Dolar Amerika Serikat (AS) diproyeksi akan semakin perkasa di tahun ini terhadap mata uang global. Ini seiring dengan realisasi data ekonomi AS yang lebih baik dan sikap hawkish The Federal Reserve (The Fed) sehingga mendorong penguatan indeks dolar. Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, indeks dolar stabil di sekitar 103,5 pada Rabu (24/1), mendekati level tertinggi dalam enam minggu. Sebelumnya, Presiden Fed San Francisco, Mary Daly menyatakan, ia yakin perekonomian dan kebijakan moneter AS berada dalam posisi yang baik dan terlalu dini untuk berpikir penurunan suku bunga akan segera terjadi. 

Anggota Dewan Gubernur Fed Christopher Waller juga mengatakan bahwa para pengambil kebijakan akan mengambil kebijakan dengan hati-hati dan perlahan. Pada saat yang sama, penjualan ritel pada Desember 2024 lebih kuat dari perkiraan. Lalu indeks sentimen konsumen sesuai hasil survei Universitas Michigan melonjak menjadi 78,8 pada Januari 2024 atau tertinggi sejak Juli 2021. Alhasil, sejumlah mata uang utama masih tertekan dalam sebulan terakhir. Melansir Bloomberg, EUR/USD turun 0,83% ke 1,091; AUD/USD turun 2,72% ke 0,664; dan USD/JPY naik 3,21% ke 146,92. Hanya GBP/USD yang naik sebesar 0,50% ke posisi 1,274. 

Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Lukman Leong melihat GBP masih bisa bertahan didukung oleh data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan minggu lalu. Hanya saja ke depan akan bergantung pada data-data ekonomi AS. Lukman memperkirakan, EUR/USD di akhir tahun di 1,0500, GBP/USD di 1,230 dan  AUD/USD ke 0,6100.

AKRA Tertahan di Tahun Politik

25 Jan 2024
PT AKR Corpindo Tbk (AKRA) bakal menghadapi sejumlah tantangan sepanjang tahun Pemilu tahun ini. Risiko aktivitas investasi yang melambat memasuki tahun Pemilu memberikan dampak negatif pada volume distribusi dan visibilitas penjualan lahan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). Dalam laporan riset tertanggal 14 Desember 2023, Analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan mengatakan, target penjualan lahan industri JIIPE sebesar 130 hektare (ha) pada 2024 mencerminkan optimisme AKRA. Namun, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan estimasi penjualan lahan industri JIIPE hanya sebesar 85 ha pada tahun 2024. "Estimasi ini mencerminkan pandangan konservatif kami terhadap penanaman modal asing dan dalam negeri di tengah tahun politik," ucap Hasan. 

Selanjutnya, di segmen bisnis perdagangan bahan bakar minyak (BBM), manajemen menargetkan volume penjualan minyak AKRA secara business to business (B2B) dapat tumbuh 5%-6% di 2024. Kenaikan ini didorong permintaan dari klien di Kalimantan dan Sulawesi. Namun, Hasan mempertahankan prediksi pertumbuhan yang lebih konservatif, yakni 1% menjadi 2,5 juta liter. Hasan mempertimbangkan perlambatan pertumbuhan produksi batubara di tengah berlanjutnya koreksi harga batubara, mengingat sekitar 50% dari volume penjualan AKRA ke segmen pertambangan batubara. Namun, dalam riset 9 Januari 2024, Head of Research RHB Sekuritas Indonesia, Andrey Wijaya merevisi ke atas target pertumbuhan laba bersih AKRA untuk 2023 dan 2024. Target laba bersih AKRA tahun 2023 menurut RHB Sekuritas naik dari Rp 2,59 triliun menjadi Rp 2,62 triliun. Selanjutnya, prediksi laba bersih AKRA tahun 2024 dinaikkan dari Rp 2,95 triliun menjadi Rp 3,08 triliun. 

Sebelumnya, manajemen AKRA mengungkapkan penjualan lahan industri seluas 61 ha pada kuartal IV-2023 oleh investor dari Hong Kong. Alhasil, total penjualan lahan sepanjang 2023 mencapai 91 ha, lebih tinggi dari target manajemen 75 ha dan perkiraan awal RHB sekitar 80 ha. Head of Investment PT Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe memprediksi, pendapatan dan laba bersih AKRA berpeluang untuk tumbuh hingga 10% pada 2024. "Harga AKRA saat ini sudah mendekati all-time high di Rp 1.670 sehingga momentum beli dapat menunggu koreksi antara 1.500-1.600.

Restrukturisasi Lancar, Beban Cadangan Berkurang

25 Jan 2024
Upaya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelesaikan restrukturisasi utang perusahaan BUMN Karya mulai memperlihatkan hasil. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) telah berhasil melakukan penandatangan Master Restructuring Agreement (MRA) restrukturisasi utang sebesar Rp 20,58 triliun dengan 11 kreditur. Berdasarkan keterangan WIKA, Rabu (24/1), skema MRA itu dibagi tiga. 

Tranche A senilai Rp 14,16 triliun dikenai bunga 4% dan akan jatuh tempo pada 23 Desember 2031. Jumlah ini adalah sisa utang WIKA tidak termasuk bunga tangguhan. Lalu Tranche B dengan nilai utang Rp 1,75 triliun akan dikenai bunga 4% dan jatuh tempo pada 23 Desember 2029. Tranche C mencakup bunga tangguhan terutang dari WIKA senilai Rp 839 miliar. Ini akan dibayarkan hingga 23 Desember 2025 dan tidak dikenaikkan bunga. Adapun 11 kreditur yang menyepakati MRA dengan WIKA diantaranya BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, BSI, Bank BJB, Bank DKI, HSBC, ICBC, Bank Panin, dan Exim Bank. Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan kepada KONTAN belum lama ini, bahwa Kementerian BUMN menargetkan restrukturisasi utang BUMN rampung sebelum kabinet berganti. 

Menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede, tercapainya kesepakatan restrukturisasi itu akan berdampak positif bagi perbankan. Nilai pencadangan yang sudah disediakan bank sebelumnya untuk memitigasi risiko dari bakal menurun. Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko BTN Setiyo Wibowo menyebut, porsi BTN untuk kredit kepada WIKA kecil dibanding kreditur lainnya. "BTN dalam hal ini hanya minority lender. Jadi kita juga sepakat dengan lender lain," kata dia kepada Kontan, Rabu (24/1). Ia bilang BTN telah melakukan pencadangan atas kredit itu sesuai dengan profil risikonya.  

JALAN TERJAL MENDULANG MODAL

25 Jan 2024

Pemerintah kembali menghela napas lega. Setelah konsolidasi fiskal berjalan sesuai jalur dan normalisasi inflasi terealisasi, kini giliran penanaman modal yang berhasil menembus angka sasaran. Kemarin, Rabu (24/1), Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan realisasi investasi pada 2023 senilai Rp1.418,9 triliun atau 101% dari target. Apalagi, secara historis, pertumbuhan ekonomi pada tahun digelarnya pemilihan umum (pemilu) selalu turun yang dipicu perlambatan investasi, salah satu mesin utama pendorong produk domestik bruto (PDB). Selain target investasi yang disusun moderat, berbagai siasat juga disiapkan untuk menguatkan magnet penggaet pemodal. Investasi pada tahun ini ditargetkan Rp1.650 triliun, hanya naik 16,28% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu. Faktanya, capaian pada 2023 tumbuh lebih tinggi, yakni 17,53%. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, mengatakan ada tiga sektor usaha yang akan menjadi fokus penarik investor pada tahun ini, yakni infrastruktur, jasa, serta penghiliran sumber daya alam (SDA). Agenda politik memang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah untuk dapat memacu aliran modal. Namun, ada pula faktor klise yang juga butuh penanganan yakni kemudahan perizinan, sinkronisasi regulasi, pengadaan lahan, hingga ketenagakerjaan. Kalangan pelaku usaha pun meminta pemerintah agar lebih serius memperbaiki ekosistem investasi. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Sarman Simanjorang, mengatakan selain memperbaiki perizinan berusaha, pemerintah juga perlu menyusun kebijakan yang berkesinambungan. Pasalnya, memasuki kuartal IV/2024, Indonesia mulai dipimpin oleh pemerintahan baru sehingga investor pun mengharapkan adanya jaminan keberlanjutan proyek dan regulasi. Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Diana Dewi, menambahkan apabila pemerintah gagal menjaga stabilitas politik, target investasi pada tahun ini perlu direvisi. Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet, mengatakan kunci dari daya tarik investasi ada pada pertumbuhan ekonomi. Artinya, pemerintah harus menjaga ekonomi tahun ini tumbuh minimal setara dengan realisasi tahun lalu.

Bara Ekonomi dari Laut Merah

25 Jan 2024

Konflik yang terjadi di Timur Tengah kian meluas dan merembet ke perairan Laut Merah. Blokade dan serangan oleh kelompok pemberontak Houthi Yaman (Ansar Allah) sebagai bentuk dukungannya terhadap perjuangan Palestina menimbulkan ancaman terhadap perekonomian regional maupun global. Sejak pertengahan Desember, 13 operator pelayaran global utama, termasuk Maersk, Hapag-Lloyd, dan MSC telah mengumumkan penangguhan sebagian perjalanan atau perubahan rute layanan mereka di Laut Merah. Perusahaan-perusahaan yang banyak mengoperasikan mother vessels ini menguasai lebih dari 70% lalu lintas angkutan maritim dunia terutama untuk kargo peti kemas.Secara teknis dengan semakin berisikonya perairan di Laut Merah yang terhubung dengan Terusan Suez, kapal masih bisa berputar melalui Tanjung Harapan, Afrika Selatan terutama untuk rute Asia-Eropa dan sebaliknya. Secara industri, dampak dari krisis di Laut Merah menjalar ke mana-mana. Data terbaru dari Bloomberg Intelligence menunjukkan tarif pengiriman peti kemas melonjak secara dramatis, ditunjukkan dengan kenaikan freight rates di minggu kedua Januari dari Asia (China Daratan) ke Eropa yang meningkat sekitar 80% dibandingkan dengan Desember 2023. Demikian pula, pada rute China ke pelabuhan-pelabuhan di Pesisir Timur AS (east coast) mengalami kenaikan 40%. Yang lebih parah adalah rute kargo China Daratan ke wilayah Mediterania mengalami kenaikan lebih dari dua kali lipat dari tarif sebelumnya.Rute melewati Laut Merah dan Terusan Suez adalah rute standar yang menghubungkan Asia dan Eropa serta Asia dan pelabuhan timur Amerika. Dampak berantai pada harga komoditas juga teramati terutama pada harga minyak mentah. Sebelum serangan pertama yang dipimpin AS di Yaman pada 12 Januari 2024, harga sudah meningkat setidaknya 6%, mencapai U$78 per barel pada 18 Januari 2024. Memperburuk situasi yang ada, biaya asuransi juga melonjak karena risiko yang meningkat bagi kapal yang melintasi perairan ini. Per Januari 2024, data di Bloomberg Intelligence Shipping menunjukkan kapal yang tergolong very large crude carrier (VLCC) untuk mengangkut minyak mentah berharga US$120 juta. Jenis post-panamax dan ultra-large container vessels (ULCV) untuk mengangkut peti kemas hingga 20.000 TEUs mencapai US$80 juta. Jenis bulker cape-size untuk mengangkut komoditas seperti batu bara mencapai US$60 juta, sehingga setidaknya US$600—US$1,5 juta tambahan biaya harus dibayarkan ke pihak asuransi. Per Januari 2024, data di Bloomberg Intelligence Shipping menunjukkan kapal yang tergolong very large crude carrier (VLCC) untuk mengangkut minyak mentah berharga US$120 juta. Jenis post-panamax dan ultra-large container vessels (ULCV) untuk mengangkut peti kemas hingga 20.000 TEUs mencapai US$80 juta. Jenis bulker cape-size untuk mengangkut komoditas seperti batu bara mencapai US$60 juta, sehingga setidaknya US$600—US$1,5 juta tambahan biaya harus dibayarkan ke pihak asuransi. Secara umum akan terdapat dampak langsung dan tidak langsung bagi Indonesia. Sebuah studi yang dilakukan oleh Martincus pada 2014 pada jurnal Economic Letters menjelaskan bahwa pada setiap kenaikan 1% dalam freight rates dapat mengakibatkan penurunan 6,5% pada nilai ekspor perusahaan. Karenanya diperlukan antisipasi bagi Indonesia karena kontribusi Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah terhadap total ekspor Indonesia cukup besar. Ketiganya berkontribusi sekitar 20%—25% dari nilai total ekspor Indonesia. Rasio ini mungkin akan lebih kecil karena sebagian ekspor Indonesia ke Amerika melalui pantai barat yang relatif tidak terpengaruh dengan kondisi di Laut Merah.

KINERJA PASAR MODAL : PAPARAN KENCANG SENTIMEN PEMILU

25 Jan 2024

Emiten di sejumlah sektor mulai mendapat sorotan khusus dari para investor menjelang pemungutan suara Pemilihan Umum 2024 yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Pesta demokrasi 5 tahunan itu dianggap bisa memberikan dampak positif untuk sektor tertentu di tengah ketidakpastian ekonomi global. Setelah berhasil bergerak optimistis pada awal 2024 dengan menyentuh rekor di level 7.359,76 pada Kamis (4/1), pelaku pasar mulai memetakan kembali portofolionya jelang pemungutan suara, sehingga IHSG ditutup berbalik melemah ke level 7.227,82 pada perdagangan kemarin. Alhasil, IHSG kini justru berada di zona merah, turun 0,62% secara year-to-date (YtD), dan anjlok 1,79% dari level rekornya. Sentimen Pemilu 2024 memang bukan satu-satunya faktor di balik pelemahan IHSG, tetapi tetap menjadi salah satu penggerak utama. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan pasar akan melihat perkembangan pemilu. Meski demikian, kata dia, pasar juga akan tetap memperhatikan sentimen eksternal, seperti penerapan pivot policy oleh The Fed. Senada, Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan siapapun yang presiden terpilih nantinya akan menjadi sentimen positif untuk pasar jika pemilu berlangsung kondusif. Sebab, pasar akan melihat secara jelas arah kebijakan dari presiden terpilih. Akhir-akhir ini, kata dia, pelaku pasar cukup lekat mengamati agenda politik yang disampaikan para capres dan cawapres dalam debat. Beberapa isu yang diangkat dalam debat turut menjadi sentimen yang menghangatkan pasar. Dalam debat terakhir antarcawapres, isu transisi energi berupa pengembangan energi baru terbarukan (EBT) mengemuka. Sejumlah emiten yang berfokus di sektor itu pun menjadi sorotan pasar. Usai debat, selama 2 hari berturut-turut saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) menguat, yakni 4,90% dan 4,21%. Sementara itu, saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) stagnan pada hari pertama, lalu menguat 0,40% di hari berikutnya. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, sentimen yang dibawa oleh para calon akan memengaruhi saham-saham terkait. Dalam perkembangan terpisah, pasar juga menyoroti sikap Garibaldi ‘Boy’ Thohir, pemilik Grup Adaro, yang mengeklaim sepertiga penyumbang ekonomi Indonesia bersiap untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada pemilu kali ini. Akan tetapi, belakangan Grup Adaro dan Grup Djarum membantah klaim tersebut. “Yang klaim itu Pak Boy . Kami tidak deklarasi,” kata Corporate Communication Manager Djarum Budi Darmawan. Hal sama disampaikan oleh Head of Corporate Communication Adaro Energy Indonesia Febriati Nadira. Menurutnya, aspirasi tersebut pendapat pribadi Boy Thohir sebagai warga negara, bukan mewakili Adaro Energy. Head of Retail Research Sinarmas Sekuritas Ike Widiawati berpendapat, di tengah gejolak pasar yang ditimbulkan oleh dinamika politik, investor dapat mencermati beberapa strategi investasi.

Cincin Nusantara Motor baru Pertumbuhan Ekonomi

25 Jan 2024
Pemerintah berencana membentuk koridor Cincin Nusantara yang akan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi nasional. Cincin Nusantara meliputi Jawa bagian utara, Sumatera bagian Selatan, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur. Itu sebabnya, pemerintah berniat melindungi kawasan Pantai Utara (Pantura)Jawa yang rentan terkena efek negatif perubahan iklim. Setiap tahunnya, kenaikan air pasang di Pantura  mencapai 25 centimeter (cm), sedangkan penurunan tanah mencapai 15 cm. Dalam konteks ini, diperlukan strateginya terintegrasi jangka panjang untuk melindungi Pantura dengan membangun tanggul laut raksasa atau giant sea wall. Proyek ini diyakini memberikan manfaat besar bagi ekonomi sekaligus masyarakat di sekitar kawasan itu. Apalagi, kontribusi kawasan itu. Apalagi, kontribusi kawasan Pantura Jawa terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional mencapai  20,7%. (Yetede)

Optimalisasi Investasi Infrastruktur, Jasa, dan Hilirisasi

25 Jan 2024
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menegaskan, meskipun saat ini Indonesia sedang memasuki tahun politik, namun pemerintah optimistis dapat mencapai target investasi Rp1.650 triliun. Pemerintah, akan mengoptimalkan investasi pada infrastruktur, jasa, serta hilirisasi. Kebijakan hilirisasi nantinya akan menjadi penopang dari investasi. "Pemerintah menargetkan hilirisasi dapat mencapai 40-45% dari total realisasi investasi. Kinerja hilirisasi akan ditambah cakupannya diluar pertambangan, tetapi kita perluas karena calon investor mulai kelihatan," kata Menteri investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahdahlia dalan konferensi pers Perkambangan realisasi Investasi di Kantor Pusat Kementerian Investasi/BKPM. Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi pada hilirisasi selama tahun 2023 mencapai Rp 375,4 triliun atau 26,5% dari total realisasi investasi Januari-Desember 2023 (Yetede)