;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

Tsunami Impor, ”Reseller” Marak

26 Jan 2024

Hampir seluruh UMKM di lokapasar berstatus sebagai mitra penjual alias reseller. Barang yang mereka jual, 90 % adalah produk impor. Jika struktur ini dibiarkan, nilai ekonomi digital di Indonesia yang diproyeksi mencapai 210 miliar USD atau Rp 3.323 triliun pada 2030 tidak akan memberikan nilai tambah pada perekonomian nasional. Berdasarkan riset oleh Continuum Data Indonesia dan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) 98,2 % toko yang ada di lokapasar Indonesia adalah UMKM, dan hanya 6,28 % UMKM yang melakukan aktivitas produksi. Mayoritas, 93,72 %, adalah UMKM sebagai mitra penjual alias reseller. Berdasarkan data dari Google, Temasek, dan Bain yang diolah Indef, sejak 2019 hingga proyeksi 2025, penopang pertumbuhan nilai ekonomi digital di Indonesia adalah lokapasar dengan nilai 62 miliar USD atau Rp 984 triliun pada 2023.

Nilai ekonomi dari sektor lokapasar jauh di atas nilai ekonomi dari sektor-sektor digital lain di pasar nasional, seperti transportasi dan makanan, perjalanan dan pariwisata, serta media daring. Staf Khusus Menkop UKM, Muhammad Riza Damanik, menilai data itu menunjukkan digitalisasi UMKM di sektor produktif masih rendah. Jika kondisi ini tidak dibenahi, nilai pasar ekonomi digital nasional yang besar tidak akan berdampak signifikan pada pembukaan lapangan pekerjaan hingga penurunan angka kemiskinan dalam negeri. ”Digitalisasi UMKM yang kami bayangkan dan tuju adalah UMKM tidak sekadar masuk dalam lokapasar menjadi reseller, tetapi bagaimana UMKM bisa menjadi bagian dari ekosistem produksi dalam negeri,” ujarnya dalam diskusi publik bertajuk ”Transformasi UMKM Menggenggam Peluang Digital di Tahun 2024” yang berlangsung daring, Kamis (25/1).

Produk impor, yang kebanyakan berasal dari China, mendominasi lokapasar Tanah Air karena adanya praktik predatory pricing yang menyebabkan harga produk impor berada jauh di bawah harga produk lokal. Saat ini, terdapat sejumlah strategi yang sedang dilakukan pemerintah untuk menggenjot kapasitas dan jumlah UMKM di sektor produktif dalam rantai ekonomi digital nasional. Salah satunya penguatan regulasi untuk menghilangkan praktik predatory pricing lewat Permendag No 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan. (Yoga)

Dunia Usaha Akan Lebih Aktif Rekrut Karyawan

26 Jan 2024

Sebanyak 45 % dari 1.180 orang perekrutan profesional yang disurvei penyedia laman lowongan kerja Jobstreet by Seek meyakini aktivitas perekrutan tenaga kerja pada paruh pertama 2024 lebih aktif dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan skala kecil dan menengah memimpin rencana perekrutan pegawai tetap dan kontrak pada semester I-2024. ”Kepercayaan terhadap pasar tenaga kerja masih tinggi. Iklim ekonomi di Indonesia dipandang masih menjanjikan,” ujar Country Marketing Manager Jobstreet by Seek untuk Indonesia, Sawitri, saat peluncuran laporan survei Rekrutmen, Kompensasi, dan Manfaat 2024, Kamis (25/1) di Jakarta. Survei Jobstreet by Seek dilakukan pada September 2023. Jumlah responden yang mencapai 1.180 orang perekrutan profesional itu datang dari perusahaan besar atau mempunyai 100 karyawan lebih (49 %), perusahaan skala menengah atau memiliki 51-99 karyawan (16 %), dan perusahaan kecil atau memiliki karyawan hingga 50 orang (35 %).

Latar belakang perusahaan responden beragam, dari manufaktur; teknologi informasi, listrik, elektronik, dan telekomunikasi; serta ritel dan perdagangan. Dilihat dari latar belakang sektornya, Sawitri menyebutkan, perusahaan yang akan aktif merekrut berasal dari makanan dan minuman; manufaktur; ritel dan penjualan; serta teknologi. Ada beberapa fungsi bidang pekerjaan yang tren jumlah perekrutannya berkurang ataupun bertambah karena perusahaan selalu berusaha menyesuaikan bisnis. ”Perekonomian Indonesia yang masih dipandang positif membuat sejumlah perusahaan  ingin bertumbuh pada 2024. Jika ingin bertumbuh, perusahaan harus mempunyai aset sumber daya manusia,” kata Sawitri. Sales Director Jobstreet by Seek untuk Indonesia, Wisnu Dharmawan, mengatakan, jika pada paruh I-2024 terdapat 45 % yang percaya aktivitas perekrutan lebih aktif, maka pada paruh II-2024 terdapat 44 % dari total responden yang meyakini perekrutan lebih aktif. Ini berarti ada konsistensi kepercayaan terhadap perekrutan yang lebih baik. (Yoga)

Perbankan Berpeluang Sesuaikan Bunga Kredit

26 Jan 2024
Perbankan berpeluang menyesuaikan suku bunga pada triwulan I-2024 sebagai konsekuensi dari kenaikan suku bunga acuan yang terjadi periode 2023. Selama 2023, Bank Indonesia (BI) sudah dua kali mengerek suku bunga acuan. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja, pada konferensi pers secara  daring, Kamis (25/1/2024), mengatakan, pihaknya belum melakukan penyesuaian selama 2023. ”Oleh sebab itu, selama kuartal I-2024, akan ada sedikit adjustment,” katanya. (Yoga)

Sebatik Miliki Dermaga Khusus

26 Jan 2024
Pulau Sebatik di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kini memiliki dermaga terminal khusus untuk material bangunan. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus, Kamis (25/1/2024), mengatakan, dermaga tersebut diresmikan pada 18 Januari 2024. Dermaga itu beroperasi dengan penyesuaian izin komersial atau operasional terminal khusus yang melayani perdagangan besar, seperti semen, kapur, pasir, dan batu. Dengan adanya Terminal itu menekan harga bahan bangunan sampai 10 persen dari harga sebelumnya. (Yoga)

GAIRAH WARGA MANFAATKAN RUANG HIJAU DI MATARAM

26 Jan 2024

Ruang terbuka hijau di Kota Mataram, NTB, kian menarik dan menumbuhkan gairah positif warga untuk memanfaatkannya. Tidak hanya menjalankan fungsi ekologis, ruang terbuka hijau yang terus dibenahi juga menjadi tempat rekreasi dan edukasi, sekaligus menggerakkan ekonomi warga. Senin (5/1) pukul 11.30, Roni Irawan (28) dan putranya, Respan (4,5) nyaman bermain di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Mataram, NTB, di bawah deretan pepohonan rindang. Respan antusias mencoba alat bermain anak di sana, mulai dari jungkat-jungkit, terowongan drum yang digandeng dengan dua peluncur, hingga ayunan, diawasi Roni. Menurut Roni, keberadaan taman penting, apalagi dilengkapi fasilitas bermain anak yang sulit ditemukan di tempat lain selain sekolah, apalagi di Selagalas, fasilitas itu gratis.

Selain Selagalas, ada pula Taman Udayana di sisi utara kota, Taman Sangkareang dan Taman Mayura di tengah, RTH Pagutan di selatan, serta Taman Bawak Kokok Ampenan di sisi barat kota. Taman-taman kota itu tidak pernah sepi pengunjung. Sepanjang hari selalu ada warga yang datang, baik pagi, siang, sore, ataupun malam. Baik pada hari biasa maupun pada akhir pekan. Taman Udayana merupakan RTH terbesar di Kota Mataram dengan luas 6,3 hektar. ”Saya dulu sering ke Udayana, tetapi sejak Covid-19 sudah hampir tidak lagi. Sekarang ke sini lagi, bersama anak-anak. Apalagi ada destinasi baru,” kata Elita Nurmayana (36), warga Selaparang. Destinasi baru yang dimaksud Elita adalah Destinasi Wisata Teras Udayana yang belum lama diresmikan Pemkot Mataram.

Tidak hanya Elita, warga lain juga penasaran untuk melihat Teras Udayana. Setelah puas berfoto di area amfiteater, mereka bersantai di pinggir kolam air mancur. Beberapa warga lain memilih duduk di bangku-bangku panjang di bawah pohon sambal menyantap kuliner yang dijual pedagang kaki lima di sana. Saat hari beranjak sore, semakin banyak orang datang. Keberadaan ruang terbuka hijau turut menggerakkan ekonomi masyarakat. Di sana tersedia area bagi pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan. Di Taman Udayana, misalnya, ada Diana (50) asal Ampenan, yang sehari-hari berjualan siomay bersama suaminya. Saat ni omzetnya Rp 500.000-Rp 600.000 per hari. ”Alhamdulillah. Semoga penataan Taman Udayana terus dilakukan sehingga semakin ramai lagi,” kata Diana.

Pedagang di Taman Selagalas juga turut mendapat keuntungan dari kunjungan warga ke taman tersebut. Hendi (36), warga Sayang-Sayang, Cakranegara, mengatakan, setiap hari istrinya mendapat keuntungan Rp 70.000-Rp 80.000 dari jualan kelontong. Namun, khusus di akhir pekan seperti Sabtu-Minggu, penghasilannya bisa di atas Rp 100.000. Menurut Nyoman, dampak itu yang juga diharapkan pemerintah kota hadir dari penyediaan RTH, di samping manfaat lain seperti sebagai ruang rekreasi, edukasi, dan fungsi ekologis untuk udara yang lebih bersih dan hijau. Oleh karena itu, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana juga berkomitmen RTH harus tetap dipertahankan sesuai dengan regulasi. (Yoga)

Daya Saing Digital Indonesia Naik Paling Cepat

26 Jan 2024
Daya saing digital Indonesia pada tahun lalu naik enam peringkat ke posisi 45 dunia dari tahun 2022, berdasarkan riset World Digital Competitiveness Ranking (WDCR) 2023 yang disusun oleh International Institute for Management Development (IMD) asal Swiss. Peningkatan peringkat yang cepat  di antara negara Asean itu ditopang oleh investasi dan munculnya pengusaha bidang teknologi informasi dan startup di tanah Air. Dalam lima tahun terakhir, daya saing digital  Indonesia terus naik hingga 11 peringkat dari posisi 56 dunia pada 2019. Hal ini menunjukkan keberhasilan perbaikan transformasi digital yang signifikan di tanah Air.  Riset IMD juga menunjukkan daya saing digital Tanah Air lebih unggul dibandingkan  sejumlah negara Asia lain, yakni India (peringkat 49), Filipina (59, dan Mongolia (63).

Kantongi Laba Rp 48,66 Triliun BCA Incar NIM 5,5%

26 Jan 2024
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) secara konsolidasi menutup tahun 2023 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp48,66 triliun, meningkat 19,41% dibandingkan periode 2022 sebesar Rp 40,75 triliun. Tahun ini perseroan menyiapkan startegi untuk menjaga profitabilitas yang terlihat dari margin bunga bersih (net interest margin/NIM). Dari sisi profitabilitas , laba tersebut didorong dari pendapatan bunga bersih (net income interest/NII) yang tumbuh 17,5% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 23,9 triliun, sehingga total pendapatan operasional tercatat sebesar Rp 99,3 triliun atau naik 14,4% (yoy). Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, struktur dari dana pihak ketiga (DPK) setiap bank berbeda, BCA sendiri mengandalkan dana murah (current account saving account/CASA) yang saat ini sebesar 80,3% dari total DPK yang sebesar Rp 1.101,7 triliun sepanjang 2023. (Yetede)

Tiga Perusahaan Bidik IBST, Nilai Akuisisi Rp 11,4 Triliun

26 Jan 2024
Penjualan saham emiten penyewaan menara  telekomunikasi (tower) terafiliasi Group Sinar Mas, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) ditaksir bisa menyentuh angka Rp9,8-11,4 triliun.  sebanyak tiga perusahaan tower papan atas berpotensi tertarik untuk mengakuisisi saham IBST. Inti Bangun Sejahtera merupakan perusahaan tower terbesar kelima di indonesia yang memiliki 3.383 menara telekomunikasi, 5.791 penyewa, dan 16.642 km serat optik di fiber to the building (FFTB) fiber/ to the home (FTTH)/fiber to the tower (FTTT). Sebanyak 79,9% saham IBST dikuasai PT Bakti Taruna Sejati, disusul 8,5% milik PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), 0.00001% milik PT Inovasi Mas Mobilitas, dan 11,6 saham publik. "Meskipun data peserta tender tidak diungkapkan, kami yakin bahwa tiga perusahaan tower teratas di indonesia  kemungkinan besar akan berada diantara para pelamar tersebut," tulis Indo Premier Sekuritas dalam riset terbarunya, yang dikutip Kamis (25/1/2024). (Yetede)

Paruh Kedua 2024 Investasi Akan Melesat

26 Jan 2024
Geliat investasi dinilai akan meningkat pada paruh kedua tahun 2024 selaras dengan berkurangnya aksi wait and see investor terkait dengan pemilu. Di sisi lain, peluang investasi akan terbuka pada semester II-2024 sejalan dengan terbukanya ruang pemotongan suku bunga global sehingga memicu risiko dan sentimen, terutama pada pasar portfolio. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, target investasi sebesar Rp 1.650 triliun tahun 2024 cukup menantang bagi pemerintah. Apalagi mempertimbangkan potensi perlambatan ekonomi global  yang dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi Amerika Serikat dan China, tingkat suku bunga bank sentral global yang masih bertahan di level tinggi seperti saat ini diperkirakan masih akan berlangsung  setidaknya sampai semester I-2024 sehingga berpotensi menekan minat investasi asing. "jadi kami melihat peluang investasi  tahun 2024 masih terbuka  meski memang masih akan ada beberapa tantangan di awal tahun," kata Joshua. (Yetede)

Select Hotels Group Bidik 50 Hotel di Indonesia

26 Jan 2024
Select Hotels Group, Jepang membidik 50 hotel kelolaan di indonesia. Kini, operator itu mengantongi empat hotel. "Target kami di Indonesia adalah 50  hotel. kami akan memberikan perlakuan istimewa terhadap 10 hotel pertama yang menandatangani kontrak dengan kami, berupa diskon assesment fee. Sekarang ini di 2024 kami sudah menandatangani MoU sebanyak 4 hotel di Jakarta dan Bali," jelas Nakamura, CEO Select Hotel Group Japan. 

Jaringan operator hotel itu mengaku siap mengembangkan bisnis perhotelan di Indonesia. Langkah tersebut dimulai dengan satu hotel yang dikelola di Bekasi, Enso Hotel by Celecton.  Menurut Nakamura, selain empat hotel yang sudah melakukan MoU, terdapat pula beberapa project lain yang masih dalam pembahasan karena membutuhkan investasi yang tidak sedikit. "Kami hadir di Indonesia bukan sekedar untuk mengelola hotel milik owner, akan tetapi kami siap juga untuk berinvestasi dalam hal join partner ataupun membangun sendiri dengan brand kami," ujarnya. (Yetede)