Ekonomi
( 40600 )Pengelolaan Kekayaan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru saja meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI) 2023—2027. Pelaku industri perbankan syariah di Tanah Air tentu menyambut baik dan berharap keberadaan roadmap perbankan syariah terbaru tersebut bisa lebih memperkuat daya saing dari industri ini dan pada saat yang sama turut mendorong minat konsumen lebih tinggi lagi dalam memilih layanan perbankan syariah (melalui program literasi dan insentif langsung maupun tak langsung). Sesuai dengan RP3SI tersebut, maka peningkatan aspek ketahanan dan daya saing perbankan syariah dilakukan melalui konsolidasi perbankan syariah, penguatan resiliensi dan prudensial, dan inovasi untuk memperkuat diferensiasi produk dan layanan.
Sektor perbankan syariah di Indonesia memang terus menunjukkan pertumbuhan yang makin pesat. Laporan Islamic Finance Development Indicators (IDFI) 2022 menempatkan Indonesia pada posisi ketiga dalam peta keuangan syariah global, sekaligus posisi ketujuh untuk aset syariah tertinggi di dunia. Sementara, dari dalam negeri, data OJK Juni 2023 menunjukkan pertumbuhan keuangan syariah nasional mencapai 13,37% dari bulan yang sama di tahun sebelumnya.
Jika mengacu pada data OJK per Juni 2023, pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia mencapai 7,3%. Capaian itu memang masih lebih rendah dibandingkan dengan perkembangan pada sejumlah negara lain, sebut saja Malaysia yang pangsa pasar perbankan syariahnya sudah mencapai 46% pada Mei 2023.
Selain itu perbankan Syariah juga diharapkan untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah kepada konsumen melalui solusi-solusi keuangan yang unik.
Shariah wealth management merupakan sistem pengelolaan kekayaan yang mengusung prinsip-prinsip syariah untuk membantu masyarakat mencapai tujuan jangka panjang. Ini merupakan layanan keuangan yang unik dan komprehensif yang tidak sekadar replikasi dari layanan yang ditawarkan perbankan konvensional.
Yang menjadikannya berbeda, shariah wealth management tak hanya memberikan manfaat secara materiil, tetapi juga spiritual dan sosial melalui pilar wealth purification dan wealth distribution.
Upaya memperbesar pangsa pasar perbankan syariah tentu menjadi pekerjaan rumah bersama dari seluruh ekosistem di sektor ini.
OUTLOOK 2024 : TANTANGAN 3 PENJURU ASURANSI JIWA
Industri asuransi jiwa menghadapi tantangan setidaknya dari tiga sisi tahun ini, yakni penerapan Financial Reporting Standards (FRS) 117, pemenuhan kenaikan modal minimum, dan pemisahan unit syariah.
Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon mengatakan penerapan FRS 117 berisiko menimbulkan dua dampak keuangan. Pertama, biaya tambahan karena perusahaan harus membeli sistem. Kedua, menggerus ekuitas perusahaan. Seperti diketahui, dengan FRS 117, perusahaan asuransi hanya mengakui margin layanan kontraktual pada standar keuangan, bukan pendapatan premi dan biaya klaim yang digunakan untuk memastikan keuntungan perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi harus mengadopsi IFRS 17 atau FRS 117 paling lambat mulai 1 Januari 2025, lebih lambat dari penerapan secara internasional yang dimulai 1 Januari 2023. Dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) itu, Budi menuturkan ada kemungkinan hasil yang berbeda pada laporan keuangan perusahaan, seperti laba yang mengecil. Bahkan, profit bisa berbalik menjadi negatif dan menggerus ekuitas.
Menurut beleid baru, perusahaan asuransi konvensional harus memenuhi modal minimal Rp250 miliar paling lambat 31 Desember 2026 dari semula Rp100 miliar. Perusahaan asuransi konvensional harus menaikkan lagi ekuitasnya menjadi minimal Rp500 miliar paling lambat 31 Desember 2028. Sementara, perusahaan asuransi syariah harus memenuhi ekuitas minimal Rp100 minimal selambat-lambatnya pada 31 Desember 2026 dan Rp200 miliar selambat-lambatnya pada 31 Desember 2028. OJK semula menetapkan ekuitas minimal asuransi syariah Rp50 miliar.
Budi mengatakan pemenuhan ekuitas minimum Rp250 miliar menjadi tantangan bagi industri asuransi jiwa. Menurutnya, masih ada 10 perusahaan asuransi jiwa anggota AAJI yang belum memenuhi modal Rp250 miliar.
Industri juga menghadapi tantangan dari kewajiban spin off unit syariah paling lambat 2026. Kewajiban itu juga disertai dengan keharusan menambahkan modal di anak perusahaan syariah yang nantinya dibentuk.
Pada saat yang sama, akibat infl asi medis, AAJI memperkirakan klaim kesehatan asuransi jiwa akan menembus Rp20 triliun sepanjang 2023. Hal ini terlihat dari angka klaim yang sudah mencapai Rp15,2 triliun sepanjang Januari—September 2023.
Menurut Budi, inflasi medis terjadi di sejumlah negara. Ini menunjukkan bahwa dalam jangka waktu panjang, biaya kesehatan cenderung akan semakin mahal.
KERETA CEPAT : KCIC Siapkan Rel Hingga Yogyakarta
PT Kereta Cepat Indonesia China menyatakan perpanjangan jalur kereta cepat hingga Surabaya, Jawa Timur akan melalui Yogyakarta. Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi menuturkan pembangunan kereta cepat melalui Yogyakarta tersebut masuk proyek tahap pertama.
Saat ini, dia menegaskan KCIC terus membahas rencana perpanjangan proyek kereta cepat hingga ke Surabaya, Jawa Timur. Dwiyana menuturkan pembahasan perpanjangan proyek kereta cepat masih dibahas bersama pihak terkait seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan lainnya.
Dwiyana melanjutkan KCIC akan memastikan studi yang dilakukan sebelum pengerjaan fisik proyek dimulai akan dilakukan dengan optimal. Hal tersebut mencakup penentuan jalur, studi kelayakan (feasibility study) dan lainnya.
Juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati menyebutkan rencana studi bersama dengan China masih dalam tahap pembahasan.
KENDARAAN ELEKTRIFIKASI : Kualitas Motor Listrik Jadi Pilihan
Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia memprediksi masyarakat menyerap sepeda motor listrik berkualitas menyusul besarnya potensi pasar kendaraan bermotor listrik roda dua di Tanah Air. Sekretaris Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Abdullah Alwi mengatakan bahwa produsen motor listrik memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk berkualitas dengan menggunakan jenis baterai Li-ion. Hanya saja, dia menegaskan harga motor memang akan cenderung lebih mahal.
Dia menyebut baterai jenis Lithiumion (Li-ion) yang berbahan baku nikel lebih cocok untuk digunakan pada produk elektrifi kasi. Menurutnya, kepadatan dari baterai Li-ion yang lebih tinggi membuat produk menjadi lebih tahan lama dibandingkan dengan jenis lead acid. Terlebih lagi Indonesia memiliki sumber nikel terbesar di dunia.
Di sisi lain, dia juga mengatakan pemerintah sudah merilis standardisasi untuk baterai swap menjadi kapasitas 60 volt dan 72 volt. Hal itu bertujuan pengalaman yang didapatkan dari motor listrik tidak berbeda jauh dengan konvensional. Dalam kesempatan yang sama, peneliti Indef Ahmad Heri Firdaus mengatakan perlu upaya komprehensif untuk mematangkan ekosistem motor listrik supaya menarik minat konsumen.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah memasang target kuota subsidi sepeda motor listrik sebanyak 50.000 unit bisa terserap penuh pada 2024, setelah Syarat penerima subsidi motor listrik diperluas menjadi penerima subsidi 1 NIK untuk 1 unit motor listrik.
Merugi, Maskapai Pikir Ulang Membeli dari Boeing
Sejumlah maskapai penerbangan di AS mengutarakan kekecewaan
terhadap perusahaan pembuat pesawat Boeing. Selama enam tahun terakhir,
pesawat-pesawat Boeing mengalami masalah yang beberapa di antaranya
mengakibatkan kecelakaan fatal. Merugi, maskapai-maskapai itu berpikir ulang
untuk membeli unit pesawat baru dari Boeing. Kekecewaan diungkapkan Dirut
Alaska Airlines, Ben Minicucci dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC, yang
ditayangkan Selasa (23/1) malam waktu setempat atau Rabu (24/1) pagi WIB. ”Saya
kecewa dan marah karena Boeing tidak kunjung memperbaiki kualitas mereka secara
internal,” ujarnya.
Direktur Utama United Airlines, Scott Kirby mengatakan
semakin menyangsikan mutu Boeing. Baik United maupun Alaska terpaksa
mengandangkan semua pesawat Boeing 737 Max 9 mereka sebanyak 140 unit. Apabila
digabung dengan Max 9 dari maskapai-maskapai lain, ada 171 pesawat yang
dilarang terbang. Penyebabnya kejadian pada 5 Januari 2024 ketika salah satu panel
pesawat Alaska Airlines jebol di ketinggian 4.900 meter. Beberapa penumpang
hampir tersedot keluar. Beruntung pilot bisa mendarat darurat. Gara-gara itu,
maskapai penerbangan di AS yang menggunakan 737 Max 9 mengandangkan pesawat
mereka sampai ada pemeriksaan menyeluruh. Praktis mereka mengalami kerugian
karena tidak bisa beroperasi.
”Setidaknya, selama tiga bulan pertama tahun ini, kami merugi.
Kami mengadakan rapat internal untuk mempertimbangkan apakah perlu melanjutkan
pemesanan unit-unit pesawat Boeing terbaru,” kata Kirby kepada CNBC. Ia
menjelaskan, pengubahan atau pembatalan pesanan itu akan berdampak besar terhadap
maskapai United. Ukuran pesawat menentukan jarak dan rute yang bisa ditempuh
maskapai. Misalnya, dengan Boeing Max 10 yang berukuran besar, United berharap
bisa terbang ke tujuan yang lebih jauh dan mengangkut lebih banyak penumpang.
Apabila mereka membatalkan pesanan atau mengalihkannya ke perusahaan lain, ada
risiko perusahaan harus mengubah jalur penerbangan yang direncanakan. Max
adalah pemutakhiran Boeing atas pesawat 737 yang sangat populer dipakai
berbagai maskapai di dunia. Namun, Max memiliki sejarah kinerja buruk. Max 8
mengalami dua kecelakaan fatal, di Indonesia dan Etiopia, yang mengakibatkan
semua penumpang dan awak tewas. Operasi dan produksi Max 8 pun dihentikan. (Yoga)
Investasi Makin Minim Ciptakan Lapangan Kerja
Ditengah gejolak tahun politik yang memanas, porsi investasi
asing pada 2023 merosot. Catatan pentingnya, penyerapan tenaga kerjanya juga
anjlok. Menteri Investasi / Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers
yang digelar di Jakarta, Rabu (24/1) mengatakan, investasi asing tidak tumbuh
sebesar tahun-tahun sebelumnya. Ada dua faktor yang membuat pertumbuhan
investasi asing terhambat. Pertama, acuan dasar target investasi dari tahun ke
tahun terus meningkat signifikan sesuai instruksi Presiden Jokowi. Pada 2021, basis target investasi Rp 900 triliun, meningkat menjadi Rp
1.200 triliun pada 2022 dan Rp 1.400 triliun pada 2023. Kedua, faktor tahun
politik yang membuat ketidakpastian meningkat. Hal itu membuat investor asing
ragu-ragu menanamkan modal di Indonesia.
”Jujur saja, saya tidak bisa tutupi, sebagian investor itu
wait and see. Namun, di atas itu sebenarnya masih ada kepercayaan (investor). Makanya,
itu jadi tantangan bagi kami untuk tetap meyakinkan investor bahwa sekalipun di
tahun politik seperti ini, kita tetap clear,” ujarnya. Di sisi lain, meski
realisasi investasi berhasil melampaui target, penyerapan tenaga kerja masih
minim. Sepanjang 2023, realisasi investasi ribuan triliun hanya menciptakan 1,8
juta lapangan kerja. Sekalipun naik dari tahun sebelumnya yang sebanyak 1,36
juta lapangan kerja, jumlah itu masih terhitung minim dibandingkan dengan nilai
investasi besar yang masuk dalam beberapa tahun terakhir.
Bahlil mengakui, penyerapan tenaga kerja memang belum
berbanding lurus dengan realisasi investasi. Namun, pemerintah tidak saja fokus
menarik investasi padat modal, tetapi juga yang berbasis teknologi demi
mengerek pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita lebih masif. ”Kalau kita
hanya berpikir padat karya, sampai ayam tumbuh gigi pun negara ini tidak akan
maju karena padat karya itu, mohon maaf, gajinya terukur. Kalau kita hanya
ciptakan lapangan kerja dengan gaji Rp 4 juta-Rp 5 juta terus, bagaimana kita
mau naik kelas,” katanya. Berdasarkan data BKPM, total realisasi investasi
langsung di Indonesia sepanjang 2023 mencapai Rp 1.418,9 triliun atau 101,3 %
dari target yang ditetapkan Presiden dan 129 % dari target rencana strategis
(renstra) pemerintah. (Yoga)
Pemilu Beri Dampak Jangka Pendek, The Fed Lebih Jadi Acuan
Sentimen Pemilu 2024 tidak akan berdampak signifikan terhadap
keputusan investor asing di instrumen investasi berjangka dalam jangka panjang.
Sebab, keputusan berinvestasi oleh para investor cenderung dipengaruhi oleh
arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral AS atau The Fed. Hal ini mengemuka
dalam acara ”Smart Talk: Shifting Currents” yang diselenggarakan DBS Treasures
Private Client di Jakarta, Rabu (24/1). Salah satu pembicara, DBS Chief Investment
Officer (CIO) Hou Wey Fook, mengatakan, hasil Pemilu 2024 memberikan sedikit
kekhawatiran bagi para investor. Namun, secara historis, dampak pemilu hanya
dirasakan dalam jangka pendek dan tidak berpengaruh signifikan terhadap
perekonomian hingga periode satu tahun.
”Bagi investor, yang terpenting pemilu dapat berlangsung secara
kondusif. Di sisi lain, para kandidat juga bisa dibilang sudah cukup dikenal
oleh para investor atau bukan orang yang sama sekali baru. Siapa pun yang
menang, dampaknya relatif tidak signifikan,” katanya. Para investor, akan
melihat pertumbuhan ekonomi nasional dan arah kebijakan ekonomi yang akan diterapkan
oleh pemimpin selanjutnya. Terkait kondisi perekonomian domestik ke depan, para
investor asing masih tertarik terhadap Indonesia. Berdasarkan data setelmen
sejak awal 2024 hingga 18 Januari, modal asing mengalir masuk ke Indonesia
senilai Rp 29,22 triliun, terdiri dari beli neto investor asing sebesar Rp 5,72
triliun di pasar surat berharga negara (SBN), beli neto investor asing di pasar
saham sebesar Rp 9,83 triliun, serta beli neto investor asing di Sekuritas
Rupiah BI sebesar Rp 13,67 triliun. (Yoga)
Apartemen Terus Tumbuh
16.000 Unit Mobil Terjual lewat Aplikasi
Anak Muda Berharap Lapangan Kerja Baru
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









