;

AKRA Tertahan di Tahun Politik

Ekonomi Hairul Rizal 25 Jan 2024 Kontan
AKRA Tertahan di Tahun Politik
PT AKR Corpindo Tbk (AKRA) bakal menghadapi sejumlah tantangan sepanjang tahun Pemilu tahun ini. Risiko aktivitas investasi yang melambat memasuki tahun Pemilu memberikan dampak negatif pada volume distribusi dan visibilitas penjualan lahan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). Dalam laporan riset tertanggal 14 Desember 2023, Analis BRI Danareksa Sekuritas, Hasan Barakwan mengatakan, target penjualan lahan industri JIIPE sebesar 130 hektare (ha) pada 2024 mencerminkan optimisme AKRA. Namun, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan estimasi penjualan lahan industri JIIPE hanya sebesar 85 ha pada tahun 2024. "Estimasi ini mencerminkan pandangan konservatif kami terhadap penanaman modal asing dan dalam negeri di tengah tahun politik," ucap Hasan. 

Selanjutnya, di segmen bisnis perdagangan bahan bakar minyak (BBM), manajemen menargetkan volume penjualan minyak AKRA secara business to business (B2B) dapat tumbuh 5%-6% di 2024. Kenaikan ini didorong permintaan dari klien di Kalimantan dan Sulawesi. Namun, Hasan mempertahankan prediksi pertumbuhan yang lebih konservatif, yakni 1% menjadi 2,5 juta liter. Hasan mempertimbangkan perlambatan pertumbuhan produksi batubara di tengah berlanjutnya koreksi harga batubara, mengingat sekitar 50% dari volume penjualan AKRA ke segmen pertambangan batubara. Namun, dalam riset 9 Januari 2024, Head of Research RHB Sekuritas Indonesia, Andrey Wijaya merevisi ke atas target pertumbuhan laba bersih AKRA untuk 2023 dan 2024. Target laba bersih AKRA tahun 2023 menurut RHB Sekuritas naik dari Rp 2,59 triliun menjadi Rp 2,62 triliun. Selanjutnya, prediksi laba bersih AKRA tahun 2024 dinaikkan dari Rp 2,95 triliun menjadi Rp 3,08 triliun. 

Sebelumnya, manajemen AKRA mengungkapkan penjualan lahan industri seluas 61 ha pada kuartal IV-2023 oleh investor dari Hong Kong. Alhasil, total penjualan lahan sepanjang 2023 mencapai 91 ha, lebih tinggi dari target manajemen 75 ha dan perkiraan awal RHB sekitar 80 ha. Head of Investment PT Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe memprediksi, pendapatan dan laba bersih AKRA berpeluang untuk tumbuh hingga 10% pada 2024. "Harga AKRA saat ini sudah mendekati all-time high di Rp 1.670 sehingga momentum beli dapat menunggu koreksi antara 1.500-1.600.
Download Aplikasi Labirin :