Ekonomi
( 40600 )Potensi Penyaluran Kredit Hijau Semakin Besar
KUCURAN SERET PERUSAHAAN RINTISAN
Pendanaan ke perusahaan rintisan atau start-up pada 2023 terjun bebas. Selain terpengaruh ekonomi global yang melambat, situasi internal yang dihadapi oleh start-up dirasa cukup berat karena tidak bisa tumbuh sesuai dengan harapan.Lembaran baru bagi perusahaan rintisan dibuka lagi pada tahun ini. Sejumlah sektor yang terkait dengan energi baru terbarukan dan kesehatan, diperkirakan menjadi incaran para venture capital.Peluang bagi start-up mendulang pendanaan cukup terbuka. Namun, tantangannya seberapa mampu mereka menjaga tata kelola bisnis agar tak terjerembab dalam kerugian atau justru berujung masalah hukum.
Seksinya Bisnis untuk Pemakan Tumbuhan
Veganisme dan vegetarianisme yang semakin digandrungi
menyuburkan pertumbuhan kafe, pemesanan makanan daring, hingga penjualan
kosmetik. Mulai dari isu lingkungan, kesehatan, sampai kesejahteraan hewan
memantik kesadaran pelaku untuk mengubah gaya hidup. Kafe di sudut Cilandak, Jakarta
Selatan, itu nyaman dengan kapasitas 10 pengunjung di ruang ber-AC. Interior berkonsep
industrial dilaburi warna-warni netral dengan lantai semen. Konsumen juga bisa menempati
lantai atas dan ruang belakang yang terbuka dengan 50 kursi. Mad For Coffee,
demikian lokasi kongkow sejumlah mahasiswi berpenampilan modis itu, Kamis (25/1).
Sudah pukul 15.30, tapi pembeli masih berdatangan untuk memesan makanan, kopi,
sampai camilan.
Makanan andalan, nasi empal, dibanderol 52.000. Hidangan lain seperti nasi dendeng
rica balado, burger ayam krispi, dan pempek komplet. Menu daging-dagingan lumrah
mencuatkan anggapan Mad For Coffee seragam dengan kafe lain, tapi tak kurang
terkejutnya sebagian tamu mendapati hidangan itu terbuat dari tumbuhan. Pelanggan
bergaya trendi yang asyik berswafoto seraya tak henti mencerocos mengabsahkan masifnya
veganisme hingga dilakoni generasi muda. Chandra Revo (33) memang mengincar
segmen itu dengan mendirikan kafenya sejak 2021. Prospek yang berkilap ia ungkapkan
dengan peningkatan penjualan. ”Kecenderungannya naik dari rata-rata 1.500 transaksi
per bulan waktu awal dibuka. Sekarang 3.000 transaksi per bulan,” ucapnya.
Larisnya penjualan makanan hingga produk kecantikan dan perawatan
diri untuk vegan atau vegetarian turut dicecap Tokopedia. Pemesanan kategori itu
secara daring merupakan salah satu yang paling tinggi pada kuartal III-2023. ”Sepanjang
tahun lalu penjualan makanan vegan naik hampir dua kali lipat,” ujar Head of Communications Tokopedia Aditia Grasio
Nelwan. Ia membandingkan peningkatan pada Januari-September 2023 dengan periode
yang sama dari tahun 2020. Khusus makanan vegetarian seperti sayur-mayur,
penjualannya juga naik tiga kali lipat. Sementara penjualan tahu melonjak atau
lebih dari empat kali lipat. Produk kecantikan dan perawatan diri ramah vegan
pun kian diminati. ”Terbukti dari kenaikan transaksinya, termasuk makeup
(kosmetik) dan skincare (perawatan kulit) lebih dari 10 kali lipat,” ucapnya. (Yoga)
Rindu Harum Cendana di Tanah Timor
Generasi muda Timor merindukan cendana yang harum. Selama
ini, mereka hanya mendapat cerita bahwa tanah Timor punya cendana atau Santalum
album yang terancam punah di Timor, NTT. Eka Saul Manunel (22), pemimpin
kelompok tani muda di Dusun Tuamese, Kecamatan Taebenu, Kupang, NTT, mengaku
belum melihat pohon cendana berusia di atas 30 tahun. Cendana dengan usia itu
bisa mengeluarkan aroma wangi menggoda. Selama ini, ia hanya menyaksikan cendana
berusia di bawah lima tahun yang belum menghasilkan harum yang kuat. Eka
berbicara mewakili 20 anggota kelompok tani ”Mambers” di Dusun Tuamese. Ia juga
mewakili generasi muda saat peluncuran pemulihan ekosistem cendana Timor
berbasis rakyat yang diselenggarakan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi)
NTT dan Green Justice Indonesia di Kupang, Jumat (26/1).
Sebanyak 100 anakan cendana ditanam di areal pertanian warga
seluas 1.000 meter persegi. Puluhan warga Dusun Tuamese bersama Walhi, Green
Justice Indonesia, Pemprov NTT dan Pemkab Kupang, tokoh agama, tokoh
masyarakat, petani, dan tokoh pemuda terlibat. Penanaman simbolik itu menandai gerakan
menanam cendana di daratan Timor. Kegiatan itu merupakan upaya mengembalikan
harum cendana yang hilang sejak 1990-an. Seiring menghilangnya cendana, punah
pula sejumlah pabrik pengolah cendana di Kota Kupang, Soe, dan Kefamenanu hingga
hari ini. Sejumlah usaha kerajinan cendana berupa ukiran patung, tasbih, dan Rosario
pun hilang.
Kabid Pembinaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi
NTT Rudi Lismono yang membuka peluncuran kegiatan itu mengatakan, cendana
sangat rentan mati pada usia 1-2 tahun. Tanaman terkadang mati mendadak, diawali
keringnya bagian pucuk, karena terjadi perkawinan inses. Mestinya cendana
ditanam dengan cendana dari pohon lain agar perkawinan silang terjadi,” kata
Rudi. Usia ekonomis cendana 35 tahun. Itu untuk pohon dengan kualitas terbagus.
Pada usia ini, harga cendana bisa mencapai Rp 800.000 per kg. Namun, bagian teras
atau inti dari batang kayunya dihargai Rp 1 juta-Rp 1,5 juta per kg. Tapi,
kebanyakan cendana di Timor sudah ditebang sebelum usianya 20 tahun. Santalum
atau minyak cendana sudah muncul pada usia 12-13 tahun, tetapi secara ekonomis
dinilai kurang menguntungkan. (Yoga)
Meningkatkan Kapasitas UMKM
Di tengah membesarnya lokapasar Indonesia, kehadiran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pemain utama menjadi penting. Untuk itu, kapasitas pelaku dan kualitas barang yang dihasilkan harus terus ditingkatkan agar dapat menguasai pasar.Bank Indonesia (BI) mencatat realisasi nilai transaksi perdagangan elektronik atau e-commerce mencapai Rp453,75 triliun sepanjang 2023. Nilai tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan dengan target bank sentral tersebut sebesar Rp474 triliun, juga lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada 2022 sebesar Rp476,3 triliun. Meski menurun, nilai transaksi ratusan triliun tersebut tentunya tidak bisa dikatakan kecil, apalagi bagi pelaku UMKM.
Sayangnya, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef) terhadap 22.844 penjual marketplace di Indonesia yang 98,2% di antaranya merupakan pengusaha UMKM, ternyata transaksi masih didominasi oleh pelaku yang berlokasi di Jawa atau sekitar 97,3%.
Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional BPS diketahui, persentase penduduk usia 5 tahun ke atas yang menyatakan pernah mengakses internet meningkat dari 62,10% pada 2021 menjadi 66,48% pada 2022. Tingginya angka itu, tidak serta merta mencerminkan pemerataan akses. Perbedaan cukup tinggi terjadi di antar daerah, misalnya di tiga daerah tertinggi yaitu DKI Jakarta (84,65%), Kepulauan Riau (82,50%), Kalimantan Timur (80,56%), bandingkan dengan tiga daerah terendah yaitu Maluku Utara (50,20%), Nusa Tenggara Timur (47,39%), dan Papua 26,32%.
Temuan kedua Indef adalah besarnya jumlah UMKM yang terlibat aktif di marketplace ternyata tidak semuanya produsen atau hanya 6,28%, sisanya merupakan penjual atas produk UMKM produksi. Padahal kehadiran UMKM produsen penting untuk mengukuhkan peran pelaku usaha di lokapasar.
Selain dua hal yang disampaikan oleh Indef, persoalan lain yang juga membayangi kinerja UMKM adalah persebaran demografi dan kesiapan infrastruktur. Biaya logistik kerap menjadi masalah bagi usaha yang berada jauh dari pusat pertumbuhan.
Kerja sama tersebut diharapkan terus diperbanyak dan diperluas agar UMKM lokal mampu menjadi tuan di rumah dengan penduduk terbesar keempat dunia ini. Di sisi lain, pelaku UMKM juga dituntut memiliki etos kerja tinggi agar tidak tergilas dari produk-produk impor berkualitas dan berharga murah.
PEMBIAYAAN P2P LENDING : SEKTOR PRODUKTIF KIAN MENDOMINASI
Pembiayaan industri teknologi finansial peer-to-peer lending ke sektor produktif pada tahun ini diproyeksi makin dominan di tengah dikereknya target pertumbuhan ke level 5%.
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) membidik pertumbuhan pembiayaan single digit atau sebesar 5% pada tahun ini. Hal tersebut terungkap saat Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar berkunjung ke redaksi Bisnis Indonesia, Jumat (26/1).“Target tumbuh 5% tahun ini karena demand saja, ada permintaan masyarakat,” kata Entjik. Dia menjelaskan bahwa dengan adanya target sebesar 5% tersebut maka baik pembiayaan ke sektor konsumtif maupun produktif dapat makin melaju pada 2024.
CEO DanaRupiah itu mengatakan bahwa industri teknologi finansial peer-to-peer (P2P) lending terpukul pada 2023 lantaran adanya mafia fraud dan kelompok peminjam yang tidak membayar pinjaman.
Kendati demikian, AFPI melihat adanya peluang bagi industri fintech P2P lending untuk terus tumbuh. Hasil riset AFPIEY menunjukkan bahwa total kebutuhan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada 2026 diproyeksikan mencapai Rp4.300 triliun dengan kemampuan suplai sebesar Rp1.900 triliun, sehingga ada credit gap sebesar Rp2.400 triliun.Selain itu, imbuhnya, masih ada 186 juta individu usia produktif di atas 15 tahun. Perinciannya, ada sebanyak 46,6 juta UMKM yang belum memiliki akses kredit dan 132 juta individu yang belum memiliki akses kredit.
Di sisi lain, tingkat keberhasilan bayar pada hari ke-90 (TKB90) berada di level 97,18%. Artinya, tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) alias kredit macet di industri fi ntech P2P lending berada di angka 2,82%. Sementara itu, Director of Corporate Communication AFPI Andrisyah Tauladan mengungkapkan bahwa saat ini total sudah 1,1 juta lender yang memberi dukungan pendanaan pada industri, sedangkan jumlah borrower mencapai 121,96 juta.
Dalam kesempatan yang sama, AFPI juga menyinggung beleid anyar yang mengatur tentang pelindungan konsumen. Aturan anyar itu dipandang berdampak terhadap bisnis industri P2P lending atau kerap disebut dengan pinjaman online (pinjol).
Dalam beleid ini, setiap pelaku usaha jasa keuangan (PUJK), termasuk di industri P2P lending hanya boleh melakukan penagihan mulai dari pukul 08.00–20.00 WIB waktu setempat.
EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK : Pamor Kinclong Mobil Setrum
Minat masyarakat Bali untuk menggunakan kendaraan listrik makin meningkat seiring dengan hadirnya beragam produk kendaraan listrik baik motor listrik maupun mobil listrik di Pulau Dewata. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil penjualan mobil listrik pabrikan asal China, Wuling Motors (Wuling) yang bisa tembus hingga 100 unit per bulan sepanjang 2023. Sales Area Supervisor Wuling Motors Noor Fazrur mengatakan bahwa sepanjang tahun lalu penjualan mobil listrik di Bali menunjukkan konsistensinya.
Wuling Motors menargetkan penjualan mobil listrik di Pulau Dewata pada tahun ini bakal meningkat dibandingkan tahun lalu. Meski tak menyebut angka spesifi k, tetapi Fazrur optimistis realisasi penjualan bisa melampaui tahun sebelumnya.
Sementara itu, PR Manager Wuling Motors Brian Gom-gom menambahkan bahwa tingginya minat masyarakat membeli kendaraan listrik juga datang dari pengalaman masyarakat yang sudah menggunakan kendaraan listrik sebelumnya. Selain itu, dia menilai bahwa insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari pemerintah juga mendorong minat masyarakat untuk membeli kendaraan listrik.
Jumlah kendaraan listrik hingga kuartal IV/2023 di Pulau Dewata mencapai 5.596 unit yang didominasi sepeda motor listrik 4.934 unit, minibus 589 unit, mobil roda tiga 61 unit, dan sedan 12 unit.
INDUSTRI BAJA : OPSI LEBAR DIVERSIFIKASI PASAR
Diversifikasi pasar dipandang menjadi langkah jitu guna meningkatkan ekspor baja Indonesia di tengah turunnya permintaan dari pasar China. Namun, pengelolaan pada pasar ekspor reguler juga tak boleh diabaikan.
Para produsen baja nasional dipandang perlu mencermati perkembangan potensi pasar ekspor di luar China agar dapat meningkatkan performa penjualan ke pasar luar negeri.Hal ini bukan tanpa alasan. China memang telah mendominasi pasar ekspor besi dan baja Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, porsinya mencapai 68,67% pada tahun lalu. Sementara, pasar Negeri Panda justru tengah lesu yang ditandai dengan lemahnya permintaan. Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) Purwono Widodo mengatakan bahwa konflik geopolitik dan kondisi ekonomi global masih menjadi hambatan terbesar bagi industri baja.
Data IISIA menunjukkan bahwa penurunan konsumsi besi dan baja China lantaran perekonomian negara ini yang masih berada dalam fase transisi struktural sehingga dapat menambah volatilitas dan ketidakpastian. Inflasi di China juga tercatat masih negatif -0,3% pada Desember 2023, meski pertumbuhan ekonomi negara ini tercatat mampu berada di level 4,9%. Namun demikian, sejatinya PMI manufaktur China masih berada di zona ekspansi dengan mencatatkan 50,8. “Target produksi dan penjualan 2024 diharapkan mengalami pertumbuhan seiring dengan pertumbuhan demand dan program-program pemerintah dalam mendukung industri baja nasional,” jelasnya.
Laporan IISIA menunjukkan bahwa pasar baja yang dinilai potensial meliputi Taiwan, India, dan negara-negara lainnya di kawasan Asean dan Uni Eropa.
Direktur Komersial PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) Akbar Djohan mengungkapkan bahwa pangsa pasar ekspor menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga peningkatan kinerja penjualan perseroan.
Baru-baru ini, PT Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP) juga memperluas pasarnya dengan meningkatkan penetrasi di Amerika utara. Pada awal 2024, perseroan melakukan ekspor baja struktur sebanyak 1.500 metrik ton (MT) ke Kanada, dengan nilai sekitar US$2 juta. Presiden Direktur GGRP Fedaus mengungkapkan bahwa produk baja struktural yang diekspor perseroan pada awal tahun ini ditujukan guna mendukung pembangunan proyek Yukon Bridge di Kanada.
Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Investasi Kementerian Perindustrian Doddy Rahadi mengapresiasi GGRP yang gencar menembus pasar ekspor.
RI Belum Terdampak Anjloknya Harga Nikel Dunia
Nikel yang tengah didera kelebihan pasokan diperkirakan akan
terus mengalami penurunan harga dalam beberapa tahun ke depan. Situasi ini
perlu diwaspadai pelaku usaha pengolahan meskipun diprediksi tidak akan terlalu
merugikan Indonesia. Harga komoditas tambang yang tercatat di Bursa London Metal
Exchange, Jumat (26/1) itu sebesar 16.648 USD per ton. Nilai itu terus merosot
dari harga rata-rata di tahun 2023 yang 21.521 USD per ton. Bahkan, kini lebih anjlok
daripada harga nikel di 2022 yang berada di kisaran 25.834 USD per ton. Ketua
Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli mengatakan,
ini bukan kali pertama harga nikel merosot. Siklus harga komoditas di pasar
global pernah membuat harga nikel jatuh ke level 9.595 USD per ton pada tahun
2016.
”Harga nikel saat ini diperkirakan cenderung akan turun lagi
dalam 2-3 tahun ke depan sampai tercapai keseimbangan harga yang baru. Harga
komoditas lebih banyak ditentukan oleh supply dan demand sehingga bila
kelebihan pasok, harga cenderung turun,” katanya saat dihubungi Kompas, Jumat. Masalah
kelebihan pasokan kerap dihubungkan dengan rendahnya penyerapan nikel untuk
produksi baterai kendaraan listrik. Perusahaan konsultan global Woodmac melaporkan,
kebutuhan nikel untuk industri baterai 480.000 ton atau 15 % kebutuhan nikel
global saat ini. Rendahnya pemanfaatan nikel untuk produksi baterai diduga
karena munculnya teknologi-teknologi baru untuk pembuatan baterai kendaraan listrik.
Sebagai contoh, lithium ferro phosphate (LFP) yang dikembangkan tanpa kandungan
nikel dan kobalt. (Yoga)
Stok Beras Aman sampai Lebaran
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









