Bank Besar Masih Bakal Panen Laba Jumbo
Musim rilis laporan keuangan kinerja bank 2023 sudah dimulai. Bank besar masih berpotensi mencetak rekor laba, kendati pertumbuhan laba tidak akan setinggi tahun sebelumnya. Bank Central Asia (BCA) mengawali musim rilis kinerja keuangan dengan mengumumkan mencetak laba bersih Rp 48,6 triliun, tumbuh 19,4% secara tahunan. Ini laba tertinggi BCA sepanjang masa. Tapi laju pertumbuhannya melambat dari 2022, yang tumbuh 29,6%. Capaian laba BCA ditopang kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar Rp 75,4 triliun, tumbuh 17,5% secara tahunan. Sedang pendapatan non bunga hanya tumbuh 5,5% menjadi Rp 23,9 triliun. Pertumbuhan pendapatan bunga bersih terjadi seiring ekspansi kredit yang tumbuh 13,9%. Pertumbuhan solid terjadi di semua segmen. Kredit korporasi tumbuh 15%, kredit komersial tumbuh 7,5%, kredit UMKM naik 16% dan kredit konsumer meningkat 14,8%.
Jahja Setiatmadja, Presiden Direktur BCA, mengatakan, BCA optimistis bisa mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penyaluran kredit ke berbagai sektor di 2024, ditopang kondisi likuditas yang memadai. "Kredit tahun ini kami targetkan tumbuh 8%-10," ujarnya, Kamis (25/1). Perolehan laba BCA tersebut masih berada di kisaran proyeksi konsensus analis, yakni Rp 48,95 triliun. Menurut konsensus, Bank Rakyat Indonesia (BRI) bakal jadi jawara pencetak laba, mencapai Rp 58,87 triliun. Sedang Bank Mandiri diprediksi meraih laba Rp 51,25 triliun dan BNI sebesar Rp 21,15 triliun. Jika mengacu laporan bulanan per November 2023, perolehan laba BRI, Mandiri dan BNI sudah mendekati proyeksi konsensus tersebut.
Direktur Utama BRI Sunarso juga sudah jauh hari buka suara terkait target laba tahun 2023. Ia optimistis laba BRI bisa mencapai Rp 55 triliun. Dalam sebelas bulan di 2023, laba BNGA sudah mencapai Rp 5,58 triliun, naik 24,13% secara tahunan. Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan optimistis laba 2023 akan tumbuh tinggi. "Pasti laba kami akan meningkat cukup baik," ujarnya. Head of Investment Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe memproyeksi rata-rata laba bersih bank KBMI 4 di 2023 tumbuh antara 5%-10% secara tahunan. "BRI tetap jadi jawara karena jaringannya paling luas," kata dia.
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023