;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Presiden Minta Pernyataan soal Kampanye Tidak Ditarik Kemana-mana

27 Jan 2024
Presiden Jokowi meminta pernyataan beberapa waktu lalu mengenai Presiden boleh berkampanye beberapa waktu lalu tidak ditarik atau diinteprestasikan kemana-mana, karena dirinya hanya menyampaikan ketentuan yang ada dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Peraturan terkait dengan diperbolehkannya presiden mengikuti kampanye, tertuang dalam Pasal 299 poin pertama yang menyebutkan bahwa presiden dan wakil presiden mempunyai hak melaksanakan kampanye. Presiden menegaskan pernyataannya soal kampanye dilontarkan untuk menjawab pertanyaan wartawan dan sesuai ketentuan undang-undang. Presiden kemudian menunjukkan sebuah kertas yang  yang menunjukkan ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dia menegaskan apa yang disampaikannya beberapa waktu lalu terkait presiden boleh melakukan kampanye adalah ketentuan yang sudah ada dalam pemilu. (Yetede)

Mitra Pack Masuk LQ45, Penilaian BEI Dipertanyakan

27 Jan 2024

Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi mayor sejumlah indeks pada bulan ini. Salah satu rebalancing indeks yang cukup menyita perhatian pelaku pasar adalah LQ45. Sebab, Saham PT Mitra Pack Tbk (PTPM)  tiba-tiba merangsek masuk menggeser emitan milik Prajogo Pangestu seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan emiten menara, PT Towers Bersama Infrastucture Tbk (TBIG). Selain dua emiten tersebut, rebalancing indeks LQ45 juga mendepak PT Indika Energy Tbk (IND) dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dari daftar saham likuid. Sebagai gantinya, BEI kemudian memasukkan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MTEL), dan PT Pertamina Geothormal Energy Tbk (PGEO), disamping PTMP. Masuknya PTMP sebagai konstituen LQ45 layaknya kuda hitam yang mendadak memunculkan perbincangan di kalangan  para pelaku pasar. Sebab, diukur dari sisi likuiditas dan fundamental, PTPM dinilai tidak layak menjadi penghuni indeks LQ45. Bahkan yang paling ekstrem, kehadiran PTPM dibarisan saham-saham unggulan dipandang seabagai pesenan. (Yetede)

Gandeng Fintech, Bank Mandiri Kuncurkan Kredit Rp 3,58 Triliun

27 Jan 2024
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berkomitmen mendukung UMKM dengan memberikan pembiayaan. Salah satu yang dilakukan adalah bekerja sama dengan perusahaan financial technology (fintech) dan perusahaan digital untuk menyalurkan kredit yang tidak bisa dijangkau. Hasilnya, sampai dengan Desember 2023, total penyaluran kredit Bank Mandiri melalui kerja sama dengan perusahaan digital dan fintech peer to peer (P2P) lending telah mencapai Rp3,58 triliun kepada lebih dari 266 ribu debitur. Terbaru, Bank Mandiri menyiapkan fasilitas kredit talangan kepada pelaku UKM yang menjadi costumer Meratus Group berkolaborasi dengan perusahaan fintech PT Modal Rakyat Indonesia (Modal Rakyat) menjalin kerja sama Tripartit dalam menyediakan solusi keuangan bagi pelaku industri transportasi laut. (Yetede)

Ada Saham Lapis Tiga Masuk LQ45

27 Jan 2024
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengocok ulang sejumlah indeks konstituen, salah satunya indeks LQ45. Penilaian BEI kali cukup mengagetkan pelaku pasar. Ada empat penghuni baru Indeks LQ45. Mereka emiten yang baru melantai di bursa tiga tahun terakhir. Mereka adalah PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) dan PT Mitra Pack Tbk (PTMP). Nama terakhir ini menjadi perhatian pasar. Perdagangan saham PTMP tak terlalu istimewa. Kriteria pemilihan saham LQ45 di antaranya mempertimbangkan likuiditas, kapitalisasi pasar, minimal 3 bulan terdaftar di BEI, serta aktivitas transaksi di pasar reguler, yang dilihat dari volume, nilai, dan jumlah transaksi. 

Dihitung kasar, nilai kapitalisasi pasar PTMP tak sampai Rp 1 triliun, tepatnya cuma Rp 900,05 miliar per 26 Januari 2024. Artinya, emiten yang bergerak di bisnis kemasan ini masuk kategori saham third liner. Setahun terakhir (25 Januari 2023 - 25 Januari 2024) nilai perdagangan saham PTMP hanya Rp 2,2 triliun. Jumlah yang diperdagangkan sekitar 12,7 miliar saham. Otoritas bursa bersikukuh dengan keputusannya. 

Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan BEI menyebut, BEI menggunakan parameter kuantitatif dan kualitatif termasuk nilai, volume, frekuensi, rasio fundamental dan parameter lain dalam penetapan konstituen suatu indeks. Ia enggan membeberkan metodologi rebalancing indeks. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan dari pihak-pihak tertentu. "BEI tidak bisa buka secara penuh, supaya tidak ada pihak yang melakukan upaya tertentu untuk bisa mengikuti rumus perhitungannya," katanya, Jumat (26/1). 

Perubahan susunan LQ45 biasanya diikuti rebalancing portofolio manajer investasi. Tapi, Guntur Putra, CEO Pinnacle Investment Indonesia mengatakan, belakangan, karakteristik LQ45 berbeda dengan IHSG, karena ada perubahan metode pembobotan. "Masuknya PTMP cukup membuat kaget pasar, market cap yang kecil," katanya. Belum memenuhi kriteria masuk reksadana Pinnacle.

SAMF Memupuk Kinerja Tumbuh 7%

27 Jan 2024
Produsen pupuk nitrogen, fosfor, dan kalium atau NPK, PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) berharap mampu melanjutkan kinerja bisnis positif sepanjang tahun 2024. Yahya Taufik, Direktur Utama Saraswanti Anugerah Makmur menyampaikan, pada dasarnya SAMF selalu mengincar pertumbuhan kinerja yang positif secara berkelanjutan dari tahun ke tahun. Untuk tahun ini, pihaknya memproyeksikan pertumbuhan penjualan sebesar 7% dari tahun sebelumnya. Sebagai gambaran, penjualan SAMF naik 56,1% year on year (YoY) menjadi Rp 3,82 triliun per kuartal III-2023. Adapun laba bersih SAMF sepanjang sembilan bulan pertama 2023 meningkat 55,8% YoY menjadi Rp 355,98 miliar. 

Salah satu faktor pendorong utama yang dapat mendongkrak kinerja SAMF adalah, peningkatan permintaan pupuk dari konsumen eksisting yang secara konsisten melakukan ekstensifikasi dan perluasan lahan, sehingga membutuhkan konsumsi pupuk yang lebih banyak. Adapun,  konsumen pupuk NPK milik SAMF selama ini sebagian besar berasal dari kalangan perkebunan sawit, kakao, dan karet. “Selain itu, konsumen baru yang beralih menggunakan pupuk NPK juga terus bertumbuh,” ujar Yahya kepada KONTAN, Rabu (25/1). Dalam penerapan strategi bisnis, manajemen SAMF juga mewaspadai risiko volatilitas harga bahan baku pupuk. 

Oleh karena itu, sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan perusahaan tersebut. Pasokan bahan baku ini memang menjadi salah satu pekerjaan rumah yang tidak bisa diabaikan perseroan.  Pasalnya, pasokan dan harga bahan baku pupuk menjadi faktor eksternal yang perlu terus dimonitor. Seperti diketahui, harga bahan baku pupuk NPK seperti fosfat naik hingga 125% pada thun 2022 lalu, terutama setelah kondisi geopolitik global memanas akibat perang Rusia dan Ukraina. 

Terkait dengan kapasitas produksi, SAMF telah menuntaskan agenda penambahan lini produksi pupuk di pabrik Mojokerto pada 2023 lalu. Alhasil, saat ini SAMF memiliki kapasitas produksi pupuk sebanyak 700.000 ton. Kapasitas tersebut terbagi atas Pabrik Mojokerto I sebesar 100.000 ton, Pabrik Mojokerto II (200.000 ton), Pabrik Medan I (80.000 ton), Pabrik Medan II (160.000 ton), dan Pabrik Sampit (160.000 ton).

TENAGA BARU INDEKS UTAMA

27 Jan 2024

Perubahan konstituen sejumlah indeks utama di Bursa Efek Indonesia pada awal Februari 2024 menjadi angin segar bagi para pelaku pasar modal di tengah tren kinerja yang terlihat mulai melemah seiring dengan kian dekatnya momentum Pemilu 2024.Pasar modal Indonesia cukup lesu pada pekan ini. IHSG turun 3 hari beruntun dan ditutup di level 7.137,09 kemarin. Gerak IHSG yang berbalik melemah 1,25% dalam sepekan bertolak belakang dengan kinerja awal tahun yang sempat mencetak rekor di posisi 7.359,76.Di tengah tren ini, BEI mengumumkan hasil evaluasi mayor tiga indeks besar, yakni LQ45, IDX30, dan IDX80 pada Kamis (25/1). BEI mengganti sejumlah emiten di ketiga indeks tersebut dengan nama-nama baru, yang tentu dinilai lebih layak menjadi penghuni. Di LQ45, misalnya, akan kedatangan empat emiten baru, yakni PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO), dan PT Mitra Pack Tbk. (PTMP). Keempat emiten ini juga turut menjadi penghuni di IDX30 dan IDX80. PGEO menjadi pendatang baru di kedua indeks tersebut, sedangkan MBMA dan PTMP hanya masuk di IDX80. Sementara itu, MTEL sudah lebih dahulu menjadi penghuni lama di IDX80. Sementara itu, di IDX80, saham AUTO justru turun 3,88% ke level Rp2.230. Lalu GJTL turun 1,42% ke level Rp1.045, TRON turun 0,82% menjadi Rp242, dan WIFI turun 1,29% menjadi Rp153. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, mengatakan besar kecilnya daya dongkrak emiten-emiten baru ini terhadap kinerja setiap indeks akan bergantung pada bobot emiten masing-masing dalam indeks tersebut. Secara khusus, dia menyoroti MBMA, MTEL, dan PGEO di LQ45 yang menurutnya memiliki potensi kenaikan valuasi di masa depan. Sementara itu, ACES dan ICBP menjadi dua emiten baru yang positif di IDX30. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas, Sukarno Alatas, menilai saham-saham calon penghuni baru ketiga indeks tersebut tergolong undervalue dan menarik untuk menjadi watchlist trading maupun investasi. Sementara itu, BEI memastikan penetapan konstituen indeks ini sudah mengikuti parameter kuantitatif dan kualitatif yang ketat guna memastikan ketiga indeks ini dapat menopang pertumbuhan portofolio manajer investasi yang lebih optimal.Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, secara khusus menyoroti polemik yang beredar ihwal masuknya saham PTMP ke dalam jajaran penghuni indeks LQ45 dan IDX80, padahal emiten ini relatif kecil di pasar, baik secara valuasi maupun aktivitas transaksinya. Terkait dengan saham PTMP ini, Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan pergerakannya sedang berada di fase uptrend. Kabar masuknya PTMP ke dalam dua indeks utama sekaligus menjadikan volume transaksinya memang meningkat signifikan.

Tsunami Impor, ”Reseller” Marak

26 Jan 2024

Hampir seluruh UMKM di lokapasar berstatus sebagai mitra penjual alias reseller. Barang yang mereka jual, 90 % adalah produk impor. Jika struktur ini dibiarkan, nilai ekonomi digital di Indonesia yang diproyeksi mencapai 210 miliar USD atau Rp 3.323 triliun pada 2030 tidak akan memberikan nilai tambah pada perekonomian nasional. Berdasarkan riset oleh Continuum Data Indonesia dan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) 98,2 % toko yang ada di lokapasar Indonesia adalah UMKM, dan hanya 6,28 % UMKM yang melakukan aktivitas produksi. Mayoritas, 93,72 %, adalah UMKM sebagai mitra penjual alias reseller. Berdasarkan data dari Google, Temasek, dan Bain yang diolah Indef, sejak 2019 hingga proyeksi 2025, penopang pertumbuhan nilai ekonomi digital di Indonesia adalah lokapasar dengan nilai 62 miliar USD atau Rp 984 triliun pada 2023.

Nilai ekonomi dari sektor lokapasar jauh di atas nilai ekonomi dari sektor-sektor digital lain di pasar nasional, seperti transportasi dan makanan, perjalanan dan pariwisata, serta media daring. Staf Khusus Menkop UKM, Muhammad Riza Damanik, menilai data itu menunjukkan digitalisasi UMKM di sektor produktif masih rendah. Jika kondisi ini tidak dibenahi, nilai pasar ekonomi digital nasional yang besar tidak akan berdampak signifikan pada pembukaan lapangan pekerjaan hingga penurunan angka kemiskinan dalam negeri. ”Digitalisasi UMKM yang kami bayangkan dan tuju adalah UMKM tidak sekadar masuk dalam lokapasar menjadi reseller, tetapi bagaimana UMKM bisa menjadi bagian dari ekosistem produksi dalam negeri,” ujarnya dalam diskusi publik bertajuk ”Transformasi UMKM Menggenggam Peluang Digital di Tahun 2024” yang berlangsung daring, Kamis (25/1).

Produk impor, yang kebanyakan berasal dari China, mendominasi lokapasar Tanah Air karena adanya praktik predatory pricing yang menyebabkan harga produk impor berada jauh di bawah harga produk lokal. Saat ini, terdapat sejumlah strategi yang sedang dilakukan pemerintah untuk menggenjot kapasitas dan jumlah UMKM di sektor produktif dalam rantai ekonomi digital nasional. Salah satunya penguatan regulasi untuk menghilangkan praktik predatory pricing lewat Permendag No 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan. (Yoga)

Dunia Usaha Akan Lebih Aktif Rekrut Karyawan

26 Jan 2024

Sebanyak 45 % dari 1.180 orang perekrutan profesional yang disurvei penyedia laman lowongan kerja Jobstreet by Seek meyakini aktivitas perekrutan tenaga kerja pada paruh pertama 2024 lebih aktif dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan skala kecil dan menengah memimpin rencana perekrutan pegawai tetap dan kontrak pada semester I-2024. ”Kepercayaan terhadap pasar tenaga kerja masih tinggi. Iklim ekonomi di Indonesia dipandang masih menjanjikan,” ujar Country Marketing Manager Jobstreet by Seek untuk Indonesia, Sawitri, saat peluncuran laporan survei Rekrutmen, Kompensasi, dan Manfaat 2024, Kamis (25/1) di Jakarta. Survei Jobstreet by Seek dilakukan pada September 2023. Jumlah responden yang mencapai 1.180 orang perekrutan profesional itu datang dari perusahaan besar atau mempunyai 100 karyawan lebih (49 %), perusahaan skala menengah atau memiliki 51-99 karyawan (16 %), dan perusahaan kecil atau memiliki karyawan hingga 50 orang (35 %).

Latar belakang perusahaan responden beragam, dari manufaktur; teknologi informasi, listrik, elektronik, dan telekomunikasi; serta ritel dan perdagangan. Dilihat dari latar belakang sektornya, Sawitri menyebutkan, perusahaan yang akan aktif merekrut berasal dari makanan dan minuman; manufaktur; ritel dan penjualan; serta teknologi. Ada beberapa fungsi bidang pekerjaan yang tren jumlah perekrutannya berkurang ataupun bertambah karena perusahaan selalu berusaha menyesuaikan bisnis. ”Perekonomian Indonesia yang masih dipandang positif membuat sejumlah perusahaan  ingin bertumbuh pada 2024. Jika ingin bertumbuh, perusahaan harus mempunyai aset sumber daya manusia,” kata Sawitri. Sales Director Jobstreet by Seek untuk Indonesia, Wisnu Dharmawan, mengatakan, jika pada paruh I-2024 terdapat 45 % yang percaya aktivitas perekrutan lebih aktif, maka pada paruh II-2024 terdapat 44 % dari total responden yang meyakini perekrutan lebih aktif. Ini berarti ada konsistensi kepercayaan terhadap perekrutan yang lebih baik. (Yoga)

Perbankan Berpeluang Sesuaikan Bunga Kredit

26 Jan 2024
Perbankan berpeluang menyesuaikan suku bunga pada triwulan I-2024 sebagai konsekuensi dari kenaikan suku bunga acuan yang terjadi periode 2023. Selama 2023, Bank Indonesia (BI) sudah dua kali mengerek suku bunga acuan. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja, pada konferensi pers secara  daring, Kamis (25/1/2024), mengatakan, pihaknya belum melakukan penyesuaian selama 2023. ”Oleh sebab itu, selama kuartal I-2024, akan ada sedikit adjustment,” katanya. (Yoga)

Sebatik Miliki Dermaga Khusus

26 Jan 2024
Pulau Sebatik di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kini memiliki dermaga terminal khusus untuk material bangunan. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus, Kamis (25/1/2024), mengatakan, dermaga tersebut diresmikan pada 18 Januari 2024. Dermaga itu beroperasi dengan penyesuaian izin komersial atau operasional terminal khusus yang melayani perdagangan besar, seperti semen, kapur, pasir, dan batu. Dengan adanya Terminal itu menekan harga bahan bangunan sampai 10 persen dari harga sebelumnya. (Yoga)