Ekonomi
( 40465 )Kemenhub Pangkas Anggrana Subsidi BTS Teman Bus
IIMS 2024 Bukukan Transaksi Rp 3,1 T
INSENTIF KENDARAAN LISTRIK : OPSI BARU KEJAR TARGET EMISI
Geliat penjualan kendaraan berbasis bahan bakar fosil dan baterai atau hybrid menggulirkan wacana pemberian insentif untuk jenis kendaraan tersebut. Rencana tersebut juga menjadi satu solusi untuk memenuhi target pengurangan emisi karbon. Tiga hari jelang pembukaan pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, Kementerian Keuangan merilis dua Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait dengan kendaraan listrik. Beleid itu berupa PMK No. 8 Tahun 2024 tentang Pajak Pertambahan Nilai Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu dan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis baterai Bus Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2024. Selanjutnya, PMK No. 9 Tahun 2024 tentang Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Impor dan/atau Penyerahan Barang kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Listrik berbasis Baterai Roda Empat Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2024. Insentif yang diberikan dalam bentuk Pajak Pertambahan Nilai yang Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM). Insentif itu berlaku hingga Desember 2024 dan masih menyasar segmen kendaraan listrik. Padahal, segmen tersebut angka penjualannya di Tanah Air masih tergolong rendah. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sampai dengan akhir 2023, jumlah penjualan kendaraan listrik sebanyak 17.062 unit atau 1,7% dari total penjualan oleh produsen ke distributor (wholesales) mobil nasional yang mencapai 1,05 juta unit. Secercah harapan bagi pelaku industri otomotif muncul ketika Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjanjikan insentif serupa untuk kendaraan hybrid.
Ditemui dikantornya pada Senin (19/2), Airlangga mengatakan bahwa insentif untuk kendaraan hybrid nantinya berupa PPN DTP. Mengenai besaran PPN DTP untuk mobil hybrid, nantinya akan sama dengan insentif yang diberikan untuk mobil listrik.
Sejauh ini, kata Airlangga, pemerintah telah memiliki hitung-hitungan dari pemberian insentif terhadap harga penjualan mobil hybrid.
Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menyatakan jumlah mobil hybrid yang terjual pada 2023 menyentuh kisaran 50.000 unit. Jumlah itu naik hampir lima kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 10.344 unit.
Sementara itu, bisnis mobil listrik di Indonesia disebut masih terbentur berbagai masalah, mulai dari harga yang kurang bersaing hingga infrastruktur pendukung yang belum mumpuni. Ditambah lagi, konsumen mobil listrik umumnya bukan fi rst time buyer yang jumlahnya tidak signifikan.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam menyatakan pentingnya insentif untuk semua teknologi yang berkontribusi pada pengurangan emisi untuk mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan elektrik yang berkelanjutan dan tidak fokus pada satu solusi tunggal.
Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Riyanto Umar menjelaskan insentif untuk mobil hybrid cukup penting karena menjadi satu pilihan masyarakat. “Mobil listrik saat ini masih mahal dan ekosistemnya belum mendukung, sehingga pasarnya kecil. Konsumen saat ini mengarah ke tipe hybrid karena jadi pilihan rasional buat konsumen,” katanya kepada Bisnis.
Sementara itu, pengamat otomotif Bebin Djuana menilai kebijakan insentif terkesan hanya untuk sementara waktu.
Manis Legit Kue Warisan Nenek
Berbekal resep dari nenek, sejumlah produsen kue tradisional
terus berinovasi agar bisa merebut lidah dan hati warga urban yang akrab dengan
roti dan aneka pastri. Mereka mempertahankan rasa dan memoles citra ke level
premium. Dengan cara itu, gerai kue tradisional eksis di mal, bandara, hingga
istana. Di kompleks ruko Villa Melati Mas, Serpong, Tangsel, Banten, Rabu (21/2)
sejumlah pekerja produsen dan toko kue tradisional Iki Koue Citarasa Nusantara mengirim
pesanan ke pelanggan penting. Kontainer plastik dan kardus berisi aneka kue
tradisional berpenampilan cantik dan menggugah selera dikirim untuk pelantikan
menteri baru di Istana Negara pagi itu.
Setiap hari, dapur Iki Koue menerima pesanan paling lambat
pukul 17.00 untuk diantarkan keesokan harinya, ujar Laura Wiramihardja, salah
satu pendiri sekaligus pemilik Dapur Iki Koue, yang bisa membuat 46 macam kue tradisional,
dari yang manis dan asin. Sampai yang dikukus, digoreng, atau dibuat bolu. Ada
juga aneka bubur tradisional ala jajanan pasar, yang bisa dikemas dalam mangkuk
plastik atau dalam paket besar di beberapa bejana tanah liat. Semua kue dan bubur
dibuat dengan resep dan cita rasa orisinal warisan keluarga. Rentang harganya mulai
Rp 5.000 hingga Rp 15.000 per potong atau sajian. Segmen pasar Iki Koue berkategori
premium sehingga harga menyesuaikan.
Iki Koue juga membuka gerai di salah satu mal eksklusif di
kawasan Senopati, Jakarta. Di sana pengunjung dapat menikmati menu inovatif,
aneka bubur jajanan pasar, yang ditempatkan di dalam wadah eksotik dari tanah
liat tadi. Para tamu dapat memilih sendiri topping tambahan meniru cara penyajian
produk yoghurt merek kekinian. Selain itu, penataan gerai yang cantik memungkinkan
para pembeli jika ingin berfoto dan mengunggahnya di akun media sosial mereka. Pendekatan-pendekatan
itu dilakukan terutama untuk menarik pembeli muda, yang dinilai mulai kurang
akrab dengan jajanan tradisional.
Monami Bakery juga tetap eksis di pasar kue tradisional kelas
premium sejak 1976, ketika gaya hidup ngemal menjangkiti warga Urban, Monami
juga masuk ke mal, dengan 38 gerai yang tersebar di mal, toko, dan bandara. Sandi
Gunawan dan istrinya, Florean Hadinata bilang, kunci keberhasilan usaha mereka
bertahan selama ini adalah selalu berusaha mempertahankan rasa otentik sesuai
warisan nenek dan membuat produk yang inovatif. Salah satunya, menggunakan santan
segar dari kelapa tua utuh. ”Bahkan, untuk membuat kue lumpur, kami masih menggunakan
arang untuk memanaskan bagian atas kue seperti cara nenek dulu. Kami akan terus
mempertahankan agar rasa kue dan kelumerannya sama seperti buatan beliau,” ucap
Florean. (Yoga)
Eskalator Stasiun Manggarai dan Kisah ”Boncos” Pengguna Angkutan Umum
Eskalator yang mati di Stasiun Manggarai, Jaksel, sore itu
tiba-tiba bergerak sendiri, membuat calon penumpang yang menaiki tangga
berjalan itu terkejut. Apalagi eskalator itu bergerak turun, berlawanan arah
dengan langkah mereka. Dalam video di kanal Youtube Kompas TV dan media sosial
lain, terekam kepanikan orang-orang, mereka berteriak, dan ada yang terjatuh. Siaran
pers resmi dari PT KAI Commuter Indonesia (KCI) pada Kamis (22/2) menyatakan,
insiden itu terjadi pada Rabu (21/2) pukul 18.06 di eskalator menuju peron 11 dan
12. Tidak ada korban jiwa dan luka. Petugas di stasiun sigap menolong mereka
yang jatuh. Kejadian itu menambah panjang daftar berbagai gangguan fasilitas di
stasiun kereta komuter di Jabodetabek.
Dengan berbagai kekurangannya, kualitas layanan angkutan umum
kereta komuter Jabodetabek dan jaringan bus Transjakarta diakui membaik berkali
lipat dibandingkan 10-20 tahun lalu. Bangunan stasiun dan halte saat ini sudah
sangat bagus. Armada bus atau rangkaian kereta dalam kondisi di atas lumayan. Pembangunan
angkutan umum terbukti sukses menarik pekerja kerah biru yang masuk kelas
ekonomi menengah menjadi pengguna setia. Para pekerja ini mendominasi jumlah
penduduk Jabodetabek yang menembus 30 juta jiwa. Mereka datang dari banyak
daerah untuk mengejar rezeki di aglomerasi urban terbesar di Indonesia
sekaligus pusat ekonomi.
Bepergian dengan KRL dan bus Transjakarta yang memiliki jalur
khusus dipastikan memangkas waktu perjalanan. Walaupun berdiri sepanjang waktu
dan berdesakan, sebagian pengguna menyebutkan bahwa naik angkutan umum tak
selelah mengendarai sepeda motor berjam-jam di tengah kepadatan lalu lintas dan
terpaan asap kendaraan bermotor, juga kebisingan. Daya tarik lain beralih naik angkutan
umum adalah biaya bisa ditekan dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi,
khususnya mobil. Meskipun demikian, menggunakan angkutan umum tidak sehemat dan
seefektif yang dibayangkan, karena cakupan layanan dan integrasi antarmoda
belum maksimal. Akibatnya, pengguna tetap harus memakai kendaraan pribadi atau
angkutan daring untuk mengakses angkutan umum terdekat.
Hasil survei Dewan Transportasi Kota Jakarta pada 2021,
sebanyak 62,6 % pengguna transportasi umum di Jakarta harus merogoh kocek Rp
500.000 per bulan. Kemudian 25,7 % mengeluarkan Rp 500.000-Rp 1 juta per bulan.
Sebanyak 7,2 % lainnya mengeluarkan Rp 1 juta-Rp 2 juta per bulan dan 4,9 %
merogoh Rp 2 juta. Biaya untuk transportasi umum itu di luar biaya transportasi
pribadi, termasuk kendaraan pribadi, ojek daring atau ojek pangkalan, dan
taksi. Jika setiap pengguna angkutan umum juga memakai kendaraan pribadi, total
pengeluaran pada 80 % responden berkisar Rp 1 juta-Rp 2 juta per bulan. Dengan
kenaikan harga BBM dan tarif dasar ojek daring dan taksi daring, pada 2024 ini
total biaya transportasi di Jakarta pun dipastikan naik. Angka itu terbilang
besar mengingat UMP DKI Jakarta dan kota sekitarnya pada 2024 rata-rata Rp 5
juta per bulan. Rasanya makin boncos alias terus rugi dan tak terlihat segera
ada solusi yang diidamkan. (Yoga)
GAS INDUSTRI : Kepastian Harga Dinanti
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengkaji kelanjutan kebijakan harga gas bumi tertentu (HGBT) untuk industri penerima selepas 2024. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan saat ini tengah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Perindustrian pembahasan lanjutan alokasi gas murah tahun depan. Sejumlah aspek yang dikaji terkait dengan implementasi dan pasokan gas untuk menunjang program HGBT tersebut.
Ketua Umum Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) Yustinus Gunawan menanti kepastian akan keberlanjutan kebijakan HGBT atau harga gas murah untuk industri usai transisi pemerintahan. Menurutnya, pengguna gas industri khawatir kebijakan tersebut berhenti pada 2024, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 91/2023 tentang Pengguna Gas Bumi Tertentu dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri.
Dalam beleid tersebut, harga gas murah telah mengalami kenaikan menjadi di atas US$6 per MMBTU, mencabut aturan sebelumnya Kepmen ESDM No 134/2021 yang mengacu pada Perpres 121/2020. Pelaksanaan harga gas murah tebukti sangat efektif ketika pandemi. Yustinus menggambarkan kebijakan HGBT seperti infus untuk industri pengolahan ketika awal pandemi, dan menja-di transfusi ketika dampak pandemi menyusul.
Saham Perbankan Seret Turun IHSG
KINERJA PUSAT PERBELANJAAN : Tingkat Kunjungan Belum Pulih
Bisnis pusat perbelanjaan atau mal optimistis tingkat kunjungan sampai dengan Ramadan dan Idulfi tri di tahun ini akan bertumbuh. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan kinerja industri usaha ritel pada Ramadan dan Idulfi tri tahun ini masih akan tetap lebih baik jika dibandingkan dengan tahun lalu. Tingkat kunjungan ke pusat belanja menjelang dan pada saat Ramadan serta Idulfi tri di tahun ini ditargetkan akan meningkat 20% dibandingkan dengan tahun lalu.
Menurutnya, yang menjadi kekhawatiran para pemilik dan tenant pusat perbelanjaan yakni kondisi setelah Idulfitri di mana adanya ancaman stagnasi atas pertumbuhan industri usaha ritel di Indonesia. Stagnasi yang diperkirakan terjadi usai Lebaran 2024 akibat dari tingkat okupansi yang tak pulih kembali seperti pada 2019. Pada 2019 tingkat okupansi mal secara nasional rata-rata 90%. Kemudian pada 2020 dan 2021, tepatnya saat pandemi Covid-19, tingkat okupansi merosot 20% sehingga mencapai sebesar 70%.
CEO PT Leads Property Services Indonesia Hendra Hartono menuturkan tingkat kunjungan dan okupansi tenant mal menjelang Lebaran hingga Idulfi tri diproyeksikan akan mengalami peningkatan sama seperti periode tahun lalu. Menurutnya, banyak retailer yang akan momentum Ramadan hingga Idulfi tri untuk membuka outletnya terutama food and beverage (F&B) karena banyak keluarga atau relasi yang melakukan buka bersama.
Sektor ritel tidak akan begitu terimbas karena lebih dipengaruhi oleh gaya hidup dan daya beli serta merupakan kebutuhan hidup manusia. “Di kuartal I tahun 2023 meningkat 0,2% dari kuartal IV 2022, harusnya ada peningkatan sekitar 1% di kuartal I tahun 2024 dibandingkan kuartal III/2023 karena pemilu berjalan dengan damai dan retailer F&B masih ekspansi,” ucapnya.
KINERJA BANK : Kredit Bermasalah BPR Turun
Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) mengalami tren menurun. Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio NPL BPR pada Desember 2023 berada di level 9,87%, susut 65 basis poin (bps) dari bulan sebelumnya sebesar 10,52% pada November 2023. Per Desember 2023, total nilai kredit bermasalah di BPR mencapai Rp13,89 triliun dengan total penyaluran pinjaman mencapai Rp140,79 triliun. Capaian kinerja BPR ini nyatanya makin mendekati posisi Juli 2023, di mana NPL BPR sebesar 9,79% dengan total nilai kredit bermasalah Rp13,35 triliun.
Secara tahunan, rasio kredit bermasalah membengkak dari 7,89% di tahun 2022 menjadi 9,87% pada 2023. Ketua Umum Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Tedy Alamsyah mengatakan secara industri terjadi perbaikan rasio kredit bermasalah. Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Amin Nurdin menuturkan terdapat sejumlah faktor yang membuat penurunan NPL BPR di tengah fenomena bank bangkrut. Faktor tersebut yakni penambahan jumlah outstanding kredit yang berkualitas dan lancar. Selain itu, adanya restrukturisasi membuat akun-akun bermasalah tersebut dikondisikan menjadi lancar.
Untuk diketahui, dari tahun 2005 hingga kini terdapat 127 bank bangkrut di Tanah Air. Hingga pertengahan Februari 2024, telah terdapat lima bank bangkrut yang dicabut izinnya. Kelima bank tersebut BPR Bank Purworejo, BPR Bank Pasar Bhakti, BPR Usaha Madani Karya Mulia, BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto, dan Koperasi BPR Wijaya Kusuma. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan pencabutan izin usaha bank karena persoalan mendasar seperti penipuan dan fraud.
REVISI ATURAN OJK : KANS LEBAR ASURANSI KENDARAAN LISTRIK
Revisi aturan premi asuransi kendaraan bermotor akan membuka peluang lebih lebar perusahaan asuransi umum memasarkan produk proteksi kendaraan listrik tahun ini. Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Indonesia) Sunadi Tan mengatakan hingga saat ini penjualan asuransi kendaraan listrik perusahaan masih mengikuti tarif premi asuransi kendaraan konvensional. Hal ini lantaran belum adanya tarif premi yang mengatur kendaraan listrik dari regulator.Premi yang dibukukan dari asuransi kendaraan listrik mencapai sekitar Rp500 juta dengan perlindungan kurang dari 100 mobil pada tahun lalu, sedangkan di tahun ini, perusahaan masih wait and see karena segmen dan pengalaman dari bisnis yang baru ini.“Kami masih tetap wait and see [tahun ini], tergantung OJK punya regulasi, karena mereka sedang formulasi produk, termasuk AAUI. Tapi untuk sementara waktu, kami tetap menggunakan tarif yang ada, tarif asuransi kendaraan konvensional,” ujarnya saat kunjungan ke Bisnis Indonesia, Jumat (23/2).
Di sisi lain, Allianz Indonesia menyambut baik asuransi kendaraan listrik sebab membuka peluang yang besar untuk industri.
Presiden Direktur Tugu Insurance Tatang Nurhidayat mengatakan sejauh ini, perusahaan tidak memiliki produk khusus untuk kendaraan listrik mengingat belum ada regulasi khusus tentang kendaraan listrik.Kendati demikian, anak usaha PT Pertamina (Persero) itu sudah memiliki portofolio premi dari kendaraan listrik yang cukup besar.Perusahaan membukukan premi kendaraan listrik sekitar Rp1 miliar pada 2022. Angkanya pun bertambah menjadi kurang dari Rp10 miliar pada 2023.
Wakil Presiden Direktur PT Asuransi Cakrawala Proteksi Nicolaus Prawiro berpendapat komposisi asuransi mobil listrik masih jauh lebih besar bila dibandingkan dengan asuransi motor listrik, sejalan dengan strategi perusahaan yang lebih condong ke asuransi mobil.Sampai akhir 2023, Asuransi Cakrawala Proteksi mencatat permintaan asuransi untuk kendaraan listrik mengalami peningkatan yang cukup signifi kan, yakni sebesar 93% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.“Pendapatan premi untuk asuransi kendaraan listrik sebesar Rp4,9 miliar dan naik sebesar 93% YoY dari Rp350 juta di akhir 2023,” tuturnya. Adapun di tahun ini Asuransi Cakrawala Proteksi menargetkan peningkatan premi kendaraan listrik sebesar 50% menjadi sekitar Rp7,35 miliar.
Untuk diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang menyempurnakan regulasi tarif asuransi kendaraan bermotor dalam Surat Edaran OJK No. 6 /2017 dengan memasukkan risiko kendaraan listrik seperti tegangan tinggi, kecelakaan karena less noise, dan kegagalan sistem pada kendaraan listrik.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









