;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

MUSIM PANEN EMITEN KONSUMER

24 Feb 2024

Kinerja emiten konsumer pada kuartal I/2024 diproyeksi bakal tetap cemerlang seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat. Para analis menyatakan bahwa momentum Ramadan dan Lebaran menjadi ladang rezeki bagi emiten konsumer. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Aziz Setyo Wibowo mengatakan bahwa konsumsi rumah tangga bakal meningkat pada Maret hingga April, bertepatan dengan momentum Ramadan dan Lebaran. Indeks keyakinan konsumen–yang merekam optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi—turut menunjukkan tren kenaikan. Bank Indonesia (BI) mencatat indeks keyakinan konsumen (IKK) pada Januari mencapai 125, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 123,8. Kenaikan ini mencerminkan optimisme konsumen yang didorong dengan peningkatan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi pada saat ini maupun ekspektasi terhadap ekonomi ke depan. 

Di sisi lain, Abdul Aziz mengingatkan emiten konsumer untuk mengantisipasi penurunan penjualan karena melemahnya daya beli masyarakat yang dipicu inflasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi harga barang bergejolak pada Januari 2024 mencapai 7,2% year-on-year (YoY), lebih tinggi dari inflasi volatile food bulan sebelumnya sebesar 6,73% YoY. Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia Cindy Alicia Ramadhania menuturkan emiten konsumer bakal menuai berkah pada musim tersebut karena konsumsi masyarakat lebih tinggi dari hari-hari biasa. Seiring dengan prospek tersebut, NH Korindo menyematkan rekomendasi beli untuk saham MYOR dengan target harga Rp3.200. Adapun, saham ICBP meraih rekomendasi beli dengan target Rp13.600, dan saham MAPI menyandang status overweight dengan target Rp3.200 Sementara itu, sejumlah emiten konsumer tengah bersiap untuk menyambut berkah kenaikan pemintaan masyarakat. Dian Astrina, Head of Corporate Communications and External Relations Garudafood, menuturkan bahwa persiapan menyambut bulan puasa telah dilakukan perseroan sejak awal tahun ini dengan meningkatkan kapasitas produksi 10% dari periode yang sama tahun lalu. 

Sementara itu, PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) turut meraih peluang pada momentum Ramadan dan Lebaran dengan menjaga denyut pertumbuhan bisnis melalui belanja modal atau capital expenditure (capex) di kisaran 2,4-2,5% dari total pendapatan 2023. Presiden Direktur Unilever Indonesia Benjie Yap menjelaskan sepanjang tahun lalu, Unilever mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp38,6 triliun. Dengan demikian, belanja modal tahun ini akan berkisar Rp926,67 miliar-Rp965,28 miliar. Momentum Ramadan disambut antusias oleh peritel Sogo Indonesia yang mengincar pertumbuhan penjualan 10% YoY pada Ramadan dan Idulfitri pada 2024. Direktur Sogo Indonesia Handaka Santosa mengatakan perusahaan mengharapkan kenaikan penjualan dua kali lipat dari penjualan normal bulanan. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Abyan Habib Yuntoharjo melihat inflasi menjadi tantangan yang perlu diperhatikan oleh emiten konsumer.

Indonesia Darurat Impor Pangan

24 Feb 2024

Ketergantungan impor pangan makin memprihatinkan. Bukan cuma beras, impor masif juga terjadi di banyak komoditas pangan lain. Mulai dari gula, garam, susu, daging hingga bawang bergantung dengan impor. Bukan kali pertama ini terjadi. Impor pangan terus bertambah, mencapai rekor. Namun, konsentrasi pemerintah belum full ke sektor pangan. Mari kita telisik data-data impor pangan. Selain impor beras yang mencapai lebih dari tiga juta ton pada 2023 lalu, Indonesia juga harus menambal kebutuhan gula nasional sebesar 5,8 juta ton. Berdasarkan data BUMN Pangan, ID Food, produksi gula dalam negeri maksimal hanya 2,4 juta ton per tahun, jauh di bawah kebutuhan nasional yang sampai 7 juta ton. Alhasil, defisitnya tinggi hingga 4,6 juta ton. Setali tiga uang. Dalam neraca pangan nasional per 24 November 2023, kebutuhan kedelai dalam negeri sepanjang tahun 2.591.617 ton atawa 215.968 ton per bulan. Badan Pangan Nasional (Bapanas) memproyeksikan, produksi kedelai lokal cuma 346.821 ton, 14% dari kebutuhan dan impor 2,3 juta ton. Artinya, 85% kebutuhan domestik dari impor. Seretnya pasokan pangan membuat harga melambung. Reynaldi Sarijowan, Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikapi) menyebut, harga beras kini kian simpang siur. "Pedagang kesulitan mendapat beras premium karena stok yang dimiliki penggilingan juga terbatas," sebutnya kepada KONTAN, Jumat (23/2).

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P. Sasmita, fluktuasi harga komoditas pangan terjadi karena relasi permintaan dan penawaran dengan produksi tak seimbang. Guru Besar Teknologi Hasil Pertanian Unika Santo Thomas Medan Posman Sibuea melihat, produksi pangan dalam negeri makin tak cukup untuk memenuhi peningkatan konsumsi yang pesat. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi bilang, salah satu kunci utama peningkatan produksi pangan antara lain pendetailan target produktivitas pertanian, pemanfaatan asuransi pertanian, serta pendetailan 26.000 outlet pupuk. "Untuk menggenjot produksi, pemerintah menambah subsidi pupuk Rp 14 triliun atau setara dengan 2,5 juta ton pupuk," ungkap dia.

STRATEGI BISNIS : TUMBUH CEPAT JALUR WARALABA

24 Feb 2024

Kemitraan atau waralaba menjadi strategi efektif bagi pelaku usaha untuk memperluas ekspansi bisnis dan memperbesar pangsa pasar tanpa perlu mengeluarkan modal besar. Strategi ini memungkinkan pertumbuhan bisnis yang cepat dan signifikan, memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, baik pemegang merek (franchisor) maupun calon mitra (franchisee), dengan memanfaatkan kekuatan merek yang sudah dikenal dan model bisnis yang terbukti menguntungkan. Prima Alvernia dari MammaRoti dan Alex Rudianto dari WeDrink merupakan contoh sukses dari strategi ini. MammaRoti berhasil membuka lebih dari 80 outlet dalam 1,5 tahun dan menargetkan 500 gerai pada 2026, sedangkan WeDrink memiliki lebih dari 700 gerai sejak September 2022. Prima mengatakan awal mula dirinya menawarkan paket kemitraan pada Juni 2022 dengan mengikuti pameran Info Franchise Business Concept (IFBC). Saat itu, paket kemitraan yang ditawarkan masih terjangkau hanya sekitar Rp75 juta dengan produk utama berupa mexican bun saja. Menurutnya, sistem kemitraan ini sangat membantu bagi pelaku usaha yang modal usahanya belum terlalu besar untuk dapat berkembang secara ekspansif. Tak heran bila Mamma Roti berhasil meraih Apresiasi IFBC Most Expansive Business 2024 karena berhasil memperluas usaha atau memperbesar pasar serta berkontribusi dalam upaya pengembangan kewirausahaan bisnis di Indonesia. Pada tahun ini, pihaknya pun kembali mengikuti pameran IFBC dengan menawarkan paket kemitraan mulai dari Rp170 juta sudah termasuk perlengkapan dan peralatan, lisensi kemitraan, produk, mesin, dan lain sebagainya dengan target balik modal kurang dari Rp1 tahun. 

Selain Mamma Roti, brand lain yang juga mendapatkan penghargaan IFBC Most Expansive Business 2024 adalah WeDrink, bisnis es krim dan minuman rasa buah. Perusahaan yang berada di bawah naungan Runxiang Catering Management Co., Ltd ini pertama kali hadir di Indonesia pada September 2022. Alex Rudianto, Investment Manager WeDrink mengatakan bahwa peluang bisnis minuman masih sangat terbuka luas terutama di luar Pulau Jawa dan Sumatera. Karena itulah pada 2024 ini pihaknya akan lebih fokus untuk eks­pansi ke luar Pulau Jawa dan Sumatra, termasuk hingga ke luar negeri khususnya di kawasan Asean. “Paket kemitraan untuk harga normal ada di angka Rp300 jutaan, tetapi selama pameran kami memberikan harga promo dengan diskon sekitar Rp50 juta hingga Rp170 juta sehingga mitra hanya perlu mengeluarkan investasi sekitar Rp130 juta hingga Rp200 jutaan,” tuturnya. Angka tersebut sudah termasuk biaya management, training, mesin, peralatan, bahan baku, serta biaya survey, franchise dan promo event tetapi belum termasuk biaya sewa, renovasi, dan dekorasi outlet. Adapun perhitungan omzet atau pendapatan per hari diperkirakan mencapai Rp5 juta hingga Rp8 juta dengan estimasi balik modal 5 hingga 10 bulan. 

 Brand lainnya yang juga memiliki ekspansi bisnis yang signifikan setelah membuka paket kemitraan adalah Momoyo. Livia, manager kemitraan Momoyo, mengatakan sejak menawarkan paket kemitraan pada April 2023, Momoyo berhasil membuka 529 cabang hanya dalam kurun 9 bulan hingga Desember 2023. Selain itu, Momoyo juga memiliki harga yang terjangkau mulai dari Rp8.000 hingga Rp26.000 dengan pendapatan perhari rata-rata sebesar Rp5 juta, dan profit margin mencapai 65%. Mitra juga diproyeksikan dapat balik modal dalam kurun 8 hingga 12 bulan. Livia sendiri menargetkan pada 2024 ini Momoyo akan memiliki 2.000 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara itu, Fredy Ferdinand Marketing Public Relations Neo Expo Promosindo selaku pihak penyelenggara IFBC mengatakan penghargaan IFBC Most Expansive Business tersebut diberikan kepada para pelaku usaha yang pertumbuhan bisnisnya terbilang cukup signifikan pada 2023.

Mobil Listrik Laris Manis

24 Feb 2024
Mobil listrik berbasis baterai (batttery electric vehicle/BEV) menjadi bintang di ajang Indonesia  International Motor Show (IIMS) 2024. Hampir semua pemain BEV meraup surat pemesanan kendaraan (SPK) signifikan selama pameran  yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 15-25 Februari 2024. Hal ini menadakan BEV mulai diterima pasar. Ini dicatat berkat upaya keras  pemerintah mengguyur BEV dengan segudang insentif, mulai dari hulu hingga ke hilir, yang membuat harga turun drastis.  Terbaru, pemerintah memperpanjang insentif pajak  pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN-DTP) BEV rakitan lokal sebesar 10%. Dengan demikian konsumen, konsumen BEV lokal hanya membayar PPN 1%. Selain insentif ini, pemerintah memberikan tarif bea masuk (BM) 0% dan pajak penjualan barang mewah  ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) 0% bagi BEV impor  dalam bentuk utuh (CBU) dengan syarat  ada garansi mobil itu bakal diproduksi di Indonesia. (Yetede)

Januari, Kredit Korporasi Melesat 13,3%

24 Feb 2024
Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit di awal tahun ini tumbuh tinggi. Salah satunya di dorong oleh  kredit korporasi yang meningkat 13,3%   per januari 2024 mencapai Rp 3.603 triliun. Berdasarkan data uang beredar yang dirilis BI pada Jumat (23/2/2024), pertumbuhan kredit korporasi  tersebut lebih tinggi  dibandingkan dengan posisi  Desember 2023 yang tumbuh 11,6% secara tahunan (yoy). "Dari sisi peningkatan, peningkatan kredit  didorong oleh terjaganya kinerja korporasi dan rumah tangga. Sementara secara sektoral, pertumbuhan kredit  terutama terjadi pada sektor pertambangan, jasa sosial, dan jasa dunia usaha," tutur Gubernur BI Perry Warjiyo. Sementara kredit perorangan tumbuh 9,8% (yoy) menjadi Rp3.352,9 triliun per Januari 2024. Secara keseluruhan, kredit yang disalurkan  perbankan tembus Rp7.009,9 triliun per Januari 2024, naik 11,5% (yoy). (Yetede)

Mengupas Potensi Peluang Kerja dan Ekonomi Startup

24 Feb 2024
Kehadiran perusahaan rintisan  yang berbasis teknologi (startup) dinilai telah mampu membuka ratusan  ribu lapangan pekerjaan dan menggairahkan subsektor ekonomi baru, yakni ekonomi digital Tanah Air bernilai tak kurang dari US$ 82 miliar tahun 2023. Era digitalisasi pada berbagai sektor kehidupan yang masif pun telah menjadi bagi startup untuk terus  berinovasi dan menumbuhkan bisnisnya. Namun mereka juga punya tantangan yang tak ringan  untuk lebih meningkatkan kinerja fundamental kinerja  usaha dan keuangannya guna menjaga  momentum  perkembangan dan pertumbuhan bisnisnya secara berkelanjutan. Dalam 13 tahunan terakhir, telah terjadi pergeseran signifikan  dalam perkembangan bisnis berbasis teknologi digital yang secara perlahan menjadi enabler untuk hampir setiap proses kehidupan. (Yetede)

Gelar MIF, Bank Mandiri Tangkap Peluang Investasi

24 Feb 2024
Menyambut positivisme tahun ini, PT Bank mandiri (Persero) Tbk bersama anak perusahaan Mandiri Sekuritas kembali menggelar Mandiri Invesment  Forum (MIF) 2024 untuk menangkap peluang investasi masuk ke Indonesia. Pada MIF 2024 200 investor dihadirkan  dari berbagai negara dengan total dana  kelolaan sekitar US$ 12 triliun. Tahun ini 200 investor dihadirkan  dari berbagai negara seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Hongkong, negara-negara Eropa, dan Amerika Serikat (AS). Mengusung tema Thriving Through Transmition   MIF 2024 akan membahas isu-isu strategis yang berkaitan dengan prospek ekonomi Indonesia ditengah tahun pemilu global atau super election year. MIF 2024 akan menjadi penyelenggaraan yang ke-13 dan menjadi wujud konsistensi Bank Mandiri dalam mendorong keran investasi di Indonesia dengan melibatkan ragam investor dan pembicara terkemukan dari dalam dan luar negeri. (Yetede)

Menakar Utang Pemerintahan Jokowi

24 Feb 2024

Pemerintahan Jokowi yang akan purnatugas pada Oktober mendatang diperkirakan bakal meninggalkan beban utang besar kepada pemerintahan baru melebihi para presiden sebelumnya. Menurut catatan Kemenkeu, utang pemerintah per 31 Desember 2023 sebesar Rp 8.144,6 triliun dengan rasio utang terhadap PDB 38,59 5. Dalam dua periode kepemimpinan Jokowi, selama sembilan tahun terakhir, utang pemerintah bertambah Rp 5.535,6 triliun atau naik tiga kali lipat (212 %). Jokowi memulai masa jabatannya di tahun 2014 dengan warisan utang dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Rp 2.608 triliun. Pandemi Covid-19 adalah faktor penting yang membuat utang di era Jokowi melonjak tinggi.

Pada akhir 2020, hanya dalam waktu satu tahun, utang pemerintah naik Rp 1.295,9 triliun (27 %) dibandingkan tahun sebelumnya. Pandemi membuat utang pada akhir 2020 menyentuh Rp 6.074,5 triliun. Rasio utang juga tercatat meningkat di era pemerintahan Jokowi. Meskipun baru melonjak tinggi saat pandemi (dari 30,23 %n pada 2019 menjadi 39,43 % pada 2020), kenaikan rasio utang sudah terjadi sejak periode pertama era Jokowi (dari 24,68 % pada 2014 menjadi 30,23 % pada 2019). Meski meningkat, kenaikan rasio utang itu masih dalam ”batas aman” yang diatur dalam undang-undang. Sesuai UU No 17 Tahun 2023 tentang Keuangan Negara, utang pemerintah hanya diperbolehkan maksimal 60 % dari PDB. Jika melewati batas itu, Indonesia berpotensi bangkrut karena tidak lagi sanggup membayar utang.

Wakil Menkeu Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (22/2) mengatakan, strategi pembiayaan di tahun terakhir pemerintahan Jokowi dilakukan secara fleksibel, terukur, dan oportunistik. Menurut dia, sejauh ini profil utang Indonesia masih sesuai jalur. Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu Suminto mengatakan, pengelolaan utang negara tetap dalam kondisi aman meski secara total outstanding utang pemerintah telah menembus Rp 8.000 triliun. Persentasenya pun terus menurun setelah pandemi. Selain itu, APBN juga berhasil membukukan keseimbangan primer positif pada tahun 2023 yang menandakan pemerintah tidak lagi ”gali lubang tutup lubang” atau berutang untuk bayar utang. (Yoga) 

Empat Jenis Aset Penting dalam Kehidupan

24 Feb 2024

Keberhasilan seseorang dalam berhemat atau bahkan di kondisi tertentu memilih hidup frugal, tidak membawa kepastian kesejahteraan untuk masa pensiun kelak bilamana tidak fokus membangun 4 jenis asset penting dalam kehidupan berikut ini; Aset pertama, aset yang siap membantu dalam kondisi tak terduga. Kejadian pandemi, yang mungkin diikuti oleh kehilangan pekerjaan di masa produktif, adalah kondisi yang membawa dampak negatif pada kesejahteraan. Hanya mereka yang telah menghimpun dana darurat dengan baik yang dapat melalui ujian kehidupan tersebut dengan lebih ringan.

Aset kedua, aset yang ditugaskan untuk memenuhi kebutuhan ataupun keinginan dalam bentuk tujuan finansial. Umumnya, seseorang yang sudah pandai menabung atau berinvestasi akan memiliki tujuan finansial tertentu. Contohnya, menabung untuk dana naik haji, berinvestasi untuk dana kuliah anak, atau menabung untuk uang muka pembelian rumah tinggal. Aset ketiga, aset yang dikumpulkan terus agar bertumbuh dan baru akan dialokasikan kembali setelah mencapai angka tertentu. Contohnya saldo Jaminan Hari Tua, saldo Dana Pensiun Lembaga Keuangan, dan tentu saja aset mandiri yang dipersiapkan. Karyawan milenial harus berusaha menyisihkan sekian persen dari gaji dan penghasilan lainnya ke berbagai instrumen investasi dengan tujuan untuk peningkatan modal pensiun.

Umumnya, aset ini akan dialokasikan menjadi aset tunai atau jenis aset lainnya yang bisa langsung dinikmati di masa tua dan dijadikan aset produktif lain yang memberikan penghasilan pasif. Aset keempat, aset yang memang tidak diniatkan untuk dijual modalnya, tetapi ditujukan untuk memberikan penghasilan pasif secara berkala. Contohnya portofolio keuangan yang memberikan penghasilan berkala, seperti deposito, surat berharga negara ritel, obligasi korporasi, dan saham. Yang memiliki modal cukup bisa menanamkan modal dalam bentuk property yang memberikan penghasilan sewa. Sehingga, nantinya dapat memasuki masa pensiun dengan tenang, sejahtera, dan bahagia. (Yoga) 

Alasan Pemerintah ”Kebelet” Gabung Klub Negara-negara Maju

24 Feb 2024

Pemerintah lewat Kemenko Bidang Perekonomian mengklaim bahwa Indonesia tinggal selangkah lagi bergabung menjadi anggota Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau OECD. Klaim ini muncul berlandaskan fakta bahwa pada Rabu (21/2) Dewan OECD telah memutuskan untuk membuka diskusi aksesi dengan Indonesia. Pemerintah tampak begitu ”kebelet” untuk menjadi anggota klub negara-negara maju dunia ini. Pada Juli 2023, arahan untuk menjadi anggota OECD datang dari Presiden Jokowi. Pada Agustus, Presiden bertemu Sekjen OECD Mathias Cormann di Jakarta. Lalu, pada September 2023, dilakukan pertemuan Dewan OECD, sebagai badan pengambil keputusan tertinggi di organisasi, untuk membahas rencana Indonesia.

Intensi untuk bergabung dengan keanggotaan OECD juga tertuang dalam surat Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Sekjen ECD Mathias Cormann sebagai tindak lanjut arahan Presiden Jokowi. Dewan OECD telah membuka diskusi aksesi dengan Indonesia, mengikuti penilaian oleh anggota OECD berdasarkan Evidence-based Framework for the Consideration of Prospective Members. Keputusan ini menjadi kelanjutan dari peningkatan keterlibatan dan kerja sama Indonesia sebagai salah satu negara mitra utama OECD sejak 2007.

Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri mengatakan, Dewan OECD akan mengeluarkan Peta Jalan Aksesi berisi hal-hal yang harus diperbaiki Indonesia agar sesuai dengan standar OECD. Indonesia baru resmi diterima menjadi anggota OECD hanya saat Peta Jalan Aksesi ini benar-benar telah terimplementasi. ”Diperlukan reformasi besar untuk menyelaraskan UU, kebijakan, dan praktik yang sesuai dengan standar OECD, termasuk sistem perdagangan, finansial, pajak, ketenagakerjaan, peradilan, hingga tata kelola BUMN,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (23/2). Dimana Kolombia, butuh waktu 7 tahun untuk menjadi anggota OECD. Jika disetujui menjadi anggota OECD, Indonesia akan menjadi negara Asia Tenggara pertama dan negara Asia ketiga yang bergabung dengan organisasi yang sering disebut sebagai ”klub negara maju” itu. (Yoga)