Ekonomi
( 40600 )Saham Perbankan Seret Turun IHSG
KINERJA PUSAT PERBELANJAAN : Tingkat Kunjungan Belum Pulih
Bisnis pusat perbelanjaan atau mal optimistis tingkat kunjungan sampai dengan Ramadan dan Idulfi tri di tahun ini akan bertumbuh. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan kinerja industri usaha ritel pada Ramadan dan Idulfi tri tahun ini masih akan tetap lebih baik jika dibandingkan dengan tahun lalu. Tingkat kunjungan ke pusat belanja menjelang dan pada saat Ramadan serta Idulfi tri di tahun ini ditargetkan akan meningkat 20% dibandingkan dengan tahun lalu.
Menurutnya, yang menjadi kekhawatiran para pemilik dan tenant pusat perbelanjaan yakni kondisi setelah Idulfitri di mana adanya ancaman stagnasi atas pertumbuhan industri usaha ritel di Indonesia. Stagnasi yang diperkirakan terjadi usai Lebaran 2024 akibat dari tingkat okupansi yang tak pulih kembali seperti pada 2019. Pada 2019 tingkat okupansi mal secara nasional rata-rata 90%. Kemudian pada 2020 dan 2021, tepatnya saat pandemi Covid-19, tingkat okupansi merosot 20% sehingga mencapai sebesar 70%.
CEO PT Leads Property Services Indonesia Hendra Hartono menuturkan tingkat kunjungan dan okupansi tenant mal menjelang Lebaran hingga Idulfi tri diproyeksikan akan mengalami peningkatan sama seperti periode tahun lalu. Menurutnya, banyak retailer yang akan momentum Ramadan hingga Idulfi tri untuk membuka outletnya terutama food and beverage (F&B) karena banyak keluarga atau relasi yang melakukan buka bersama.
Sektor ritel tidak akan begitu terimbas karena lebih dipengaruhi oleh gaya hidup dan daya beli serta merupakan kebutuhan hidup manusia. “Di kuartal I tahun 2023 meningkat 0,2% dari kuartal IV 2022, harusnya ada peningkatan sekitar 1% di kuartal I tahun 2024 dibandingkan kuartal III/2023 karena pemilu berjalan dengan damai dan retailer F&B masih ekspansi,” ucapnya.
KINERJA BANK : Kredit Bermasalah BPR Turun
Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) mengalami tren menurun. Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio NPL BPR pada Desember 2023 berada di level 9,87%, susut 65 basis poin (bps) dari bulan sebelumnya sebesar 10,52% pada November 2023. Per Desember 2023, total nilai kredit bermasalah di BPR mencapai Rp13,89 triliun dengan total penyaluran pinjaman mencapai Rp140,79 triliun. Capaian kinerja BPR ini nyatanya makin mendekati posisi Juli 2023, di mana NPL BPR sebesar 9,79% dengan total nilai kredit bermasalah Rp13,35 triliun.
Secara tahunan, rasio kredit bermasalah membengkak dari 7,89% di tahun 2022 menjadi 9,87% pada 2023. Ketua Umum Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Tedy Alamsyah mengatakan secara industri terjadi perbaikan rasio kredit bermasalah. Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Amin Nurdin menuturkan terdapat sejumlah faktor yang membuat penurunan NPL BPR di tengah fenomena bank bangkrut. Faktor tersebut yakni penambahan jumlah outstanding kredit yang berkualitas dan lancar. Selain itu, adanya restrukturisasi membuat akun-akun bermasalah tersebut dikondisikan menjadi lancar.
Untuk diketahui, dari tahun 2005 hingga kini terdapat 127 bank bangkrut di Tanah Air. Hingga pertengahan Februari 2024, telah terdapat lima bank bangkrut yang dicabut izinnya. Kelima bank tersebut BPR Bank Purworejo, BPR Bank Pasar Bhakti, BPR Usaha Madani Karya Mulia, BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto, dan Koperasi BPR Wijaya Kusuma. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan pencabutan izin usaha bank karena persoalan mendasar seperti penipuan dan fraud.
REVISI ATURAN OJK : KANS LEBAR ASURANSI KENDARAAN LISTRIK
Revisi aturan premi asuransi kendaraan bermotor akan membuka peluang lebih lebar perusahaan asuransi umum memasarkan produk proteksi kendaraan listrik tahun ini. Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Indonesia) Sunadi Tan mengatakan hingga saat ini penjualan asuransi kendaraan listrik perusahaan masih mengikuti tarif premi asuransi kendaraan konvensional. Hal ini lantaran belum adanya tarif premi yang mengatur kendaraan listrik dari regulator.Premi yang dibukukan dari asuransi kendaraan listrik mencapai sekitar Rp500 juta dengan perlindungan kurang dari 100 mobil pada tahun lalu, sedangkan di tahun ini, perusahaan masih wait and see karena segmen dan pengalaman dari bisnis yang baru ini.“Kami masih tetap wait and see [tahun ini], tergantung OJK punya regulasi, karena mereka sedang formulasi produk, termasuk AAUI. Tapi untuk sementara waktu, kami tetap menggunakan tarif yang ada, tarif asuransi kendaraan konvensional,” ujarnya saat kunjungan ke Bisnis Indonesia, Jumat (23/2).
Di sisi lain, Allianz Indonesia menyambut baik asuransi kendaraan listrik sebab membuka peluang yang besar untuk industri.
Presiden Direktur Tugu Insurance Tatang Nurhidayat mengatakan sejauh ini, perusahaan tidak memiliki produk khusus untuk kendaraan listrik mengingat belum ada regulasi khusus tentang kendaraan listrik.Kendati demikian, anak usaha PT Pertamina (Persero) itu sudah memiliki portofolio premi dari kendaraan listrik yang cukup besar.Perusahaan membukukan premi kendaraan listrik sekitar Rp1 miliar pada 2022. Angkanya pun bertambah menjadi kurang dari Rp10 miliar pada 2023.
Wakil Presiden Direktur PT Asuransi Cakrawala Proteksi Nicolaus Prawiro berpendapat komposisi asuransi mobil listrik masih jauh lebih besar bila dibandingkan dengan asuransi motor listrik, sejalan dengan strategi perusahaan yang lebih condong ke asuransi mobil.Sampai akhir 2023, Asuransi Cakrawala Proteksi mencatat permintaan asuransi untuk kendaraan listrik mengalami peningkatan yang cukup signifi kan, yakni sebesar 93% bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.“Pendapatan premi untuk asuransi kendaraan listrik sebesar Rp4,9 miliar dan naik sebesar 93% YoY dari Rp350 juta di akhir 2023,” tuturnya. Adapun di tahun ini Asuransi Cakrawala Proteksi menargetkan peningkatan premi kendaraan listrik sebesar 50% menjadi sekitar Rp7,35 miliar.
Untuk diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang menyempurnakan regulasi tarif asuransi kendaraan bermotor dalam Surat Edaran OJK No. 6 /2017 dengan memasukkan risiko kendaraan listrik seperti tegangan tinggi, kecelakaan karena less noise, dan kegagalan sistem pada kendaraan listrik.
MUSIM PANEN EMITEN KONSUMER
Kinerja emiten konsumer pada kuartal I/2024 diproyeksi bakal tetap cemerlang seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat. Para analis menyatakan bahwa momentum Ramadan dan Lebaran menjadi ladang rezeki bagi emiten konsumer. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Aziz Setyo Wibowo mengatakan bahwa konsumsi rumah tangga bakal meningkat pada Maret hingga April, bertepatan dengan momentum Ramadan dan Lebaran. Indeks keyakinan konsumen–yang merekam optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi—turut menunjukkan tren kenaikan. Bank Indonesia (BI) mencatat indeks keyakinan konsumen (IKK) pada Januari mencapai 125, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 123,8. Kenaikan ini mencerminkan optimisme konsumen yang didorong dengan peningkatan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi pada saat ini maupun ekspektasi terhadap ekonomi ke depan.
Di sisi lain, Abdul Aziz mengingatkan emiten konsumer untuk mengantisipasi penurunan penjualan karena melemahnya daya beli masyarakat yang dipicu inflasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi harga barang bergejolak pada Januari 2024 mencapai 7,2% year-on-year (YoY), lebih tinggi dari inflasi volatile food bulan sebelumnya sebesar 6,73% YoY. Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia Cindy Alicia Ramadhania menuturkan emiten konsumer bakal menuai berkah pada musim tersebut karena konsumsi masyarakat lebih tinggi dari hari-hari biasa. Seiring dengan prospek tersebut, NH Korindo menyematkan rekomendasi beli untuk saham MYOR dengan target harga Rp3.200. Adapun, saham ICBP meraih rekomendasi beli dengan target Rp13.600, dan saham MAPI menyandang status overweight dengan target Rp3.200 Sementara itu, sejumlah emiten konsumer tengah bersiap untuk menyambut berkah kenaikan pemintaan masyarakat. Dian Astrina, Head of Corporate Communications and External Relations Garudafood, menuturkan bahwa persiapan menyambut bulan puasa telah dilakukan perseroan sejak awal tahun ini dengan meningkatkan kapasitas produksi 10% dari periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) turut meraih peluang pada momentum Ramadan dan Lebaran dengan menjaga denyut pertumbuhan bisnis melalui belanja modal atau capital expenditure (capex) di kisaran 2,4-2,5% dari total pendapatan 2023. Presiden Direktur Unilever Indonesia Benjie Yap menjelaskan sepanjang tahun lalu, Unilever mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp38,6 triliun. Dengan demikian, belanja modal tahun ini akan berkisar Rp926,67 miliar-Rp965,28 miliar. Momentum Ramadan disambut antusias oleh peritel Sogo Indonesia yang mengincar pertumbuhan penjualan 10% YoY pada Ramadan dan Idulfitri pada 2024. Direktur Sogo Indonesia Handaka Santosa mengatakan perusahaan mengharapkan kenaikan penjualan dua kali lipat dari penjualan normal bulanan. Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Abyan Habib Yuntoharjo melihat inflasi menjadi tantangan yang perlu diperhatikan oleh emiten konsumer.
Indonesia Darurat Impor Pangan
Ketergantungan impor pangan makin memprihatinkan. Bukan cuma beras, impor masif juga terjadi di banyak komoditas pangan lain. Mulai dari gula, garam, susu, daging hingga bawang bergantung dengan impor. Bukan kali pertama ini terjadi. Impor pangan terus bertambah, mencapai rekor. Namun, konsentrasi pemerintah belum full ke sektor pangan. Mari kita telisik data-data impor pangan. Selain impor beras yang mencapai lebih dari tiga juta ton pada 2023 lalu, Indonesia juga harus menambal kebutuhan gula nasional sebesar 5,8 juta ton. Berdasarkan data BUMN Pangan, ID Food, produksi gula dalam negeri maksimal hanya 2,4 juta ton per tahun, jauh di bawah kebutuhan nasional yang sampai 7 juta ton. Alhasil, defisitnya tinggi hingga 4,6 juta ton. Setali tiga uang. Dalam neraca pangan nasional per 24 November 2023, kebutuhan kedelai dalam negeri sepanjang tahun 2.591.617 ton atawa 215.968 ton per bulan. Badan Pangan Nasional (Bapanas) memproyeksikan, produksi kedelai lokal cuma 346.821 ton, 14% dari kebutuhan dan impor 2,3 juta ton. Artinya, 85% kebutuhan domestik dari impor. Seretnya pasokan pangan membuat harga melambung. Reynaldi Sarijowan, Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikapi) menyebut, harga beras kini kian simpang siur. "Pedagang kesulitan mendapat beras premium karena stok yang dimiliki penggilingan juga terbatas," sebutnya kepada KONTAN, Jumat (23/2).
Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P. Sasmita, fluktuasi harga komoditas pangan terjadi karena relasi permintaan dan penawaran dengan produksi tak seimbang.
Guru Besar Teknologi Hasil Pertanian Unika Santo Thomas Medan Posman Sibuea melihat, produksi pangan dalam negeri makin tak cukup untuk memenuhi peningkatan konsumsi yang pesat. Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi bilang, salah satu kunci utama peningkatan produksi pangan antara lain pendetailan target produktivitas pertanian, pemanfaatan asuransi pertanian, serta pendetailan 26.000 outlet pupuk. "Untuk menggenjot produksi, pemerintah menambah subsidi pupuk Rp 14 triliun atau setara dengan 2,5 juta ton pupuk," ungkap dia.
STRATEGI BISNIS : TUMBUH CEPAT JALUR WARALABA
Kemitraan atau waralaba menjadi strategi efektif bagi pelaku usaha untuk memperluas ekspansi bisnis dan memperbesar pangsa pasar tanpa perlu mengeluarkan modal besar. Strategi ini memungkinkan pertumbuhan bisnis yang cepat dan signifikan, memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, baik pemegang merek (franchisor) maupun calon mitra (franchisee), dengan memanfaatkan kekuatan merek yang sudah dikenal dan model bisnis yang terbukti menguntungkan. Prima Alvernia dari MammaRoti dan Alex Rudianto dari WeDrink merupakan contoh sukses dari strategi ini. MammaRoti berhasil membuka lebih dari 80 outlet dalam 1,5 tahun dan menargetkan 500 gerai pada 2026, sedangkan WeDrink memiliki lebih dari 700 gerai sejak September 2022. Prima mengatakan awal mula dirinya menawarkan paket kemitraan pada Juni 2022 dengan mengikuti pameran Info Franchise Business Concept (IFBC). Saat itu, paket kemitraan yang ditawarkan masih terjangkau hanya sekitar Rp75 juta dengan produk utama berupa mexican bun saja. Menurutnya, sistem kemitraan ini sangat membantu bagi pelaku usaha yang modal usahanya belum terlalu besar untuk dapat berkembang secara ekspansif. Tak heran bila Mamma Roti berhasil meraih Apresiasi IFBC Most Expansive Business 2024 karena berhasil memperluas usaha atau memperbesar pasar serta berkontribusi dalam upaya pengembangan kewirausahaan bisnis di Indonesia. Pada tahun ini, pihaknya pun kembali mengikuti pameran IFBC dengan menawarkan paket kemitraan mulai dari Rp170 juta sudah termasuk perlengkapan dan peralatan, lisensi kemitraan, produk, mesin, dan lain sebagainya dengan target balik modal kurang dari Rp1 tahun.
Selain Mamma Roti, brand lain yang juga mendapatkan penghargaan IFBC Most Expansive Business 2024 adalah WeDrink, bisnis es krim dan minuman rasa buah. Perusahaan yang berada di bawah naungan Runxiang Catering Management Co., Ltd ini pertama kali hadir di Indonesia pada September 2022. Alex Rudianto, Investment Manager WeDrink mengatakan bahwa peluang bisnis minuman masih sangat terbuka luas terutama di luar Pulau Jawa dan Sumatera. Karena itulah pada 2024 ini pihaknya akan lebih fokus untuk ekspansi ke luar Pulau Jawa dan Sumatra, termasuk hingga ke luar negeri khususnya di kawasan Asean. “Paket kemitraan untuk harga normal ada di angka Rp300 jutaan, tetapi selama pameran kami memberikan harga promo dengan diskon sekitar Rp50 juta hingga Rp170 juta sehingga mitra hanya perlu mengeluarkan investasi sekitar Rp130 juta hingga Rp200 jutaan,” tuturnya. Angka tersebut sudah termasuk biaya management, training, mesin, peralatan, bahan baku, serta biaya survey, franchise dan promo event tetapi belum termasuk biaya sewa, renovasi, dan dekorasi outlet. Adapun perhitungan omzet atau pendapatan per hari diperkirakan mencapai Rp5 juta hingga Rp8 juta dengan estimasi balik modal 5 hingga 10 bulan.
Brand lainnya yang juga memiliki ekspansi bisnis yang signifikan setelah membuka paket kemitraan adalah Momoyo. Livia, manager kemitraan Momoyo, mengatakan sejak menawarkan paket kemitraan pada April 2023, Momoyo berhasil membuka 529 cabang hanya dalam kurun 9 bulan hingga Desember 2023. Selain itu, Momoyo juga memiliki harga yang terjangkau mulai dari Rp8.000 hingga Rp26.000 dengan pendapatan perhari rata-rata sebesar Rp5 juta, dan profit margin mencapai 65%. Mitra juga diproyeksikan dapat balik modal dalam kurun 8 hingga 12 bulan. Livia sendiri menargetkan pada 2024 ini Momoyo akan memiliki 2.000 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara itu, Fredy Ferdinand Marketing Public Relations Neo Expo Promosindo selaku pihak penyelenggara IFBC mengatakan penghargaan IFBC Most Expansive Business tersebut diberikan kepada para pelaku usaha yang pertumbuhan bisnisnya terbilang cukup signifikan pada 2023.
Mobil Listrik Laris Manis
Mobil listrik berbasis baterai (batttery electric vehicle/BEV) menjadi bintang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. Hampir semua pemain BEV meraup surat pemesanan kendaraan (SPK) signifikan selama pameran yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 15-25 Februari 2024. Hal ini menadakan BEV mulai diterima pasar. Ini dicatat berkat upaya keras pemerintah mengguyur BEV dengan segudang insentif, mulai dari hulu hingga ke hilir, yang membuat harga turun drastis. Terbaru, pemerintah memperpanjang insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN-DTP) BEV rakitan lokal sebesar 10%. Dengan demikian konsumen, konsumen BEV lokal hanya membayar PPN 1%. Selain insentif ini, pemerintah memberikan tarif bea masuk (BM) 0% dan pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) 0% bagi BEV impor dalam bentuk utuh (CBU) dengan syarat ada garansi mobil itu bakal diproduksi di Indonesia. (Yetede)
Januari, Kredit Korporasi Melesat 13,3%
Mengupas Potensi Peluang Kerja dan Ekonomi Startup
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









