;
Kategori

Ekonomi

( 40846 )

GoTo Andalkan Layanan ”On-Demand” dan Tekfin

29 Feb 2024

Lini bisnis layanan on-demand dan teknologi finansial menjadi andalan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dalam memperluas jangkauan dan monetisasi pasar selama 2024. Kedua lini bisnis ini juga dianggap bisa membantu perseroan mengejar laba. Direktur/Presiden Teknologi Finansial GoTo Hans Patuwo saat sesi paparan publik, Rabu (28/2) di Jakarta, mengatakan, laporan riset E-Conomy SEA2023 yang dirilis Google,Temasek, dan Bain & Company menunjukkan, layanan on-demand, seperti transportasi dan pengantaran makanan, di Indonesia diprediksi akan tumbuh sekitar 20 miliar USD pada 2030. Industri layanan pembayaran digital diperkirakan tumbuh 760 miliar USD dan pembukuan pinjaman digital tumbuh 40 miliar USD pada 2030. ”Riset itu menggambarkan potensi bisnis yang besar bagi segmen on-demand dan teknologi finansial,” ujarnya.

Menurut Hans, pada triwulan IV-2023, adjusted EBITDA, atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi yang disesuaikan, pada GoTo positif. Nilai adjusted EBITDA GoTo terus membaik dalam tujuh triwulan terakhir. Untuk memperkuat kinerja, GoTo menyusun strategi guna mencapai adjusted EBITDA grup positif tahun 2024. Pilar pertamanya adalah meningkatkan frekuensi pelanggan lamaserta terus memperluas jangkauan pasar, melalui produk-produk yang menjangkau konsumen dengan karakteristik suka memprioritaskan harga, seperti GoCar hemat, GoFood hemat, dan aplikasi GoPay. Pilar keduanya, meningkatkan monetisasi melalui produk teknologi finansial yang mampu menghasilkan take rate atau komisi lebih tinggi, seperti GoPayLater, GoPay Pinjam, dan GoPay Tabungan yang bekerja sama dengan Bank Jago. Di luar kedua pilar itu, perseroan juga berkomitmen disiplin mengelola beban usaha yang mencakup beban infrastruktur dan pengembangan teknologi informasi, beban operasional tetap, serta insentif dan promosi. (Yoga) 

Divestasi Tak Jamin Kenaikan Harga Saham Vale Indonesia

29 Feb 2024

Saham perusahaan tambang nikel PT ValeIndonesia Tbk yang tercatat di bursa dengan nama INCO naik sesaat pascadivestasi saham, Senin (26/2). Namun, tren ini dinilai analis tidak akan bertahan lama karena factor eksternal yang memengaruhi perdagangan komoditas nikel. Pada perdagangan sesi pertama Rabu (28/2), harga saham INCO menyentuh angka tertinggi Rp 4.120 per lembar, setelah terus naik pada kisaran Rp 3.800 per lembar sejak dua hari sebelumnya. Namun, harga itu mulai turun di pengujung perdagangan sesi pertama. ”Menurut saya, ini karena sentimen divestasi berakhir. Sekarang INCO mencapai fase jenuh jual dan mulai rebound,” kata pengamat pasar modal sekaligus founder WH-Project, William Hartanto.

Sentimen itu terjadi setelah Pemerintah Indonesia melalui PT Mineral Industri Indonesia Persero (Mind Id) resmi mengakuisisi 14 % saham dari perusahaan pengendali lain, yakni Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM). Dengan itu, perusahaan induk (holding) industri pertambangan BUMN itu menjadi pemegang saham mayoritas, sebesar 34 %. Analis Henan Putihrai Sekuritas, Ezaridho Ibnutama, berpendapat, kenaikan harga saham INCO hanya akan terjadi sesaat. Bahkan, harga cenderung turun setelah PT Vale Indonesia Tbk menawarkan right issue atau saham baru kepada investor di Bursa Efek Indonesia dengan harga Rp 3.050 per lembar. Harga tersebut adalah harga divestasi yang disepakati bersama. ”Top-line (pendapatan) dan bottom-line (laba bersih) INCO akan mengalami kontraksi sampai tahun depan jika kondisi ekonomi global masih ada banyak ketidakpastian,” ujarnya. (Yoga) 

Pertumbuhan Ekonomi 2023

29 Feb 2024
Lanskap Kota Jakarta yang dipenuhi dengan gedung bertingkat yang telah selesai dibangun terlihat pada Rabu (28/2/2024). Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pada 2023 perekonomian Indonesia hanya tumbuh 5,05 persen secara tahunan. Capaian ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada 2022 yang mencapai 5,31 persen. (Yoga)

Sejumlah Bank Gelar Pameran Dorong Kredit Konsumer

29 Feb 2024
Menggelar pameran masih menjadi salah satu strategi andalan perbankan untuk mendorong penyaluran kredit perbankan kredit konsumer. Seperti yang dilakukan PT bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Mega Tbk yang awal tahun ini sudah menggelar pameran produk konsumer untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bank Indonesia (BI) dalam data uang beredar menunjukkan bahwa kredit konsumer pada januari 2024 tumbuh 9,5% secara year on year (yoy) menjadi Rp2.006,3 triliun, lebih tinggi  dibandingkan Desember 2023 sebesar 8,9% (yoy). Apabila dirinci, penyumbang pertumbuhan adalah kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit multiguna yang masing-masing tumbuh 12,6% (yoy) dan 7,3% (yoy) pada Januari 2024, dibandingkan Desember 2023 yang tumbuh 13,2% (yoy). (Yetede)

Petrindo Jaya Tuntaskan Akuisisi Tambang Batu Bara Indika Rp 3,2 Triliun

29 Feb 2024
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten tambang batu bara milik konglomerat Prajogo Pangestu telah merampungkan proses akuisisi PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) dari dua anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) yakni PT Indika Indonesia Resources (IIR) dan Indika Capital Invesments Pte Lte (ICI). Dengan selesainya akuisisi ini, Petrindo telah mengambilalih  2.263.030.000 saham atau 100% dari seluruh saham yang telah disetor di dalam MUTU senilai US$ 203 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun, sesuai dengan kurs JISDOR sampai tanggal 23 Februari 2024. MUTU adalah perusahaan pertambangan batu bara termal dan batu bara metalurgi bituminous yang berlokasi di Kalimantan tengah memiliki PKP2B (Perjanjian Kontrak Karya  Pertambangan Batu Bara) generasi ke-3 dengan area konsensi yang luas mencapai 24.970 hektare. Sejak mulai produksi pada 2016, MUTU telah menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dan mencapai laba tertinggi pada 2022. (Yetede)

Kemenhub Dorong Pembangunan Fasilitas Kendaraan Listrik Komersial

29 Feb 2024
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung dibangunnya fasilitas kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia yang di garap oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (TVKR) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut dengan adanya fasiitas  ini percepatan adopsi kendaraan listrik atau electronic vehicles (EV) di Indonesia akan segera terwujud. Menurutnya dalam membentuk ekosistem  kendaraan listrik di Indonesia diperlukan sinergi dan kolaborasi dan dimulai dari kendaraan listrik komersial seperti bus, truk, dan taksi. "Apa yang kita lakukan ini satu tugas yang bukan kerjanya swasta saja, tetapi pemerintah berkewajiban untuk mendukung," kata Menhub. Pada kesempatan tersebut Budi Karya turut pula menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk meningkatkan target penurunan emisi tanpa syarat dari 41% menjadi 43,20%. Target tersebut telah tertuang dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC). (Yetede)

Penurunan Kinerja Ekspor Sawit Diprediksi Berlanjut

29 Feb 2024
Ekspor minyak sawit nasional sepanjang 2023 hanya US$ 30,32 miliar, atau anjlok 22,39% dibandingkan 2022 yang sebesar US$ 39,07 miliar. Merosotnya harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di pasar internasional hinga 28,7% lalu menjadi penyebab turunan ekspor komoditas  perkebunan tersebut. Kinerja ekspor yang jeblok itu diprediksi berlanjut tahun ini karena Indonesia mulai memberlakukan program biodiesel 35% (B35) secara penuh, di sisi lain situasi perekonomian global masih dibayangi ketidakpastian. Dalam data yang diolah Gabungan Pengusaha kelapa Sawit  Indonesia (Gapki), volume ekspor minyak sawit nasional tahun lalu 32,22 juta ton atau turun 2,82%  dibandingkan 2022 sebesar 33,15 juta ton. Dari sisi nilai, ekspor minyak sawit 2023 yang sebesar US$ 30,32 miliar, turun 22,39% dari 2022 yang sekitar  US$ 39,07 miliar. (Yetede)

Lelang SUN, Pemerintah Serap Dana Rp 24 Triliun

29 Feb 2024
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerima pembiayaan sebesar Rp 24 triliun dalam lelang Surat Berharga Negara (SUN) pada Selasa (27-2/2024). Nilai ini berasal dari penawaran  yang masuk dalam lelang tersebut hingga Rp61-04 triliun. "Dengan mempertimbangkan yield  SBN yang wajar di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2024, dan kondisi kas negara terkini, pemerintah memutuskan untuk memenangkan penawaran sebesar Rp24 triliun pada lelang SUN," jelas Direktur SUN Kemenkeu Deni Ridwan. Jika dirinci, seri SUN yang dilelang adalah seri SPN12240529 (reoping), SPN I12250213 (reoping) FR0101 (reoping) dan FR0100 (reoping). (Yetede)

Bisnis Rumah Tapak Tetap Stabil

29 Feb 2024
Bisnis rumah tapak dinilai masih stabil mengingat permintaan masih besar dan beragam stimulus membanjiri pasar pada 2024. "Sektor rumah tapak bertahan menjadi sektor yang stabil memiliki performa positif, terindikasi dari para pengembang yang  terus meluncurkan produk-produk baru, juga kawasan perumahan skala besar baru di Bogor dan Tangerang," ujar Vivin Harsanto, head of Advisory JLL Indonesia. Pengembang asing juga aktif mencari kesempatan untuk bermitra dengan pengembang lokal yang sudah memiliki lahan siap bangun. Selain itu, tambah dia "Dampak positif dari insentif pemerintah yang dikleluarkan pemerintah perihal keringanan pajak bersyarat cukup terlihat dari peningkatan pasokan baru dari penjualan rumah tapak pada semester kedua (2023) yan tumbuh pesat," jelas dia. (Yetede)

Kemenhub Dukung Pembangunan Fasilitas Kendaraan Listrik

29 Feb 2024
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung dibangunnya fasilitas kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia yang digarap oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR). Menteri Perhubungan Budia Karya Sumadi menyebutkan dengan adanya fasilitas ini percepatan adopsi kendaraan listrik atau electronic vehicles  (EV) di Indonesia akan segera terwujud. Menurutnya dalam membentuk ekosistem kendaraan listrik  di Indonesia diperlukan sinergitas  dan kolaborasi dimulai dari kendaraan listrik komersial seperti bus, truk, dan taksi. "Apa yang kita lakukan ini satu tugas  yang bukan kerjanya swasta saja, tetapi pemerintah berkewajiban untuk mendukung," kata Menhub. (Yetede)