;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Investasi dari Australia Tumbuh 4% di Tahun 2023

07 Mar 2024
Investasi langsung yang mengalir dari Australia meningkat sepanjang tahun 2023. Dalam basis tahunan, foreign direct investment (FDI) dari Australia tumbuh 4% menjadi US$ 545,2 juta. Secara total, Australia berada di peringkat 10 dari 168 negara yang berinvestasi di Indonesia dan kontribusinya mencakup 1,1% dari total FDI. Adapun jumlah proyek yang terlibat meningkat signifikan, yaitu melonjak 200,6%. Dalam rangka kunjungan kerja ke Australia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan para pelaku usaha Indonesia dan Australia dalam acara Dialog dan Resepsi Bisnis. Di hadapan pelaku usaha Indonesia dan Australia, Airlangga juga menekankan kembali visi perekonomian Indonesia 2045 sebagai negara berpendapatan tinggi dalam 20 tahun ke depan. Airlangga bilang, penguatan integrasi ekonomi lintas batas memainkan peran penting dalam strategi pertumbuhan. Untuk itu, Indonesia membuka diskusi aksesi dengan  Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), mempercepat kesepakatan dengan Uni Eropa serta terlibat aktif pada Indo Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF).

Emiten Ritel Jaring Berkah Hari Raya

07 Mar 2024
Emiten ritel masih bisa mendongkrak kinerja di momentum Ramadan dan Lebaran. Momen tersebut biasanya menjadi katalis positif bagi peritel. Head of Corporate Communications PT ACE Hardware Indonesia Tbk (ACES) Melinda Pudjo memastikan, ACES berupaya menyediakan beberapa produk relevan untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran. Biasanya di periode itu publik kerap mempercantik tampilan hunian. Pada Januari kemarin, ACES mencatatkan kenaikan same-store sales growth (SSSG) 5,6% menjadi Rp 664 miliar. Di periode serupa 2023 kenaikannya hanya 2%. Melinda belum menyebutkan pertumbuhan penjualan di setiap gerai ACES pada Februari 2024. Namun, ACES meyakini, nilai penjualan gerai di Februari 2024 lebih positif dari Februari 2023 yang tercatat 3,1%. Untuk mengoptimalkan kinerja, ACES pun membuka dua gerai lagi. Yakni di The Park Pejaten, Jakarta dan Banyuwangi, Jawa Timur. Dan Maret ini, ACES bersiap membuka gerai  di Living World Kota Wisata, Cibubur serta Garut, Jawa Barat.  

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus melihat, sektor ritel masih mengalami sentimen positif akibat tingginya daya beli dan konsumsi masyarakat. Research Analyst Phintraco Sekuritas, Aditya Prayoga melihat, sentimen yang akan mendorong kinerja sektor ritel adalah optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi di tahun ini yang  berada di rentan 5% serta inflasi yang terjaga. Selain itu, keberadaan teknologi juga bisa meningkatkan penjualan dan efisiensi bisnis peritel. 

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Abyan Habib Yuntoharjo menjelaskan, emiten ritel menunjukan kinerja yang beragam. Ini sesuai dengan segmen pasar yang mereka layani. Menurutnya, emiten ritel yang melayani masyarakat segmen menengah atas relatif lebih tahan terhadap kondisi ekonomi saat ini. Nico menuturkan, sejumlah emiten ritel yang dapat diperhatikan adalah ACES, MIDI, ERAA, MAPI, LPPF, MAPA, dan AMRT. Abyan pun merekomendasikan trading buy untuk ACES dan MAPI dengan target harga masing-masing Rp 950 per saham dan sebesar  Rp 2.250 per saham. Sedangkan Pengamat Pasar Modal sekaligus pendiri dari H Project, William Hartanto memberikan rekomendasi wait and see untuk saham RALS dan LPPF. Targett harganya  masing-masing adalah di posisi Rp 515 per saham dan Rp 1.745 per saham.

Memetik Buah Manis Hasil AKuisisi

07 Mar 2024
KInerja PT Dayamita Telekomunikasi Tbk (MTEL) diprediksi tumbuh positif tahun ini. Hal ini seiring aksi dari emiten menara telekomunikasi ini. Analis MNC Sekuritas, Vera menyampaikan, MTEL sudah melakukan akuisisi di November 2023. Emiten ini mengakuisisi 803 unit menara milik PT  Gametraco Tunggal senilai Rp 1,75 triliun. Hampir 70% menara berada di luar Jawa. Alhasil, MTEL mendapat tambahan 1.327 penyewa. "Kami memperkirakan, rasio kolokasi secara keseluruhan MTEL akan meningkat menjadi 1,51 kali di tahun 2023 dan 1,55 kali tahun ini. Lantas portofolio menara MTEL ada 15.746 menara (41,55%) di Jawa dan 22.148 menara (58,45%)  di luar Jawa," kata Vera dalam risetnya tanggal 16 Februari 2024. Kepemilikan menara telekomunikasi di luar Jawa, menurut Vera, menjadi salah satu katalis positif. Ini bisa menjadi pusat pertumbuhan pelanggan menara baru MTEL. Dengan aksi itu, Vera meramal pendapatan MTEL akan tumbuh 11,4% secara year on year (yoy) di akhir tahun ini. Sedangkan di periode 2023, pertumbuhan pendapatan emiten ini, sesuai proyeksi manajemen MTEL adalah 9,9% secara tahunan. Adapun segmen penyewaan menara masih memberi kontribusi utama. Yakni bisa berkontribusi 84% dari total pendapatan MTEL. 

Sementara itu, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas memprediksi, prospek kinerja MTEL cukup bagus ke depan. Ini ditunjang pertumbuhan pengguna internet dan 5G di Indonesia. Namun, dia nilai masih terdapat sejumlah tantangan pada bisnis MTEL. Yakni persaingan yang ketat dan ketergantungan pemain menara kepada operator telekomunikasi. Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo, Maximilianus Nico Demus juga memprediksi, kinerja MTEL bertumbuh positif di tahun ini. Proyeksi ini seiring dengan penambahan secara organik portofolio menara dan serat optik di akhir November 2023. Selain itu, adanya peningkatan portofolio menara MTEL, sebut Nico, juga semakin memperkuat posisi MTEL sebagai pemilik menara terbanyak di Asia Tenggara dan di Indonesia. Hitungannya MTEL total mempunyai 37.894 menara hingga akhir tahun 2023. Di sisi lain, NIco mengatakan, pendapatan terbesar MTEL didominasi perusahaan afiliasi. Dus secara kinerja MTEL akan lebih terkendali dibandingkan kompetitornya.

MENAMBANG PELUANG DAGANG

07 Mar 2024

Indonesia mendapatkan peluang baru untuk memperkuat kinerja dagang dan investasi hasil pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Asean-Australia yang digelar 4—6 Maret 2024. Beragam komitmen investasi dijalin dari sejumlah perusahaan asal negeri tetangga itu. Pada saat bersamaan, Presiden Joko Widodo, juga melakukan pertemuan secara bilateral dengan Australia dan Selandia Baru dalam rangka menjajaki pendalaman kerja sama dagang dan investasi. Hasilnya, hingga penutupan KTT kemarin, Rabu (6/3), pemerintah mengantongi komitmen penanaman modal dari Nickel Industries dan Aspen Medical yang masing-masing berinvestasi senilai US$1,76 miliar dan US$1 miliar. Indonesia juga berhasil meraih komitmen pendanaan senilai 15,6 juta dolar Selandia Baru dalam program Indonesia-Aoteroa New Zealand Geothermal Energy Programme (PINZ). Dalam konteks perdagangan, peluang yang berpotensi didapat oleh Indonesia adalah perluasan ekspor sejalan dengan dilanjutkannya Perjanjian Perdagangan Regional termasuk Perdagangan Bebas Asean-Australia-Selandia Baru. Tentu hal tersebut akan membantu ekonomi nasional berkembang dengan pesat. Apalagi, selama ini kinerja perdagangan dengan kedua negara tersebut masih mencatatkan defisit. Adapun dalam negosiasi dengan Australia, Presiden menyoroti pentingnya perluasan akses pasar untuk menciptakan perdagangan yang lebih berimbang. Tak hanya itu, Kepala Negara juga menyambut baik izin impor daging dan ternak sapi dari Australia. Pada sektor investasi, Presiden menekankan perlunya mendorong kerja sama ekonomi yang seimbang, terutama dengan meningkatkan investasi Australia di negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia. Secara konkret, Presiden menekankan bahwa kinerja dagang akan dipacu dengan memanfaatkan Regional Comprehensive Economy Partnership (RCEP) dan Asean-Australia-New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA). 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menambahkan sektor bisnis yang tengah dijajaki oleh investor dari dua negara itu salah satunya pengembangan bersama produksi baterai kendaraan listrik. Selain itu, kerja sama pembangunan Carbon Capture and Storage (CCS) dan smelter orientasi energi hijau di Indonesia, serta dukungan dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Alhasil, roadshow ke sejumlah negara baik termasuk melalui agenda multilateral menjadi ajang taktis bagi pemangku kebijakan untuk membuka pasar baru. Sementara itu, iklim investasi di dalam negeri masih penuh batu sandungan. Hal itu disebabkan oleh belum tuntasnya pembenahan ekosistem penanaman modal yang menyangkut aspek perizinan, birokrasi, hingga ketenagakerjaan. Pada saat yang sama, transisi kepemimpinan memaksa investor wait and see sehingga perlu upaya ekstra agar dapat menarik modal yang menjadi faktor krusial pendorong ekonomi. Sementara itu, kalangan pelaku usaha meminta pemerintah lebih cermat membaca peluang dari komitmen yang dijalin dengan Australia dan Selandia Baru. Caranya adalah dengan menentukan komoditas yang memberikan efek berganda langsung pada kinerja dagang dan penanaman modal. Wakil Ketua Bidang Perdagangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Adhi Lukman, mengatakan Australia dan Selandia Baru memiliki keunggulan sama yakni biji-bijian, olahan susu, dan pertanian. Pelaksana Harian Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi , menambahkan pembaruan perjanjian dagang yang tengah dirumuskan perlu memperhatikan aspek kemudahan berusaha bagi eksportir lokal. Adapun, kalangan ekonom menyarankan pemerintah memprioritaskan investasi dari kerja sama tersebut. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Mohammad Faisal, mengatakan dalam konteks perdagangan hampir tidak ada isu yang bisa didiskusikan lantaran tarif yang berlaku sangat rendah. Sektor yang bisa ditawarkan lebih lanjut selain IKN adalah proyek infrastruktur serta ekonomi hijau. Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Institute of Development on Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho, menambahkan selain memprioritaskan investasi pemerintah juga perlu memperluas produk ekspor.

PERDAGANGAN ELEKTRONIK : Tokopedia Ajak UMKM Seriusi Lokapasar

07 Mar 2024

Platform e-commerceatau lokapasar Tokopedia mengajak sebanyak 62 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Yogyakarta memperluas pasar penjualan secara digital. Head of Communication Tokopedia Aditya Grasio Nelwan menyebutkan ajakan itu disampaikan melalui kegiatan lokakarya sebagai bagian dari komitmen Tokopedia untuk mempromosikan produk UMKM. Menurutnya, lokakarya yang digelar di Kota Yogyakarta kali ini Tokopedia dapat meningkatkan keterampilan para pelaku UMKM dalam menjajakan produknya di platform e-commerce. Harapannya, kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh teman-teman UMKM dan menjadi ajang berbagi ilmu untuk meningkatkan skill dan cara memanfaatkan dua platform kami untuk meningkatkan bisnisnya,” jelasnya dalam lokakarya bertajuk Upgrade Skill bersama Tokopedia dan Tiktok, Rabu (6/3). Selama ini, data Kementerian Koperasi dan UKM mencatat masih banyak pelaku UMKM yang belum masuk ke ekosistem digital. Pada 2022, baru ada 20,5 juta pelaku UMKM yang masuk ekosistem digital dari total sekitar 65 juta pelaku UMKM. Tatik Ratnawati, Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi DI Yogyakarta menyatakan lokakarya untuk UMKM merupakan bentuk kolaborasi apik antara pemerintah daerah dengan pihak swasta. Di Yogyakarta terdapat 340.000 pelaku UMKM yang menjalankan usahanya. Namun, Tatik menyatakan belum banyak pelaku usaha yang memanfaatkan platform lokapasar. Untuk mendorong pemasaran, Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta telah mendorong pusat-pusat penjualan produk UMKM di beberapa titik, seperti di Teras Malioboro Kota Yogyakarta, Plaza Malioboro, juga di Bandara Internasional Yogyakarta.

PEMBIAYAAN SEKTOR PERTANIAN : BPD Bali Sasar Petani Jembrana

07 Mar 2024

PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali terus memacu pembiayaan ke sektor pertanian melalui program Pembiayaan Sektor Prioritas Pertanian (KPSP). Kali ini BPD Bali menyasar Kabupaten Jembrana yang merupakan daerah yang memiliki lapangan usaha pertanian, kehutanan dan perikanan terbesar di Bali. Direktur Kepatuhan Bank BPD Bali I Wayan Sutela Negara menjelaskan bahwa pembiayaan ke sektor pertanian di Jembrana merupakan prioritas BPD Bali untuk terus diakselerasi, selain pembiayaan ke pelaku usaha sektor lainnya. Dia menjelaskan bahwa selama ini penyaluran kredit ke petani di Jembrana terus tumbuh positif dan telah membantu petani di wilayah ini untuk berkembang. “Data penyaluran kredit oleh Bank BPD Bali terkhusus pada sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, khusus di Kabupaten Jembrana telah mengumpulkan 560 rekening dengan nominal Rp 74,9 miliar atau 5,57% dari keseluruhan penyaluran kredit di Bank BPD Bali Cabang Negara,” jelasnya, dalam keterangan resminya, Rabu (6/3). Sementara itu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menjelaskan bahwa pembiayaan dari perbankan seperti BPD Bali sangat penting untuk mengembangkan produk pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Bagaimana konsentrasi Otoritas Jasa Keuangan [OJK] dan perbankan terhadap pembiayaan UMKM dan pertanian yang ada di Kabupaten Jembrana kami sangat apresiasi,” katanya. Menurutnya, UMKM Jembarana sudah sangat luar biasa melalui penghiliran di sentra tenun yang dimiliki.Pada fasilitas itu, UMKM langsung menjual hasil karyanya lantaran karena selama ini UMKM itu tidak punya toko.

Ekonomi Indonesia Masih Akan Terjebak di Level 5%

06 Mar 2024
JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi masih berkutat di kisaran 5% pada tahun ini. Sejumlah faktor internal dan eksternal turut mengancam perekonomian, mulai dari resesi global hingga inflasi akibat lonjakan harga pangan. Proyeksi dari banyak lembaga internasional juga menyimpulkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang 2024 maksimal berada di level 5,2%. Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro memprediksi, pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya mencapai 5,06%, sementara tahun depan diprediksi lebih tinggi yakni mencapai 5,05% hingga 5,15%. Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tersebut, menurut dia, pemerintah bisa mengandalkan sektor-sektor fundamental, seperti industri fast moving consumer goods atau industri yang bergerak di bidang produk konsumen untuk keperluan sehari-hari. "Kemudian ritel, health care, education, telekomunikasi, sektor yang di-drive oleh kebijakan pemerintah, seperti hilirisasi, yang nanti relatif bisa men-drive," tutur Asmo, panggilan akrab Andry Asmoro, usai konferensi pers Mandiri Investment Forum (MIF) 2024, Selasa (5/3). Untuk meraih pertumbuhan ekonomi di atas 5% bukanlah hal mudah. Ada sejumlah tantangan, baik di tingkat global maupun domestik, yang harus dihadapi. Di tingkat global, tensi geopolitik masih belum usai. Ada juga Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) yang berlangsung pada November 2024, yang tentunya banyak mempengaruhi Indonesia pada beberapa aspek, seperti ekonomi, politik, keamanan dan pertahanan. Sementara Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P Sasmita menyoroti sejumlah tantangan ekonomi Indonesia, mulai dari kebijakan fiskal yang bisa terganggu dengan program baru hingga penurunan daya beli akibat lonjakan harga komoditas. Maurice Obstfeld, Ekonom dari Peterson Institute for International Economics mengatakan, masalah yang akan dihadapi makro ekonomi global adalah terkait tingkat utang, baik dari sektor swasta maupun pemerintah. "Saya khawatir dengan utang di Amerika Serikat, yakni terkait dengan ketidakmampuan pihak-pihak di AS untuk menetapkan prioritas fiskal dengan cara bertanggung jawab dan tanpa terkait politik," kata dia di sesi acara Mandiri Investment Forum 2024.

Bea Masuk Netflix Cs Ditunda Hingga 2026

06 Mar 2024
Keinginan pemerintah untuk bisa meraup penerimaan dari tarif bea masuk atas barang digital akan mundur. Hal ini setelah Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-13 Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sepakat memperpanjang moratorium tarif bea masuk atas transmisi digital hingga pertemuan tingkat menteri pada 2026. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani mengatakan pemerintah Indonesia akan menerima dan menjalani kesepakatan yang dihasilkan dalam forum tersebut. "Kami menjalani sesuai keputusan KTM ke-13. Selanjutnya posisi dikoordinasikan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perdagangan. Kami siap support," ujar dia kepada KONTAN, Selasa (5/3). Direktur Eksekutif Center for Starategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri menyebutkan, sejatinya moratorium tersebut akan menguntungkan konsumen lantaran tidak harus membayar bea masuk untuk mendapatkan produk digital dari luar negeri seperti Netflix atau Spotify. Sebaliknya, produk digital dari produsen lokal yang diekspor ke luar negeri juga bebas bea masuk. Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan bahwa bea masuk barang digital ini salah satu yang sulit dihitung dan dinilai secara nominal.

Aliran Pembiayaan Sektor Batubara Masih Panas

06 Mar 2024
Pemerintah dan juga pelaku industri tengah berupaya mengurangi emisi karbon. Perbankan juga salah satu yang memberikan dukungan, dengan mengoptimalkan pembiayaan ke sektor berbasis lingkungan, sosial dan tata kelola alias environmental, social and governance (ESG). Meski sejumlah bank asing sudah menutup diri memberikan penyaluran pembiayaan baru ke batubara, bank-bank lokal masih mencatat kenaikan portofolio ke sektor ini. Berdasarkan data OJK, kredit perbankan ke sektor pertambangan per Desember 2023 tercatat mencapai Rp 290,46 triliun. Jumlah ini naik 22,35% secara tahunan. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengungkapkan, beberapa bank tengah berupaya mengurangi pembiayaan secara bertahap di sektor emisi tinggi. "Ini merupakan salah satu upaya pengurangan emisi karbon," ujarnya, Senin (4/3). Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) jadi salah satu bank yang mencatat kenaikan portofolio kredit batubara. Jumlahnya setara dengan 3,8% dari total kredit bank ini, atau senilai Rp 26,41 triliun. Jumlah ini meningkat dari 2022 sebesar Rp 20,6 triliun atau 3,2% dari total kreditnya. Direktur Manajemen Risiko BNI David Pirzada mengungkapkan, penyaluran kredit batubara BNI mengikuti peta jalan dari PLN. BNI tak bisa serta-merta menghentikan pembiayaan batubara. Sementara itu, Presiden Direktur Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiatmadja mengungkapkan, saat ini untuk kredit ke sektor batubara sifatnya bukan dikurangi. Namun, BCA hanya akan menahan kredit ke sektor ini. "Nanti kami lihat kebutuhannya," terang dia. Di sisi lain, BCA berupaya meningkatkan kredit berkelanjutan. Kredit ESG BCA sudah 25% dari portofolionya. Bank Mandiri memiliki kredit batubara sebesar 3,4% terhadap total kredit, Rp 1.398,07 triliun. Artinya jumlahnya mencapai Rp 47,5 triliun. Sedangkan tahun sebelumnya hanya Rp 34,8 triliun atau 2,9% terhadap total kredit. Direktur Korporasi Bank Mandiri Susana Indah Kris Indriati memprediksi kredit ke sektor batubara akan meningkat seiring naiknya target produksi batubara.

Pemilu Usai, ASRI Genjot Penjualan

06 Mar 2024
Pemilu usai, emiten properti, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), akan menggenjot penjualan properti. Perusahaan ini membidik perolehan pra penjualan atau marketing sales Rp 2,8 trilliun di tahun 2024 yang berasal dari segmen residensial sebesar Rp 2 triliun dan segmen komersial Rp 800 miliar. Tony Rudiyanto, Corporate Secretary ASRI mengatakan, target tersebut sejalan dengan prospek bisnis properti di tahun 2024 yang diperkirakan masih tetap tumbuh. Menurut Tony, permintaan hunian rumah tinggal masih tinggi, terutama untuk segmen pembeli rumah pertama. Ditopang insentif pemerintah tersebut, manajemen ASRI optimistis bisa membukukan kinerja positif ke depannya. Nah, untuk mencapai target marketing sales tahun ini, ASRI telah menyiapkan strategi penjualan. Di antaranya adalah gencar melakukan peluncuran produk-produk baru yang sesuai dengan permintaan dari konsumen. Pada Februari 2024, misalnya, ASRI telah melakukan launching klaster Cassia di  kawasam Ayodhya by Alam Sutera dan klaster Agra di Suvarna Sutera, Tangerang, Banten. Proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 9,1 hektare (ha), dengan nilai pengembangan Rp 765 miliar. Selain rumah tapak yang baru saja diluncurkan, ASRI juga  masih memasarkan beberapa proyek lainya. Di antaranya The Gramercy yang merupakan proyek high-end landed houses. Ini adalah proyek perumahan premium yang dibanderol mulai harga Rp 16 miliar-Rp 28 miliar per unit. Sebagai catatan, sampai dengan September 2023, penjualan properti ASRI berkontribusi sebesar 77,3% terhadap total pendapatan ASRI yang sebesar Rp 2,48 triliun.  Namun demikian, penjualan properti ASRI itu tercatat menurun 9,45% secara tahunan dari periode sama tahun 2022 yang mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,75 triliun. Dari penjualan di kuartal III-2023, komposisi pendapatan real estate ASRI sebesar Rp 1,92 triliun, yang disumbang dari penjualan rumah dan ruko Rp 1,27 triliun. Selain itu, ada pula penjualan tanah sebesar Rp 596,4 miliar, apartemen Rp 62,9 miliar dan gedung perkantoran sebesar Rp 6 miliar.