Ekonomi
( 40600 )Duel Sengit AS Versus China dalam Teknologi
Perang teknologi antara AS dan China memanas, terutama di
ranah kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kedua negara itu
berusaha saling memblokir dengan alasan keamanan. Kasus di perusahaan teknologi
AS, Google, menjadi contoh terkini. Departemen Kehakiman AS resmi menggugat
Ding Linwei (38), warga China dan mantan insinyur di Google, atas tuduhan
mata-mata dan pencurian teknologi. Ia dituduh mencuri 500 berkas rahasia
mengenai komputasi super dan pengembangan teknologi AI di perusahaan itu. Ia
ditangkap di California, AS, Kamis (7/3) pagi waktu Indonesia.
”Kami dengan keras melindungi teknologi sensitif yang dikembangkan
di AS agar tak jatuh ke tangan yang tidak berhak,” ujar Jaksa Agung AS Merrick
Garland. Direktur FBI Christopher Wray menyatakan, penangkapan Ding membuktikan
perusahaan yang berbasis di China menghalalkan segala cara untuk memperoleh
informasi inovasi teknologi AS. ”Pencurian teknologi inovatif dan rahasia-rahasia
perdagangan dari perusahaan-perusahaan AS bisa berdampak pada hilangnya
lapangan pekerjaan serta berdampak besar pada ekonomi dan keamanan nasional,”
ujar Wray.
Ding bekerja di Google sejak tahun 2019. Melalui posisinya
sebagai insinyur teknologi informasi, ia memiliki akses terhadap berbagai
berkas sensitif dan rahasia Google. Pada 26 Desember 2023, ia mengundurkan
diri. Tiga hari kemudian, Ding telah diangkat menjadi salah satu direktur di
sebuah perusahaan teknologi di China yang focus mengembangkan AI. Google pun
menyelidiki Ding. Mereka menemukan bukti Ding mengunggah berbagai berkas
rahasia mengenai AI ke akun komputasi awan sejak tahun 2022. ”Kami segera
melapor ke aparat penegak hokum bahwa terjadi pencurian rahasia perusahaan dan
teknologi yang sensitif,” kata juru bicara Google, Jose Castaneda.
Berdasarkan dakwaan, pada Juni 2022, Ding didekati CEO
Beijing Rongshu Lianzhi Technology Co, perusahaan rintisan teknologi China. Ia
ditawari jabatan pemimpin bagian teknologi (chief technology officer) dengan
gaji 14.800 USD atau Rp 231,5 juta per bulan. Menjelang Mei 2023, Ding
mendirikan perusahaan sendiri di China, Shanghai Zhisuan Technology Co. Ia
menetapkan diri sebagai CEO. Dakwaan Departemen Kehakiman AS menyebutkan, Ding
tidak pernah memberi tahu Google soal afiliasinya dengan Rongshu atau Zhisuan. Jika
terbukti bersalah di pengadilan, Ding dapat diganjar hukuman penjara maksimum
10 tahun dan denda hingga 250.000 USD (Rp 4 miliar) per dakwaan. (Yoga)
China Mencari Jalan Baru
Saat perekonomian China stagnan, tak ada cara lain selain mencari
jalan baru. Pencarian ini membutuhkan waktu, tetapi harus ditempuh. China
menetapkan target pertumbuhan 5 %untuk 2024. Ditengah kondisi ekonomi China
yang lesu, target ini terbilang ambisius. Presiden China Xi Jinping dan pemerintahannya
menyadari hal ini. Kini, tantangan China adalah menemukan jalan baru untuk
memulihkan perekonomian. Salah satu caranya dengan membangun industri yang
penting bagi daya saing masa depan, mulai dari kecerdasan buatan hingga
eksplorasi ruang angkasa (Kompas.id, 5/3/2024). Target pertumbuhan China ini
tergolong rendah selama satu dekade terakhir, tapi, angka 5 5 cukup optimistis
pada saat kondisi sejumlah sektor di China tengah bermasalah, mulai dari
properti hingga ekspor mereka.
Secara keseluruhan, China mengakui bahwa fondasi ekonomi mereka
sangat rapuh. Salah satu cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mereka
tidak lagi bergantung pada cara-cara lama. Pejabat China telah memahami masalah ini
dengan mengatakan, pemerintah akan mengubah model pembangunan China. Pertumbuhan
ekonomi yang dipatok 5 % hanya untuk menjaga lapangan kerja dan kemungkinan
risiko ekonomi. Mereka masih berambisi untuk kembali membuat loncatan. Dalam
rumus pertumbuhan ekonomi, pergerakan yang dalam waktu cepat bisa dilakukan
adalah meningkatkan konsumsi masyarakat.
Rencana ekonomi baru yang diumumkan Senin (4/3) bertujuan
untuk meningkatkan belanja konsumen dengan mengatasi tantangan demografis
negara tersebut, termasuk kebijakan yang mendesak masyarakat untuk memiliki
lebih banyak anak karena populasi menua di Tiongkok menghadirkan risiko struktural
terhadap prospek ekonomi jangka panjang. Kebijakan lebih banyak anak akan
menjaga pasar pada masa depan. Rencana tersebut juga mencakup menghilangkan
pembatasan investasi asing di bidang manufaktur dan membuat komitmen baru untuk
bersaing secara global dalam teknologi, seperti komputasi kuantum, mahadata,
dan kecerdasan buatan, serta eksplorasi ruang angkasa. Melihat rencana itu,
China sangat serius dengan pengembangan teknologi digital sebagai sumber pengembangan
ekonomi masa depan. (Yoga)
Perusahaan Tak Butuh Sarjana
Banyak perusahaan global yang makin mengabaikan gelar sarjana.
Mereka membutuhkan keterampilan dan kecekatan dibandingkan dengan berba gai
gelar. Sejak Desember tahun lalu, tidak sedikit perusahaan dunia yang percaya
diri dengan tidak mencantumkan syarat sarjana dalam setiap lowongan kerja.
Mereka lebih mendeskripsikan kemampuan yang dibutuhkan dan memanggil mereka
yang siap untuk berkompetisi merebut peluang itu. Hampir separuh perusahaan di
AS berencana menghapus syarat sarjana dalam iklan lowongan pekerjaan dalam survei
yang dilakukan oleh Inteligent.com pada November 2023. Survei terhadap 800
perusahaan di AS itu memberi wawasan baru tentang bagaimana perusahaan
berencana menghilangkan syarat gelar sarjana untuk lowongan kerja pada 2024.
Mereka juga tengah memikirkan alat lain yang bisa digunakan untuk mengevaluasi
kandidat pekerjaan.
Laporan Forbes terbaru menyebutkan, banyak perusahaan
beramai-ramai menghapus gelar sarjana dari iklan pekerjaan mereka. Mereka telah
mengubah konsep dari perekrutan berdasarkan gelar pendidikan ke perekrutan
berbasis keterampilan. Beberapa waktu yang lalu, Walmart mengumumkan rencananya
untuk menghapus keharusan syarat sarjana. Sebelumnya, General Motors mengatakan,
pihaknya mencabut keharusan syarat gelar empat tahun untuk banyak pekerjaan.
Awal tahun itu, Delta Air Lines menjadi berita utama karena menghapus gelar
sebagai prasyarat saat merekrut pilot. Penyebabnya, yang dibutuhkan perusahaan
adalah keterampilan, juga alasan sosial ekonomi, yakni orang makin sulit menjangkau
gelar sarjana.
Sejak pandemi, semakin banyak pemimpin bisnis yang mengatakan
gelar sarjana tidak lagi diperlukan untuk pekerjaan yang dapat menghasilkan banyak
uang. Mereka melihat banyak tenaga yang dengan pendidikan terbatas bisa mengerjakan
sejumlah tugas. Laporan Higher Edi Div menyebutkan, dengan meningkatnya biaya pendidikan
dan biaya hidup, mereka yang memiliki masalah ekonomi beralih mencari pendidikan
yang murah dan dirasa lebih cocok dibanding mencari gelar sarjana. Di
Indonesia, beberapa perusahaan mulai mencoba cara ini meski tidak terbuka. Mereka
mengatakan lebih melihat keterampilan kandidat dibandingkan dengan gelar yang
didapat. (Yoga)
Pemerintah Siapkan Skema Bagi Hasil hingga Hibah
Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan, pemerintah menyiapkan
sejumlah skema pembiayaan konkret untuk mendukung ekonomi kreatif, termasuk
promotor musik dan penyelenggara event lainnya. Skemanya bervariasi, mulai dari
bagi hasil sampai hibah. ”Polanya bisa hibah atau dana bergulir. Bisa juga
co-investment, tidak dipinjamkan, tetapi bagi keuntungan. Bisa pula dana
pendampingan yang dikaitkan dengan dampak ekonomi yang terjadi. Saya melihat,
kreativitas ini tidak ada batasnya untuk menghadirkan pendanaan-pendanaan
inovatif,” kata Sandiaga dalam wawancara eksklusif dengan Kompas di Jakarta,
Rabu (6/3).
Soal skema mana yang ditetapkan pemerintah untuk suatu
proyek, menurut Sandiaga, bergantung pada sejumlah variabel, antara lain
karakter proyek. Untuk perhelatan konser musik, misalnya, pertimbangannya, merujuk
pada kebutuhan penyelenggara, permintaan artis, dan keperluan manajer. ”Negara
harus hadir, harus bisa mendampingi dalam konsep PPP (public-private
partnership). Dan kita harus mencapai kesepakatan yang konsepnya dunia usaha
memimpin, negara hadir memfasilitasi. Jadi, di sinilah sinergi dengan konsep
Indonesia incorporated,” katanya.
Dasar hukum fasilitas pembiayaan ekonomi kreatif dari pemerintah
ke swasta yang dimaksud Sandiaga itu adalah perpres yang mengatur Indonesia
Tourism Fund (ITF), yang sedianya diterbitkan Maret 2023. Sebagaimana pernah
disampaikan Sandiaga sebelumnya, perpres itu efektif berlaku mulai triwulan
II-2024. Sebagai dana awal, pemerintah
mengalokasikan dana Rp 2 triliun ke ITF. Pengelolanya, menurut Sandiaga, kemungkinan
akan diserahkan ke badan negara yang sudah ada. (Yoga)
Sepinya Angkutan Umum di Tengah Kemacetan Kota Bandung
Banyaknya kendaraan pribadi menjadi penyebab kemacetan di
Bandung. Kualitas dan kuantitas angkutan umum di Bandung perlu ditingkatkan
agar semakin banyak warga yang mau menggunakannya. Rabu (28/2) pagi, lalu
lintas di kawasan Antapani, Kota Bandung, padat seperti biasanya didominasi
kendaraan pribadi, mobil atau motor. Hanya secuil angkutan umum yang melintas, tapi
tak banyak yang menjadi penumpang di angkutan umum itu. Apabila beruntung, ada
angkutan kota (angkot) yang membawa 1-2 penumpang. Namun, tidak sedikit angkot
yang terjebak kemacetan tanpa membawa satu penumpang pun. Angkot berwarna
kuning jurusan Antapani-Ciroyom yang dikemudikan Kurniawan (27) terlihat kesulitan
mencari penumpang.
Ngetem di dekat SPBU Antapani tidak ada penumpang yang
berhasil digoda angkot yang cat dan bodinya tidak mulus lagi itu. Kurniawan
tidak ingat lagi kapan terakhir angkot berkapasitas maksimal 13 orang itu
terisi penuh. Dalam sehari, Kurniawan paling banyak mendapat kurang dari 30
penumpang atau setara Rp 100.000-Rp 150.000. Setelah dikurangi ongkos bensin
dan setoran kepada pemilik mobil, ia hanya membawa pulang Rp 50.000-Rp 75.000
per hari. ”Jumlah itu terus turun setiap tahun,” kata Kurniawan, lulusan SMP
yang sudah lima tahun jadi sopir angkot. Ardian Maulana (22), sopir angkot yang
ditemui di Terminal Antapani, juga mengalami hal serupa. Angkot tidak lagi jadi
pilihan. Argi (35), warga Padasuka, Kota Bandung, sudah lama tidak tertarik menggunakan
angkot.
Penyebabnya beragam, mulai dari tubuh angkot yang penuh
karat, panas karena pendingin udara yang rusak, hingga sopir yang tidak ragu
merokok saat mengemudi. Ditambah pengemudi yang berhenti seenaknya, ”Kalau
tidak berubah, angkot akan semakin ditinggalkan,” katanya. Sepi di dalam angkot
juga terasa di dalam bus umum. Bus Trans Metro Pasundan (TMP) yang dinaiki Aji
(24) dari Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menuju Jalan Mohamad Toha, Kota
Bandung, juga sepi, pada Selasa (5/3) pagi. Menempuh perjalanan 30 km, Aji
hanya 1 dari 10 penumpang. Sebanyak 20 kursi lainnya tidak terisi. ”Naik bus
sebenarnya enak. Ongkos dari Sumedang ke Kota Bandung hanya Rp 4.900 per orang
dan bisa masuk tol. Namun, di jalur arteri tetap terjebak macet. Ini membuat
waktu tempuh sulit diperkirakan,” katanya.
Kondisi itu membuat Aji masih ragu bergantung sepenuhnya pada
TMP. Sehari-hari, ia lebih banyak menggunakan sepeda motor. ”Lagi pula tidak semua
tempat di Bandung bisa dijangkau dengan kendaraan umum,” katanya. Dosen Teknik
Sipil ITB, Sony Sulaksono Wibowo, berpendapat, Peran angkot sebagai moda transportasi
publik di Kota Bandung juga perlu menjadi perhatian. Menurut Sony, publik
enggan menggunakan angkot sehingga perlu diperbaiki, padahal moda ini dinilai
sesuai dengan kondisi jalan-jalan di Bandung yang cenderung sempit dan kecil. Pengubahan
rute dan perbaikan moda angkutan ini juga perlu diiringi peningkatan kesadaran
masyarakat. (Yoga)
Harga Bitcoin Diprediksi Terus Meroket
Jumlah investor aset kripto di Indonesia per Januari 2024 mencapai
18,83 juta orang. Masyarakat diimbau untuk selalu mengingat prinsip utama dalam
berinvestasi, yaitu memahami risiko dan memiliki literasi memadai. Kenaikan harga
aset kripto terpopuler, bitcoin, hingga ke level tertinggi sepanjang sejarahnya
terjadi menjelang momen empat tahunan, bitcoin halving. Masyarakat diingatkan
untuk tetap bijak dalam berinvestasi seiring tren kenaikan harga atau bullish yang
diprediksi masih akan berlanjut. Berdasarkan situs CoinMarketCap, harga bitcoin
(BTC) pada Kamis (7/3) berada di level 66.000 USD atau Rp 1,03 miliar, naik 5 %
dalam sepekan.
Koreksi harga sempat terjadi setelah rekor terbentuk di angka
69.000 USD pada Selasa (5/3). Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan titik
puncak sebelumnya pada 12 November 2021 di level 64.400 USD. ”Pasar kripto
telah melewati masa bearish (tren penurunan harga) dan optimisme masyarakat
menjelang bitcoin halving juga meningkat,” kata Kepala Biro Pembinaan dan
Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi, Bappebti, Tirta Karma Sanjaya
dalam keterangannya, Kamis. Bitcoin halving adalah momen pembatasan hadiah untuk
para penambang bitcoin yang berlangsung empat tahun sekali dan jatuh pada tahun
ini. Aktivitas menambang dalam konteks ini adalah serangkaian proses untuk
mengeruk aset kripto baru menggunakan keahlian serta seperangkat komputer khusus
yang terhubung ke jaringan internet.
Saat ini, menambang aset kripto, seperti bitcoin, bahkan bisa
dilakukan dengan aplikasi ponsel yang lebih sederhana. Mengutip Buletin
Bappebti 2023, di momen halving, hadiah dari aktivitas menambang bitcoin
tersebut akan dibagi dua setiap penambahan 210.000 blok baru dalam rantai blok (blockchain)
sampai mencapai batas maksimum kapasitas bitcoin, yaitu 21 juta bitcoin. Adanya
halving dimaksudkan untuk mengurangi kecepatan penambahan bitcoin baru dan menjaga
aset yang tengah beredar. Semakin sulit bitcoin didapat, semakin mahal juga
harga bitcoin. (Yoga)
Tidak Ada Deindustrialisasi di Indonesia
Dividen Bank Mandiri Rp 33 Triliun, Naik 33,,7%
Kenaikan Tarif Tol Japek Pertebal Kantong Jasa Marga
Peran Instrumen Fiskal Memberdayakan UMKM
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









