;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Sepinya Angkutan Umum di Tengah Kemacetan Kota Bandung

08 Mar 2024

Banyaknya kendaraan pribadi menjadi penyebab kemacetan di Bandung. Kualitas dan kuantitas angkutan umum di Bandung perlu ditingkatkan agar semakin banyak warga yang mau menggunakannya. Rabu (28/2) pagi, lalu lintas di kawasan Antapani, Kota Bandung, padat seperti biasanya didominasi kendaraan pribadi, mobil atau motor. Hanya secuil angkutan umum yang melintas, tapi tak banyak yang menjadi penumpang di angkutan umum itu. Apabila beruntung, ada angkutan kota (angkot) yang membawa 1-2 penumpang. Namun, tidak sedikit angkot yang terjebak kemacetan tanpa membawa satu penumpang pun. Angkot berwarna kuning jurusan Antapani-Ciroyom yang dikemudikan Kurniawan (27) terlihat kesulitan mencari penumpang.

Ngetem di dekat SPBU Antapani tidak ada penumpang yang berhasil digoda angkot yang cat dan bodinya tidak mulus lagi itu. Kurniawan tidak ingat lagi kapan terakhir angkot berkapasitas maksimal 13 orang itu terisi penuh. Dalam sehari, Kurniawan paling banyak mendapat kurang dari 30 penumpang atau setara Rp 100.000-Rp 150.000. Setelah dikurangi ongkos bensin dan setoran kepada pemilik mobil, ia hanya membawa pulang Rp 50.000-Rp 75.000 per hari. ”Jumlah itu terus turun setiap tahun,” kata Kurniawan, lulusan SMP yang sudah lima tahun jadi sopir angkot. Ardian Maulana (22), sopir angkot yang ditemui di Terminal Antapani, juga mengalami hal serupa. Angkot tidak lagi jadi pilihan. Argi (35), warga Padasuka, Kota Bandung, sudah lama tidak tertarik menggunakan angkot.

Penyebabnya beragam, mulai dari tubuh angkot yang penuh karat, panas karena pendingin udara yang rusak, hingga sopir yang tidak ragu merokok saat mengemudi. Ditambah pengemudi yang berhenti seenaknya, ”Kalau tidak berubah, angkot akan semakin ditinggalkan,” katanya. Sepi di dalam angkot juga terasa di dalam bus umum. Bus Trans Metro Pasundan (TMP) yang dinaiki Aji (24) dari Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menuju Jalan Mohamad Toha, Kota Bandung, juga sepi, pada Selasa (5/3) pagi. Menempuh perjalanan 30 km, Aji hanya 1 dari 10 penumpang. Sebanyak 20 kursi lainnya tidak terisi. ”Naik bus sebenarnya enak. Ongkos dari Sumedang ke Kota Bandung hanya Rp 4.900 per orang dan bisa masuk tol. Namun, di jalur arteri tetap terjebak macet. Ini membuat waktu tempuh sulit diperkirakan,” katanya.

Kondisi itu membuat Aji masih ragu bergantung sepenuhnya pada TMP. Sehari-hari, ia lebih banyak menggunakan sepeda motor. ”Lagi pula tidak semua tempat di Bandung bisa dijangkau dengan kendaraan umum,” katanya. Dosen Teknik Sipil ITB, Sony Sulaksono Wibowo, berpendapat, Peran angkot sebagai moda transportasi publik di Kota Bandung juga perlu menjadi perhatian. Menurut Sony, publik enggan menggunakan angkot sehingga perlu diperbaiki, padahal moda ini dinilai sesuai dengan kondisi jalan-jalan di Bandung yang cenderung sempit dan kecil. Pengubahan rute dan perbaikan moda angkutan ini juga perlu diiringi peningkatan kesadaran masyarakat. (Yoga)

Harga Bitcoin Diprediksi Terus Meroket

08 Mar 2024

Jumlah investor aset kripto di Indonesia per Januari 2024 mencapai 18,83 juta orang. Masyarakat diimbau untuk selalu mengingat prinsip utama dalam berinvestasi, yaitu memahami risiko dan memiliki literasi memadai. Kenaikan harga aset kripto terpopuler, bitcoin, hingga ke level tertinggi sepanjang sejarahnya terjadi menjelang momen empat tahunan, bitcoin halving. Masyarakat diingatkan untuk tetap bijak dalam berinvestasi seiring tren kenaikan harga atau bullish yang diprediksi masih akan berlanjut. Berdasarkan situs CoinMarketCap, harga bitcoin (BTC) pada Kamis (7/3) berada di level 66.000 USD atau Rp 1,03 miliar, naik 5 % dalam sepekan.

Koreksi harga sempat terjadi setelah rekor terbentuk di angka 69.000 USD pada Selasa (5/3). Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan titik puncak sebelumnya pada 12 November 2021 di level 64.400 USD. ”Pasar kripto telah melewati masa bearish (tren penurunan harga) dan optimisme masyarakat menjelang bitcoin halving juga meningkat,” kata Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi, Bappebti, Tirta Karma Sanjaya dalam keterangannya, Kamis. Bitcoin halving adalah momen pembatasan hadiah untuk para penambang bitcoin yang berlangsung empat tahun sekali dan jatuh pada tahun ini. Aktivitas menambang dalam konteks ini adalah serangkaian proses untuk mengeruk aset kripto baru menggunakan keahlian serta seperangkat komputer khusus yang terhubung ke jaringan internet.

Saat ini, menambang aset kripto, seperti bitcoin, bahkan bisa dilakukan dengan aplikasi ponsel yang lebih sederhana. Mengutip Buletin Bappebti 2023, di momen halving, hadiah dari aktivitas menambang bitcoin tersebut akan dibagi dua setiap penambahan 210.000 blok baru dalam rantai blok (blockchain) sampai mencapai batas maksimum kapasitas bitcoin, yaitu 21 juta bitcoin. Adanya halving dimaksudkan untuk mengurangi kecepatan penambahan bitcoin baru dan menjaga aset yang tengah beredar. Semakin sulit bitcoin didapat, semakin mahal juga harga bitcoin. (Yoga)

Tidak Ada Deindustrialisasi di Indonesia

08 Mar 2024
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan, hingga saat ini tidak ada deindrustialisasi di Indonesiaa. Meski demikian, diakui bahwa industri manufaktur kurang memiliki daya saing karena kurangnya jumlah daya dukung, diantaranya masih sulit mendapatkan harga gas yang murah. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasamita menerangkan berdasarkan data yang dihimpun kementerian, rata-rata kontribusi PDB manufaktur terhadap total PDB Indonesia sebesar 29,9%. Angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata kontribusi PDB manufaktur  negara-negara seperti Australia yang sebesar 5,8%, Brasil 10,5%, Rusia 12,5%, India 14,5%, Italia 14,7% dan Filipina 18,8%. (Yetede)

Dividen Bank Mandiri Rp 33 Triliun, Naik 33,,7%

08 Mar 2024
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyetujui pembagian dividen payout ratio 60% dari laba bersih tahun buku 2023 sebesar Rp55,06 triliun, atau senilai Rp33,04 triliun. Nilai tersebut meningkat 33,76% dibandingkan dividen tunai tahun sebelumnya sebesar Rp24,7 triliun. Dengan demikian, dividen tunai yang dibayarkan kepada pemegang saham sementara  Rp353,96 per lembar saham. Sementara itu, 40% dari laba bersih  2023 akan dialokasikan sebagai laba ditahan, atau senilai Rp 22,02 triliun  untuk mendukung ekspansi bisnis. "Dengan mempertimbangkan struktur permodalan perseroan yang kuat, dan untuk memberikan return optimal kepemegang saham, maka laba konsolidasian sebesar Rp 55,06 triliun akan dialokasikan dividen tunai 60%" ujar Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dalam RUPST. (Yetede)

Kenaikan Tarif Tol Japek Pertebal Kantong Jasa Marga

08 Mar 2024
Pundi-pundi keuangan PT Jasa Marga Tbk (JSMR)  diyakini makin tebal pada tahun ini, seiring diberlakukannya  tarif kenaikan jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) dan jalan layang Mohammed bin Zayed (MBZ) pada 9 Maret besok. Kenaikan tarif hingga 35%  diruas tol gemuk tersebut  kian menguntungkan perusahaan, karena diberlakukan momentum mudik Lebaran 2024 pada bulan depan.  Merujuk laporan keuangan Jasa Marga 2023 audited, Tol Jakarta-Cikampek merupakan ruas dengan kontribusi  pendapatan paling besar hingga mencapai Rp1,36  triliun. Jasa Marga bersiap melakukan penyesuaian  tarif integrasi dari semula Rp 20.000 menjadi Rp27.000 untuk kendaraan golongan I pada 9 Maret 2024 mulai pukul 00.00 WIB. lalu untuk kendaraan golongan II dan III dari semula Rp 30.000 menjadi Rp 40.500 dan menyesuaikan tarif bagi kendaraan golongan IV dan V menjadi Rp54.000 dari sebelumnya Rp 40.000. (Yetede)

Peran Instrumen Fiskal Memberdayakan UMKM

08 Mar 2024
Intrusmen fiskal terus memberikan kontribusi vital dalam mendukung  geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam negeri. UMKM hingga saat ini terus menjadi tulang punggung perekonomian nasional. APBN dan APBD menjadi sumber daya yang sangat kuat untuk menciptakan daya ungkit dan kesempatan bagi UMKM. Potensi belanja dari APBN untuk produk dalam negeri mencapai Rp 625,7 triliun pada tahun anggaran 2024. Nilai ini terbagi dalam belanja bantuan sosial sebesar Rp 405 triliun, belanja modal sebesar  Rp 247 triliun dan belanja barang senilai Rp 377 triliun. Sedangkan potensi belanja APBD untuk produksi dalam negeri sebesar Rp 587, triliun di tahun anggaran 2024. (Yetede)

Februari, Cadangan Devisa US$ 144 Miliar

08 Mar 2024
Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa cadangan devisa Indonesia mencapai US$ 144 miliar pada akhir Februari 2024, menurun dibandingkan posisi pada akhir januari 2024 yang sebesar US$ 145,1 miliar. "Penurunan posisi cadangan devisa  ini antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah," jelas Kepala Departemen Komunikasi Erwin Haryono dalam keterangan tertulis. Erwin menuturkan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada diatas standar  kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor. BI menilai cadangan devisa tersebut mampu  mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Kedepannya BI memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek  ekonomi yang terjaga, seiring  dengan sinergi respons bauran kebijakan yang ditempuh BI dan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan yang berkelanjutan. (Yetede)

Dividen Bank Pelat Merah Semakin Merekah

08 Mar 2024
Rangkaian agenda rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) sejumlah bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah selesai digelar. Hasilnya, seluruh bank pelat merah sepakat membagikan dividen bagi pemegang saham. Dividen ini akan dibagi emiten bank BUMN dari perolehan laba bersihnya di tahun buku 2023. Terbaru, Bank Mandiri Tbk (BMRI) membagikan total dividen senilai Rp 33,03 triliun, atau sekitar Rp 353,95 per saham. Bila dihitung berdasarkan harga saham pada penutupan bursa kemarin, yield dividen BMRI sekitar 4,99%.Besaran dividen ini setara 60% dari total laba bersih tahun 2023 yang senilai Rp 55,1 triliun. Pembagian dividen ini ditetapkan dalam RUPST yang digelar Kamis (7/3). 

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengungkapkan, besaran dividen tersebut telah disesuaikan dengan posisi likuiditas dan permodalan yang dimiliki Bank Mandiri. "Kami akan terus memacu pengembangan bisnis dan layanan untuk memenuhi ekspektasi stakeholder," ujarnya, kemarin. Jika dicermati, besaran nilai dividen BMRI menempati posisi kedua di bawah Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Bank berkode saham BBRI ini berkontribusi paling besar terhadap total dividen bank BUMN. Untuk tahun buku 2023, BRI menebar dividen sebesar Rp 48,1 triliun atau sekitar 80% dari labanya. 

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, pihaknya bakal menjaga rasio dividen di kisaran angka sebesar 80%, setidaknya selama lima tahun ke depan. Rencana tersebut telah memperhitungkan posisi permodalan kuat yang dimiliki BRI saat ini, yakni dengan CAR berada di level 27%. Besaran dividen Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga tak bisa dianggap remeh. Tahun ini, BNI akan membagi dividen senilai Rp 10,45 triliun. Nilai ini setara Rp 280,5 per saham. Menariknya, rasio pembayaran dividen BNI melonjak jadi 50% dari tahun sebelumnya hanya 40%. 

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar bilang, kenaikan rasio dividen ini disokong permodalan BNI yang cukup tebal. Namun, Royke tak mau mengumbar janji apakah akan terus memperbesar rasio dividen di tahun depan. "Belum ada proyeksi rasio dividen tahun depan," ujar Royke. 

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menilai, saham-saham bank BUMN semakin menarik dengan adanya dividen. Terlebih, yield dividen ada yang hampir mencapai 5%.

Ekspor Pendorong Kinerja Mayora

08 Mar 2024

Kinerja Mayora Indah Tbk (MYOR) diproyeksi bakal bertumbuh di tahun ini. Momentum musiman yakni puasa dan Lebaran bakal menciptakan lonjakan konsumsi masyarakat sebesar 20%-30% dari bulan biasa. Sehingga hal ini berimbas terhadap kinerja MYOR. Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Putu Chantika Putri mengatakan, sentimen lain yang bisa mendorong kinerja MYOR di tahun ini yaitu harga bahan baku yang mulai stabil di tengah daya beli yang masih terjaga. Sehingga manajemen MYOR menargetkan pertumbuhan pendapatan bisa mencapai 10% di tahun ini. MYOR mengakhiri tahun 2023 dengan kinerja yang kuat di kuartal IV 2023. Ini didorong oleh peningkatan marjin ditambah operating expenditure (opex) di kuartal IV yang lebih rendah terhadap penjualan sebesar 9,2%. Penjualan pada kuartal IV 2023 sebesar Rp 8,6 triliun atau naik 1,8% yoy. Utamanya didorong oleh penjualan ekspor yang tumbuh 7% year on year (yoy). "Sementara penjualan lokal turun 2% yoy yang disebabkan oleh lemahnya daya beli masyarakat. Namun penjualan pada Januari 2024 telah menunjukkan peningkatan, sejalan dengan tren industri," kata Putu, dalam riset Ciptadana Sekuritas Asia, 1 Maret 2024. Pertumbuhan kuat dalam penjualan ekspor didorong oleh peningkatan inventaris untuk Tahun Baru Imlek 2024. Kinerja kuat muncul dari negara-negara Asia Tenggara. Sehingga mengimbangi melemahnya penjualan di Tiongkok dan Vietnam. Berdasarkan segmen, penjualan pengolahan makanan kemasan (termasuk biskuit dan wafer) relatif datar. Sementara penjualan pengolahan minuman kemasan (kopi dan sereal sarapan) tumbuh 10% yoy.

Secara kumulatif, total penjualan di 2023 sesuai ekspektasi sebesar Rp 31,4 triliun atau naik 2,7% yoy. Realisasi tersebut masuk dalam batas bawah kisaran panduan penjualan perusahaan ini tahun 2023 sebesar 3%-5%. Sehingga laba bersih MYOR secara kumulatif di 2023 mencapai Rp 3,2 triliun, naik 64% yoy. Harga komoditas Senior Vice President, Head of Retail, Product Research & Distribution Division Henan Putihrai Asset Management, Reza Fahmi memproyeksi, konsumsi masyarakat bahkan bisa tumbuh 40% dibandingkan pada bulan biasanya pada momen puasa. Tapi harga bahan baku utama MYOR seperti gandum dan gula yang mengalami penurunan karena oversupply, faktor geopolitik di Timur Tengah menjadi sentimen yang akan mempengaruhi kinerja MYOR ke depan. Kemudian, kenaikan harga kopi dan kakao karena kekhawatiran tentang cuaca El Nino juga akan jadi sentimen bagi MYOR. Menurut Reza, program bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah Indonesia dapat mendukung daya beli masyarakat dan berdampak positif pada kinerja MYOR. Reza menilai, target yang ditetapkan oleh manajemen MYOR dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 10% yoy bisa tercapai mengingat penjualan MYOR pada kuartal keempat 2023 cukup kuat. Selaras dengan hal ini, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo menambahkan turunnya harga gandum juga diprediksi dapat menurunkan beban bisnis MYOR di tahun ini. Namun, Azis menyebutkan, saat ini saham MYOR sedang tertekan. MYOR turun sebesar 3,66% dalam sepekan, dan turun 0,84% dalam sebulan terakhir. Sehingga dia menyarnakan para investor untuk wait and see terlebih dulu dan bisa masuk jika ada teknikal rebound. Kami merekomendasikan trading buy untuk saham MYOR dengan target harga Rp 2.460 - Rp 2.480 per saham, dan dengan potensi upside 5%-7% jika ada rebound, ujar Azis, Kamis (7/3). Reza merekomendasikan buy MYOR dengan target harga Rp 3.000 per saham. Putu juga merekomendasikan buy MYOR, dengan target harga 3.300 per saham. nPenjualan MYOR di dalam negeri pada tahun 2023 masih relatif lemah.

Laba Mengembang, Bank Menengah Tebar Dividen

08 Mar 2024
Tahun ini boleh jadi merupakan tahun penuh keberkahan bagi para pemegang saham emiten bank. Di tahun ini, para pemegang saham bank bakal dapat guyuran dividen tinggi. Selain bank gede, sejumlah emiten bank di kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) 3 juga siap menyebar dividen dari laba bersihnya di sepanjang tahun 2023. Salah satunya PT Bank Permata Tbk. Bank pemilik kode saham BNLI ini bakal menebar dividen dari laba bersih 2023 sebesar Rp 2,59 triliun. Meski begitu, pembagian dividen ini masih perlu mendapat persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), yang sedianya digelar di April mendatang.

Direktur Keuangan Permata Bank Rudy Basyir Ahmad mengatakan, pihaknya akan melakukan assesment dan perhitungan untuk memastikan keseimbangan tingkat pengembalian modal yang stabil bagi pemegang saham. Selain itu, perlu optimalisasi struktur permodalan bagi pertumbuhan ke depan. "Jadi, soal dividen baru akan disampaikan setelah RUPS," kata Rudy di Paparan Publik Permata Bank, Kamis (7/3). 

Sinyal pembagian dividen juga datang dari Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dan Bank Danamon Tbk (BDMN). Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan menuturkan, pihaknya memastikan bakal membagikan dividen dari laba bersih tahun buku 2023. "Betul, kami membagikan dividen tahun ini. Akan kami umumkan segera," ungkap Lani, kemarin (7/3).Lani belum bersedia membocorkan besaran rasio dividen yang akan diajukan dalam RUPST pada April 2024. Tapi, jika melihat histori, rasio dividen CIMB Niaga selama tiga tahun terakhir konsisten di angka 60%. Dus, jika rasio ini dipertahankan, CIMB Niaga berpotensi menebar dividen Rp 3,88 triliun dari laba bersih Rp 6,47 triliun di 2023.

Sebelumnya, beberapa emiten bank KBMI 3 sudah mengumumkan pembagian dividen untuk tahun buku 2023. Sebut saja PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Bank pelat merah ini telah mengumumkan bakal membagikan dividen senilai Rp 700,19 miliar. Ini setara 20% dari perolehan laba bersih tahun buku 2023 yang sebesar Rp 3,5 triliun (lihat tabel).Selain BTN, ada PT Bank Mega Tbk (MEGA) yang akan menyebar dividen. Bank milik pengusaha Chairul Tanjung ini telah memutuskan menebar dividen Rp 2,45 triliun atau 70% dari laba bersih 2023 senilai Rp 3,5 triliun.