;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Babak Dua OJK Vs Kresna Life

08 Mar 2024
Pemegang polis atau nasabah PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) mendatangi kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk audiensi, Kamis (7/3). Mereka ingin OJK membatalkan banding atas putusan PTUN. Tapi, kuasa hukum nasabah Kresna Life Benny Wullur menyatakan, pihaknya ditolak OJK untuk audiensi. "OJK bilang telanjur melakukan upaya hukum banding. Kata pihak OJK, apa yang mau diaudiensi? Sebab, OJK sudah banding," ujar dia, Kamis (7/3). OJK menyarankan agar nasabah menghormati hasil banding. "Kami akan mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap OJK beserta jajarannya. Sebab, mereka telah merugikan pemegang polis," ujar Benny.  

Nasabah Kresna Life Christian Tunggal berpendapat, jika OJK menang banding dan ada likuidasi, dana yang diterima nasabah tak besar. "RBC Kresna Life di bawah 100%. Artinya, pemegang polis mungkin hanya menerima 20% dan merelakan 80% hilang," ujar dia. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono justru berpendapat, pencabutan izin ini untuk melindungi nasabah. Sebab OJK sudah beberapa kali memberi waktu kepada Kresna Life untuk menyelesaikan, namun hingga batas waktu tidak ada perbaikan. OJK melihat tak ada upaya perbaikan Kresna Life, baik berupa penambahan modal, investor strategis. Kresna Life  juga tidak ada perjanjian konversi pinjaman subordinasi yang diaktanotarilkan. 

MANDIRI INVESTMENT FORUM 2024 : Indonesia Mengejar Pertumbuhan Berkualitas

08 Mar 2024

Ekonomi Indonesia diproyeksikan akan terus tumbuh ke depan ditunjang stabilitas ekonomi makro yang terjaga. Tahun 2024 memberikan kesempatan bagi ekonomi temasuk Indonesia untuk bisa tumbuh lebih tinggi lagi. Arah suku bunga global yang diproyeksikan mulai menurun pada Semester II 2024, diharapkan menjadi katalis positif yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Inlasi global yang telah menunjukan tren menurun, akan semakin memberikan ruang bagi bank sentral negara-negara di dunia untuk menurunkan suku bunga. Ke depan, Indonesia tidak hanya akan fokus pada upaya mengejar pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Tetapi, Indonesia juga perlu meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi. Investasi untuk meningkatkan kualitas modal manusia (human capital) melalui perbaikan kualitas pendidikan dan kesehatan menjadi agenda terpenting. Selain itu, Indonesia secara bersamaan terus mengurangi angka kemiskinan dan kesen jangan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi. Sektor yang memegang peranan penting dalam mengejar pertumbuhan ekonomi tinggi dan berkualitas adalah sektor manufaktur dan pertanian. Kedua sektor ini adalah tulang punggung ekonomi nasional karena merupakan sektor terbesar dari dalam perekonomian dan menyerap tenaga kerja terbanyak. Kebijakan penting mendorong pertumbuhan di kedua sektor ini difokuskan untuk meningkatkan produktivitas melalui perbaikan kapabilitas teknologi dan kualitas tenaga kerja. Mandiri Investment Forum 2024 dilakukan secara hybridpada 5 Maret 2024, dihadiri 689 peserta offline dan 27.017 peserta online. Sebagai keterangan, peserta offline terdiri atas 639 peserta nasional dan 50 peserta asing. Peserta asing ini terdiri atas investor, pejabat kedutaan negara sahabat di Indonesia, dan staf lembaga internasional seperti, Asian Developent Bank dan World Bank. Tiga duta besar negara sahabat yang hadir adalah Turki, Spanyol dan Uni Emirat Arab.

SIASAT TARIK DOLAR

08 Mar 2024

Penyusutan cadangan devisa patut menjadi perhatian. Meski diklaim cukup solid dan mampu menopang ketahanan eksternal, sejumlah kalangan mewanti-wanti agar bank sentral mewaspadai aneka risiko yang bisa menekan cadangan devisa. Apalagi, ketebalan cadangan devisa perlu dijaga lantaran masih menjadi instrumen utama intervensi rupiah, tatkala terjadi capital outflow. Sayangnya, surplus neraca perdagangan yang berada dalam tren menyusut, hingga rendahnya kepatuhan eksportir dalam menempatkan devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri berisiko memengaruhi postur cadangan devisa. Kemarin, Kamis (7/3), Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa pada akhir bulan lalu senilai US$144 miliar, turun dibandingkan dengan Januari 2024 yang senilai US$145,1 miliar. Nilai tukar rupiah memang relatif minim tekanan, bahkan mengarah ke apresiasi tatkala Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) mengirim sinyal pelonggaran suku bunga. Otoritas moneter pun menyadari betul adanya risiko tersebut. Sejalan dengan itu, BI berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi ke depan. Asisten Gubernur Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, mengatakan langkah yang akan ditempuh adalah dengan mempererat sinergi respons bauran kebijakan dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Jika dicermati, rupiah sejatinya bukan menjadi faktor utama yang akan menguras cadangan devisa pada bulan-bulan mendatang. Sebaliknya, kinerja dagang, kebijakan DHE, serta pembayaran utang luar negeri pemerintah yang menjadi penekan. Sebab secara historis, siklus pembayaran utang luar negeri pemerintah dilakukan pada pertengahan tahun. Kemudian, lemahnya permintaan di pasar global juga memengaruhi ekspor sehingga sur plus neraca perdagangan rawan menyusut. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani, mengatakan aturan DHE memberikan pengaruh besar terhadap cash flow perusahaan sehingga jika dipaksakan dapat berdampak negatif terhadap produktivitas ekspor. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono, menambahkan kebijakan ekspor perlu berpihak kepada dunia usaha agar memacu produktivitas ekspor serta mendukung cadangan devisa. Adapun, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Sarman Simanjorang, mengatakan sepanjang ruang kebijakan akomodatif maka pelaku usaha akan patuh terhadap kebijakan pemerintah. Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) Banjaran Surya Indrastomo, cadangan devisa akan menguat pada semester II/2024 yang dipicu pudarnya aksi wait and see investor, menguatnya ekspektasi penurunan suku bunga acuan acuan, dan normalisasi inflasi.

JELANG IDULFITRI : Stok Daging Sapi Terancam Minim

08 Mar 2024

Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia mengungkapkan adannya ancaman krisis daging sapi saat Ramadan dan Idulfitri 2024 menyusul terlambatnya penerbitan izin impor. Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi) Suhandri mengatakan saat ini stok daging sapi impor beku di importir hanya tersisa sekitar 7.500 ton—8.000 ton. Untuk menghadapi permintaan daging yang tinggi saat Hari Raya Idulfitri, dia menyatakan importir butuh stok minimal 50.000 ton agar dapat meredam harga. “Kalau kurang pasti, stok di awal Januari itu kita pegang sekitar 20.000 ton. Tapi sekarang stok di importir antara 7.500 ton—8.000 ton, itu enggak mencukupi,” ujarnya, Kamis (7/3). Dia membeberkan bahwa waktu yang terbatas membuat mereka kesulitan mendatangkan daging sapi impor tepat waktu sebelum Idulfitri. Seharusnya, Suhandri menyatakan izin impor diterima importir paling lambat di akhir Januari 2024 atau awal Februari 2024. Pasalnya, para importir membutuhkan waktu lebih panjang untuk pengadaan mulai dari memastikan ketersediaan daging sapi di supplier negara asal, negosisasi harga, hingga kesiapan angkutan logistik kapal.

BUKA BRI MICROFINANCE OUTLOOK 2024, PRESIDEN JOKOWI APRESIASI KOMITMEN BRI DORONG PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI INKLUSI KEUANGAN

08 Mar 2024

Pemerintah terus berkomitmen untuk terus mendorong inklusi keuangan yang menjadi landasan bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pada pembukaan BRI Microinance Outlook 2024 di Jakarta (07/03), Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) layak mendapatkan perhatian besar mengingat jumlah UMKM telah mencapai 65,1 juta usaha. “Jumlah UMKM kita itu kurang lebih 65 juta, dan kontribusinya ke PDB [produk domestik bruto] ekonomi kita 61%, sangat besar. Penyerapan tenaga kerja di sektor UMKM itu 97%, angka yang juga besar sekali,” jelasnya. Presiden Jokowi juga memuji peran BRI dalam memberdayakan UMKM hingga ke pelosok desa. “Kalau kita memberikan perhatian khusus kepada UMKM itu tidak salah dan saya senang yang disampaikan pak Dirut BRI [Sunarso] bahwa digital bankingsampai ke bawah itu betul-betul berjalan di BRI. BRI ngurusi kecil-kecil yang sebelumnya diurusi oleh rentenir,” terang Jokowi. Kegiatan ini dikemas dengan konsep kegiatan seminar yang terdiri atas dua sesi diskusi dan menghadirkan pembicara dari kalangan expert, profesional, serta pemerintah. Selain Presiden Jokowi, hadir dalam acara tersebut Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Perdagangan Zulkili Hasan dan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo. Untuk merespons tantangan tersebut, 

Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan bahwa perbankan, khususnya BRI dapat berperan sebagai lembaga yang memberdayakan komunitas (dalam hal ini Usaha Mikro, Kecil dan Menengah/UMKM) untuk aktif dengan menyediakan kesempatan pendanaan, khususnya pada pelaku usaha Ultra Mikro (UMi) yang relatif belum terjangkau oleh akses keuangan formal, sebagai upaya penguatan ketahanan ekonomi dan sosial. Selain itu, BRI sebagai bank BUMN, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan secara berkelanjutan dan terstruktur, yakni melalui AgenBRILink. Peran AgenBRILink pun terbukti membantu masyarakat dengan kemudahan bertransaksi tanpaharus pergi ke kantor cabang atau anjungan tunai mandiri (ATM). Hal ini menciptakan nilai ekonomi dan nilai sosial secara bersamaan. Agen BRILink menjadi upaya perseroan dalam meningkatkan kapabilitas pemberdayaan. Hal ini tak terlepas dari salah satu aspirasi besar yang ingin dicapai perseroan pada 2025 yaitu menjadi Champion of Financial Inclusion. Senada dengan Presiden Jokowi, Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keynote speechnya menekankan bahwa UMKM harus terus mendapatkan perhatian khusus. Dia menambahkan, saat ini 97% job creation di Indonesia berasal dari UMKM. Angka ini sangat tinggi bila dibandingkan dengan capaian di negara lainnya. Namun, kontribusi UMKM terhadap ekspor masih kecil, pada kisaran 15%. Sementara itu, Menkop UKM Teten Masduki menyebutkan bahwa saat ini pemberdayaan UMKM masih dihadapkan pada tantangan, karena kondisi pelaku UMKM yang disconnect terhadap industri.

KINERJA SOLID PASAR SAHAM

08 Mar 2024

Sinyal penurunan suku bunga acuan The Fed dan pengumuman dividen sejumlah emiten mendorong penguatan indeks harga saham gabungan sepanjang akhir pekan ini. Pasar saham diyakini masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah aksi wait and see para pemilik modal. Bisnis mencatat, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin, Jumat, (8/3) ditutup menguat 0,11% ke 7.381,9. IHSG pada sesi perdagangan pertama kemarin, sempat menyentuh rekor terbaru di level 7.416,43. Penguatan IHSG, dikerek oleh sejumlah saham berkapitalisasi jumbo yang didominasi oleh sektor perbankan. Harga saham dengan kenaikan tertinggi ditempati oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), diikuti oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).  Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai penurunan suku bunga The Fed bakal berpengaruh positif terhadap pasar saham di Tanah Air. Menurutnya, kebijakan pelonggaran moneter di Negara Paman Sam berpeluang terjadi pada Juni, September, dan Desember sesuai rilis dot plot terbaru dari para pelaku pasar. Hal ini berpeluang mendorong kinerja IHSG tetap berada pada kinerja positif hingga akhir tahun. Senada, Head of Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengungkapkan, berdasarkan CME Fed Watchtools, probabilitas terjadinya pemangkasan suku bunga The Fed pada Juni 2024 mencapai 60,2%. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) Irvan Susandy mengatakan bahwa meski terjadi penguatan saham, investor masih dalam posisi menunggu hasil pemilihan umum versi resmi Komisi Pemilihan Umum. Aksi tunggu ini terlihat dari nilai rata-rata transaksi harian yang masih di bawah target. Adapun, Pengamat Pasar Keuangan dan Komoditas Ariston Tjendra menuturkan bahwa pergerakan harga emas nasional turut mencerminkan arah kebijakan suku bunga global dan efek rambatannya ke koreksi dolar AS. Kondisi ini menjadi momen bagi investor emas untuk mengambil untung pada harga emas yang lebih tinggi.

KINERJA SOLID PASAR SAHAM

08 Mar 2024

Sinyal penurunan suku bunga acuan The Fed dan pengumuman dividen sejumlah emiten mendorong penguatan indeks harga saham gabungan sepanjang akhir pekan ini. Pasar saham diyakini masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah aksi wait and see para pemilik modal. Bisnis mencatat, indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin, Jumat, (8/3) ditutup menguat 0,11% ke 7.381,9. IHSG pada sesi perdagangan pertama kemarin, sempat menyentuh rekor terbaru di level 7.416,43. Penguatan IHSG, dikerek oleh sejumlah saham berkapitalisasi jumbo yang didominasi oleh sektor perbankan. Harga saham dengan kenaikan tertinggi ditempati oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), diikuti oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA). 

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai penurunan suku bunga The Fed bakal berpengaruh positif terhadap pasar saham di Tanah Air. Senada, Head of Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengungkapkan, berdasarkan CME Fed Watchtools, probabilitas terjadinya pemangkasan suku bunga The Fed pada Juni 2024 mencapai 60,2%. Oktavianus menyatakan sejumlah bank jumbo seperti BBRI, BBNI, dan BMRI telah mengumumkan porsi pembagian dividen yang berasal dari tahun buku 2023. Dalam waktu dekat, bakal menyusul, BBCA yang dijadwalkan mengumumkan pembagian dividen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada pekan depan. 

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) Irvan Susandy mengatakan bahwa meski terjadi penguatan saham, investor masih dalam posisi menunggu hasil pemilihan umum versi resmi Komisi Pemilihan Umum. Aksi tunggu ini terlihat dari nilai rata-rata transaksi harian yang masih di bawah target. Adapun, Pengamat Pasar Keuangan dan Komoditas Ariston Tjendra menuturkan bahwa pergerakan harga emas nasional turut mencerminkan arah kebijakan suku bunga global dan efek rambatannya ke koreksi dolar AS.

Banyak Orang Muda Enggan Menikah

07 Mar 2024

Angka pernikahan di Indonesia mengalami tren penurunan. Berdasarkan data BPS, angka pernikahan di Indonesia turun signifikan sejak tahun 2018 sampai 2023. Pada 2018, tercatat 2,01 juta pasangan menikah, turun menjadi 1,96 juta pasangan pada 2019 dan kembali turun pada 2020, yakni 1,78 juta pasangan, disusul tahun 2021 dengan 1,74 juta pernikahan dan 2022 di 1,70 juta pasangan. Angka pernikahan di Indonesia kembali turun menjadi 1,58 juta pasangan pada 2023 atau turun 128.000 pasangan dibandingkan tahun sebelumnya. Tren penurunan angka pernikahan ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga negara lain, seperti Jepang dan Korea. Rendahnya minat warga menikah pada akhirnya memicu penurunan angka kelahiran dan krisis populasi di negara-negara tersebut.

Seperti dilansir The Japan Times, angka pernikahan di Jepang tahun 2023 mencapai 489.281 pasangan, turun 30.000 atau 5,9 % dibandingkan tahun sebelumnya. Angka pernikahan tersebut merupakan yang terendah di Jepang sejak tahun 1933. Menurut survei The National Institute of Population and Social Security Tokyo, minat laki-laki dan perempuan di Jepang untuk menikah menurun. Tercatat 17,3 % populasi pria dan 14,69 % dari populasi perempuan di Jepang tidak memiliki minat untuk menjalin ikatan dalam pernikahan ataupun membangun keluarga. Sejarawan lulusan Cambridge University, Katrina Gulliver, pernah menulis bahwa modernisasi telah mengubah kondisi dan status perempuan di Jepang. Seiring berkembangnya zaman, Jepang memberikan kebebasan kepada perempuan melakukan berbagai hal, termasuk dalam karier. Hal inilah, menurut Gulliver, yang menjadi faktor perempuan lebih memilih bekerja daripada mengurus keluarga hingga menurunkan angka pernikahan dan kelahiran di Jepang.

Junya Tsutsui, sosiolog yang fokus mengkaji sosiometri pernikahan dan keluarga di Jepang, dalam penelitiannya menyebutkan, banyak perempuan Jepang lebih tertarik menikmati hidup sendiri selagi muda. Banyak juga perempuan Jepang yang takut kehilangan pekerjaan dan tidak maksimal bekerja setelah menikah. Sosiolog UNS Surakarta Drajat Tri Kartono, memandang perubahan paradigma terkait pernikahan, khususnya dari aspek perempuan, seperti di Jepang dan negara lain, juga terjadi di Indonesia. Menurut Drajat, perempuan melihat pernikahan tidak bisa menjamin kebahagiaan dan melindungi mereka. Inilah yang menjadi alasan perempuan dalam studi Drajat memilih tidak memprioritaskan pernikahan dalam kehidupan mereka. ”Melalui pernikahan, perempuan tak bisa mengelola waktu dan uangnya sendiri sehingga membuat mereka tak nyaman. Mereka membangun otonomi perempuan dengan hidup sendiri dan mandiri. Mereka akan menghubungi teman jika ingin bermain atau bersosialisasi,” tuturnya. (Yoga)

Perguruan Tinggi dan Lanskap Baru Pasar Tenaga Kerja

07 Mar 2024

Tahun lalu, World Economic Forum mengeluarkan laporan yang menunjukkan, telah terjadi transformasi dalam pasar tenaga kerja. Salah satu cirinya adalah perubahan jenis keterampilan yang dibutuhkan. Dalam tiga tahun mendatang, jenis keterampilan yang paling dibutuhkan pasar tenaga kerja adalah kemampuan berpikir analitis dan kreatif. Keduanya adalah jenis keterampilan kognitif yang sangat diperlukan untuk merespons tantangan baru di dunia kerja. Keterampilan-keterampilan teknis yang repetitif tak lagi banyak dibutuhkan sebagaimana beberapa dekade yang lalu saat banyak pekerjaan masih bertumpu pada tenaga kasar manusia.

Saat banyak kerja teknis dan repetitif mulai dialihkan pada mesin yang berbasis kecerdasan buatan, maka pasar tenaga kerja tidak akan lagi banyak membutuhkan keterampilan teknis. Markow dkk. dalam ”The New Foundational Skills of the Digital Economy,” menyebut, ada tiga jenis keterampilan baru yang dibutuhkan dalam ekosistem ekonomi digital saat ini, yaitu keterampilan manusiawi  (human skill), keterampilan digital, dan keterampilan pendukung bisnis. Keterampilan manusiawi ini mencakup kemampuan analitis, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. Disini perguruan tinggi, sebagai salah satu lembaga pendidikan penyuplai tenaga kerja usia produktif harus merespons perubahan ini.

Berdasarkan data statistik tahun 2023, angkatan kerja yang merupakan lulusan perguruan tinggi sekitar 10 % atau 15 juta orang, maka perguruan tinggi perlu menyeimbangkan misi pendidikan dan misi penyiapan tenaga kerja agar bisa mempersenjatai para calon buruh dengan kritisisme sehingga mereka terberdayakan. Kini, muncul tantangan baru untuk perguruan tinggi, yang datang dari lanskap pasar tenaga kerja itu sendiri.  Sejumlah keterampilan yang diajarkan di perguruan tinggi tidak akan lagi dibutuhkan dalam tren pasar tenaga kerja beberapa tahun mendatang. Karena itu, perguruan tinggi bisa melakukan misi penyiapan kerja dengan sekaligus mempersenjatai para calon buruh, dimana keterampilan utama yang dibutuhkan pasar tenaga kerja saat ini adalah keterampilan berpikir kritis dan analitis.

Keterampilan itulah yang perlu diajarkan oleh perguruan tinggi agar lulusan mereka nantinya punya senjata untuk memberdayakan diri mereka sendiri di hadapan para pemberi kerja yang punya kecenderungan eksploitatif. Keterampilan berpikir kritis dan analitis adalah bagian dari pembelajaran mata kuliah filsafat. Oleh karena itu, dengan mengajarkan filsafat pada semua mahasiswa, apa pun jurusannya, perguruan tinggi telah melakukan dua hal sekaligus. Pertama, memberikan pendidikan kritis bagi mahasiswa. Kedua, memberikan solusi komprehensif bagi tantangan pasar tenaga kerja. Mahasiswa dilatih keterampilan berpikir kritis, analitis, dan kreatif sesuai yang dibutuhkan pasar tenaga kerja dan juga pada saat yang sama dipersenjatai agar ketika bekerja bisa menjadi buruh yang berdaya. (Yoga)

Ramai-ramai Buka Kedai Kopi, dari Pegadaian hingga Bank

07 Mar 2024

Seiring maraknya bisnis kedai kopi, muncul fenomena perusahaan nonmakanan-minuman ikut terjun ke bisnis kedai kopi. Perusahaan-perusahaan ini memilih kedai kopi sebagai sarana mengenalkan berbagai produk bisnis utama mereka kepada publik dan memunculkan brand awareness di kalangan konsumen. Kira-kira kredonya begini: sambil ngopi, kita bicara bisnis. Selasa (5/3) Rudianto (35) bersama dua rekannya sedang menikmati secangkir kopi espresso di The Gade Coffee & Gold by Pegadaian di Gedung Sarinah, Jakarta. Saat menyeruput kopi, Rudianto melihat secarik kertas di meja yang bertuliskan promosi produk layanan menabung dan jual beli emas secara daring dari PT Pegadaian yang bisa diakses via pindai kode QR. Barulah saat itu karyawan swasta di Jalan MH Thamrin ini menyadari bahwa kedai kopi tersebut milik PT Pegadaian.”Dulu, kalau dengar Pegadaian, yang teringat ya solusi pendanaan dan jual beli emas. Ternyata sekarang ada kedai kopinya,” ujar Rudianto.

Kepala Departemen Layanan Prioritas & The Gade Taufan El Savir menjelaskan, ide dasar dari pendirian The Gade Coffee & Gold by Pegadaian adalah menyasar segmen anak muda dan masyarakat umum. Kedai kopi menjadi tempat untuk diskusi bisnis ataupun jadi sekadar tempat nongkrong. Tak hanya menawarkan kopi dan berbagai kudapan, kedai kopi juga menjadi sarana PT Pegadaian untuk mengomunikasikan produk layanannya. Salah satunya adalah layanan jual beli emas. Harapannya, kedai kopi dapat menjadi sarana pemasaran untuk mengerek penjualan produk dan meningkatkan wawasan masyarakat tentang produk PT Pegadaian.

Memanfaatkan bisnis kedai kopi untuk mengomunikasikan produk keuangan juga dilakukan bank OCBC. Mereka berkolaborasi dengan beberapa produsen kopi kemasan untuk membuat sejumlah kedai kopi bernama Nyala. Sembari berjualan kopi, mereka pun mengenalkan berbagai layanan produk perbankan sambal mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan keuangan. Di Stasiun Palmerah dan Stasiun Sudirman, Jakarta, OCBC berkolaborasi dengan Janji Jiwa membuat toko kopi bernama Nyala Cuan & Coffee x Janji Jiwa.

OCBC juga berkolaborasi dengan First Crack Coffee dengan nama Nyala Coffee by First Crack yang berlokasi di Mall Ciputra Surabaya dan di Cove at Batavia, PIK, Jakarta. Ini merupakan kantor cabang OCBC dengan konsep terbaru, yakni OCBC Financial Fitness Gym (FFG). Jadi, sembari menikmati kopi, konsumen juga bisa mengecek kondisi keuangannya. Di lokasi-lokasi tersebut, OCBC juga menawarkan promo spesial saat bertransaksi dengan layanan perbankan OCBC. Masyarakat juga bisa membuka aplikasi layanan perbankan Nyala dari OCBC di gerai kopi tersebut. Adapun aplikasi layanan perbankan ini memudahkan untuk menabung, berinvestasi, membuka deposito, hingga Tarik dan setor uang di ATM. (Yoga)