Ramai-ramai Buka Kedai Kopi, dari Pegadaian hingga Bank
Seiring maraknya bisnis kedai kopi, muncul fenomena
perusahaan nonmakanan-minuman ikut terjun ke bisnis kedai kopi.
Perusahaan-perusahaan ini memilih kedai kopi sebagai sarana mengenalkan
berbagai produk bisnis utama mereka kepada publik dan memunculkan brand
awareness di kalangan konsumen. Kira-kira kredonya begini: sambil ngopi, kita
bicara bisnis. Selasa (5/3) Rudianto (35) bersama dua rekannya sedang menikmati
secangkir kopi espresso di The Gade Coffee & Gold by Pegadaian di Gedung
Sarinah, Jakarta. Saat menyeruput kopi, Rudianto melihat secarik kertas di meja
yang bertuliskan promosi produk layanan menabung dan jual beli emas secara
daring dari PT Pegadaian yang bisa diakses via pindai kode QR. Barulah saat itu
karyawan swasta di Jalan MH Thamrin ini menyadari bahwa kedai kopi tersebut
milik PT Pegadaian.”Dulu, kalau dengar Pegadaian, yang teringat ya solusi pendanaan
dan jual beli emas. Ternyata sekarang ada kedai kopinya,” ujar Rudianto.
Kepala Departemen Layanan Prioritas & The Gade Taufan El
Savir menjelaskan, ide dasar dari pendirian The Gade Coffee & Gold by Pegadaian
adalah menyasar segmen anak muda dan masyarakat umum. Kedai kopi menjadi tempat
untuk diskusi bisnis ataupun jadi sekadar tempat nongkrong. Tak hanya
menawarkan kopi dan berbagai kudapan, kedai kopi juga menjadi sarana PT
Pegadaian untuk mengomunikasikan produk layanannya. Salah satunya adalah
layanan jual beli emas. Harapannya, kedai kopi dapat menjadi sarana pemasaran untuk
mengerek penjualan produk dan meningkatkan wawasan masyarakat tentang produk PT
Pegadaian.
Memanfaatkan bisnis kedai kopi untuk mengomunikasikan produk
keuangan juga dilakukan bank OCBC. Mereka berkolaborasi dengan beberapa
produsen kopi kemasan untuk membuat sejumlah kedai kopi bernama Nyala. Sembari
berjualan kopi, mereka pun mengenalkan berbagai layanan produk perbankan sambal
mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan keuangan. Di Stasiun
Palmerah dan Stasiun Sudirman, Jakarta, OCBC berkolaborasi dengan Janji Jiwa
membuat toko kopi bernama Nyala Cuan & Coffee x Janji Jiwa.
OCBC juga berkolaborasi dengan First Crack Coffee dengan nama
Nyala Coffee by First Crack yang berlokasi di Mall Ciputra Surabaya dan di Cove
at Batavia, PIK, Jakarta. Ini merupakan kantor cabang OCBC dengan konsep terbaru,
yakni OCBC Financial Fitness Gym (FFG). Jadi, sembari menikmati kopi, konsumen
juga bisa mengecek kondisi keuangannya. Di lokasi-lokasi tersebut, OCBC juga
menawarkan promo spesial saat bertransaksi dengan layanan perbankan OCBC.
Masyarakat juga bisa membuka aplikasi layanan perbankan Nyala dari OCBC di
gerai kopi tersebut. Adapun aplikasi layanan perbankan ini memudahkan untuk
menabung, berinvestasi, membuka deposito, hingga Tarik dan setor uang di ATM. (Yoga)
Postingan Terkait
Mendaur Ulang Sampah Plastik sisa Gerai Kopi
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023