;

Pemilu Usai, ASRI Genjot Penjualan

Ekonomi Hairul Rizal 06 Mar 2024 Kontan
Pemilu Usai, ASRI Genjot Penjualan
Pemilu usai, emiten properti, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), akan menggenjot penjualan properti. Perusahaan ini membidik perolehan pra penjualan atau marketing sales Rp 2,8 trilliun di tahun 2024 yang berasal dari segmen residensial sebesar Rp 2 triliun dan segmen komersial Rp 800 miliar. Tony Rudiyanto, Corporate Secretary ASRI mengatakan, target tersebut sejalan dengan prospek bisnis properti di tahun 2024 yang diperkirakan masih tetap tumbuh. Menurut Tony, permintaan hunian rumah tinggal masih tinggi, terutama untuk segmen pembeli rumah pertama. Ditopang insentif pemerintah tersebut, manajemen ASRI optimistis bisa membukukan kinerja positif ke depannya. Nah, untuk mencapai target marketing sales tahun ini, ASRI telah menyiapkan strategi penjualan. Di antaranya adalah gencar melakukan peluncuran produk-produk baru yang sesuai dengan permintaan dari konsumen. Pada Februari 2024, misalnya, ASRI telah melakukan launching klaster Cassia di  kawasam Ayodhya by Alam Sutera dan klaster Agra di Suvarna Sutera, Tangerang, Banten. Proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 9,1 hektare (ha), dengan nilai pengembangan Rp 765 miliar. Selain rumah tapak yang baru saja diluncurkan, ASRI juga  masih memasarkan beberapa proyek lainya. Di antaranya The Gramercy yang merupakan proyek high-end landed houses. Ini adalah proyek perumahan premium yang dibanderol mulai harga Rp 16 miliar-Rp 28 miliar per unit. Sebagai catatan, sampai dengan September 2023, penjualan properti ASRI berkontribusi sebesar 77,3% terhadap total pendapatan ASRI yang sebesar Rp 2,48 triliun.  Namun demikian, penjualan properti ASRI itu tercatat menurun 9,45% secara tahunan dari periode sama tahun 2022 yang mencatatkan penjualan sebesar Rp 2,75 triliun. Dari penjualan di kuartal III-2023, komposisi pendapatan real estate ASRI sebesar Rp 1,92 triliun, yang disumbang dari penjualan rumah dan ruko Rp 1,27 triliun. Selain itu, ada pula penjualan tanah sebesar Rp 596,4 miliar, apartemen Rp 62,9 miliar dan gedung perkantoran sebesar Rp 6 miliar.
Download Aplikasi Labirin :