Ekonomi
( 40465 )Menjaga Optimisme Konsumen
Simpanan Valas Tumbuh Melambat
BRI Optimis Penyaluran KUR Capai Target
Apple dan Microsoft Tarik Investasi di Indonesia
Sejumlah perusahaan teknologi informasi (TI) tertarik dan bakal berinvestasi di Indonesia. Beberapa perusahaan yang disebut tertarik berinvestasi di Indonesia dari AS, yakni Apple Inc dan Microsoft Corporation. Sebelumnya, NVidia, perusahaan TI yang juga berasal dari AS, telah mengumumkan rencana investasi USS$ 200 juta untuk membangun Indonesia AI Nation di Kota Solo, Jawa Tengah. Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan, ketertarikan investasi Apple dan Microsoft ditandai dengan rencana kunjungan CEO Aplle Tim Cook dan CEO Microsoft Satya Nadella ke Indonesia, April 2024. CEO Apple berencana, berkunjung pada Rabu (17/4/2024) dan CEO Microsotf hari Selasa (30/4/2024). (Yetede)
Rupiah Kena Pukulan Ganda
Faktor Pemicu Pelemahan Kurs Rupiah
Imbas Perang Iran-Israel terhadap Ekonomi Indonesia
Banjir Pesanan Saat Ramadan dan Lebaran
Pasar Modal dan Kurs Rupiah Terjerembap
Meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel
telah berdampak pada pasar keuangan dalam negeri. Pada perdagangan perdana
pascalibur Lebaran, Selasa (16/4) Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terkoreksi
lebih dari 100 basis poin dan nilai tukar rupiah melanjutkan tren depresiasi. Tekanan
pelemahan di pasar keuangan ini diperkirakan masih akan terus berlanjut hingga
sepekan ke depan. Dari lantai bursa, IHSG pada perdagangan perdana pascalibur
Lebaran, Selasa, anjlok 1,68 %. Pada penutupan perdagangan, IHSG merosot
122,075 basis poin ke posisi 7.164,807 setelah pada pembukaan perdagangan
berada pada level 7.286. Mengutip kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate
(Jisdor), nilai tukar rupiah terhadap dollarAS pada perdagangan Selasa ditutup
pada level Rp 16.176. Rupiah melemah 303 basis poin atau 1,90 % dari perdagangan
terakhir sebelum libur Lebaran pada 5 April 2024 di level Rp 15.873. Selama 6
April-15 April tidak ada perdagangan Jisdor karena libur Lebaran.
Guru Besar Keuangan dan Pasar Modal UI Budi Frensidy menjelaskan,
terkoreksinya IHSG dipicu berbagai sentimen negative yang membuat arus modal
keluar dari lantai bursa. Ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel menjadi
pemicu timbulnya berbagai kekhawatiran yang menciptakan sentiment negatif.
Dampaknya terhadap perekonomian Indonesia, menurut Budi, dipandang tidak
menguntungkan investor asing. Akhirnya, investor asing pun mencabut modalnya
dari lantai bursa untuk dialihkan ke aset yang punya risiko lebih kecil. Ia
memperkirakan, setidaknya sampai sepekan ke depan IHSG masih akan dalam zona
merah. IHSG diperkirakan bergerak di rentang 7.050-7.150 hingga sepekan ke
depan. Tekanan di lantai bursa, lanjut Budi, akan terus berlanjut selama belum
ada tanda-tanda meredanya konflik Iran dan Israel. (Yoga)
PENGGALANGAN DANA : Ambisi ATLA Poles Kinerja
Calon emiten PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA) berambisi memoles kinerja keuangan melalui penawaran saham perdana kepada publik (initial public offering/IPO). Direktur Utama Atlantis Subsea Indonesia Yophi Kurniawan Iswanto mengatakan aksi korporasi ini bakal memenuhi kebutuhan modal kerja untuk melaksanakan kontrak yang telah dikantongi. Aksi penggalangan dana IPO itu turut digunakan untuk menambah peralatan sehingga mendukung pengerjaan proyek. Hai ini akan membuat Perseroan memiliki daya saing yang relatif lebih baik dan dapat menghadapi potensi serta tantangan ke depan.
Sejak memulai bisnis pada 2016, perusahaan berpengalaman proyek survei dan inspeksi yang cukup luas, meliputi perairan domestik maupun di perairan internasional, seperti di Laut Myanmar dan di Laut Thailand. Pada 2023, dia menyadari permintaan akan jasa survei dan inspeksi memiliki potensi yang sangat besar seiring dengan meningkatnya target pemerintah untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi, terutama untuk perairan laut dalam dan potensi migas di daratan.
Dalam prospektusnya, akan menawarkan 1,2 miliar saham baru atau sebanyak 19,36% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan ditetapkannya harga pelaksanaan Rp100 per saham, jumlah nilai pernawaran umum maksimal Rp120 miliar. Manajemen ATLA menjelaskan, dana IPO sekitar 36,74% digunakan untuk pembelian peralatan guna menunjang kegiatan operasional ATLA.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









