Ekonomi
( 40600 )Kiat Nelayan Karimunjawa
Kejahatan Perikanan Masif dan Sistematis
Setiap tahun Indonesia mengalami kerugian masif akibat
pencurian ikan oleh kapal-kapal asing. Kasus terakhir mengungkap eksploitasi
masif, terstruktur, dan sistematis oleh kapal trawl asing yang mencuri
ikan menggunakan BBM bersubsidi serta memperbudak puluhan warga negara
Indonesia sebagai anak buah kapal di Laut Arafura. Kasus pencurian ikan oleh dua
kapal asing yang terungkap pada pertengahan April 2024 menyingkap adanya sindikasi
asing-nasional dalam kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Apalagi,
trawl merupakan alat penangkapan ikan sejenis pukat harimau yang dilarang
karena merusak ekosistem laut dan mengeruk sumber daya ikan.
Plt Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP)
KKP Pung Nugroho Saksono, di Jakarta, Kamis (18/4) mengemukakan, masuknya dua kapal
asing ilegal di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP NRI) 718 Laut Arafura
disinyalir sudah berlangsung beberapa bulan. Pihaknya terus mendalami sindikasi
kapal asing-nasional dalam praktik kejahatan perikanan itu serta mengejar
pelaku kapal asing tersebut. Pung, yang memimpin operasi penangkapan kapal pengangkutikan
ilegal, menambahkan, kapal ikan Indonesia terindikasi membantu dua kapal asing
melakukan kejahatan perikanan, menyelundupkan BBM yang diduga jenis bersubsidi,
dan memasok ABK Indonesia ke kapal asing.
Dari hasil pemeriksaan KKP, kapal ikan Indonesia, KM Mitra
Utama Semesta (MUS), yang berbobot 289 GT terindikasi menerima 100 ton ikan
hasil alih muatan (transshipment) dari dua kapal asing ilegal, yakni Run Zeng
(RZ) 03 dan RZ 05. Sebanyak 100 ton ikan itu diduga hasil pencurian ikan di
perairan Indonesia selama lima hari dengan jenis ikan layur, kakap merah, dan
kakap putih. KM MUS diduga memasok BBM jenis solar bersubsidi ke kapal asing RZ
03 danRZ 05 di tengah laut. Pada KM MUS ditemukan solar yang disimpan pada
palka-palka ikan.
Dari hasil pemeriksaan catatan buku manual kapal di ruang kemudi,
solar yang diangkut tercatat 870 drum atau 150 ton BBM solar, sebagian sudah
disuplai ke dua kapal asing itu dan beberapa kapal mitranya sehingga tersisa 9 ton
di palka. KM MUS juga terindikasi mendistribusikan 55 ABK ke kapal RZ 03 dan RZ
05. ABK yang dipekerjakan ke kapal asing diduga tidak mendapatkan perlakuan
layak. Enam orang dari 55 ABK itu akhirnya kabur dengan terjun ke laut. Dari
enam ABK yang melarikan diri itu, satu orang ditemukan tewas karena tidak kuat
berenang. (Yoga)
Harapan dari Kunjungan CEO Apple
Kunjungan CEO Apple untuk bertemu Presiden Jokowi, pekan ini,
diharapkan berujung pada keputusan Apple menjadikan Indonesia basis manufakturnya
untuk pasar global. Sebelumnya, investasi Apple di Indonesia hanya sebatas membangun
Apple Developer Academy di sejumlah daerah, bukan manufaktur. Artinya,
Indonesia hanya menjadi pasar bagi salah satu pabrikan ponsel pintar terbesar
di dunia itu. Kalangan pengamat mengatakan, Indonesia perlu belajar dari
Vietnam untuk bisa masuk ke dalam rantai pasok global Apple (Kompas.id,
17/4/2024). Sebagai pemain baru, Vietnam cepat melesat jadi primadona baru
investasi manufaktur di kawasan, setelah China. Korporasi multinasional (MNCs)
berebut berinvestasi di negara itu.
Beberapa dari mereka bahkan menjadikan Vietnam pusat penelitian
dan pengembangan strategis produk. Dengan produksi 233,7 juta unit, Vietnam
adalah produsen ponsel pintar ketujuh terbesar dunia pada 2021. Sebanyak 60 % produksi
Samsung di seluruh dunia diproduksi di Vietnam. Kalaupun kini banyak investor
besar berkomitmen investasi di kawasan industri baru Indonesia, kita meyakini potensi
kita jauh lebih besar seandainya sejak awal kita lebih serius membenahi
kelemahan mendasar yang kita miliki. Penting bagi Indonesia mengatasi
ketertinggalan dalam partisipasi di rantai pasok/nilai global (GVC) di berbagai manufaktur
barang dan jasa, meliputi produksi ponsel pintar, produk elektronik lain, dan
teknologi informasi.
Lebih dari 25 % lapangan kerja di ASEAN terkait GVC dan lebih
dari 25 % ekspor barang ASEAN disumbang produk elektronik. Vietnam, Thailand, Kamboja,
dan Laos menunjukkan peningkatan pesat sejak 2000, sementara Indonesia relatif stagnan.
Rendahnya partisipasi Indonesia di GVC tecermin, dari hanya 10 % lapangan kerja
kita yang terkait GVC. Sebagai perbandingan, Singapura 50 %. Meski investasi
MNCs di industri elektronik Indonesia sudah dimulai sejak 1980-an, hingga kini
Indonesia kesulitan menembus rantai pasok/nilai global. Absennya industri komponen
lokal yang kuat membuat kita tertinggal dalam integrasi ke rantai pasok global.
Belum lagi bicara iklim investasi dan regulasi. Saatnya kita berbenah. (Yoga)
Indonesia Mengantisipasi Dampak Konflik Iran-Israel
Ketegangan antara Iran dan Israel dikhawatirkan memicu krisis
bagi kawasan dan global, apalagi jika berlangsung terbuka dan terus berkepanjangan.
Pemerintah Indonesia diharapkan menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi
dampak buruk krisis, terutama bagi rakyat di dalam negeri. Iran menyerang
Israel dengan 300 pesawat nirawak (drone) dan rudal pada 13 April 2024 sebagai
balasan atas serangan Israel terhadap fasilitas diplomatik Iran di Damaskus, Suriah,
pada 1 April 2024. Israel menyatakan berhasil mencegat serangan tersebut dan
hanya mengalami kerusakan ringan. Namun, dunia mengkhawatirkan kelanjutan
konflik Iran dan Israel setelah serangan tersebut. Jika tidak ditangani dengan
baik, bukan tidak mungkin konflik dan kekerasan di sana bakal bereskalasi dan
menyeret banyak negara ke perang besar.
Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana mengatakan,
serangan Iran terukur dan langsung berakhir. ”Namun, Iran menyatakan, jika ada
serangan balasan (dari Israel), Iran akan menyerang secara lebih besar dan
masif,” katanya dalam acara bincang-bincang Satu Meja The Forum bertajuk
”Israel-Iran Adu Kekuatan, Indonesia Terancam?”, Rabu (17/4) di Jakarta. Menurut
ekonom senior Indef Didik J Rachbini, jika sampai pecah perang, apalagi
mengarah menjadi perang dunia ketiga, semua akan habis. Dampak paling krusial
adalah pada perekonomian Indonesia. ”Perdagangan internasional akan terganggu.
Ada pelaku usaha yang terdampak. Maka, sekarang saatnya menyelamatkan daya beli
masyarakat,” katanya.
Hikmahanto membenarkan, perlambatan perekonomian dunia akibat
potensi konflik terbuka Iran-Israel harus diantisipasi. Saat ini, nilai tukar
rupiah terhadap dollar AS sudah lebih dari Rp 16.000. Harga minyak dunia juga
merambat naik dan dikhawatirkan bisa melebihi 100 dollar AS per barel. Melihat
konflik tersebut, para pengusaha juga bersikap melihat dan menunggu saja. Hal
itu akan berdampak terhadap investasi dan penyerapan tenaga kerja. Hal
terpenting saat ini dalam pandangan Hikmahanto adalah memperkuat perekonomian
di dalam negeri. Didik sependapat, Indonesia perlu melihat ke negara dan
kawasan terdekat dalam menguatkan perekonomian, seperti ASEAN, Asia Timur (China,
Jepang, dan Korsel), serta India. (Yoga)
Apple Tertarik Investasi Smartfren City di IKN
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan bahwa Apple, raksasa produsen teknologi informasi dan komunikasi (TIK) asal Amerika Serikat, sangat antusias merespons ajakan untuk berinvestasi pada pengembangan kota pintar (Smart City) di kawasan Ibu Kota Nusantara IKN, Kalimantan Timur. Tanggapan tersebut disampaikan langsung oleh CEO Apple Inc Tim Cook ketika berkunjung dan bertemu dengan Presiden ( Jokowi ) di Istana Kepresidenan. Menurut Budi Arie, pertemuan itu, Presiden menawarkan peluang investasi pengembangan smart city di IKN, selain dorongan untuk membangun pabrik produk perangkat telekomunikasi, salah satunya smartphone iPhone di Indonesia. "Presiden menyampaikan kepada Apple bagaimana bisa berpatisipasi dalam pengembangan smart city di IKN," kata Budia Arie. (Yetede)
Industri Elektronik Minta Relaksasi Kebijakannya Impor
KKP Atur Kuota Wisata di Kawasan Konservasi
Freeport Setor Rp 3,35 Triliun Bagian Daerah
Presiden Jokowi Sebut Praktikum Cuci Uang di Aset Kriptografi Capai Rp 139 Triliun
Saham Barito Renewables Terus Menanjak
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









