Simpanan Valas Tumbuh Melambat
Industri perbankan menghimpun simpanan valuta asing (valas) per Februari 2024 sebesar Rp 1.328 triliun. Nilai tersebut tumbuh 5% secara year on year (yoy) atau mengalami perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya yang meningkat hampir dua digit 9,7% (yoy). Berdasarkan data distribusi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), simpanan valas di perbankan mencakup 15,6% dari total simpanan yang mencapai Rp 8.489 triliun per Februari 2024. Apabila dilihat Uang Beredar Bank Indonesia (BI), dana pihak ketiga (DPK) valas juga tumbuh melambat per Februari 2024 jadi 5,2% (yoy) menjadi Rp1.264,7 triliun. Nilai tersebut lebih lambat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 7,4% (yoy). Perlambatan terjadi pada seluruh jenis simpanan, baik giro, tabungan, maupun simpanan berjangka. (Yetede)
Tags :
#Valuta AsingPostingan Terkait
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
26 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
23 Jun 2025
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
23 Jun 2025
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
23 Jun 2025
Transaksi Digital Melaju Kencang
21 Jun 2025
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
20 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023