Rupiah Kena Pukulan Ganda
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) merosot tajam hingga 328 poin atau 2,07% di akhir perdagangan Selasa (16/04/2024) menjadi Rp16.176 dibandingkan perdagangan sebelumnya pada 5 April 2025 yang masih di level Rp 15.848. Kemerosotan itu imbas dari pukulan ganda yakni tensi geopolitik yang meningkat akibat serangan bersenjata balasan Iran ke Israel serta inflasi AS yang naik menjadi 3,5% pada Maret 2024. Berdasarkan data Informasi Jakarta Interbank Spot Dolllar Rate (Jisdor), kurs Rp16.176 per dolar AS tersebut merupakan level terlemah rupiah sejak sekitar empat tahun lalu, tepatnya sejak penutupan perdagangan pada 9 April 2020, yang berada di level Rp 16.241. Seminggu sebelumnya, kurs rupiah bahkan sempat di level Rp 16.741 per dolar AS. Kala itu, pelemahan kurs rupiah dipicu oleh mulai merebaknya virus Covid-19 di Tanah Air.
Tags :
#RupiahPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
03 Feb 2026
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
25 Jun 2025
Melonjaknya Rekening Macet Pinjaman Daring
24 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Pasar Dalam Tekanan
23 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023