;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Kerjasama Ekonomi Indonesia-Inggris Mencakup Berbagai Sektor

18 Sep 2024

Pemerintah Indonesia menggandeng Pemerintah Inggris dalam pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) dan ekonomi hijau. Kerja sama ini ditandai pendandatanganan memorandum saling pengertian (MSP) antara Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Manoarfa dan Menteri Pembangunan, Perempuan dan Kesetaraan Inggris Anneliese Dodds, Selasa (17/9). Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjelaskan, kerja sama Indonesia dan Inggris meliputi berbagai sektor, di antaranya pengentasan kemiskinan, isu iklim hingga percepatan SDGs. Ada pula sektor prioritas lainnya, seperti pembangunan ekonomi berkelanjutan, kesetaraan gender dan inklusi sosial, energi bersih dan terbarukan, inovasi industri hijau dan infrastruktur ramah lingkungan, kota dan komunitas berkelanjutan, aksi iklim dan lingkungan hidup serta sektor lainnya. "Kita tahu di SDGs banyak sekali isu, termasuk karbon, kesetaraan gender, infrastruktur dan banyak hal," jelas Suharso dalam penandatanganan MoU bersama Menteri Pembangunan Inggris, Selasa (17/9).

Pengambilalihan Baru, Harapan Baru di Dunia Bisnis

18 Sep 2024

Aksi akuisisi pergantian pemegang saham pengendali di emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali terjadi. Terbaru, PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS) dan PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk (FUTR) sedang melakukan proses dan negosiasi transaksi jual beli saham antara pengendali saham lama dan calon pengendali baru. Direktur Utama Kurniamitra Duta Sentosa, Hengky Wijaya menyampaikan, pada 11 September 2024, PT Dima Investindo (DI) telah menandatangani perjanjian pengikatan jual beli saham dengan PT Miki Ojisan Indomitra (MOI) dan KMDS. Kesepakatan itu terkait rencana pengambilalihan 440 juta saham milik MOI, mewakili 55% modal dalam KMDS. "Transaksi ini dapat menyebabkan perubahan pengendali saham KMDS," kata Hengky, dalam keterbukaan informasi, Kamis (12/9). Beberapa hari sebelumnya, pengumuman serupa disampaikan manajemen FUTR. Direktur Utama FUTR, Martha Rebecca menyatakan, terdapat proses negosiasi antara PT Investasi Gemilang Maju (IGM) selaku calon penjual dan PT Hexa Prima Nusantara (HPN) calon pembeli. Pelaku pasar sempat merespons positif rencana pergantian pemegang saham pengendali ini. 

Tercermin dari lonjakan harga saham KMDS di penutupan perdagangan Selasa (17/9) sebesar 5% ke level Rp 735 per saham. Harga saham PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) dan PT Green Power Group Tbk (LABA) juga meroket hingga ribuan persen pasca pergantian pengendali. Pada Selasa (17/9), harga KARW ambles 9,94% ke Rp 2.810 dan LABA naik 3,01% jadi Rp 685 per saham. Namun, saham KARW sudah mengakumulasi kenaikan hingga 5.520% dan LABA terbang 1.270% sejak awal tahun ini. Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi menyoroti, pergantian pengendali dapat mengubah arah perusahaan. Kehadiran pemilik anyar biasanya membawa strategi baru. Terlebih jika pengendali baru telah berpengalaman di industrinya. Founder & CEO Finvesol Consulting, Fendi Susiyanto sepakat, posisi dan reputasi pengendali baru akan menentukan perubahan strategi bisnis dan prospek kinerja. Strategi ini bisa mengubah prospek pendapatan dan marjin laba emiten. Founder Stocknow.id, Hendra Wardana mengamini, pelaku pasar mesti mencermati rekam jejak pengendali baru dan rencana bisnis yang akan dibawa untuk emiten. Kemudian, pertimbangkan kembali performa fundamental emiten setelah diakuisisi. Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto menilai, kenaikan harga saham emiten saat awal pengumuman perubahan pengendali biasanya terdorong oleh ekspektasi pasar. Dengan adanya perubahan pengendali, ada perbaikan prospek kinerja emiten.

Penjualan Mobil yang Tinggi Picu Pertumbuhan Emiten Komponen

18 Sep 2024

Penjualan mobil nasional di sepanjang Agustus 2024 melonjak. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan wholesales (pabrik ke dealer) mobil nasional mencapai 76.304 unit, tumbuh 2,8% secara bulanan dari 74.229 unit. Begitu pula penjualan retail atau dari diler ke konsumen mobil nasional yang naik 1,6% secara bulanan menjadi 76.808 unit pada Agustus 2024. Pertumbuhan penjualan mobil bisa jadi sentimen positif bagi emiten komponen otomotif. Wakil Direktur Utama PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), Ang Andri Pribadi melihat, naiknya penjualan mobil nasional akan mendongkrak populasi kendaraan di pasar domestik. Seiring itu, emiten komponen otomotif bisa memperbesar pasarnya. Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI), Reza Priyambada menilai, meningkatnya penjualan mobil nasional dapat meningkatkan permintaan komponen otomotif. Terutama untuk komponen kendaraan yang dirakit di Indonesia bukan kendaraan impor. Sentimen prospek emiten komponen otomotif juga datang dari pertumbuhan industri kendaraan listrik di dalam negeri. Reza bilang, kendaraan listrik butuh komponen berbeda dari jenis konvensional. Ini buka peluang emiten komponen untuk mengembangkan produk baru. "Daya beli masyarakat juga memengaruhi sentimen tersebut. Belum lagi dari permintaan akan kendaraan listrik," terangnya.

GoTo Bergerak Mencapai Titik Impas pada Tahun Mendatang

18 Sep 2024

Kinerja PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diprediksi bisa membaik dengan memanfaatkan tiga layanan bisnis utamanya yakni layanan on demand service (ODS), layanan financial technology (fintech) dan layanan e-commerce  Ketiga layanan ini diproyeksi punya prospek cerah ke depan. Analis JP Morgan, Henry Wibowo mengatakan, GOTO telah merampungkan integrasi Gopaylater dengan Tiktok Shop. Dan berencana mengembangkan pinjaman menjadi US$ 500 juta pada akhir tahun 2025. Ini menandakan komitmen GOTO untuk menggaet consumer loan dengan memperluas penetrasi buy now pay later (BNPL) melalui layanan Tiktok Shop. Untuk layanan e-commerce, ada sedikit penurunan biaya layanan pada kuartal II-2024 dibandingkan kuartal I-2024 akibat faktor musiman. "Biaya layanan diperkirakan mencapai sekitar US$ 40 juta pada 2024, sesuai target, dan akan tumbuh pada 2025 seiring dengan tren nilai produk yang terjual di (GMV)," jelas Henry dalam riset 6 September 2024. 

Analis Yuanta Sekuritas, Laras Nadira menambahkan, kinerja GOTO juga didorong oleh bisnis on-demand services (ODS). Pendapatan bersih bisnis ODS terhadap GTV sebesar 17,2% pada kuartal II 2024, angka itu naik 632 basis poin (bps) secara tahunan. Selain itu, Laras melihat bahwa layanan pemesanan kendaraan dan pengiriman makanan berkontribusi solid untuk pertumbuhan GOTO. Pemesanan kendaraan berkontribusi 40% dan pengiriman makanan menyumbang 60% dari pendapatan ODS pada semester I-2024. Analis BRI Danareksa, Niko Margonis menambahkan, aksi pemegang saham Alibaba yang berkomitmen menjadi investor jangka panjang GOTO menjadi katalis positif bagi GOTO. Hal ini kemudian mengurangi ketidakpastian dan memberikan sinyal kepercayaan diri kepada pemegang saham minoritas GOTO lainnya. Selain itu, kemitraan dengan Alibaba memungkinkan GOTO memanfaatkan kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan cloud. Ini juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya GOTO, dengan biaya teknologi yang saat ini menyumbang 7% dari pendapatan kotor pada kuartal II-2024. Laras berharap GOTO terus melakukan efisiensi biaya sehingga dapat mencapai target EBITDA impas. Laras merekomendasikan buy saham GOTO dengan target harga Rp 90 per saham.

IHSG Berpotensi Menguat: Analisis Pasar Terbaru

18 Sep 2024

Pasca libur panjang, rupiah menguat ke kisaran Rp 15.300. Melansir Bloomberg, rupiah spot ditutup di Rp 15.335 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (17/9), menguat 0,44% dibanding penutupan Jumat (13/9). Rupiah Jisdor BI juga menguat 0,43% ke Rp 15.338 per dolar AS. Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menilai, penguatan rupiah didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga the Fed yang lebih agresif pada rapat FOMC pekan ini. "Tren pelemahan indeks dolar AS sudah terjadi sejak Jumat lalu yang dipengaruhi oleh penurunan harga barang impor di AS," kata Josua, Selasa (17/8). Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi menambahkan, data perdagangan Indonesia yang lebih kuat dari perkiraan menjadi katalis positif bagi penguatan rupiah. Sementara Josua meramal, rupiah bergerak sideway menjelang pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI. Rupiah berpeluang di kisaran Rp 15.275–Rp 15.375.

PGAS Siap Jaga Pasokan Gas Nasional Demi Kinerja Optimal

18 Sep 2024

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) alias PGN mengantisipasi sejumlah tantangan di industri gas dalam negeri. Terutama dari sisi pasokan gas serta perpanjangan kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT). Direktur Utama PGN, Arief Setiawan Handoko bilang, PGAS menghadapi tantangan dari ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan. Ini terjadi seiring turunnya pasokan dari sumber utama, yakni Blok Corridor yang digarap oleh Grup Medco. Sesuai alokasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pasokan gas dari Blok Corridor menyusut dari 410 billion british thermal unit per day (BBTUD) pada tahun ini menjadi 129 BBTUD pada tahun 2028. Dus, ada tiga strategi PGAS dalam menjaga tingkat pasokan gas. Pertama, melakukan perpanjangan kontrak pasokan gas pipa eksisting dan kontrak pasokan gas baru. Kedua, pemanfaatan kontrak pasokan gas dari wilayah Jawa bagian timur untuk disalurkan ke Jawa bagian barat. 

Ketiga, PGAS menyiapkan gas alam cair alias liquefied natural gas (LNG) untuk memenuhi kekurangan pasokan dari gas pipa. Emiten ini juga membuka opsi impor jika defisit pasokan tidak bisa terpenuhi dari kilang domestik. Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini menyampaikan, sepanjang separuh pertama 2024 pasokan gas PGAS masih tergantung dari gas pipa dengan porsi 99,6%. Porsi LNG masih 0,4%. Adapun, volume niaga gas PGAS turun sekitar 9% secara tahunan menjadi 841 BBTUD. Direktur Keuangan PGN, Fadjar Harianto Widodo bilang, tahun ini PGAS akan menjaga margin distribusi di rentang US$ 1,6-US$ 1,8 per MMBTU. "Harga jual tetap memperhatikan kemampuan pelanggan," ujar Fadjar. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat, pergerakan harga saham PGAS masih cenderung downtrend. Tapi pelaku pasar bisa mempertimbangkan speculative buy dengan target harga Rp 1.525-Rp 1.560 per saham.

Perlindungan dari Penipuan: Inovasi Industri Perbankan

18 Sep 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai memperketat aturan anti fraud. Maklum, kasus seperti penggelapan dana nasbah hingga korupsi masih muncul di perbankan. Per September, ada 15 bank perekonomian rakyat (BPR) yang dicabut izinnya karena berbagai alasan, salah satunya dugaan fraud. Mulai 31 Oktober 2024, perbankan wajib melaporkan strategi anti fraud, sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 12/2024. Bank juga wajib melaporkan tindakan kasus fraud. Direktur Kepatuhan Bank Oke Indonesia Efdinal Alamsyah mengatakan, pihaknya telah menerapkan langkah preventif meminimalisir risiko fraud sebelum ada POJK ini. "Bank sudah memiliki fungsi anti fraud yang menjalankan strategi anti fraud, termasuk pelaporan," ujar dia, kemarin. Efdinal menjelaskan, langkah preventif yang dilakukan antara lain menggunakan teknologi, disiplin jika ditemukan kasus fraud dan menerapkan whistleblowing system. 

"Hingga saat ini, strategi tersebut terbukti cukup efektif menekan angka kejadian fraud di Bank Oke, meski terus dievaluasi untuk perbaikan di masa datang," ujar dia. Direktur Keuangan Treasury & Global Services Bank Jatim Edi Masrianto mengatakan, Bank Jatim sudah mempersiapkan berbagai hal untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan baru ini. "Kesiapan ini penting untuk memastikan tidak hanya melindungi bank dari risiko fraud, tetapi juga menjaga kepercayaan nasabah dan regulator," ungkap dia, Selasa (17/8). Kasus lainnya adalah fraud mantan karyawan Bank Jago pada Juli 2024 yang membobol 112 rekening yang telah diblokir bank. Kasus ini berhasil dibongkar manajemen.

Perusahaan Asuransi Syariah Siap Menghadapi Konsolidasi Besar

18 Sep 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut jumlah pelaku bisnis asuransi syariah akan berkurang 13 entitas. Ini terkait proses spin off unit usaha syariah (UUS) yang ditargetkan paling lambat pada akhir tahun 2026. Aksi ini bermaksud mendorong konsolidasi di industri. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, saat ini terdapat 41 perusahaan perasuransian yang telah menyampaikan Rencana Kerja Pemisahan Unit Syariah (RKPUS). Berdasarkan RKPUS yang disampaikan kepada regulator, Ogi menerangkan ada 12 UUS yang tidak akan melanjutkan bisnis asuransi syariah dan memilih mengalihkan portofolio kepada perusahaan lain. Selain itu, terdapat satu UUS yang tidak wajib menyampaikan perubahan RKPUS karena sedang dalam proses pengalihan portofolio kepada perusahaan lain pada waktu POJK 11/2023 mulai berlaku. "Dengan demikian, jika tidak terdapat perubahan strategi perusahaan, maka pelaku UUS industri asuransi syariah akan berkurang sebanyak 13 pelaku usaha," kata Ogi.

Perbandingam Bus Kota Modern dan yang Dibiayai Pemda

17 Sep 2024

Bus kota modern yang beroperasi berkat stimulus dari pemerintah pusat, yang dibiayai APBD atau masih berjalan dengan stimulus pusat ditambah subsidi APBD telah rutin beroperasi di banyak kota di Indonesia. Untuk melihat berbandingan kualitas layanan, kita bisa tengok Joglosemar, kawasan yang terdiri dari Jogja (Yogyakarta), Solo (Surakarta), dan Semarang. Kawasan segitiga emas ini telah menjadi kawasan aglomerasi besar dan merupakan pusat pertumbuhan ekonomi di Jateng. Siti (53), warga Kelurahan Mijen, Semarang, Jateng, merupakan pelanggan bus Trans Semarang. Sejak 2019, Siti rutin mengantar anaknya, Rafi (12), ke sekolah dengan bus kota itu. Jarak rumah dengan sekolah Rafi 20 km. Kalau naik sepeda motor, butuh Rp 20.000 untuk bahan bakar dan lainnya.

”Naik Trans Semarang Rp 5.000 berdua, tinggal duduk manis, diantar sampai tujuan,” ucap Siti, Kamis (12/9) di Semarang. Fajar (32) warga Kelurahan Kedungmundu, Tembalang, Semarang, rutin menggunakan Trans Semarang sejak 2018. Meski menyukainya, ia mengeluhkan ada sopir yang ugal-ugalan dan bus berasap tebal. Bus Trans Semarang berawal dari bantuan 20 unit bus dari Kemenhub yang mulai berioperasi pada 17 September 2009. Kepala Badan Layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Dinas Trans Semarang Haris Setyo Yunanto mengatakan, saat ini, Trans Semarang memiliki 287 unit armada dengan delapan rute koridor dan empat rute angkutan pengumpan. Selain itu, Trans Semarang juga melayani satu koridor layanan malam.

Setiap hari, rata-rata 23.000 penumpang. Haris menuturkan, anggaran operasional bus tahun 2024 Rp 180 miliar, dari APBD Kota Semarang, penjualan tiket, dan reklame. ”Secara anggaran cukup bagus dibanding kota lain. Tapi, operasionalnya perlu banyak evaluasi dan pembenahan,” ujar pakar transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang, Djoko Setijowarno. Di Yogyakarta, Purnama (35), pekerja kreatif, rutin menggunakan bus Trans Jogja. Tarif Trans Jogja yang beroperasi sejak 2008 ini hanya Rp 2.700 per trip dengan transaksi nontunai, lebih murah ketimbang ongkos ojek daring. Halte bus banyak tersebar di lokasi strategis di Yogyakarta. Apalagi, saat ini ada aplikasi Trans Jogja untuk memantau pergerakan bus di rute.

Meski demikian, menurut dia, jumlah armada Trans Jogja perlu ditambah. ”Sebagian unit rasanya sudah perlu diremajakan,” ujarnya. Kabid Angkutan Dishub DI Yogyakarta (DIY) Sapto Nugroho menjelaskan, saat ini, Trans Jogja memiliki 95 unit bus dengan 19 trayek. Berdasarkan data Dishub DIY, sirkulasi penumpang Trans Jogja tahun 2023 sebanyak 5,4 juta atau 14.800 per hari. Rata-rata keterisian bus pada Juli 2024 sekitar 14,45 %. Sapto mengatakan, Dishub DIY belum berencana me- nambah trayek dan armada Trans Jogja karena keuangan daerah terbatas. Setiap tahun, Pemda DIY memberi subsidi Rp 80 miliar-Rp 85 miliar untuk Trans Jogja. (Yoga)


Puncak Masih Jadi Primadona Walaupun Macet

17 Sep 2024

Puncak terlanjur jadi primadona tempat wisata bagi masyarakat. Sensasi wisata alam, nostalgia, dan kemudahan akses membuat orang berduyun-duyun ke Puncak, Bogor, Jabar. Kemacetan hingga belasan jam saat akhir pekan atau libur panjang seolah tak jadi masalah. Tak heran, saat libur panjang tiga hari, Sabtu sampai Senin (14-16/9) ribuan orang berwisata ke Puncak. Hasilnya, kemacetan panjang hingga 17 jam tak terelakkan akibat ratusan ribu kendaraan melintas di jalur Puncak. Berdasar data Polres Bogor, Minggu (15/9) pukul 23.30 WIB, jumlah kendaraan yang melintas di jalur Puncak mencapai 114.000 unit. Kasatlantas Polres Bogor Ajun Komisaris Rizki Gautama menyebut, tingginya volume kendaraan, terutama sepeda motor, memperparah kemacetan di sejumlah titik.

”Kami buka jalur dari arah Puncak menuju Gadog, tetapi volume kendaraan sangat tinggi, terutama sepeda motor yang memadati jalan,” ujar Rizki, Senin (16/9). Kendaraan roda dua yang berhenti di pinggir jalan saat pemberlakuan satu arah mempersempit ruang gerak kendaraan dari arah sebaliknya. Situasi ini mengurangi efektivitas sistem satu arah yang seharusnya bisa menggunakan tiga lajur menjadi dua lajur karena terhalang sepeda motor yang bergerak dari Ciawi. Kemacetan ini menyebabkan wisatawan terjebak hingga berjam-jam di jalan. Salah satunya ialah Jumar Sudiyana bersama rombongan bus yang berangkat dari Cianjur pada Minggu sore. Rombongan wisatawan ini terjebak 17 jam di sekitar Gunung Mas, Cisarua, Bogor.

”Sejak subuh, banyak kendaraan yang dimatikan untuk menghemat BBM karena sulit bergerak, bahkan beberapa kendaraan overheat,” ungkap Jumar. Kemacetan mempersulit wisatawan mendapat makanan, minuman, dan toilet. Beberapa wisatawan terpaksa menggunakan perkebunan teh di sekitar jalan sebagai tempat darurat untuk buang air. Kondisi sama dialami Dharma Andre (32) warga Bintaro, Tangsel. Andre bersama istrinya berniat liburan di kawasan Puncak malah berakhir nestapa. Bukannya wisata alam, justru wisata kemacetan. Saat berangkat dari rumahnya di Bintaro, Minggu pukul 08.30, Andre membekali diri dengan informasi berkala di media sosial dan radio. Ia memilih jalur alternatif ketimbang jalur utama dari simpang Gadog-Jalan Raya Puncak. Naas, jalur alternatif pun macet. Tujuh km ditempuh dalam lima jam. Ia baru sampai vila pukul 20.00.

Lokasinya yang relatif dekat dan mudah diakses dari Jabodetabek menjadi alasan lain mengapa Puncak populer. Sejak lama kawasan ini menjadi pilihan ideal untuk wisata akhir pekan atau liburan singkat. Selain itu, panorama alam yang indah dan tempat foto menarik membuat Puncak menjadi destinasi yang digemari wisatawan. Di sisi lain, masalah kemacetan mesti dicarikan solusi untuk keamanan dan kenyamanan kawasan ataupun warga di kawasan Puncak. Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kemenhub membuat kajian sebagai solusi alternatif agar terjadi sinergi yang harmonis antara pengguna jalan, operator angkutan, dan pemangku kebijakan di Puncak, dimana pemanfaatan angkutan umum di kawasan Puncak dapat menjadi solusi. Penataan kawasan Puncak akan selalu dinanti wisatawan. Semua berharap, rekreasi ke Puncak memang benar-benar untuk melepas penat di tengah rutinitas. (Yoga)