;

GoTo Bergerak Mencapai Titik Impas pada Tahun Mendatang

Ekonomi Hairul Rizal 18 Sep 2024 Kontan
GoTo Bergerak Mencapai Titik Impas pada Tahun Mendatang

Kinerja PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diprediksi bisa membaik dengan memanfaatkan tiga layanan bisnis utamanya yakni layanan on demand service (ODS), layanan financial technology (fintech) dan layanan e-commerce  Ketiga layanan ini diproyeksi punya prospek cerah ke depan. Analis JP Morgan, Henry Wibowo mengatakan, GOTO telah merampungkan integrasi Gopaylater dengan Tiktok Shop. Dan berencana mengembangkan pinjaman menjadi US$ 500 juta pada akhir tahun 2025. Ini menandakan komitmen GOTO untuk menggaet consumer loan dengan memperluas penetrasi buy now pay later (BNPL) melalui layanan Tiktok Shop. Untuk layanan e-commerce, ada sedikit penurunan biaya layanan pada kuartal II-2024 dibandingkan kuartal I-2024 akibat faktor musiman. "Biaya layanan diperkirakan mencapai sekitar US$ 40 juta pada 2024, sesuai target, dan akan tumbuh pada 2025 seiring dengan tren nilai produk yang terjual di (GMV)," jelas Henry dalam riset 6 September 2024. 

Analis Yuanta Sekuritas, Laras Nadira menambahkan, kinerja GOTO juga didorong oleh bisnis on-demand services (ODS). Pendapatan bersih bisnis ODS terhadap GTV sebesar 17,2% pada kuartal II 2024, angka itu naik 632 basis poin (bps) secara tahunan. Selain itu, Laras melihat bahwa layanan pemesanan kendaraan dan pengiriman makanan berkontribusi solid untuk pertumbuhan GOTO. Pemesanan kendaraan berkontribusi 40% dan pengiriman makanan menyumbang 60% dari pendapatan ODS pada semester I-2024. Analis BRI Danareksa, Niko Margonis menambahkan, aksi pemegang saham Alibaba yang berkomitmen menjadi investor jangka panjang GOTO menjadi katalis positif bagi GOTO. Hal ini kemudian mengurangi ketidakpastian dan memberikan sinyal kepercayaan diri kepada pemegang saham minoritas GOTO lainnya. Selain itu, kemitraan dengan Alibaba memungkinkan GOTO memanfaatkan kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan cloud. Ini juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya GOTO, dengan biaya teknologi yang saat ini menyumbang 7% dari pendapatan kotor pada kuartal II-2024. Laras berharap GOTO terus melakukan efisiensi biaya sehingga dapat mencapai target EBITDA impas. Laras merekomendasikan buy saham GOTO dengan target harga Rp 90 per saham.

Download Aplikasi Labirin :