IHSG Berpotensi Menguat: Analisis Pasar Terbaru
Pasca libur panjang, rupiah menguat ke kisaran Rp 15.300. Melansir
Bloomberg, rupiah
spot
ditutup di Rp 15.335 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (17/9), menguat 0,44% dibanding penutupan Jumat (13/9). Rupiah Jisdor BI juga menguat 0,43% ke Rp 15.338 per dolar AS.
Ekonom Bank Permata, Josua Pardede menilai, penguatan rupiah didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga the Fed yang lebih agresif pada rapat FOMC pekan ini. "Tren pelemahan indeks dolar AS sudah terjadi sejak Jumat lalu yang dipengaruhi oleh penurunan harga barang impor di AS," kata Josua, Selasa (17/8).
Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi menambahkan, data perdagangan Indonesia yang lebih kuat dari perkiraan menjadi katalis positif bagi penguatan rupiah.
Sementara Josua meramal, rupiah bergerak
sideway
menjelang pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI. Rupiah berpeluang di kisaran Rp 15.275–Rp 15.375.
Tags :
#BursaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023