;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

E-commerce Tetap Tumbuh Positif di Tengah Melemahnya Daya Beli Masyarakat

11 Oct 2024
SEKTOR e-commerce tetap tumbuh positif di tengah melemahnya daya beli masyarakat. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Moga Simatupang mengatakan terdapat peningkatan transaksi e-commerce pada semester I 2024 sebesar 13-16 persen dibanding pada periode yang sama pada 2023. Kementerian Perdagangan mencatat nilai transaksi e-commerce pada 2023 mencapai Rp 453,75 triliun. Moga memperkirakan transaksi e-commerce pada 2024 menyentuh angka Rp 487 triliun. Ia menilai pertumbuhan ini juga dapat dilihat dari kenaikan jumlah transaksi belanja online dalam acara-acara tertentu yang diselenggarakan platform e-commerce.

Menurut Moga, pertumbuhan e-commerce pun ditandai dengan banyaknya pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang terus memanfaatkan e-commerce untuk penjualan. Termasuk penjualan melalui konten digital ataupun live shopping yang disediakan berbagai platform e-commerce. Jumlah pengguna e-commerce di Indonesia juga terus meningkat. Pada 2022, jumlahnya 50,89 juta pengguna, lalu naik menjadi 58,63 juta pada 2023. Kementerian Perdagangan memperkirakan jumlah pengguna e-commerce mencapai 65,65 juta hingga akhir tahun ini. Berdasarkan laporan Google, Bain and Company, serta Temasek Holdings, gross merchandise value (GMV) atau nilai barang dagangan kotor pasar e-commerce Indonesia terus meningkat sejak 2019. Pada 2019, GMV pasar e-commerce Indonesia sebesar US$ 25 miliar. Hingga 2023, angkanya tumbuh menjadi US$ 62 miliar. (Yetede)

Pemberlakuan Aturan Transparansi Sawit Eropa

11 Oct 2024
PEMERINTAH Indonesia, Malaysia, dan Komisi Uni Eropa baru saja membentuk gugus tugas untuk merespons regulasi baru Uni Eropa, European Union Deforestation Regulation (EUDR), yang bertujuan memastikan produk seperti minyak sawit, kopi, cokelat, karet, dan kayu yang diimpor tidak berasal dari lahan yang mengalami deforestasi. Awalnya aturan ini dijadwalkan akan berlaku pada Januari 2025. Namun, per 2 Oktober 2024, Komisi Uni Eropa mengusulkan aturan ini ditunda kembali selama 12 bulan untuk persiapan yang lebih matang. Dengan demikian, jika disetujui, aturan ini akan berlaku pada 30 Desember 2025 untuk perusahaan besar serta pada 30 Juni 2026 untuk perusahaan berskala mikro dan kecil. Selain Uni Eropa, Inggris dan Amerika Serikat akan mengadopsi peraturan serupa.

Hal yang diatur dalam EUDR sebenarnya lebih-kurang sama dengan aturan yang ada di Indonesia. Misalnya, Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun yang mengatur keadilan harga. Permentan Nomor 1 Tahun 2018 mengatur kewajiban perusahaan-perusahaan sawit membeli buah sawit dari petani melalui kelembagaan pekebun. Dalam hal perlindungan dan pemberdayaan petani, ada Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Di dalamnya diatur soal kewajiban negara melindungi dan memberdayakan petani pekebun.

Aspek legalitas juga diakomodasi dalam kebijakan pemerintah. Ada Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Ada pula Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2019-2024. Mengenai pendataan petani sawit, terdapat Inpres Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit. Dalam inpres tersebut, pemerintah wajib mendata petani sawit, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan. Pendataan ini mencakup data petani, titik koordinat, dan poligon lahan perkebunannya. (Yetede)


Sektor e-Commerce Tumbuh Positif

11 Oct 2024
Meski sedang terjadi pelemahan daya beli, Kementerian Perdagangan mencatat sektor e-commerce tetap tumbuh positif. Meski daya beli masyarakat melemah, Kementerian Perdagangan mencatat sektor e-commerce tetap tumbuh positif. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Moga Simatupang menuturkan terjadi peningkatan transaksi e-commerce pada semester I 2024 sebesar 13-16 persen dibanding nilai transaksi di periode yang sama pada 2023. Compas, perusahaan riset pemasaran, memproyeksikan pertumbuhan nilai penjualan pada Hari Belanja Nasional (Harbolnas) tahun ini meningkat 25,2 persen. Pertumbuhan ini mendorong total nilai transaksi mencapai Rp 6,7 triliun pada Harbolnas 2024, yang akan jatuh pada Kamis, 12 Desember mendatang. (Yetede)

Dunia Usaha Menggantungkan Harapan

11 Oct 2024
Kondisi ekonomi menjelang masa transisi pemerintahan dibayangi ketidakpastian yang cukup tinggi.
Dunia usaha menggantungkan harapan yang tinggi kepada pemerintahan mendatang untuk lebih serius menyikapi gejala perlambatan ekonomi yang mulai terjadi. Memasuki triwulan IV-2024, kondisi perekonomian Indonesia mengalami tekanan yang tidak biasa. Tercatat sejak Mei 2024, telah terjadi penurunan harga barang dan jasa atau deflasi. Baik dilihat dari sisi permintaan maupun penawaran, deflasi yang terjadi dalam lima
bulan beruntun menjadi indikasi adanya stagnasi ekonomi di Tanah Air. Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tumbuh di bawah level 5 persen selama tiga triwulan berturut-turut sejak triwulan III tahun 2023 sampai triwulan II tahun 2024.

Terjadinya pelemahan daya beli juga dapat dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS). Data BPS menunjukkan bahwa jumlah kelas menengah di Indonesia turun dari 57,33 juta orang pada 2019 menjadi 47,85 juta orang pada 2024. Adapun dari sisi pasokan, data ekonominya juga menunjukkan tekanan, yaitu dari data Purchase Managers’ Index (PMI), yang menjadi gambaran kondisi bisnis di sektor produksi barang. Sejak April 2024,
PMI terus mengalami penurunan, dan bahkan sejak Juli 2024 mengalami kontraksi, yaitu indikator PMI yang turun di bawah 50. Direktur Eksekutif Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Danan Girindrawardana mengatakan, perlambatan pada indikator ekonomi utama itu semakin menekan dunia usaha di tengah kondisi ekonomi global yang sudah tidak pasti.

”Dunia usaha saat ini, terutama di sektor padat karya, sedang mengalami kebimbangan. Bingung antara keputusan mau ekspansi bisnis, mempertahankan bisnis, atau berjalanstagnansaja,” kata Danang saat dihubungi dari Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (10/10/2024). Ia bisa memaklumi iklim politik pasti menghangat di masa transisi, tetapi ia berharap pemerintah tidak mengabaikan masalah ekonomi. Ke depan, pemerintahanPrabowo juga diharapkan bisa kembali mengerek kondisi ekonomi ang kini melambat. ”Pak Prabowo harus tampil sebagai leader di sektor ekonomi. Perbaiki regulasi, dieva luasi komprehensif dan kesampingkan kepentingan parsial. Sebab, kalau tidak, ekonomi kita akan begini-begini saja,” ujarnya. (Yoga)

Menteri Jokowi Dilibatkan dalam Kabinet Prabowo

10 Oct 2024
Transisi kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo ke Prabowo Subianto diperkirakan bakal berjalan mulus. Tidak hanya menunjukkan kebersamaan, Jokowi dan Prabowo juga kerap bertukar pikiran mengenai keberlanjutan program-program pemerintahan. Prabowo bahkan akan mengajak sejumlah menteri Jokowi untuk bergabung dalam kabinetnya nanti. Sinyal pelibatan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju dalam pemerintahan mendatang disampaikan Prabowo pada penutupan BNI Investor Daily Summit, di Jakarta, Rabu (9/10/2024).Prabowo menyampaikan, ibarat menyusun tim kesebelasan sepak bola, yang dicari adalah pemain-pemain terbaik. Demikian pula dalam menyusun kabinet baru, ia akan memilih orang terbaik, termasuk menteri-menteri yang saat ini berkiprah di pemerintahan Jokowi.  ini berkiprah di pemerintahan Jokowi.

”Kami tidak pikirkan orangtuanya siapa, sukunya apa, agamanya apa. Tetapi, dia mampu atau tidak berbuat yang terbaik untuk bangsa. Itu yang kami cari. Pak Jokowi demikian, mencari yang terbaik, saya pun demikian. Kebetulan, kalau orangnya masih bagus, pasti kami akan minta untuk ikut lagi,” kata Prabowo. Prabowo juga menyampaikan banyak dibantu oleh Jokowi sepanjang proses transisi pemerintahan belakangan ini. Sampai-sampai, saat menyusun kabinet, ia menyadari ada banyak menteri dari kabinet Jokowi yang akan kembali dipakai di kabinet pemerintahan mendatang. ”Saya melihat, banyak juga, ya, menteri-menteri yang akan datang itu juga ternyata berada di kabinet yang sekarang,” tuturnya. Keinginan Prabowo untuk mengajak sejumlah menteri Jokowi bergabung itu pun dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani. Menurut dia, Prabowo sudah lama menyampaikan keinginannya untuk memilih lagi menteri Jokowi di kabinetnya. Prabowo pun berkomitmen dengan pernyataannya
tersebut. Apalagi Ketua UmuPartai Gerindra itu mengenal para menteri di kabinet Jokowi sekaligus kinerjanya. (Yoga)

Sistem Ekonomi akan Dibenahi Prabowo

10 Oct 2024

Presiden terpilih Prabowo Subianto yang sebentar lagi menjabat akan menghadapi segudang pekerjaan rumah untuk memajukan
Indonesia. Menghadapi tantangan ke depan, Prabowo berjanji akan membenahi sistem ekonomi yang selama ini memicu terjadinya ketimpangan dan kebocoran ekonomi di dalam negeri. Menurut Prabowo, Indonesia selama ini kurang maksimal memanfaatkan potensi kekayaan yang dimiliki untuk mendorong kesejahteraan secara merata. Meski ekonomi tumbuh konsisten di angka 5 persen, pertumbuhan itu tidak merata dirasakan semua lapisan masyarakat. Ia menilai, ketimpangan itu terjadi karena ada kekeliruan dalam mengelola sistem ekonomi. ”Kita harus akui, pemerataan ekonomi harus kita tingkatkan. Kita harus berani koreksi sistem kita. Kita harus bertanya, bagaimana caranya kekayaan bangsa Indonesia ini mesti bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia, tidak hanya segelintir orang,” kata Prabowo saat memberi kata sambutan dalam penutupan BNI Investor Daily Summit di Jakarta, Rabu (9/10/2024). 

Menurut dia, Indonesia tidak bisa sekadar mengandalkan trickle-down economics alias konsep ekonomi pasar bebas yang meyakini bahwa kekayaan segelintir elite akan menetes ke masyarakat di lapisanterbawah. Paham ini kerap melahirkan kebijakan yang berpihak pada kelompok atas dengan dalih keuntungan ekonomi di lapisan atas itu pada akhirnya akan menggerakkan ekonomi bagi
masyarakat di lapisan terbawah.”Kita tidak bisa mengandalkan trickle-down economics. Terlalu lambat. Presiden Jokowi sudah memberi contoh intervensi untuk menyelamatkan yang paling lemah,” ujarnya. Ia pun menyampaikan rencana untuk mengkaji efektivitas pemberian subsidi yang selama ini kurang dinikmati masyarakat di lapisan terbawah. Sumber masalahnya, menurut Prabowo, adalah subsidi yang disalurkan dalam bentuk barang, bukan secara tepat sasaran diberikan langsung kepada keluarga yang membutuhkan. Salah satu rencana pemerintahan Prabowo ke depan adalah mengubah penyaluran subsidi itu lebih tepat sasaran kepada keluarga. 

”Kita sekarang harus  mencari data by name by address untuk setiap keluarga di golongan paling bawah dan melancarkan pengiriman subsidi itu langsung ke keluarga yang miskin,” kata Prabowo. Kebocoran ekonomi Selain sistem ekonomi yang menghasilkan ketimpangan sosial-ekonomi di masyarakat, Prabowo juga berjanji akan membenahi sistem yang selama ini menyebabkan banyak kebocoran ekonomi akibat korupsi yang menjadi-jadi. Untuk itu, ia menyoroti perlunya perbaikan sistem di segala lini secara menyeluruh, mulai dari sistem ekonomi, peradilan, sampai pendidikan. ”Kita harus berani koreksi diri. Sistem kita masih terlalu banyak kebocoran. Korupsi harus kita hadapi dengan berani, untuk itu kita harus menghadapinya dengan sistem yang
menyeluruh dan integralistik,” kata Prabowo. Prabowo mengatakan, pihaknya sudah menghitung aset negara dan potensi kekayaan yang semestinya dimiliki Indonesia, tetapi selama ini terhambat oleh sistem yang buruk. ”Sudah saya hitung, kalau kita konsolidasikan semua kekayaan kita, dalam manajemen yang baik, jangankan orang lain, kita juga akan kaget sebenarnya betapa kayanya kita. (Yoga)

Budidaya Lobster yang Lebih Berkelanjutan

10 Oct 2024

Tarik-menarik kepentingan antara ekspor dan budidaya benih lobster masih terus berlanjut. Benih bening lobster, jika langsung
diekspor, dipandang mendatangkan cuan dalam waktu singkat, sedangkan benih yang dibesarkan atau dibudidayakan mampu menghasilkan nilai tambah meski butuh proses lebih panjang. Kampung Lobster Mandiri, sebuah kawasan di pinggiran pantai di Desa Gangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mencoba membuktikan bahwa lobster mampu bernilai
tambah jika dibudidayakan. Kampung Lobster menyajikan aneka masakan lobster yang berasal dari proses budidaya lokal dan hasil tangkapan alam. Berlokasi di pinggir pantai, restoran itu membuka kesempatan pengunjung untuk mengambil sendiri lobster yang dibudidayakan di keramba-keramba dasar laut. Denganbantuan penyelam, pengunjung restoran dapat menyelam untuk mengambil lobster. Kedalaman penyelaman berkisar dari 5-20 meter. Selanjutnya, lobster siap dimasak. Beberapa menu masakan, seperti nasi goreng lobster dan lobster garlic butter, menjadi hidangan favorit, di samping menu ikan laut. Seporsi nasi goreng berisi seekor lobster dibanderol Rp 69.000.

Sementara itu, harga sepiring lobster garlic butter disesuaikan dengan sumber bahan baku. Jika bahan bakunya berupa lobster hidup,
harga seporsi lobster buttergarlic ukuran setengah kilogram isi 2-3 ekor berkisar Rp 349.000, sedangkan jika bahan bakunya lobster beku dibanderol Rp 289.000 per porsi. Seporsi lobster cocok dinikmati bersama untuk 2-3 orang. Minat pasar Pengelola Kampung Lobster Mandiri, Suwardi, mengemukakan, minat masyarakat untuk mengonsumsi lobster terus meningkat meskipun lobster kerap diidentikkan sebagai komoditas premium. Pengunjung yang datang bervariasi, sekitar 70 persen berasal dari luar kota Banyuwangi, 20 persen wisatawan asing, dan 10 persen warga lokal. Kampung Lobster yang dibangun sejak tahun 2021 itu menggarap hulu-hilir lobster hingga disajikan di meja makan. Benih untuk budidaya didapatkan dari nelayan lokal, serta daerah lainnya. Selain itu, restoran juga menampung lobster-lobster hasil tangkapan nelayan dengan ukuran di atas 100 gram. Meski demikian, stok lobster konsumsi, baik dari hasil budidaya maupun tangkapan alam, kerap tidak menentu.

”Kami pernah kehabisan  stok lobster pada musim-musim liburan, saat banyak wisatawan datang,” ujarnya beberapa waktu lalu. Di sisi lain, harga jual lobster konsumsi diketahui memberikan nilai tambah yang lebih tinggi. Sebagai ilustrasi harga lobster hidup jenis pasir berkisar Rp 400.000 per kg isi 6-7 ekor. Namun, jika sudah disajikan di meja makan, harga seporsi isi 3 ekor mencapai Rp 349.000 atau dua kali lipat. Konsumen atau pasar lokal juga tidak terlalu mempermasalahkan bentuk lobster yang dikonsumsi. Lobster yang sudah patah sungut, misalnya, tetap diminati pasar lokal. Ini berbeda dengan pasar ekspor Vietnam yang menuntut lobster konsumsi harus dalam keadaan utuh, tanpa cacat. Berkembangnya minat masyarakat untuk mengonsumsi lobster juga diungkapkan Sherry, pengelola Warung Tropical, Pantai Madasari, Pangandaran, Jawa Barat. Warung yang sudah berjalan selama lebih dari 7 tahun itu menyajikan aneka menu hasil tangkapan laut, termasuk lobster. (Yoga)

Upaya Bahlil Genjot Sektor Energi Mendongkrak Ekonomi RI

10 Oct 2024
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahil Lahadahlia, memaparkan sektor energi dalam mendongkrak perumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 2-3% per tahun. Hal ini sejalan dengan misi dan visi pemerintahan Prabowo Subianto yang mematok target pertumbuhan ekonomi 8% dari saat ini rata-rata 5% per tahun. Terobosan Bahlil di sektor ESDM disampaikan dalam sesi Fireside Chat pada rangkaian BNI Investor Daily Summit 2024 di JJC, Senayan, Jakarta (9/19/2024). Bahlil memulai paparan dengan menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di atas 5% dengan tingkat inflasi dibawah 3%. Ini hasil terbaik dari negara-negara G20 selain China dan India. "Ini menunjukkan Indonesia mampu melakukan transformasi dalam proses politik pascapemilu," kata dia. Mantan Menteri Inevstasi/BKPM itu mengungkapkan, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lewat sektor energi dilakukan dengan menggenjot produksi minyak tanah. Hal ini akan menekan impro minyak, sehingga menghemat devisa. (Yetede)

Perdamaian dan Stabilitas Menjadi Kunci Pertumbuhan RI

10 Oct 2024
Perdamaian dan stabilitas menjadi kunci  pertumbuhan dan investasi berkelanjutan di Indonesia. Sebagai motor pertumbuhan ekonomi nomor dua setelah konsumsi domestik, investasi yang berorientasi  ekspor dan berkelanjutan bakal menjadi arah Indonesia ke depan. Menteri Investasi/Kepala Badan Korodinasi Penanaman Modal (BPKM) Roslan Roeslani menyebut, peace and stability merupakan core value Indonesia, terutama dihadapan para investor asing. Sebab, Indonesia dikenal mampu menjaga perdamaian dan stabilitas dengan baik dalam jangka panjang. "Jadi, itu our core value dan akan kami pertahankan ke depan. Karena itu merupakan salah satu kunci penarik investasi," jelas Rosan. Dalam struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia, Rosan membeberkan, investatsi menyumbang sekitar 25-28%, alias terbesar kedua setelah konsumsi domestik yang berkontribusi kurang lebih 53-54%. Selanjutnya pertumbuhan disokong oleh belanja negara sekitar 9-10%, dan sisanya ditopang aktivitas ekspor dan impor. (Yetede)

Jaga Pertumbuhan Pasar Dalam Negeri Kita

10 Oct 2024

Indonesia dengan pasar pertumbuhan yang besar dan dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia, yaitu 280 juta jiwa harus bisa melindungi pasar domestik dan juga harus mempu memasarkan produk nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Trade Expo Indonesia Ke-39 Tahun 2024 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (9/10/2024). Dia mengatakan, banyak negara saat ini mulai khawatir soal over produksi di China. Banyak negara yang bersiap melindung pasar domestiknya dan masuknya produk impor dari China yang masif dengan harga yang jauh lebih murah.

"Saat banyak negara melakukan restriki perang dagang menurut saya di situ ada peluang. Disaat benyak negara mengalami inflasi tinggi menurut saya, di situ juga ada peluang," kata Jokowi. Untuk itu, Presiden meminta agar pemasaran produk-produk dalam negeri jangan dilakukan dengan cara konvensional, karena saat ini sudah masuk era digital. "Pemasaran juga jangan dengan cara-cara konvensional, sekarang sudah eranya digital. Kita harus masuk secara masif ke arah sana untuk memasarkan produk-produk negara kita Indonesia," kata dia. (Yetede)