;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Rendahnya Rasio Penyerapan Tenaga Kerja

16 Oct 2024
Pemerintahan Prabowo Subianto diharapkan dapat meningkatkan kualitas investasi di Indonesia untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja. Menurut Menteri Investasi Rosan Roeslani, total realisasi investasi Indonesia dari 2014 hingga September 2024 mencapai Rp 9.117,4 triliun, yang telah menyerap 13,84 juta tenaga kerja. Untuk periode Januari-September 2024 saja, investasi tercatat Rp 1.239,3 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 1,88 juta orang.

Meskipun terdapat peningkatan dalam jumlah investasi dan tenaga kerja, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengkritik kualitas investasi yang menurun. Ia menunjukkan bahwa rasio penyerapan tenaga kerja terhadap investasi semakin rendah, dari 4.118 orang per Rp 1 triliun investasi pada 2012 menjadi hanya 1.283 orang pada 2023. Bhima juga menyoroti bahwa investasi saat ini lebih berorientasi pada modal dan diikuti oleh meningkatnya sektor informal, di mana pekerja informal meningkat dari 57,9% pada 2014 menjadi 59,17% pada 2024.

Bhima menyimpulkan bahwa meskipun investasi yang besar masuk ke Indonesia, kualitas dan dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja masih menjadi masalah, terutama terkait dengan meningkatnya impor mesin dan barang modal yang mengurangi janji transfer teknologi.

Penurunan Hasil Investasi Dana Pensiun

16 Oct 2024
Tingkat pengembalian investasi (RoI) di industri dana pensiun (dapen) mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), RoI dapen yang mencapai 8,66% pada 2020 turun hingga 4,62% pada Agustus 2024. Menurut Budi Sutrisno, Direktur Utama Dana Pensiun BCA, penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk dampak pandemi Covid-19 yang memicu ketidakstabilan ekonomi global, serta kebijakan suku bunga rendah yang membuat kupon obligasi juga lebih rendah.

Budi menjelaskan bahwa untuk menjaga stabilitas RoI, Dapen BCA akan mengalokasikan investasi pada obligasi jangka menengah yang menawarkan imbal hasil stabil, yang diharapkan mampu menyeimbangkan antara likuiditas dan pertumbuhan aset. 

Sementara itu, Bambang Sri Muljadi, Staf Ahli Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI), menyatakan bahwa pengembalian RoI seperti di tahun 2020 sulit dicapai karena sifat investasi dapen yang bersifat *rollover*. Ia menyarankan agar dapen meningkatkan investasi di instrumen saham dengan analisis mendalam untuk mengoptimalkan RoI. Syarif Yunus, Direktur Eksekutif Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), menambahkan bahwa kurangnya pemahaman peserta terkait instrumen investasi turut mempengaruhi RoI, meski kini ada lebih banyak pilihan instrumen yang kompetitif.

Penjualan Lesu, Produsen Kendaraan Pacu Pikap

16 Oct 2024

Pasar kendaraan niaga di Indonesia mengalami penurunan pada 2024, termasuk di segmen pick up yang menurun 21% year-on-year hingga September 2024, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Meski begitu, agen pemegang merek (APM) seperti Suzuki, Daihatsu, dan Toyota tetap mencoba memanfaatkan peluang.

Harold Donnel, Marketing Director Suzuki Indomobil Sales, menyebut bahwa New Carry, kendaraan pick up andalan mereka, masih mampu menjaga penjualan meski mengalami penurunan sebesar 31,23% yoy. Suzuki berupaya menjaga loyalitas konsumen agar tetap bertahan di pasar yang sulit ini. Sementara itu, Tri Mulyono, Marketing Division Head Daihatsu Sales Operation, mengatakan Gran Max Pick Up milik Daihatsu yang banyak digunakan dalam sektor pertanian dan perikanan juga mengalami penurunan penjualan sebesar 17,1% yoy.

Toyota Astra Motor (TAM) justru tetap ekspansif dengan meluncurkan All-New Hillux Rangga. Vice President Director TAM, Henry Tanoto, optimis bahwa kehadiran Hillux Rangga bisa menjadi solusi di tengah perlambatan ekonomi, dengan target penjualan 400–500 unit per bulan. Hillux Rangga tersedia dalam pilihan mesin gasoline dan diesel, dan dirancang bersama 70 karoseri lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam.

Keanehan dalam Pembiayaan Sindikasi

15 Oct 2024

Kredit perbankan nasional mengalami pertumbuhan, kredit sindikasi justru mengalami penurunan signifikan. Data Bloomberg menunjukkan bahwa nilai kredit sindikasi pada September 2024 hanya mencapai US$14,14 miliar, turun 43% dibandingkan tahun lalu. Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh kondisi proyek besar yang stagnan dan tingginya suku bunga yang menambah beban debitur.

Meskipun bank-bank BUMN, seperti PT Bank Mandiri dan PT Bank Rakyat Indonesia, mendominasi pasar kredit sindikasi, mereka juga mengalami penurunan dalam penyalurannya. Royke Tumilaar, Direktur Utama BNI, optimis kredit sindikasi akan pulih pada tahun depan, terutama dengan harapan turunnya suku bunga acuan. Para pemimpin bank tetap berusaha menggali potensi di sektor-sektor strategis meskipun menghadapi tantangan likuiditas yang ketat.


Prospek Properti Melonjak Berkat Penghapusan Pajak

15 Oct 2024

Rencana pemerintahan baru Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk membebaskan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dalam pembelian hunian diharapkan mampu meningkatkan penjualan properti di Indonesia. Wakil Presiden Komersial Sinar Mas Land, Christine N. Tanjungan, menjelaskan bahwa pembebasan pajak ini dapat mengurangi biaya hingga 16% dari total nilai pembelian rumah, sehingga masyarakat bisa memperoleh hunian dengan harga lebih terjangkau. Hal ini juga diyakini akan mendorong lebih banyak konsumen mengurus Akta Jual Beli (AJB), yang sebelumnya terkendala biaya BPHTB.

Wakil Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), Bambang Eka Jaya, menyambut baik kebijakan ini tetapi menyoroti perlunya koordinasi dengan pemerintah daerah, mengingat BPHTB adalah pajak daerah. Hashim S. Djojohadikusumo, Ketua Satgas Perumahan Presiden Terpilih, menegaskan komitmen Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memudahkan kepemilikan hunian, termasuk lewat rekomendasi pembebasan BPHTB. Selain itu, rencana kebijakan ini telah memberikan katalis positif pada saham properti, dengan indeks saham properti naik 3,04% pada 11 Oktober 2024.

Analis Bareksa memperkirakan stimulus ini dapat berdampak baik bagi sektor properti, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi mereka menyarankan investor untuk tetap berhati-hati dan menunggu perkembangan lebih lanjut terkait kebijakan ini.

Rencana Prabowo untuk Mengembangkan Transportasi Terpadu

15 Oct 2024

Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana melanjutkan program Presiden Joko Widodo terkait pengembangan kawasan berbasis transit-oriented development (TOD) untuk memadukan permukiman dan transportasi massal. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa pembangunan rumah susun di titik-titik TOD akan memudahkan masyarakat dalam beraktivitas dengan akses langsung ke transportasi publik, seperti di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan. Di lokasi ini, developer PT Jaya Realti Property Tbk. (JRPT) telah menyediakan bus keliling untuk memfasilitasi mobilitas dari rumah ke stasiun.

Budi Karya juga mendorong developer lain untuk menyediakan fasilitas serupa guna mengurangi kebutuhan parkir dan mengarahkan masyarakat beralih ke transportasi massal. Wakil Direktur Utama JRPT, Yohannes Hengky Wijaya, menyatakan bahwa walaupun permintaan rumah susun saat ini cenderung stabil, ia mendukung inisiatif Jokowi dan Prabowo untuk mendorong penggunaan transportasi umum. Selain itu, Kemenhub, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), dan JRPT bekerja sama dalam meningkatkan standar layanan di Stasiun Jurangmangu melalui skema KPBU.

Efektivitas Terancam dalam Pemisahan Kementerian Pariwisata

15 Oct 2024

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyuarakan kekhawatiran terkait rencana pemisahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Apindo, Maulana Yusran, mempertanyakan efektivitas pemisahan ini, mengingat pengalaman sebelumnya di mana penggabungan kementerian pada periode pertama Presiden Joko Widodo menyebabkan penyesuaian yang memakan waktu hampir satu tahun dan berdampak pada kinerja kementerian.

Maulana menyoroti bahwa dinamika pemisahan kementerian tersebut mungkin menimbulkan tantangan dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan Prabowo sebesar 8%. Selain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, rencana pemisahan juga akan berlaku untuk Kementerian Koperasi dan UKM menjadi dua entitas terpisah.

Saham Sektor Energi Masih Berpotensi Tumbuh

15 Oct 2024
Harga komoditas energi global, termasuk minyak, gas alam, dan batubara, tengah mengalami volatilitas yang dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Menurut Liza Camelia Suryanata, Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia, tiga faktor utama yang memengaruhi prospek harga energi adalah ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya antara Israel dan Iran, penurunan suku bunga di AS, dan perlambatan ekonomi di China. 

Research Analyst Phintraco Sekuritas, Muhamad Heru Mustofa, menambahkan bahwa faktor cuaca ekstrem, seperti badai di Florida dan hujan lebat di China, juga berperan dalam fluktuasi harga energi. Heru memperkirakan harga minyak mentah dunia akan bergerak di rentang US$ 72–US$ 77 per barel, sementara harga batubara berkisar antara US$ 145–US$ 155 per ton hingga akhir 2024.

Emil Fajrizki dari Stocknow.id memprediksi bahwa harga minyak bisa mencapai US$ 80–US$ 95 per barel dalam jangka pendek. Sukarno Alatas, Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, menyebut harga minyak kemungkinan bertahan di level US$ 71–US$ 77 per barel, sementara harga batubara bisa tetap di atas US$ 150 per ton.

Meski sektor energi sempat mengalami penurunan saham akibat aksi profit-taking, menjelang rilis kinerja kuartal III-2024, emiten energi diprediksi menunjukkan hasil positif. Emil merekomendasikan saham PTBA, HRUM, dan BUMI untuk dibeli dengan target harga masing-masing Rp 4.100, Rp 1.465, dan Rp 200.

Menumpuknya Utang 26 Negara Termiskin

15 Oct 2024
Bank Dunia melaporkan kemunduran besar dalam upaya memberantas kemiskinan ekstrem. Saat ini ada 26 negara termiskin di dunia, tempat tinggal sekitar 40 persen penduduk dunia, menghadapi beban utang paling signifikan sejak 2006. Sebagaimana diberitakan kantor berita Reuters, Senin (14/10/2024), bencana alam dan guncangan-guncangan lain akan membuat 26 negara termiskin tersebut semakin rentan. Laporan terbaru Bank Dunia itu dipublikasikan Minggu (13/10). Laporan ini terbit sepekan sebelum pertemuan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat. Dalam laporan itu disebutkan, 26 negara itu memiliki pendapatan per kapita tahunan kurang dari 1.145 dollar AS. Rata-rata rasio utang negara-negara itu dengan produk domestik bruto (PDB) adalah 72 persenatau yang tertinggi dalam 18 tahun. Mereka juga semakin bergantung pada hibah Asosiasi Pembangunan Internasional (International Development Association/IDA).

Negara-negara termiskin itu berada di kawasan Afrika sub-Sahara mulai dari Etiopia hingga Chad dan Kongo. Selain itu, Afghanistan dan Yaman juga termasuk dalam daftar 26 negara tersebut. Negara-negara berpendapatan rendah tersebut banyak meminjam selama pandemiCovid-19. Pinjaman ini menyebabkan defisit primer meningkat tiga kali lipat. Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) mendefinisikan sebuah negara mengalami defisit primer jika belanja untuk kebutuhan dan layanan publik lebih besar daripada pendapatan pajaknya. Dalam kondisi itu, negara tersebut harus berutang untuk memenuhi kebutuhan dan layanan publik. Negara-negara miskin itu tidak dapat sepenuhnya mengatasi defisit tersebut. Konflik dan bencana Selain pinjaman selama pandemi, dua pertiga dari 26 negara termiskin tersebut terlibat dalam konflik bersenjata.

Mereka juga mengalami kesulitan menjaga ketertiban karena kerapuhan kelembagaan dan tatanan sosial di negara-negara itu. Situasi tersebut menghambat investasi asing dan semua komoditas ekspor. Dampaknya, negara-negara itu sering mengalami siklus naik-turun. Faktor lain yang membuat negara-negara termiskin semakin rentan adalah bencana alam. Bencana alam sudah memakan korban dalam jumlah besar di negara-negara tersebut selama satu dekade terakhir. Antara tahun 2011 dan 2023, bencana alam menimbulkan kerugian tahunan rata-rata 2 persen dari PDB. Angka kerugian itu tercatat lima kali lipat dari rata-rata di antara negara-negara berpenghasilan menengah ke bawah. Penelitian Bank Dunia menunjukkan, faktor-faktor tersebut membuat hampir setengah dari 26 negara itu kiniterlilit utang atau berisiko tinggi terlilit utang. Jumlah negara yang berisiko terlilit utang itu tercatat dua kali lipat dari data tahun 2015. Semakin miskin Negara-negara tersebut saat ini lebih miskin dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19. (Yoga)

Industri Kecerdasan Buatan untuk Memenuhi Kebutuhan Manusia

15 Oct 2024
Kecerdasan buatan atau AI berkembang sangat cepat di dunia, tidak terkecuali di Uni Emirat Arab, salah satu negara dengan perekonomian kuat di Asia. Peran AI bagi manusia terus berkembang, mulai dari berperan sebagai asisten hingga membantu dalam pengambilan keputusan. Perannya pun masif di sejumlah sektor. Semarak pengembangan dan antusiasme akan AI terlihat pada hari pertama event teknologi dan startup (usaha rintisan) Gitex Global di Dubai World Trade Center (DWTC), UEA, Senin (14/10/2024). Gitex Global edisi ke-44 tersebut berlangsung pada 14-18 Oktober 2024 dan diikuti 6.500 perusahaan peserta, 1.800 startup, dan 1.200 investor dari 180 negara di dunia. Dari pantauan, sejumlah perusahaan, baik skala kecil maupun besar, ambil bagian dalam salah satu event teknologi terbesar di dunia tersebut.

Hampir semua zona atau area pada pameran tersebut terkait dengan AI. Baik terkait dengan big data, komputasi awan (cloud computing), internet of things (IoT), intelligent connectivity, maupun 5G. Ribuan orang tumpah ruah untuk mengunjungi sejumlah gerai di Gitex Global 2024, baik sekadar mencari informasi maupun keperluan bisnis. Hampir semua pertanyaan pengunjung kepada petugas gerai berkaitan dengan AI. Vice President Strategy Scalone AI, generative AI, Bhavnita Singh mengatakan, aktivitas manusia bisa terbantu dengan kehadiran AI. Salah satunya untuk mendapatkan informasi-informasi yang spesifik dan sesuai kebutuhan untuk bisnis. Hal tersebut yang coba ditawarkan Scalone AI sehingga para pelaku bisnis bisa mengambil keputusan dari informasi-informasi yang didapat secara cepat.

”Aktivitas orang yang berulang bisa terbantu denganAI. Saya pikir, dalam dua tahun terakhir, AI berkembang pesat, begitu juga tahun-tahun berikutnya, karena banyak nilai yang didapat penggunanya,” kata Bhavnita. Sementara Marketing Manager Navsoft Siddharta Chatterjee menuturkan, AI membuat asistensi teknologi terhadap manusia semakin optimal. Pengembangannya pun dapat diterapkan di beberapa bidang, baik itu kesehatan, pendidikan, maupun hal-hal lain, yang berkaitan dengan keseharian manusia. Menurut dia, perkembangan cepat AI bakal meningkatkan efisiensi pekerjaan oleh manusia. Sebagai asisten Sekretaris Jenderal Advanced Technology Research Council, di bawah Pemerintah UEA, HE Faisal Abdulaziz Al Bannai, mengatakan, AI bukanlah topik baru.Namun, dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan persepsi akan AI pesat. (Yoga)