;

Keanehan dalam Pembiayaan Sindikasi

Ekonomi Hairul Rizal 15 Oct 2024 Bisnis Indonesia (H)
Keanehan dalam Pembiayaan Sindikasi

Kredit perbankan nasional mengalami pertumbuhan, kredit sindikasi justru mengalami penurunan signifikan. Data Bloomberg menunjukkan bahwa nilai kredit sindikasi pada September 2024 hanya mencapai US$14,14 miliar, turun 43% dibandingkan tahun lalu. Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh kondisi proyek besar yang stagnan dan tingginya suku bunga yang menambah beban debitur.

Meskipun bank-bank BUMN, seperti PT Bank Mandiri dan PT Bank Rakyat Indonesia, mendominasi pasar kredit sindikasi, mereka juga mengalami penurunan dalam penyalurannya. Royke Tumilaar, Direktur Utama BNI, optimis kredit sindikasi akan pulih pada tahun depan, terutama dengan harapan turunnya suku bunga acuan. Para pemimpin bank tetap berusaha menggali potensi di sektor-sektor strategis meskipun menghadapi tantangan likuiditas yang ketat.


Download Aplikasi Labirin :