Yang Dibutuhkan Rakyat AS yang "Terlihat" Kuat Serta Tegas
Pemilihan presiden Amerika Serikat kurang dari sebulan lagi, pada 5 November 2024. Rakyat AS diharapkan sudah bisa memantapkan pilihan pada Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris dari Partai Demokrat atau Presiden ke-45 AS Donald Trump dari Partai Republik. Dari sisi kesehatan, Harris (59) sudah memenuhi syarat calon presiden yang memiliki ketahanan fisik dan mental yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas kepresidenan. Laporan hasil pemeriksaan kesehatan yang diumumkan Kantor Militer Gedung Putih, Sabtu (12/10/2024), mengonfirmasinya. Harris diketahui hanya punya masalah kesehatan rabun jauh dan alergi musiman. Dari garis ibu, Harris memiliki riwayat kanker usus besar. Selain itu, tak ada masalah mengkhawatirkan. Kondisi fisik Harris baik karena aktif dan pola makannya sehat. Laporan kesehatan Harris ini menjadi signifikan karena berbeda dengan Trump yang tidak pernah secara resmi mengumumkan kondisi kesehatannya.
Trump pernah membagikan sekelumit informasi kesehatannya dalam unggahan di media sosial Truth Social pada 20 November 2023. Namun, informasi itu hanya berupa tangkapan layar surat dari dokternya, Bruce Aronwald. Hanya disebutkan, kondisi kesehatannya sangat baik. Kesehatan capres ini penting mengingat kesehatan Presiden AS Joe Biden (81) yang tak baik-baik saja dan membuatnya terpaksa batal mencalonkan diri kembali. Namun, tidak hanya kondisi kesehatan yang penting. Rakyat AS juga menghendaki pemimpin yang ”terlihat” kuat dan tegas, terutama jika harus menghadapi persoalan dunia, seperti perang Rusia-Ukraina dan gejolak di Timur Tengah. Meski Harris sehat fisik dan mental, Trump ternyata dianggap lebih kuat dan tegas memimpin AS menangani persoalan dunia. Itu hasil jajak pendapat harian Wall Street Journal (WSJ), Jumat (11/10/2024), terhadap pemilih terdaftar di tujuh negara bagian penting, yakni Arizona, Georgia, Michigan, Nevada, Pennsylvania, North Carolina, dan Wisconsin.
Trump unggul tipis, 6 poin, di Nevada dan 1 poin di Pennsylvania. Sementara Harris unggul 2 poin di Arizona, Georgia, dan Michigan. Hasil jajak pendapat WSJ menunjukkan, Trump dinilai lebih mampu menangani perang Rusia-Ukraina, perang Israel-Hamas, ekonomi, dan imigrasi. Adapun Harris dinilai lebih mampu menangani isu perumahan, perawatan kesehatan, dan kepedulian terhadap kelompok-kelompok minoritas. Namun, menurut majalah The Economist, 10 Oktober 2024, kebijakan luar negeri Trump sebenarnya juga tidak jelas. Dia sesumbar akan mengakhiri perang dengan cepat dan tidak akan ada perang lagi jika dia berkuasa. Lantaran tidak dijelaskan bagaimana caranya, banyak kalangan khawatir dia akan mendesak Ukraina untuk berdamai dan menerima saja persyaratan dari Rusia. Sementara dari sisi Harris, sikapnya lebih jelas. AS akan tetap membantu Ukraina mempertahankan diri dari invasi Rusia. AS juga akan terus memasok senjata dan uang tunai untuk Ukraina selama Kongres mengizinkan. (Yoga)
Tags :
#Amerika SerikatPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023