Ekonomi
( 40733 )Kunjungan Prabowo ke China: Emiten Jalin Kerja Sama Strategis
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke China membuahkan sejumlah kesepakatan strategis di berbagai sektor antara perusahaan Indonesia dan mitra internasional, yang mencerminkan visi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan transformasi digital di Indonesia.
PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menjalin kerja sama dengan GEM Co., Ltd. untuk membangun smelter berbasis teknologi High-Pressure Acid Leaching (HPAL) senilai US$1,4 miliar. Smelter ini akan memproduksi nikel ramah lingkungan dengan kapasitas 60.000 ton MHP per tahun dan mencakup investasi pada pusat penelitian, ESG, serta pembangunan masyarakat. CEO INCO, Febriany Eddy, menegaskan bahwa proyek ini akan menjadi model global untuk pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab.
GoTo Group menggandeng Tencent Cloud dan Alibaba Cloud untuk memperkuat infrastruktur komputasi awan dan pengembangan talenta digital. Direktur Utama GoTo, Patrick Walujo, menyatakan kemitraan ini akan mendukung ekonomi digital dan kedaulatan data nasional. Tencent Cloud berkomitmen membangun pusat data baru di Indonesia dengan investasi US$500 juta hingga 2030, sedangkan Alibaba Cloud akan menggandakan pelatihan talenta digital hingga 800.000 individu pada 2033.
PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) bersama Envision Energy International Ltd. merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dengan kapasitas total 200 MW. Proyek ini mendukung pengembangan energi hijau di wilayah timur Indonesia, sejalan dengan program pemerintah untuk menarik lebih banyak investasi asing pada energi berkelanjutan.
Kesepakatan ini, yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Forum Bisnis Indonesia-China, menegaskan komitmen Indonesia untuk mendorong investasi hijau, transformasi digital, dan kemandirian energi guna memperkuat daya saing nasional di kancah global.
Kesempatan Emas Indonesia Menyambut Relokasi Industri
Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China berpotensi menambah tantangan ekonomi global, Indonesia dapat melihatnya sebagai peluang untuk menarik investasi dan relokasi perusahaan. Sejak 2019, Indonesia telah menerima investasi senilai US$14,7 miliar dari perusahaan-perusahaan yang terdampak perang dagang, yang berasal dari AS, Eropa, dan Asia. Pemerintah Indonesia, melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), kini berfokus pada peningkatan daya saing dan iklim investasi dengan memperbaiki sistem perizinan dan menargetkan sektor-sektor prioritas seperti penghiliran sumber daya alam, riset dan inovasi, serta sektor pendidikan dan kesehatan.
Namun, meskipun peluang investasi ini ada, beberapa analisis, seperti yang disampaikan oleh Moody's Analytics, menunjukkan bahwa Indonesia mungkin tidak mendapat banyak manfaat dari pergeseran rantai pasok, karena basis ekonominya lebih berfokus pada komoditas dan bukan manufaktur berbasis elektronik. Ekonom lain, seperti Yusuf Rendy Manilet dari Core Indonesia, juga menyarankan bahwa negara-negara seperti Vietnam dan Malaysia yang memiliki sektor manufaktur yang lebih kuat mungkin lebih diuntungkan dari perang dagang ini.
Di sisi lain, Indonesia tetap berpeluang menerima relokasi industri tertentu, seperti pabrik tekstil dari Vietnam, dan upaya diplomatik Presiden Prabowo Subianto, seperti kunjungannya ke China dan AS, turut memperkuat komitmen investasi kedua negara tersebut di Indonesia. Indonesia juga telah mengamankan kerja sama investasi senilai US$10,07 miliar dengan China, yang mencakup pengembangan sektor perikanan, sumber daya mineral, dan energi hijau.
Secara keseluruhan, meskipun ada tantangan dalam bersaing dengan negara-negara lain, Indonesia masih memiliki potensi untuk memanfaatkan dampak perang dagang AS-China sebagai peluang untuk menarik lebih banyak investasi dan memperkuat industrinya.
Langkah Nyata untuk Menurunkan Harga Tiket
Persoalan mahalnya harga tiket penerbangan domestik di Indonesia masih menjadi isu yang belum menemukan solusi konkret meskipun telah menjadi perhatian pemerintah sejak akhir masa jabatan Presiden Joko Widodo. Beberapa upaya telah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata, termasuk pembentukan satuan tugas untuk menurunkan harga tiket, namun hasilnya belum efektif. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa meskipun telah ada koordinasi dengan berbagai pihak terkait, masih dibutuhkan kajian lebih mendalam untuk menurunkan harga tiket pesawat secara signifikan.
Tingginya harga tiket pesawat berdampak negatif pada berbagai sektor, terutama pariwisata, yang mengalami penurunan minat dan daya beli wisatawan. Selain itu, sektor logistik dan perdagangan serta mobilitas masyarakat juga terhambat, yang mengarah pada kerugian tidak langsung di bidang pendidikan, bisnis, dan investasi. Beberapa faktor penyebab mahalnya harga tiket telah diidentifikasi, seperti tingginya harga avtur (bahan bakar pesawat) yang mencapai 38%—45% dari harga tiket, serta biaya pemeliharaan pesawat yang cukup besar. Ada juga masalah pajak berganda pada suku cadang pesawat yang didatangkan dari luar negeri.
Berbagai rekomendasi solusi telah diusulkan, seperti pemberian insentif fiskal untuk biaya avtur dan suku cadang pesawat, subsidi untuk biaya pelayanan jasa pendaratan dan ground handling, serta penghapusan pajak tiket pesawat. Meskipun telah banyak usulan dan kajian yang dilakukan, masyarakat masih menunggu langkah konkret untuk mengatasi masalah ini dengan melibatkan semua pihak terkait.
Yandex Lirik Indonesia: Peluang Baru di Infrastruktur Digital
Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), mengungkapkan bahwa perusahaan teknologi asal Rusia, Yandex, berencana untuk berinvestasi di Indonesia. Yandex tertarik untuk membangun infrastruktur digital, seperti pusat data (data center) dan menjajaki kolaborasi dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) serta pembinaan talenta digital. Meski nilai investasinya belum diumumkan, Nezar menilai minat ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menjanjikan.
Nezar menegaskan bahwa perusahaan asing, termasuk Yandex, harus mematuhi regulasi Indonesia jika ingin berinvestasi. Selain itu, ia menyebutkan bahwa Indonesia saat ini menjadi target investasi berbagai perusahaan global dari Rusia, China, Amerika, hingga Eropa.
Dalam upaya lain, Hokky Situngkir, Dirjen Aplikasi Informatika Komdigi, menyoroti langkah pemerintah dalam memberantas judi online. Hingga 9 November 2024, lebih dari 5,1 juta situs judi online telah berhasil diblokir oleh kementerian, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang aman.
Instrumen Bank Sentral Tekan Daya Tarik Aset Lain
Kepercayaan Konsumen Merosot, Tabungan Terancam
Investasi China Dorong Optimisme Pasar
Persaingan Ketat Emiten Farmasi Tingkatkan Kinerja
Industri Ayam Tunjukkan Tren Positif di Pasar
Kasus Kecelakaan di Km 91-104 bertambah dengan adanya Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang
Jumlah korban akibat kecelakaan beruntun di Jalan Tol Cipularang Kilometer 92, Purwakarta, Jabar, Senin (11/11) sore, mencapai 23 orang. Satu di antaranya tewas dan 22 orang lain mengalami luka-luka. Kecelakaan ini menambah kasus di Km 91-104. Sebagian besar korban dilarikan ke RS Abdul Rojak dan RS Siloam Purwakarta,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah. Dari data Jasamarga Metropolitan Tollroad, kecelakaan beruntun itu terjadi pada Senin pukul 15.15 WIB, di jalan tol arah Jakarta. Akibat kejadian tersebut, lalu lintas di ruas Tol Cipularang Km 92 arah Jakarta ditutup. Menurut data Polda Jabar, kecelakaan itu melibatkan 19 kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Ada satu kendaraan meloncat melewati beton pembatas ke arah jalan berlawanan.
Dalam video yang beredar di media sosial, para korban selamat tampak meninggalkan kendaraannya. Sebagian berjalan tertatih-tatih ke pinggir jalan tol. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Jules Abast menyebut, kecelakaan itu diduga dipicu truk barang yang mengalami rem blong. Truk menabrak kendaraan di depannya. Truk itu juga ditabrak kendaraan di belakangnya. ”Truk ini diduga mengalami rem blong karena mengangkut muatan barang yang melebihi kapasitas,” ujarnya. Kecelakaan kemarin menambah panjang daftar kecelakaan maut di jalur rawan antara Km 91 dan Km 104 di jalan tol itu. Dalam catatan Kompas dan perbincangan bersama sejumlah pengemudi, sejumlah kecelakaan terjadi di titik rawan di Km 91 sampai Km 104. Kejadian fatal sebelumnya terjadi di Km 91 arah Bandung menuju Jakarta pada Senin, 2 September 2019, melibatkan belasan kendaraan, menewaskan delapan orang.
Kecelakaan dipicu saat truk pengangkut tanah yang dikemudikan Dedi Hidayat(45) melaju kencang di jalan menurun di Km 91 dari arah Bandung lalu kehilangan kendali sehingga memicu tabrakan beruntun. Pada Juni 2019, enam kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Km 95, dengan delapan orang luka-luka. Desember 2012, delapan orang tewas dan 34 orang luka-luka setelah bus pariwisata menyeruduk bagian belakang truk di Km 100. Pada 2011, enam orang tewas saat minibus sarat penumpang menabrak truk di Km 93. Dari hasil penelusuran Kompas, Tol Cipularang memang memiliki beberapa titik rawan kecelakaan. Lokasi paling rawan tidak lain di Km 92 sampai Km 104. Faktor kelalaian manusia tetap menjadi faktor penyebab utama di luar masalah titik-titik rawan di jalan tol tersebut. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









