;

Pasar Finansial Indonesia Tertekan

Ekonomi Yuniati Turjandini 08 Nov 2024 Investor Daily
Pasar Finansial Indonesia Tertekan

Kemenangan Donald Trump pada pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) menjadi mimpi buruk pasar finansial Indonesia. Indeks harga saham gabungan (IHSG)  Bursa Efek Indonesia (BEI) roboh, imbal hasil (yield) surat utang negara beri benchmark naik, dan rupiah terkapar.  Tekanan ke pasar finanasial diprediksi masih kuat dalam jangka pendek. Jika capital outflow terus berlanjut, IHSG diorpyeksikan bisa menyentuh levell 7.000, sedangkan rupiah bisa bertengger di level Rp16 ribu per dolar AS. Meski begitu, analisis dan pelaku pasar menilai, masih ada peluang di pasar finansial domestik.

Sebab, berkaca pada pengalaman 2016-2020 saat Trump menjadi Presiden AS, IHSG terbukti masih bisa tumbuh. Artinya, indeks berpeluang bangkit begitu sentimen negatif mereda. Itu sebabnya, investor diminta lebih agresif melihat peluang dipasar dengan memborong saham-saham unggulan yang kini sedang murah (buy on weakness/BoW). Pada titik ini, saham bank besar berfundamental solid yang selama ini menjadi pengerak IHSG patut dicermati, seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). Investor juga bisa melirik salah defensif seperti TKLM dan konsumer. (Yetede)

Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :