Ekonomi
( 40554 )IPO Jumbo Hadapi Rintangan Berat
Pasar saham Indonesia tengah menghadapi tantangan besar terkait dengan Initial Public Offering (IPO) di penghujung tahun ini. Meskipun dua emiten besar, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dan PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY), telah mengumumkan rencana IPO, langkah ini menjadi pertaruhan besar mengingat kondisi pasar yang tengah lesu. Sepanjang tahun ini, kebanyakan IPO didominasi oleh emiten kecil dan menengah dengan nilai emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu, yang mencatatkan 79 emiten baru. Selain ketidakpastian pasar yang mendorong calon emiten menunda IPO, kualitas IPO juga menjadi sorotan, terutama terkait dengan tindakan oknum yang mencoreng citra pasar modal, yang mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk lebih selektif dalam meloloskan emiten baru.
Tokoh yang relevan dalam artikel ini adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dan PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) sebagai dua calon emiten besar yang tengah menyambut kesempatan untuk melaksanakan IPO di tengah situasi pasar yang penuh tantangan.
Window Dressing, Harapan Akhir Tahun Pasar Saham
Meskipun terdapat harapan akan terjadinya window dressing dan beberapa aksi besar di pasar modal, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir tahun ini cenderung lesu. Pada bulan November, IHSG mengalami penurunan signifikan sebesar 4,94%, meskipun secara tahunan (YoY) masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 2,33%. Perdagangan yang lesu ini mencerminkan penurunan gairah investor dan transaksi pasar yang melambat, dengan rata-rata transaksi harian yang jauh di bawah target Bursa Efek Indonesia (BEI).
Namun, terdapat optimisme karena aksi window dressing yang biasanya dilakukan oleh manajer investasi di penghujung tahun, serta adanya dua IPO jumbo yang diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi pasar. Kedua emiten besar tersebut adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dan PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY), yang keduanya berpotensi meraup dana besar melalui IPO mereka, masing-masing sekitar Rp4,59 triliun dan Rp4,71 triliun.
Tokoh yang relevan dalam artikel ini adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) dan PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY), yang diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan pasar saham Indonesia menjelang tutup tahun.
Daya Tarik Saham LQ45 di Tengah Gejolak
Kinerja Indeks LQ45 mengalami penurunan signifikan, tertekan oleh sentimen negatif setelah kemenangan Donald Trump dalam Pilpres AS. Dalam periode sebulan terakhir, Indeks LQ45 turun 6,57%, lebih dalam dibandingkan dengan penurunan IHSG yang sebesar 5,69%. Secara year-to-date (YtD), Indeks LQ45 turun 10%. Meskipun demikian, sejumlah analis percaya bahwa masih ada peluang penguatan Indeks LQ45 di bulan Desember 2024, terutama berkat fenomena window dressing yang sering terjadi di akhir tahun.
Angga Septianus, Community Lead Indo Premier Sekuritas (IPOT), optimis bahwa penguatan Indeks LQ45 bisa terjadi pada Desember, meskipun sulit berbalik hijau secara YtD. Ia memprediksi saham-saham bluechip seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI), PT Telkom Indonesia Persero (TLKM), dan PT Astra International Tbk. (ASII) akan mengalami dorongan positif. Sukarno Alatas, Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, juga menilai adanya peluang penguatan teknikal rebound jangka pendek, sementara Nafan Aji Gusta, Senior Market Chartist di Mirae Asset Sekuritas, mengharapkan penurunan suku bunga acuan baik dari Federal Reserve maupun Bank Indonesia dapat mendorong penguatan indeks.
Namun, tantangan terbesar tetap datang dari ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh tensi geopolitik. BRI Danareksa Sekuritas juga mengurangi target IHSG menjadi 7.448 pada akhir 2024, dengan sektor-sektor yang lebih fokus pada pasar domestik, seperti konsumer dan ritel, diharapkan bisa memberikan kontribusi positif karena katalis musiman seperti belanja politik Pilkada dan harga CPO yang tinggi.
Tokoh yang relevan dalam artikel ini adalah Angga Septianus dari Indo Premier Sekuritas (IPOT), Sukarno Alatas dari Kiwoom Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas, dan Erindra Krisnawan serta Wilastita Muthia Sofi dari BRI Danareksa Sekuritas, yang memberikan berbagai pandangan dan proyeksi terkait pergerakan Indeks LQ45 dan IHSG menjelang akhir tahun.
KAI Rancang Proyek di 5 Lokasi Baru
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI sedang mempersiapkan lima lokasi untuk proyek Transit Oriented Development (TOD), yang bertujuan untuk menciptakan kawasan hunian terintegrasi dengan moda transportasi kereta api. Kelima lokasi tersebut berada di Kota Solo (Stasiun Purwosari dan Stasiun Solo Balapan), Kota Surabaya (Stasiun Surabaya Gubeng), Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang (Stasiun Cicayur), dan Bintaro, Tangerang (Stasiun Sudimara). Total luas lahan yang disiapkan untuk pembangunan kawasan hunian ini mencapai 17 hektare.
Menteri BUMN Erick Thohir menekankan bahwa konsep TOD akan membawa kemudahan mobilisasi masyarakat dengan hunian vertikal yang dekat dengan stasiun kereta api. PT KAI juga telah bekerja sama dengan Perum Perumnas untuk membangun empat hunian berbasis TOD di lokasi-lokasi lain, seperti Semesta Mahata Serpong, Semesta Mahata Margonda, Semesta Mahata Tanjung Barat, dan Semesta Parayasa.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyatakan kesiapan kementeriannya untuk berkoordinasi dengan PT KAI dan Kementerian BUMN dalam mempercepat pembangunan proyek TOD ini. Kementerian PKP juga berencana untuk menyusun program penataan kawasan permukiman di sekitar Stasiun Manggarai untuk mendukung pembangunan hunian bagi masyarakat sekaligus program Tiga Juta Rumah.
Selain itu, Kementerian PKP juga telah menjalin komitmen dengan investor dari China, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk mendanai proyek Tiga Juta Rumah, yang bertujuan untuk meningkatkan penyediaan hunian bagi rakyat.
Dominasi Petahana di Pilkada Serentak 2024
Kinerja Lesu, Emiten Turun Kasta
Saham Populer Tunggu Momentum Kenaikan
Prospek Emiten Nikel di Tengah Ancaman Harga
Rumah Tradisional Sekitar Candi Borobudur bagai Roh tak Terpisahkan dari Kawasan Warisan Dunia Tersebut
Rumah-rumah tradisional di sekitar Candi Borobudur bagaikan roh tak terpisahkan dari kawasan warisan dunia tersebut. ”Beginilah rumah sederhana di desa,” kata Kirno (55) di halaman rumahnya, Selasa (12/11). Rumah Kirno salah satu rumah limasan tradisional Jawa yang terawat baik, terletak di daerah berbukit Dusun Kerug Batur, Desa Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng. Jaraknya 3,8 km selatan Candi Borobudur. Ciri rumah limasan dikenali dari bentuk atapnya yang berdiri pada kerangka alas berbentuk persegi panjang dengan dua sisi panjang bertemu di tengah dan dua sisi lebar membentuk segitiga. Kaki atap menjulur keluar alas, dengan sudut kemiringan yang lebih landai ketimbang bagian atas. Struktur rumah limasan tradisional sepenuhnya terbuat dari kayu, seperti jati, nangka, atau sengon. Khusus rangka atap atau reng biasanya memakai bambu petung.
Kirno menceritakan, rumah limasan berukuran 11 x 11 meter warisan orangtuanya itu dibangun tahun 1977. Kecuali reng yang sudah diganti karena lapuk, semua bagian rumah itu masih asli, termasuk lantainya yang hanya beralaskan tanah. Genteng buatan Kebumen, Jateng, masih awet melindungi rumah dari segala cuaca. Meski sejumlah orang telah menawar untuk membeli limasan tersebut, Kirno menolak. Dia merasa ada nuansa yang sulit digantikan jika dia menjualnya dan mengganti dengan bangunan modern. Yulius Ismoyo (63) juga mempertahankan bagian depan rumahnya dengan arsitektur rumah kampung. Rumah yang dulu berupa limasan ini kini memiliki atap segitiga. Semua bagian dari rumah limasan berukuran 8 x 10 meter masih dipakai. Rumah kampung itu dijadikan pendopo yang sesekali dipakai rapat warga karena selama belasan tahun dia juga menjabat sebagai kepala dusun.
Ismoyo meyakini, para leluhur pasti telah memikirkan bentuk konstruksi yang terbaik sehingga layak dipelihara dan diteruskan kepada generasi selanjutnya. Hal itu terbukti kala gempa besar melanda Yogyakarta pada 2006 dan getarannya terasa hingga Magelang. ”Waktu itu, rumah limasan dan rumah kampung di dusun ini tidak ada yang rusak. Rumah tembok banyak yang retak dan gentengnya berjatuhan,” ucapnya. Ismoyo mengatakan, dari 36 rumah di Dusun Kerug Batur, terdapat 12 rumah limasan dan 8 rumah kampung. Sisanya telah berganti menjadi rumah tembok modern. Museum dan Cagar Budaya (MCB) Unit Warisan Dunia Borobudur menggelar Pameran Arsitektur Vernakular dan Potensi Desa Borobudur pada 11-17 November 2024 di Magelang. Arsitektur vernakular adalah jenis arsitektur yang dikembangkan oleh masyarakat tradisional dengan memanfaatkan sumber daya lokal.
Panitia sampai membangun rumah limasan, rumah kampung, dan rumah panggang sungguhan di lokasi pameran. Ketiganya merupakan jenis rumah tradisional Jawa yang ada di kawasan Borobudur. namun, rumah panggang pe sudah sangat jarang ditemukan. Pengunjung jadi memiliki gambaran tentang arsitektur tradisional itu. ”Sekaligus kami mendokumentasikan cara pembangunan dan ritual yang menyertai pendirian rumah tradisional Jawa,” ujar ketua panitia acara dari MCB Unit Warisan Dunia Borobudur, Bambang Kasatriyanto. Pamong Budaya Ahli Muda MCB Unit Warisan Dunia Borobudur Dian Eka Puspitasari menyebutkan, pelestarian rumah tradisional Jawa sebagai arsitektur vernakular menjadi bagian tak terpisahkan dari pelestarian Candi Borobudur. (Yoga)
Jangan Sampai Diskon Lolos Sehabis Mencoblos
Sedari pagi sebagian warga Jakarta sudah bergegas menuju tempat pemungutan suara atau TPS. Tak hanya ingin segera mencoblos jagoannya, tetapi juga ingin mendapatkan aneka diskon tinta ungu. Sejak pukul 09.45, Imelda Cahya (24) sudah di depan Mal Grand Indonesia, Jakpus, Rabu (27/11). Padahal, khusus pada hari pemungutan suara Pilkada 2024, pusat perbelanjaan itu baru buka pukul 11.00. ”Saya tidak tahu kalau GI (Grand Indonesia) baru buka pukul 11.00. Saya kira seperti biasa, pukul 10.00,” kata Imelda. Ia sengaja datang ke GI lebih cepat untuk berburu diskon makanan hingga baju. Cukup dengan menunjukkan jari kelingking bertinta ungu, pada hari pencoblosan, warga bisa menikmati beragam promo potongan harga hingga 50 % melalui program Klingking Fun: Pesta Diskon Anti Golput 2024.
Imelda pergi ke GI bersama adik dan kedua orangtuanya. Ia mengaku telah menunaikan hak pilih pukul 08.00 sehingga bisa ke GI lebih cepat. ”Mumpung hari ini semuanya lagi libur, kami sekeluarga memang berencana menghabiskan hari ini dengan jalan-jalan. Hari ini juga adik sedang pulang ke Jakarta karena biasanya kuliah di Semarang,” ucapnya. Banyak promo yang Imelda incar di GI, terutama paket hemat sekeluarga. Ia berencana mengunjungi gerai Kintan Buffet terlebih dahulu demi mendapatkan promo all you can eat karena belum sempat sarapan. Khusus momen pilkada, ada promo Payday Special Beli 2 Gratis 2 untuk orangtua di Kintan Buffet, berlaku pada 25-29 November 2024. Imelda juga berencana membungkus beberapa roti di Mako sebagai bekal di perjalanan karena ada promo serba Rp 11.000 untuk varian roti abon. Selain itu, ada promo untuk sliced cake atau dengan harga mulai Rp 16.000 saja.
”Setelah dari GI, kami sekeluarga akan menuju ke Sea World Ancol untuk liburan sehari,” lanjut Imelda. Sea World Ancol memberi diskon dari harga Rp 175.000 menjadi Rp 105.000 per orang di hari pilkada. Seluruh promo Pilkada 2024 hanya berlaku melalui pembelian tiket offline di loket unit rekreasi dengan syarat menunjukkan jari bertinta sebagai tanda sudah mencoblos. Satu jari tinta pilkada berlaku untuk satu tiket promo. Riri Junarsih (34) tak mau ketinggalan mencicipi promo menarik saat pilkada. Warga Jaksel ini pergi ke KidZania bersama anak, keponakan, saudara, dan suaminya. KidZania menawarkan potongan harga 30 % khusus di Jakarta pada pukul 10.00-19.00. Promo KidZania Jakarta berlaku untuk tiket kategori anak atau dewasa dengan maksimal pembelian empat tiket per transaksi, khusus pembelian di tempat di hari pencoblosan.
Aneka diskon, seperti Klingking Fun: Pesta Diskon Anti Golput 2024, bertujuan ganda. Menyemarakkan pilkada agar riang gembira, menekan angka golput, sekaligus menggerakkan roda perekonomian. Kota Kasablanka di Jaksel, sebagai salah satu pusat perbelanjaan yang menawarkan program Klingking Fun: Pesta Diskon Anti Golput 2024, misalnya, memberikan voucer belanja bagi warga yang telah menggunakan hak pilih. Mereka hanya perlu menunjukkan bukti jari bertinta ungu untuk mendapatkan voucer Rp 100.000 dan penawaran menarik lainnya. Panitia Klingking Fun: Pesta Diskon Anti Golput 2024, Fetty Kwartati, menuturkan, pesta diskon ini berlangsung pada pilpres dan pileg, Februari lalu. Hasilnya cukup sukses sehingga kembali dilangsungkan pada pilkada ini. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









