;
Kategori

Ekonomi

( 40430 )

Pemerintah Genjot Pertumbuhan Ekonomi 2025 Sebesar 5,2%

18 Jan 2025

Pemerintah tetap berupaya mengejar target pertumbuhan ekonomi 2025 sebesar 5,2% kendati Bank Dunia hanya memberikan proyeksi 5,1%. Pemerintah akan menggenjot sumber  pertumbuhan ekonomi dalam negeri demi mencapai target tersebut. "Pemerintah tetap optimis, karena saat ini masih  bulan Januari. Jadi kita lihat saja perkembangan ke depan," ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Menurut dia, momentum Ramadan dan Idulfitri akan menjadi andalan pemerintah pada kuartal 1-2025 untuk memacu ekonomi. Hari Raya Idulfitri akan berlangsung 31 Maret 2025. Secara histori, konsumsi rumah tangga melonjak saat periode Ramadan dan Lebaran.

Selain itu, dia menegaskan, pemerintah sedang menggodok kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) agar eksportis mau menyimpan dana lebih lama di pasar keuangan domestik. Bila investor lebih banyak menyimpan modal di dalam negeri, ini menjadi andalan saat perekonomian dunia sedang mengalami guncangan. "Kami sedang fine tuning DHE. Mudah-mudahan ini bisa segera dirilis, sehingga fundamental ketahanan ekonomi kita semakin membaik," tutur Airlangga. Pada kesempatan berbeda, Airlangga Hartarto mengatakan, langkah BI menurunkan suku bunga acuan diharapkan memberikan dampak positif ke sektor riil. Hal tersebut akan berujung pada meningkatnya laju pertumbuahn ekonomi nasional. (Yetede)

Bisnis BNPL di Indonesia Makin Digandrungi Masyarakat

18 Jan 2025
Bisnis dengan konsep beli dulu bayar nanti (buy now pay later/BNPL) di Indonesia  semakin digandrungi masyarakat,  lantaran memberikan kemudahan akses keuangan. Bahkan, pertumbuhan dari bisnis BNPL di tahun ini diperkirakan masih akan  melesat melampaui kartu kredit. Berdasarkan data Pefindo  Biro Kredit (IdScore), hingga November 2024, pertumbuhan fasilitas BNPL tercatat sebesar 24,53% secara tahunan (year on yera/yoy), dengan total nilai portfolio kredit mencapai Rp35,14 triliun. Angka ini mengindikasikan bahwa perilaku konsumtif masyarakat masih tinggi. Pertumbuhan BNPL, diproyeksikan akan mencapai 30% pada Desember 2025, sejalan dengan prediksi pertumbuhan portfolio kredit nasional yang juga diperkirakan mencapai dua digit antara 11-13% (yoy) target dari Bank Indonesia. Bank umum semakin agresif memasuki bisnis BNPL, dengan pertumbuhan yang signifikan mencapai 68,24%. "Saat ini BNPL semakin diterima dan diintegrasikan ke dalam layanan perbankan konvesional," ujar Direktur Utama IdScore Tan Giant Saputrahadi. (Yetede)

Medsos Dibatasi, Agar Anak Terlindungi dari Cyber Crime

18 Jan 2025
Rencana pemerintah untuk membatasi umur bagi anak  atau anggota masyarakat yang diperbolehkan mengakses media sosial (medsos)  dinilai sebagai langkah yang tepat. Hal ini sangat diperlukan  untuk melindungi anak-anak Indonesia dan masa depannya dari berbagai ancaman di dunia digital, seperti paparan konten tidak pantas, cyberbullying, dan kecanduan gadget. Apalagi, ancaman berbahaya dari dampak buruk media sosial terhadap anak-anak ini sudah menjadi kesadaran banyak masyarakat di dunia. Ini dibuktikan dengan banyaknya negara yang sudah melakukan pembatasan akses media sosial bagi anak-anak. Negara-negara itu diantaranya Australia, Prancis, Beligia, Italia, Jerman, Korea Selatan, dan India. Bahkan, kalangan ahli menyarankan agar batasan umur untuk mengakses platform digital lain seperti game online, dan tontonan yang dinilai banyak merugikan anak. Selain membatasi umur, hal lain yang tetap perlu di gencarkan adalah edukasi dan literasi kepada para orangtua tentang cara memanfaatkan gadget yang tepat bagi anak. (Yetede)

Penyaluran Dana Peremajaan Sawit Rakyat Sementara di Stop Dahulu

17 Jan 2025
Pemerintah menghentikan sementara penyaluran dana peremajaan kelapa sawit rakyat sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Pengusaha dan petani sawit swadaya meminta agar kebijakan itu tak berlangsung lama. Kebijakan itu diatur dalam surat Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang diterbitkan pada 14 Januari 2025. Surat tersebut perihal pemberhentian sementara operasional pencairan dan pengembalian dana peremajaan perkebunan kelapa sawit (PPKS), serta operasional pencairan dana sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit (SPPKS). Surat itu ditujukan kepada bank mitra BPDPKS dan lembaga pekebun yang menerima dana PPKS dan SPPKS. Disebutkan pula, kebijakan itu terkait perubahan nomenklatur susunan organisasi dan tata kerja (SOTK) BPDPKS per 18 Januari 2025. 

Untuk itu, seluruh dokumen PPKS dan SPPKS disampaikan pada BPDPKS melalui aplikasi SMART-PSR paling lambat pada 15 Januari 2025. Setelah tanggal tersebut, dana PPKS dan SPPKS itu akan diproses kembali sampai dengan SOTK BPDPKS selesai pada waktu yang tidak dapat ditentukan. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono berharap agar pemerintah tidak menghentikan penyaluran dana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) terlalu lama. Dana tersebut sangat dibutuhkan untuk mempercepat program tersebut. ”Selama ini, realisasi PSR selalu di bawah target tahunan. Padahal, PSR sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi minyak sawit mentah (CPO) dan minyak inti sawit (PKO) nasional yang tumbuh stagnan,” katanya. (Yoga)


Pertumbuhan 8 Persen Tujuan Presiden

17 Jan 2025
Presiden Prabowo Subianto mendorong para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia untuk terus bersatu dan lebih aktif membangun infrastruktur. Prabowo juga optimistis pertumbuhan ekonomi dapat mencapai lebih dari 8 persen. Hal tersebut diungkapkan Presiden saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia, Kamis (16/1/2025), di Jakarta. Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. Dalam acara itu, Anindya Novyan Bakrie dikukuhkan menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia 2024-2029. ”Ada yang bilang saya menghentikan proyek infrastruktur. Tidak benar. (Justru) sebagian besar akan saya serahkan kepada swasta. Swasta lebih efisien, inovatif, lebih pengalaman. Jalan tol, pelabuhan, bandara, swasta silakan bergerak,” kata Presiden Prabowo.

Prabowo juga menyampaikan optimismenya setelah hampir tiga bulan menjabat presiden. ”Makin saya mempelajari keadaan perekonomian kita, semakin saya merasa percaya diri, optimistis kita akan mencapai, bahkan melebihi 8 persen pertumbuhan. (Namun) makin banyak yang nyinyir karena salah satu kelemahan elite Indonesia adalah tidak percaya diri, suka melihat kawan susah, dan senang melihat kawan susah. Jadi, kita merasa rendah diri,” ujarnya. Presiden pun meyakinkan dengan bantuan para menterinya akan membuat banyak kejutan di minggu dan bulan-bulan mendatang. Selain itu, Presiden juga menyampaikan optimismenya pada target swasembada pangan dan energi. Swasembada pangan yang ditarget dicapai dalam empat tahun diyakini akan bisa diraih sebelumnya. Namun, Presiden tidak menjelaskan bagaimana cara dan apa yang membuatnya sedemikian optimistis.

Sementara itu, Anindya menyampaikan, Kadin Indonesia harus kompak dan bersama pemerintahan Presiden Prabowo untuk mewujudkan dan mencapai zaman keemasan. Di sisi lain, Indonesia menghadapitantangan global, seperti perang dagang Amerika dan China serta perlambatan ekonomi di banyak negara. ”Tugas utama Kadin adalah menciptakan lapangan kerja dan usaha. Ini membutuhkan gotong royong. Kadin merupakan mitra strategis pemerintah dan payung untuk seluruh dunia usaha sehingga harus selalu berkolaborasi dan inklusif,” kata Anindya. Kadin, kata Anindya, bisa berpartisipasi dan menyukseskan program pemerintah di ekonomi domestik, seperti makanan bergizi, lumbung pangan dan rumah makan. (Yoga)

Amerika Serikat Mengumumkan Revisi Peraturan Soal Perdagangan Semikonduktor

17 Jan 2025
Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengumumkan revisi peraturan soal perdagangan semikonduktor. Tujuannya, membatasi kemampuan China mengembangkan teknologi komputasi terbaru, termasuk akal imitasi (AI) untuk militer. Biro Keamanan dan Industri (BIS) pada Departemen Perdagangan AS mengungkap revisi itu pada Rabu (15/1/2025) siang waktu Washington DC. Selain pembaruan kendali ekspor, ada juga pendaftaran perusahaan Singapura di daftar sanksi. Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengatakan, pembaruan itu menutup celah China dan pihak lain menghindari sanksi serta melemahkan kepentingan nasional AS. ”Kami akan terus menjaga keamanan nasional dengan membatasi akses pada semikonduktor mutakhir, menegakkan aturan secara agresif, dan secara aktif mengenali ancaman baru,” ujarnya. Direktur BIS Depdag AS Alan F Estevez mengatakan, AS berusaha mencegah penyalahgunaan teknologi AS pada keperluan sipil dan militerChina.

”Dengan meningkatkan syarat uji tuntas, kami meminta pabrik ikut bertanggung jawab untuk memastikan produk mereka dialihkan ke lembaga yang dibatasi,” ujarnya. Dengan aturan baru, pabrik hingga perusahaan distribusi harus mengurus lebih banyak izin jika mau mengekspor semikonduktor berteknologi tertentu. Izin lebih mudah jika memenuhi tiga syarat. Pertama, ekspor ditujukan untuk semikonduktor yang teruji berkinerja di bawah ambang batas. Kedua, semikonduktor tidak akan dirakit menjadi cip oleh perusahaan-perusahaan di lokasi terlarang. Ketiga, perakitan dilakukan oleh lembaga teruji dan memastikan cip tidak akan berubah fungsi. ”Kendali ini dibuat untuk memitigasi upaya China mendapatkan semikonduktor berteknologi termutakhir yang memungkinkan pengembangan dan produksi, seperti penggunaan AI dalam militer.

Kemampuan tercanggih AI dimungkinkan oleh komputer super dan dibuat dengan semikonduktor termutakhir, menghadirkan ancaman keamanan nasional AS,” demikian pernyataan BIS Depdag AS. AI dalam militer bisa membuat proses pembidikan target lebih presisi. AI juga membantu mempercepat proses perencanaan dan pengambilan keputusan dengan menganalisis mahadata. ”Kemampuan ini juga mungkin digunakan dalam adaptasi perang elektronika, radar, pengacakan, dan mendukung pengenalan wajah sasaran,” lanjut pernyataan BIS. Aturan baru juga mengharuskan pabrik semikonduktor melaporkan transaksi dengan perusahaan baru. Pelaporan diperlukan jika perusahaan dicurigai akan menjual lagi produknya ke China. AS terus menambah daftar perusahaanyang dibatasi aksesnya pada semikonduktor berteknologi paling baru.Pekan ini, ada 16 perusahaan dan lembaga masuk daftar itu. Sebagian perusahaan itu ada di Singapura. (Yoga) 

Risiko Nilai Tukar dan Bunga Acuan BI

17 Jan 2025
Diluar prediksi banyak lembaga, Bank Indonesia memangkas bunga acuan 0,25 basis poin menjadi 5,75 persen di tengah masih tingginya tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Penurunan BI Rate dibarengi penurunan suku bunga deposit facility dan lending facility masing-masing 25 basis poin (bps) menjadi 5 persen dan 6,5 persen. Dinamika eksternal dan situasi perekonomian dalam negeri menjadi pertimbangan penurunan BI Rate ini, terutama kebutuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian dan risiko perlambatan ekonomi global. Dari sisi dalam negeri, menurut BI, ruang untuk menurunkan suku bunga acuan dimungkinkan dengan tetap terjaganya inflasi yang masih sesuai target, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen, dan diperkirakan tetap rendah dalam dua tahun ke depan. Penurunan BI Rate ini bagian dari kebijakan pro-growth BI untuk mendorong pertumbuhan dari sisi permintaan dalam negeri.

Langkah ini diperlukan mengingat masih lesunya konsumsi rumah tangga di tengah penurunan daya beli, khususnya kelas menengah ke bawah, serta potensi penurunan investasi dan ekspor sebagai akibat stagnasi ekonomi global. BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 di kisaran 4,7-5,5 persen, lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi Desember 2024 di kisaran 4,8-5,6 persen. Dari sisi eksternal, kita dihadapkan pada tingginya ketidakpastian global, terutama terkait arah kebijakan bunga The Fed dan kebijakan Pemerintah Amerika Serikat (AS) setelah terpilihnya Donald Trump yang memicu arus modal kembali membanjiri pasar AS. Hal ini membuat dollar AS dan imbal hasil obligasi AS meningkat tajam. Kebijakan tarif Trump berpotensi kian menekan ekspor Indonesia, memperlebar defisit transaksi berjalan, memicu arus modal keluar, dan pada akhirnya kian memicu pelemahan rupiah. Masih tingginya tingkat inflasi global juga membuat The Fed kemungkinan besar tidak akan seagresif yang diperkirakan sebelumnya dalam menurunkan suku bunga. (Yoga)


Berhati-hati Bukalapak Akan Gunakan Sisa Dana IPO Rp 9,9 Triliun

17 Jan 2025
PT Bukalapak.com Tbk memasuki tahun keempat tercatat sebagai perusahaan terbuka. Namun, di awal 2025, perseroan masih menyisakan lebih dari 40 persen dana jumbo yang dihimpun dari aksi penawaran saham perdana. Manajemen berkomitmen memanfaatkan sisa dana itu untuk pengembangan usaha perseroan dan anak usaha. CEO BukaFinancial and Commerce Bukalapak Victor Putra Lesmana dalam acara keterbukaan publik secara daring, Kamis (16/1/2025), mengungkapkan, mereka telah memanfaatkan Rp 11,9 triliun atau 56 persen dari total Rp 21,85 triliun, yang diperoleh dari penawaran saham perdana kepada publik (initial public offering/IPO) pada Agustus 2021. Per 14 Januari tahun 2025, Bukalapak masih menyisakan dana Rp 9,9 triliun. ”Sisa dana ini akan digunakan untuk pengembangan usaha perseroan, entitas anak usaha kami, dan investasi. Kami optimistis penggunaan dana sisa dapat dilakukan hingga akhir 2025 untuk mendukung pertumbuhan melalui strategi baru Bukalapak,” kata Victor.

Sejak 2021, manajemen mentransformasi Bukalapak dari penyedia platform bisnis lokapasar dan penjualan daring produk fisik menjadi penyedia bisnis produk virtual, gim, ritel, investasi, dan Mitra Bukalapak. Produk itu tersebar di sejumlah platform dengan jenama masing-masing. Strategi itu dikukuhkan dengan menghentikan secara bertahap layanan penjualan produk fisik di platform Bukalapak mulai Februari 2025. Perluasan usaha ke bisnis virtual, menurut Victor, membuat layanan penjualan produk fisik di lokapasar Bukalapak kini hanya berkontribusi kurang dari 3 persen terhadap total pendapatan perusahaan. Adapun bisnis lokapasar secara keseluruhan mencakup 50-60 persen ekosistem usaha Bukalapak. Di sisi lain, Victor mengakui, mereka masih berhati-hati menggunakan dana IPO yang tersisa di kantong untuk pengembangan bisnis. Ia menyebut, industri mereka masih menghadapi tantangan ekonomi dan politik, baik nasional maupun global.

”Kami memastikan kehati-hatian penggunaan dana agar tidak digunakan dalam bisnis yang bisa mengurangi keuntungan perusahaan. Kami terus mencari peluang baru dengan prinsip kehati-hatian. Kami pastikan perusahaan akan alami pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” tuturnya. Kinerja keuangan Bukalapak, per triwulan III-2024, mencatat perbaikan dengan menyusutnya rugi bersih perusahaan menjadi Rp 597,34 miliar dari rugi bersih sebesar Rp 776,22 miliar pada periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini ditopang pendapatan yang sebesar Rp 3,40 triliun, tumbuh tipis dari periode sama tahun 2023 sebesar Rp 3,34 triliun. Secara mendetail, pendapatan Bukalapak dalam sembilan bulan di 2024 mayoritas berasal dari usaha lokapasar sebesar Rp 1,736 triliun. Pendapatan segmen itu meningkat 0,17 persen dari Rp 1,733 triliun di 2023. (Yoga)

Transportasi Publik Butuh Dukungan Pemda

17 Jan 2025
Kementerian Perhubungan menghentikan bantuan dana kepada sejumlah daerah yang dinilai berhasil mengembangkan program beli layanan atau buy the service dalam transportasi publik. Di sisi lain, daerah merasa masih membutuhkan dukungan ketika ekosistem transportasi publik telah terbentuk. Bus Trans Metro Pekanbaru, Riau, misalnya, telah merintis pembangunan bus sebagai angkutan umum massal sejak 2009. Kini, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru memiliki sekitar 105 unit meski hanya 34 unit yang beroperasi. Keterbatasan anggaran menghambat operasionalisasi seluruh armada. ”Paling tidak, idealnya, kami bisa operasikan 50 persen, sekitar 50-60 unit sehari untuk mendapatkan standar pelayanan,” ujar Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (16/1/2025).

Selama ini, pemerintah daerah menganggarkan sekitar Rp 32 miliar per tahun. Besaran itu mencakup seluruh komponen dalam operasionalisasi bus Trans Metro Pekanbaru, antara lain bahan bakar, perawatan, serta gaji pengemudi dan kondektur. Ruang gerak pemda terbatas dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemda. Dalam regulasi tersebut, transportasi masih termasuk urusan wajib nondasar. Prioritasnya masih di bawah pendidikan dan kesehatan. Kota Semarang, Jawa Tengah, juga menjadi kota lain yang berhasil mandiri. Koordinator Staf Pengendalian dan Pengawasan Armada Badan Layanan Umum Trans Semarang Sobirin mengemukakan, bus dapat dikomersialisasikan melalui penamaan halte. Pemasukan itu dapat menutup operasionalisasi Trans Semarang sekitar Rp 31 miliar dari total kebutuhan Rp 250 miliar.

Apresiasi atas kemandirian Keputusan Kemenhub menghentikan bantuan sistem transportasi massal perlu dikaji mendalam. Selama ini, bantuan diberikan untuk memicu agar pemda dapat melanjutkan keberlangsungan angkutan massal, antara kapasitas fiskal daerah rendah dan komitmen untuk melanjutkan program. ”Artinya, kalau semua daerah menghentikan (program), tidak ada support dari pusat, perlu dilihat lagi apakah secara fiskal sangat rendah hingga alokasi terkait keberlanjutan angkutan massal tidak bisa dilanjutkan atau memang kebijakan pemda yang kurang pro,” kata Ketua Forum Pembiayaan Infrastruktur Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Muhammad Saifullah. Kemenhub dapat menentukan pemberian bantuan berdasarkan kemampuan fiskal dengan perencanaan program, diikuti komitmen alokasi dana pemda. Setelah itu, program buy the service (BTS) ini dapat diberikan. Dari lima koridor, misalnya, Kemenhub dapat membantu 1-2 koridor. Dalam laporan terakhir, Kemenhub menganggarkan Rp 437,9 miliar pada 2024 untuk program BTS di 11 kota dengan total 46 koridor. (Yoga)

Seusai Puluhan Miliar Jalur Pedestrian Menanti Perbaikan Drainase

17 Jan 2025
Wajah kawasan Tugu Religi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berubah sejak penataan jalur pedestrian senilai puluhan miliar rupiah dikerjakan. Keberadaan jalur pedestrian lebar dengan berbagai ornamen menarik kedatangan banyak warga. Namun, drainase yang bermasalah tak terjamah sehingga banjir kian sering terjadi. Sejak pagi hingga senja, masyarakat ramai mendatangi kawasan Tugu Religi. Sebagian dari mereka berjalan kaki atau berlari di trotoar yang lebar. Sebagian lain duduk-duduk di jejeran kursi yang telah terpasang. Lampu jalan yang berjejer rapat menambah suasana syahdu kawasan yang dibangun dengan ”meniru” kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, itu. Sejak beberapa waktu lalu, trotoar selebar 2 hingga 3 meter telah terbangun di kiri dan kanan jalan kawasan itu.

Ratusan kursi besi juga telah terpasang meski beberapa penampangnya telah rusak atau hilang. Ornamen beton berbentuk bulat yang cukup untuk menjadi tempat duduk berjejer di depan kursi. Megah dan nyaman. Kawasan Tugu Religi di Kendari kerap disebut kawasan Tugu Eks MTQ karena area ini pernah menjadi lokasi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional pada 2006. Tugu di kawasan ini pun dibangun dalam rangka menyambut penyelenggaraan MTQ saat itu. Di kiri dan kanan jalan kawasan tersebut tampak drainase menghitam dan penuh sampah. Dasar drainase itu penuh sedimen dengan air yang tidak mengalir. Di sisi jalan yang lain, kondisi lebih parah terjadi. Sebab, drainase yang ada di kiri dan kanan jalan tertutup trotoar ya baru saja selesai dibangun. 

Ardiansyah (33), warga sekitar kawasan Tugu Religi, heran saat menyadari drainase di sisi barat Tugu Religi, tepatnya di Jalan Abunawas, telah tertutup jalur pedestrian. ”Seingat saya juga tidak ada pengerukan sebelum ditutup dengan trotoar. Pantas kalau hujan semakin cepat tergenang,” katanya, Rabu (15/1/2025) sore. Biasanya dia memanfaatkan trotoar di area itu untuk berlari. ”Tapi, kalau hujan, di beberapa sisi jalan pasti banjir. Dua minggu lalu saat hujan deras, motor saya hampir mogok terendam banjir,” kata Ardiansyah. Warga lainnya, Rizal (46), menuturkan, selama beberapa waktu terakhir, banjir kian sering terjadi di kawasan tersebut. Rizal khawatir dengan kondisi area itu. ”Ada dua pipa saluran air yang saya lihat rusak terkena alat berat. Katanya mau diganti, tapi sampai trotoarnya selesai ternyata tidak diganti,” katanya. Prioritaskan drainase Safril Kasim, pengajar ilmu lingkungan di Universitas Halu Oleo, Kendari, mengatakan, konektivitas drainase menjadi permasalahan di kawasan Tugu Religi. (Yoga)